I Am The God Of Ghoul

I Am The God Of Ghoul
Maju kemedan perang, gerombolan serigala bagian ke 2



Alam surgawi tempat tinggalnya dewa kelas raja dan para pengikutnya tempat itu juga dihuni oleh beberapa mahluk mitos yang bisa melenyapkan kehidupan didunia bawah karena itulah mahluk tersebut dipindahkan kedunia atas, dan di atas alam surga terdapat sebuah langit yang terbentang sangat luas. Langit yang itu terlihat seperti sebuah alam semesta yang luasnya dan diatas langit tersebut ada sebuah penghalang yang mencegah para dewa kelas raja untuk bisa keluar dari planet Erras.


 Dan seseorang yang berada diatas penghalang tersebut tidak lain lagi adalah yang dipanggila semua orang sebagai sistem dunia dan juga merupakan malaikat yang mengurus planet tersebut. Disana sistem melaksanakan tugasnya dengan membuat semua sebab dan akibat yang terjadi didalam dunia contohnya datangnya Reiga disebabkan oleh sistem yang menyebabkan banyak kekacauan didunia bawah yang membuat banyak dewa lama disana terhapus satu persatu.


 Lalu kali ini sistem telah memperhatikan Reiga dengan serius dan telah memutuskan akan memberikannya cobaan terberat yang tidak pernah diberikan pada dewa manapun yang berada didunia bawah.


 “Memulai proses pencarian…. Menemukan indifidu yang cocok… memulai rencana penaikan tingkat secara paksa… mengaptifkan kode :DISASTER” sistem lalu memulai mengabtifkan ratusan pola sihir yang dapat memproses perhitungan dan memulai simulasi dari rencananya.


 “Memproses… kemungkinan Reiga bertahan hidup… 30%...., mengatur ulang proses simulasi… membatasi kode… memulai perhitungan… keberhasilan meningkat… 50%... memulai menjalankan rencana” setelah berulang-ulang kali melakukan simulasi sisitem pada akhirnya menemukan perhitungan yang paling cocok dan memulai rencananya.


 Sementara itu para Ware wolf yang sedang berlari kearah dekat pantai telah disambut dengan puluhan ribu pasukan dari kelima dewa/i yang telah menyiapkan banyak pasukan untuk menghadapi mereka. Sementara itu para dewa langsung muncul dan melihat situasinya dan Agnus yang ditemani oleh Merlin dan Dagan sedang melihat kedua pasukan tersebut dari tempat yang aman.


 “Sepertinya sudah akan dimulai” kata Agnus.


 “#^^$%#*^*” ketika para Ware wolf telah terlihat dimata mereka Merlin lalu mengucapkan mantra pelindung tak terlacak yang membuat bau\, skill\, dan mata tidak bisa melihat ataupun meresakan kehadiran mereka.


 “Kau cukup hebat untuk seukuran manusia” kata Dagan yang sedikit kagum dengan sihir Merlin.


 “Hohoho… pujian ini tidak telalu pantas aku terima, sihir ini sebenarnya telah diperkuat oleh artefak tongkat yang aku terima dari pangeran Agnus, jika bukan karena artefak ini maka sihirku tidak akan bisa sepadat ini” kata Merlin yang merendahkan dirinya.


 “Hmm.. kau terlalu merendahkan dirimu” kata Dagan.


 Dan tidak lama setelah Merlin memasang pelindungnya pasukan Ware wolf lalu muncul didepan ribuan prajurit yang merupakan pengikut dari 5 dewa/i fraksi putih. Para Ware wolf yang melihat kalau mereka telah disambut oleh tangan dan kaki para dewa langsung menghentikan langkah mereka lalu diantara para Ware wolf tersebut Cerbera yang merupakan yang terkuat setelah Fenrir langsung maju kedepan.


 Wujud tempurnya yang terlihat sangat buas dan garang lalu tubuhnya yang dua kali lebih besar dari para Ware wolf lainnya bahkan lebih besar dari Fenrir membuat para prajurit dari kubuh para dewa takut melihatnya. Serigala besar yang tubuhnya lebih besar dari beruang, bulu hitam yang pekat, mata kuning yang tajam, dan aura intimidasi yang sangat kuat saking kuatnya dapat membuat orang biasa pingsan karena cuman merasakan auranya.


 Cerbera lalu menarik nafas yang sangat dalam.


 “DENGARKAN AKU SELURUH MANUSIA…” teriakan Cerbera sangat deras sampai membuat telinga para prajurit kesakitan kepalanya hanya karena mendengar suara teriakannya.


 Para warga yang mengungsi pergi dengan kapal juga dapat mendengar teriakannya walaupun mereka telah berada dijarak yang cukup jauh dari sana.


 “KALIAN SEMUA SEKARANG INI AKAN KUNYATAKAN BERSALAH KARENA TELAH MEMBUNUH ORANG – ORANG DARI RAS KU, OLEH KARENA ITULAH KAMI PARA WARE WOLF AKAN MEMBUNUH SEMUA ORANG YANG ADA DIKOTA INI SEBAGAI KORBAN AMARAH KAMI” teriak Cerbera.


Sementara itu dewa tinju yang mendengar ucapan dari Cerbera langsung naik pitan, ucapan dari Cerbera yang membahas tentang pembantaian membuatnya ingin langsung maju kemedan perang dan memukul Cerbera sampai dia mati. Dan ketika dewa tinju ingin bergerak maju.


 “Jangan.., kita pastikan dulu kekuatan musuh” kata Aegis yang menahan dewa tinju.


 “Sialan…” kata dewa tinju yang kembali mundur.


 Setelah meneriakan pernyataan perang pada seluruh pasukan pengikut dewa Cerbera lalu maju memimpin para ras Ware wolf lainnya menyerang pasukan didepan mereka dengan brutal. Tampa ada formasi ataupun rencana perang para Ware wolf itu maju dan mengamuk dimedan perang tersebut, amukan dari ratusan ekor Ware wolf membuat pasukan para dewa lulu lantah seperti diterjang angin topan banyak dari mereka yang jatuh dan tumbang.


 Tetapi karena sudah terlatih dan memiliki peralatan dan formasi yang bagus setelah kehilangan ratusan orang mereka bisa menghentikan amukan Ware wolf tersebut. Perisai yang mereka gunakan tertanam berkah dari dewa pelindung Aegis yang memantulkan serangan Ware wolf walaupun cuman sedikit. Karena pantulan puluhan serangan dari perisai tersebutlah mereka bisa memukul mundur para Ware wolf.


 “Draassh… draassh…” pukulan dari energy perisai tersebut  membuat beberapa Ware wolf muda langsung tumbang dan mati. Melihat matinya para Ware wolf muda para pasukan Ware wolf yang tua dan lebih besar mulai marah, mereka mengeluarkan skill best roar secara bersamaan “AAAARRRRROOOOOOOHHNNGGG……” sepuluh Ware wolf mengeluarkan skillnya dan menyebabkan beberapa ratus prajurit langsung tumbang karena guncangan gelombang suara yang mengguncang otak mereka.


 “Skill Fairy Wings : Putih untuk keselamatan” dewi kupu-kupu yang melihat pengikutnya banyak tumbang menggunakan skillnya.


 Sayap dewi kupu-kupu berubah warna menjadi putih dan dari jarak yang cukup jauh dia mengeluarkan serbuk putih, serbuk tersebut menyebar kearah seluruh area medan perang dan para prajurit yang mati beberapa diantara mereka kembali bangkit dan sembuh seperti sediakala. Serbuk putih tersebut memiliki kemampuan untuk masuk kedalam tubuh orang yang ingin dia selamatkan lalu menggunakan energynya dia mengalirkan beberapa sinyal listrik untuk memaksa otak dari para prajurit bekerja lebih cepat lalu dengan kerja otak tersebut regenerasi juga ikut


diperceapat secara paksa dan juga jantung yang berhenti akan diestrum sihingga bisa berdetak kembali, tetapi karena cara kerja skill ini yang sedikit ekstrim membuat beberapa orang yang tidak kuat mengikuti proses penyembuhan tidak bisa bangkit dan bahkan kehilangan nyawa mereka.


 Sementara itu Fenrir yang sedari tadi duduk diam dibelakang pasukannya mulai bergerak sedikit setelah merasakan keberadaan dari para dewa. Dia mulai berdiri dan dengan cepat maju kemedan perang “SRRAAAASSSHHH…” sekali tebasan dari belati yang dia pegang membuat ratusan orang prajurit pengikut dewa mati, dan juga perisai yang diberikan berkah dewa Aegis tidak berfungsi dan hancur ketika terkena serangan belati tersebut.


 Kelima dewa langsung merasakan energy gelap yang beberapa hari lalu mereka rasakan dari belati yang dipegang oleh Fenrir.


 “Itu dia…. Maju” kata Aegis.


 Kelima dewa langsung turun dari langit dan mengepung Fenrir.


 “Aku benar-benar merasa terhormat, bisa menghadapi kelima dewa sekaligus” kata Fenrir.


 “Bagus kalau begitu… itu artinya kau juga tidak akan marah kalau kami membunuhmu dan memusnahkan klan mu” kata dewa penjelajah.


 “Hahahahahaha…. Coba saja kalau kalian bisa, hari ini antara klanku yang musnah atau kalian dan para pengikut kalian yang akan jadi makanan kami” kata Fenrir.


Bersambung...........


Berikan dukungan kalian dengan cara Like, Komen, Giff, dan Vote novel ini kalau kalian semua menyukai cerita yang ada di dalamnya agar penulis mendapatkan semangat dan ceritanya menjadi semakin menarik lagi, Ok...