My Wife My Hero

My Wife My Hero
131.sembuh



Sofia tersenyum tipis oh dokter Robby alias dokter Frankenstein apa Anda yakin datang ke sini untuk mengoperasi kaki suamiku ucapan Sofia langsung membuat dokter Robby terbelalak dan mundur beberapa langkah dari Sofia dia tak menyangka ada yang mengetahui identitasnya karena dia sangat menutup rapat-rapat identitasnya tersebut bahkan yang mengetahui tentang hal tersebut hanya beberapa orang saja di dunia medis, siapa sebenarnya wanita ini dari mana dia bisa tahu tentang jati diriku yang sesungguhnya aku tak mengenalnya dan belum pernah melihatnya tak ada yang mengetahui siapa diriku sebenarnya karena yang keberapa ahli medis yang pernah bekerja sama denganku, atau dia hanya menebak saja atau mungkin mendengar kabar burung saja ucap Robby dalam hati


"Nyonya Arthur sepertinya anda lebih tahu berita tentangku daripada suami Anda sendiri, itu hanya panggilan di masa lalu yang tak memiliki arti." ucap dokter Robby berusaha menutupi semuanya


Tampak Sofia meminum tehnya dengan elegan "sepertinya dokter Robby Anda harus hati-hati melakukan pekerjaan Anda jika sampai terjadi sesuatu kepada suamiku aku tak yakin kau bisa keluar hidup-hidup dari pulau ini." ucap Sofia, "Anda sepertinya wanita yang sangat teliti dan juga memiliki keterampilan yang sangat unik karena dapat mengetahui semua informasi mengenai diriku atau Anda memang sangat penasaran tentang siapa aku anda tenang saja masalah suami Anda aku akan melakukan yang terbaik untuknya takut tapi aku menjadi penasaran siapa sebenarnya anda hanya melihat dari perkataan Anda aku tidak yakin anda hanya seorang istri yang berada di dalam rumah." ucap dokter Robby, sambil terus menatap punggung Sofia dari belakang


"Apa kau tidak pernah mendengar pepatah berkata semakin banyak kau tahu semakin cepat kematian mendatangimu jadi jangan terlalu ingin tahu suatu hal yang tak baik untuk mu." ucap Sofia, mendengar perkataan Sofia sontak membuat dokter Robby menautkan alisnya karena dia merasa bulu kuduknya merinding mendengar apa yang dikatakan oleh Sofia seperti kata-kata itu bermakna sangat dalam dan membahayakan nyawanya, Sofia melihat jam di tangannya kemudian dia bangkit dan berjalan hendak pergi dari taman tersebut sementara dokter Robi tampak masih membeku di tempatnya setelah mendengar perkataan Sofia


Sofia yang sudah berada di dalam kamarnya tampak mengecek keadaan sang suami melihat jam sepertinya beberapa menit lagi atur akan terbangun dari tidurnya Sofia menyiapkan beberapa hal untuk atur sebelum dia bangun


Sementara Robi yang masih berdiri di taman tampak terkejut saat Nita yang baru saja melewati taman melihat dokter Robby yang sedang berdiri membeku di taman sontak saja Nita langsung menghampiri robek melihat Robby yang sepertinya melamun ini tak langsung memukul lengan Robby "sayang ada apa denganmu kenapa kau seperti orang bodoh saja berdiri di sini sendirian." tanya Nita


Tampak Robby langsung terkejut lalu mengalihkan pandangannya ke arah nita "oh tidak aku tadi hanya memikirkan sesuatu sebaiknya kita kembali ke kamar aku juga ingin memeriksa sesuatu." ucap Robby lalu mereka kembali ke kamar


Sementara itu di kamar Arthur tempat Soviet telah menyiapkan apa yang dibutuhkan oleh Arthur setelah bangun tanpa kartu menggeliat tak bertulang lama matanya terbuka melihat pemandangan pertama kali adalah istrinya membuat Arthur tersenyum "kau sudah bangun sekarang duduklah dulu makanlah apa yang ada di meja itu adalah makanan yang baik untukmu setelah itu minumlah aku ingin membicarakan sesuatu padamu setelah kau memakan dan meminum apa yang ada di atas meja." ucap Sofia


Tempat Arthur sudah duduk di hadapan makanan "terima kasih aku akan memakannya." ucap Arthur lalu mulai melahap semua makanan yang diberikan oleh Sofia kepadanya setelah beberapa menit makanan itu ludes tanpa sisa


"Sayang aku sudah sembuh aku sudah berjalan dengan normal sayang aku mencintaimu terima kasih sudah menyembuhkanku padahal aku sudah berpikir akan menjalani masa-masa yang sulit dengan pengobatanku seperti sebelum-sebelumnya saat dokter-dokter itu membedah kakiku." ucap Arthur sambil memeluk Sofia sebentar Sofia tak mengatakan apapun hanya terdiam membeku


"Melihat reaksi istrinya membuat Arthur menatap Sofia dengan tatapan yang sulit diartikan "ada apa apa kau ingin mengatakan sesuatu jangan katakan ingatanmu telah kembali dan kau mengobatiku sebagai balasan karena aku sudah menolong dan kau meminta berpisah denganku." ucap Arthur


Sofia tersenyum tipis pura-pura menyembunyikan segala yang dalam hatinya dia tak ingin suaminya tahu siapa dia sebenarnya dirinya dan identitasnya aslinya setelah suaminya sembuh dia berencana untuk segera pergi dari tempat tersebut sampai misi terakhirnya yang diberikan oleh ayahnya mampu dia selesaikan kemudian dia akan datang untuk menemui Arthur kembali


"Aku hanya mengingat sebagian saja bahwa aku bisa membuat ramuan obat untuk orang sakit tapi selebihnya aku belum mengingatnya, takutnya dia jika dia berkata jujur bahwa dia akan meninggalkan Arthur itu akan menjadi pukulan yang menyakitkan bagi Arthur jadi dia berencana untuk meninggalkan Arthur diam-diam dengan meninggalkan sebuah pesan." ucap Sofia bohong


Mendengar perkataan Sofia membuat Arthur sedikit lega itu berarti Sofia belum akan pergi meninggalkannya untuk sementara walaupun ingatannya sudah kembali sebagian, "bagaimana bisa kau hanya mengingat ramuan dan cara mengobati orang tapi tak mengingat yang lainnya apakah kau ingat siapa yang mengajarimu cara mengobati dan membuat ramuan." tanya Arthur


"Entahlah aku juga tak tahu tapi kalau yang mengajariku cara membuat pengobatan sepertinya adalah kakek Dia ahli dalam obat-obatan." ucap Sofia, apa mungkin kau sedang belajar ilmu pengobatan karena di sebuah pulau tak jauh dari pulau ini ada sebuah tempat yang katanya ditinggali oleh seorang profesor yang sangat pandai membuat ramuan obat Dan racun jangan-jangan kau berasal dari sana entah apa yang terjadi sampai kau terjatuh dan kehilangan ingatan hingga terdampar di Pulau ini, jika memang benar kau berasal dari sana kita bisa ke sana beberapa hari lagi." ucap Arthur, "Entahlah aku juga tidak tahu mungkin saja kita ke sana setelah kesehatan benar-benar baik walaupun saat ini kakimu sudah sembuh total tapi kau harus selalu melatihnya agar lebih kuat." ucap Sofia


Sementara itu di dalam kamar dokter Robby tampak dokter Robby langsung membuka laptopnya dan menghubungi beberapa rekannya yang mengetahui tentang jati dirinya dan bertanya tentang seorang wanita muda yang tiba-tiba mengetahui identitasnya yang selama ini sudah disembunyikan rapat-rapat.


Jangan lupa like, komen, vote Dan hadiahnya