My Wife My Hero

My Wife My Hero
44.mual



Kini tuan baroto dan Aron sudah berada di perusahaan mereka langsung ke ruang rapat di mana para pemegang saham sudah berkumpul tampak semuanya sudah duduk di tempat duduk masing-masing tuan baroto langsung masuk dan langsung menyuruh Aron untuk duduk di kursi pimpinan di mana dia sering duduk tampak para pemegang saham bingung melihat hal tersebut kemudian Tuhan barat mengambil satu kursi lagi dan duduk di samping


"Selamat siang para pemegang saham mungkin kalian bertanya-tanya siapa pemuda yang ada di sampingku ini kenalkan dia adalah Aron pemilik sah perusahaan ini aku hanya sebagai wakilnya yang menggantikan untuk menjaga perusahaan ini, Aku harap kerjasamanya agar kita bisa membuat perusahaan lebih maju lagi, Aron nanti yang akan menjalankan perusahaan, tahu lebih jauh tentang Aron silahkan lihat di ponsel kalian masing-masing aku sudah mengirimkan file tentang Aron." ucap tuan Baroto


Tampak pemegang saham langsung membuka ponsel mereka masing-masing dan setelah itu mereka saling memandang lalu mengangguk sepertinya mereka setuju Aron menjadi pimpinan perusahaan, "selamat datang tuan Aron Aku tidak menyangka Anda seseorang yang sangat bekerja keras apalagi aku sempat mengenal anda sebagai asisten tuan muda Arthur." ucap seorang pria yang rupanya pernah bekerja sama dengan artur


Tampak beberapa pemegang saham langsung melihat ke arah daren setelah seorang pemegang saham menyebut nama Arthur yang merupakan pengusaha muda sukses


"Anda terlalu memuji Tuan aku hanya seorang asisten dari Tuhan atur." ucap Aron merendah, " Anda terlalu merendah tuan dari aku yakin kemampuan bisnis anda sudah terlatih." ucap pemegang saham tersebut, perkenalan aron dan para pemegang saham berjalan lancar apalagi para pemegang saham sangat senang berinteraksi dengan Aron


Sementara itu di belahan bumi lain tampak Arthur sedang menatap jendela dia merasa sedikit kesepian Apalagi setelah asistennya kembali ke kotanya


Arthur menghembuskan nafasnya kasar lalu mengambil selembar foto dari lacinya "aku tak menyangka bahwa kau akan menjadi kakak ipar aku pikir kau tulus mencintaiku tetapi ternyata kau hanya ingin bersenang-senang." ucap Arthur lalu merobek foto tersebut dan membakarnya kemudian di tong sampah


Sementara itu di sebuah rumah mewah tampak pasangan suami istri yang baru saja pulang dari bulan madu mereka adalah kakak Arthur, "sayang Kenapa sih harus adikmu yang memegang perusahaan Kita kan sudah menikah dan kau adalah kakak pertama seharusnya kau yang memegang perusahaan." ucap sang istri


"Aku hanya malas untuk bekerja di perusahaan tapi aku lebih suka bersenang-senang tapi aku akan memikirkan hal tersebut karena saat ini aku sudah menikah denganmu sesuai janjiku padamu aku akan mulai bekerja tapi aku mungkin hanya akan menjadi wakil Arthur." ucap kakak Arthur


"Kenapa bukan kau saja yang menjadi co-nya." tanya istri kk Arthur, aku belum cerita ya sebenarnya perusahaan itu memang milik Arthur sepenuhnya, jadi ayahku memberikan perusahaannya padaku terus kakek memberikan perusahaannya pada Arthur, tapi aku tak bisa menjalankan perusahan dengan baik membuat perusahan itu bangkrut dan di ambil alih oleh Arthur yang saat itu perusahannya berkembang pesat." ucap Kakak Arthur


Sontak saja sang istri sangat terkejut mendengar hal tersebut selama ini dia pikir Reno adalah pewaris sehingga dia tak perlu bekerja karena dia sudah memiliki harta dan sudah pasti perusahaan akan jatuh ke tangannya, ternyata dia salah pemilik perusahaan sesungguhnya adalah Arthur orang yang telah dia tinggalkan hanya karena Arthur hanya tinggal di apartemen dan jarang pergi bersenang-senang selalu bekerja


"Sayang Bagaimana kalau kita langsung ke kamar aku ingin beristirahat sejenak." ucap Kaka Arthur


"Baiklah sayang Ayo kita ke kamar oh ya aku ingin bertanya sesuatu rumah Ini kan sangat besar dan ke dua orang tua mu semenjak pensiun lebih memilih tinggal di sebuah pulau bersama kakekmu, Apakah Arthur juga tinggal di sini." tanya Sang istri


"Sial sekali aku salah mendapatkan target jika aku tahu bahwa Arthur adalah seorang pekerja keras dan memiliki harta yang melimpah aku tak akan menghianatinya dan lebih memilih kakaknya yang sering bersenang-senang, apa yang harus aku lakukan atau sebaiknya aku mencoba kembali merayu Arthur siapa tahu saja dia masih mau menerimaku dan masalah kakaknya aku bisa menceraikannya kapanpun tapi jika aku tak berhasil mendapatkan kembali hati Arthur mungkin saja aku akan menggunakan kakaknya agar bisa mendapatkan harta Arthur." ucap istri Kakak Arthur


Suami istri tersebut tampak masuk ke dalam kamar dengan senyuman bahagia tapi tidak dengan sang istri Sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu


Sementara itu di kediaman Bima tampak Bima selalu mengawasi Anisa apalagi usia pernikahan Anisa dan Bima sudah menginjak satu bulan itu berarti sebentar lagi akan ketahuan Apakah Anisa hamil apa tidak, sementara Lita sedang belajar di sebuah pusat pelatihan agar bisa masuk ke perusahaan Steven karena di perusahaan Steven seseorang harus memiliki keahlian untuk bisa masuk ke sana


sementara Abraham yang sudah kembali ke rumah tampak di cuekin oleh Bima membuat Nadia sangat kesal pada Bima padahal itu semua bukan salah Abram itu semua sudah takdir Anisa dan Steven, nadi yang sangat kesal pada Bima karena terus mengabaikan putranya akhirnya Nadia berbisik di telinga Bima "jika kau mengabaikan putraku aku akan pastikan kau tidur di sofa selama 1 bulan." bisik Nadia


Mendengar bisikan istrinya sontak Bima sangat terkejut dengan spontan dia langsung memanggil Abraham "bagaimana pekerjaan mu." tanya Bima


Abraham sangat terkejut saat ayahnya menegurnya Abraham langsung menghentikan makannya lalu melihat ayahnya "pekerjaanku baik-baik saja ayah." ucap Abraham


"Baguslah Aku harap kau bekerja dengan baik jika ada yang kau tak mengerti Kau boleh bertanya pada Ayah." ucap Bima


Abraham tersenyum kecil hatinya merasa lega karena ayahnya sudah menegurnya lagi bahkan bertanya tentang pekerjaannya dan menawarkan diri jika Abraham ingin bertanya "baik ayah aku akan bertanya pada ayah jika ada sesuatu yang tak aku mengerti." ucap Abraham semangat


tiba-tiba Anisa merasa mual saat melihat sambel kesukaannya membuat semua orang langsung melihat ke arah Anisa Dengan pandangan yang berbeda-beda


"sayang ada apa, apakah kau ingin muntah." tanya Nadia, " Ibu "kenapa ya bau sambal ini sangat tidak enak membuat aku ingin muntah padahal aku sangat menyukai sambal ini." ucap Anisa


"apa sesulit ini haruskah aku kembali belajar hanya untuk bekerja di sebuah perusahaan hanya untuk merayu seseorang dan berjanji aku bisa dibunuh jika tak melakukan apa yang diperintahkan." ucap Lita.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya