My Wife My Hero

My Wife My Hero
253. berkas Anna dan ayahnya



Kakek Arthur yang berada di kediaman Arthur tampak resah karena sudah beberapa hari kedatangannya Arthur tak pernah menghubunginya bahkan tak pernah menengok yang sama sekali "Kenapa anak itu tak pernah datang untuk melihatku jelas-jelas dia sudah tahu bahwa aku sudah kembali kemari." ucap kakek Arthur


Sementara Arthur di perusahaan tampak Sendang cengengesan setelah mendapat sebuah pesan dari sang istri Sudah beberapa hari ini mereka saling mengirim kabar membuat Arthur sangat bahagia sehingga Arthur lupa bawa kakeknya sudah kembali ke kediamannya, sementara itu di rumah sakit Sofia yang saling berkirim pesan dengan Arthur tampak tersenyum sumringah di ruangannya Sofia memang sengaja hanya mengirimkan pesan kepada Arthur saat berada di rumah sakit agar tak ada yang mencurigainya jika sampai dia melakukannya di rumah karena rumah nya adalah CCTV kasat mata dan itu bisa membuatnya mudah ketahuan karena capek mengirim pesan akhirnya menghubungi Arthur "halo sayang Apa yang sedang kau lakukan." tanya Sofia


"Aku sedang memikirkan mu dan menanti panggilan teleponmu karena aku tidak bisa menghubungimu duluan kau sedang apa sayang aku sangat merindukanmu ucap Arthur


"Benarkah kau sudah memikirkan aku, oh iya sayang jadi kapan kau akan menyingkirkan perempuan yang ada di kediamanmu aku sudah sangat jengkel melihat mereka berdua walaupun aku tahu mereka berdua adalah orang-orang kakek tapi mereka bukan orang baik sebenarnya aku tak ingin mencampuri masalah ini karena aku sangat menghargai dirimu dan kakekmu tapi aku sangat kesal karena mereka sudah berminggu-minggu berada di kediamanmu Jangan sampai aku yang bertindak untuk membuat mereka hilang dari peredaran." ucap Sofia


Arthur menelan silvernya dengan kasar mendengar perkataan Sofia Dia pikir Sofia tidak mengetahui keberadaan Anna dan ayahnya ternyata Sofia mengetahui semua apa yang terjadi "tenang sayang aku akan segera menyingkirkan mereka berdua secepatnya." ucap Arthur dengan tegas


"Baguslah aku ingin melihat bagaimana kau menyingkirkan mereka jika sampai aku menemukan bahwa kau masih saja memberi kelonggaran kepada mereka kau akan lihat apa yang aku lakukan." ucap Sofia, "tenang sayang aku akan melakukannya sesuai dengan yang kau inginkan Kevin bisa menjadi saksinya." ucap Arthur membawa nama Kevin


"Baiklah sayang aku harus memeriksa pasien 5 menit lagi aku akan menghubungimu lagi nanti." ucap Sofia lalu mematikan panggilan teleponnya, sementara itu Arthur yang berada di ruangannya tampak melihat ponselnya istrinya benar-benar luar biasa bahkan dia mengetahui tentang keberadaan anak dan ayahnya Arthur pikir selama ini Sofia tak mengetahui hal tersebut sementara itu Kevin yang berada di ruangannya tampak memegang telinganya kenapa ya telingaku berdengung sangat kencang." ucap Kevin


Tampak Arthur yang sedang berpikir bagaimana menyingkirkan anak dan ayahnya secepatnya tanpa harus menyakiti perasaan sang kakek kartu lalu menghubungi Kevin agar segera ke ruangannya biar bagaimanapun Kevin sangat berguna di saat memberikan masukan tampak Kevin yang sudah berada di depan ruangan Arthur langsung masuk begitu saja Kevin yang sudah berada di hadapan Arthur tampak bingung melihat Arthur yang sedang memikirkan sesuatu "ada apa Tuan Kenapa kau memanggilku." tanya Kevin


"Itulah mengapa kau harus berpikir dan membantu untuk menyingkirkan mereka bukannya kau mengatakan kau sudah memiliki menyelidiki tentang mereka terus kenapa sampai saat ini kau belum memberikan hasil penyelidikanmu padaku." ucap Arthur


"Astaga Tuan aku sampai lupa berkas itu ada di ruanganku sudah dari satu minggu yang lalu detektif yang aku sewa membawakan dokumen tersebut tentang latar belakang Anna dan ayahnya tapi aku lupa karena aku bertemu dengan Nyonya sehingga tak bisa mengingat apa-apa." lagi ucap Kevin , "Apa maksudmu kau lupa dokumen itu hanya karena bertemu dengan istriku kau jangan macam-macam aku akan membutakan matamu jika kau sampai melihat ke arah istriku lagi nanti." ucap Arthur


"Astaga tuan aku bukan lupa karena terpesona dengan kecantikan Nyonya tapi aku lupa karena tak pernah berpikir bahwa Tuan menikah dengan anggota keluarga huges aku juga tak akan berani menatap Nyonya apa Tuan tahu, lihat saja asisten Tuan Samuel dan para pengawal selalu menunduk tak berani melihat ke wajah Nyonya mana mungkin aku berani untuk melihat wajahnya." ucap Kevin


"Baguslah sekarang kembali ke ruanganmu dan ambilkan dokumen tersebut aku ingin memeriksanya sehingga aku bisa menemukan solusi untuk mereka berdua ucap Arthur, Kevin langsung keluar dari ruangan Arthur dan kembali ke ruangannya tak berselang beberapa menit tampak Kevin yang sudah kembali dan masuk ke ruangan Arthur membawa beberapa berkas di tangannya, "ini tuan semua berkas tentang Anna dan ayahnya." ucap Kevin


Arthur memeriksa berkas berkas tersebut dengan wajah yang berubah-ubah setelah memeriksa beberapa kali senyuman tampak jelas di wajah Arthur "sekarang bawa berkas ini bekerja samalah dengan kepolisian untuk menangkap kedua orang tersebut aku yakin dengan begini kakek akan melihat sendiri siap pakai dua orang yang selama ini dia anggap seperti keluarga." ucap Arthur, Kevin terlihat penasaran apalagi dia belum membuka berkas tersebut "ada hal baik apa Tuan sehingga Tuan tersenyum sumringah seperti itu setelah membaca berkas Anna dan ayahnya kau tahu sepertinya aku memasukkan penjahat ke dalam rumahku sendiri dan tanpa aku sadari aku telah membahayakan semua orang yang berada di dalam kediamanku, Apa kau tahu ternyata ana dan ayahnya adalah mantan perampok kelas kakap yang sedang dicari-cari oleh pihak kepolisian ternyata detektif yang kau sewa benar-benar luar biasa dia bahkan memiliki semua berkas dari saat Ayah ana sebelum dioperasi dan sesudah dioperasi." ucap Arthur


Tampak Kevin memeriksa berkas yang dia bawa kemudian tampak alisnya saling bertautan karena berkas tersebut sepertinya lebih dari yang dia bawa oleh detektifnya ada seseorang yang sudah memasukkan berkas lain ke berkas tersebut dan entah siapa tapi Kevin tak ingin berpikir banyak yang penting tuannya senang dengan hasil kerjanya, "benarkah Tuan sungguh ayah dan anak yang sangat mengerikan Untung saja Tuan tak menyukai anna kalau tidak tuan pasti sudah berada di neraka." ucap Kevin.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya