
Mendengar perkataan pria tersebut Lisa langsung tersenyum tipis "sepertinya kau datang kemari memang dengan tekad yang sangat kuat tapi maafkan aku sepertinya rencana mu harus gagal dan sepertinya harta milik ku lebih banyak daripada harta milik mu." ucap Lisa lalu mengambil sesuatu dari sakunya melemparkan ke arah para pria tersebut para pria tersebut tak sempat menghindar saat Lisa melemparkan bubuk tersebut membuat mereka hendak menutup hidung saat melihat Lisa melemparkan sesuatu ke arah mereka tapi sayangnya sepertinya mereka terlambat karena mereka sudah menghirup bubuk tersebut tiba-tiba satu persatu pria tersebut mulai berjatuhan, sementara itu si tato dan Nisa tampak menutup hidung mereka dengan sebuah kain yang telah mereka persiapkan, setelah para pria tersebut pingsan tiba-tiba beberapa orang bawahan atau masuk lalu mengangkat tubuh tersebut menuju ruangan bawah tempat parkiran khusus di mana sudah ada sebuah mobil yang menunggu tampak satu persatu tubuh tersebut dimasukkan di dalam mobil setelah diikat lalu dibawa pergi, ternyata klub malam tersebut sudah ditutup oleh para bawahan si tato dari tadi saat para pria yang hendak membuat onar masuk ke dalam ruangan si tato sementara para bawaan si tato yang sempat adu jotos dengan Mereka tampak sudah lebih baik mereka segera kembali ke markas untuk beristirahat sementara di klub hanya menyisakan beberapa orang saja yang berjaga
Setelah setelah bawahan si tato membersihkan ruangan dan memperbaiki pintu yang sempat dirusak oleh beberapa pria tersebut nampak si tato duduk berhadapan dengan Lisa, "sepertinya tugas kita telah selesai apakah kau memiliki ruang istirahat di sini aku ingin pergi ke toilet sebentar." ucap Lisa
"Kau bisa berjalan ke arah pintu sana di dalamnya adalah ruang istirahat milikku aku akan menunggumu di sini lalu kita akan kembali ke markas." ucap si tato, bisa langsung bangkit tanpa dia sadari ada sesuatu yang jatuh dari kantung baju miliknya tampak Lisa yang sudah berada di depan pintu si tato yang melihat benda tersebut tampak mengambil barang tersebut karena merasa Lisa mungkin saja membutuhkan barang tersebut kita ataupun bangkit dan berjalan masuk ke ruang istirahat miliknya saat Lisa akan masuk ke kita atau langsung memanggilnya Lisa pun menoleh saat Lisa menoleh ternyata si tato sudah berada tepat di hadapannya dengan tangannya mengerahkan sebuah benda ke arah Lisa tanpa sengaja benda tersebut ditekan oleh si tato sehingga mengeluarkan semacam bau wangi membuat Lisa sangat panik dengan cepat Lisa berusaha memukul benda tersebut agar menjauh dari dirinya dan si tato tapi sialnya ternyata wangi tersebut telah masuk ke dalam hidung Lisa ataupun si tato
Lisa masih sadar sangat kesal "apa yang kau lakukan bodoh mengapa kau menekan benda itu aku tidak tahu pasti apa benda itu tapi kata ketua aku tak boleh membukanya di hadapan sembarang orang ucap Lisa sampai sambil menahan sesuatu saat melihat si tato
Sementara itu si tato tampak raut wajahnya berubah semacam gairahnya kepada Lisa sudah tak tertahankan lagi membuat kita tetap segan-segan menarik Lisa ke dalam pelukannya kau sangat wangi dan cantik aku sangat menyukaimu ucap si tato lalu membekap mulus dengan bibirnya Lisa yang berada di bawah pengaruh obat perangsang yang sengaja diciptakan oleh Sofia dengan alat seperti sebuah liontin bundar yang jika ditekan akan mengeluarkan bau wangi tanpa orang sadari
Kini kedua orang tersebut sudah larut dalam adegan panas yang akan berlangsung apalagi grup terus tersebut sangat sepi dan hanya tersisa beberapa orang bawahan yang menjaga di area luar klub, sementara itu di markas tampak Malika yang baru saja kembali melihat Lisa ataupun si tato belum kembali membuat Malika sedikit khawatir tapi karena berpikir Lisa pergi bersama Malika tampak menepis kekhawatirannya
Tanpa terasa waktu sudah dini hari tampak beberapa orang bawahan pria bertato dengan dengan beberapa mobil masuk ke sebuah hutan di mana dori dan lani sudah menunggu mereka tak berselang lama para suruhan pria bertato sudah berada di depan gubuk milik dori dan lani salah seorang yang merupakan penanggung jawab atas senjata yang akan dibeli tampak turun bersama beberapa orang bawahannya pria tersebut langsung berjabat tangan dengan dori dan lani setelah mereka berjabat tangan dori langsung mengajak pria tersebut untuk melihat peti senjata yang mereka sudah siapkan, tampak pria tersebut melihat peti-peti yang berjumlah cukup banyak kemudian pria tersebut membuka sebuah peti melihat isi senjata yang ada di peti tersebut pria tersebut terlihat sangat puas lalu mengambil salah satu senjata untuk di tes tampak senjata tersebut ditembakkan ke sebuah pohon dari luar jendela merasa senjata tersebut sangat baik kualitasnya membuat pria tersebut cukup tenang setelah mengecek dan melihat senjata pria tersebut dan dori lalu kembali ke halaman depan pondok
"Aku sangat menyukai senjata yang tadi aku gunakan kami akan mengambil 10 peti sekaligus sesuai dengan perjanjian yang kita sepakati tadi melalui panggilan telepon." ucap pria tersebut, "syukurlah jika anda menyukainya aku akan mengeluarkan sepuluh peti senjata yang anda inginkan silakan transfer ke rekening yang sudah aku kirimkan tadi jika dananya sudah masuk aku akan menyuruh bawahanku untuk mengambil senjata tersebut, apa Anda tak akan mengecek senjata yang berada di peti lain jika memang Anda ingin melakukannya silahkan." ucap dori
" Aku rasa itu tidak perlu apalagi aku sudah melihat semua senjata yang berada di peti tersebut aku yakin mereka semua dapat digunakan dengan baik." ucap pria tersebut lalu mengambil ponselnya setelah beberapa menit mengutak-atik tampak pria tersebut langsung memperlihatkan transferan yang sudah dia kirim ke nomor rekening dari pun tersenyum lalu menyuruh beberapa anak buahnya untuk mengambil 10 peti senjata dan dimasukkan ke sebuah mobil yang telah disiapkan oleh bawahan pria bertopeng
"Terima kasih aku sangat senang bekerja sama dengan anda semoga kita bisa bekerja sama seterusnya." ucap dori, tentu saja aku juga sedang bekerja sama dengan anda karena kita sudah bekerja sama lebih dari 1 tahun itu membuat aku yakin bahwa semua senjata yang Anda jual berkualitas sangat baik." ucap pria tersebut, pria tersebut tampak berjabat tangan setelah itu pria tersebut masuk kembali ke dalam mobilnya begitupun dori langsung masuk ke dalam gubuk miliknya tampak mobil milik bawahan pria bertopeng sudah jauh meninggalkan hutan.
Jangan lupa like, komen dan hadiahnya