
Setelah kemenangan Reiga melawan Frey dan Zero yang mana membunuh lalu mengambil alih peringkat yang diapunya, sistem lalu menyebarkan hal tersebut keseluruh benua atas. pemberitahuan tersebut membuat banyak orang terkejut karena sudah ratusan ribu tahun belum ada perubahan di rangking 10 dewa raja terkuat dan sekarang ini dia yang menempati rangking ke 50 berhasil dan mengambil peringkat ke 10, sementar itu para dewa iblis penguasa dosa yang sedang bersiap untuk menyerang peringkat 4 dan 5 dikejutkan dengan cerita tersebut.
Terutama dewa iblis keserahan Codicia yang mana sedang terpancing karena tahu kalau wilayah milik Frey itu tidak dikuasai siapapun, dia langsung dengan cepat membuat pasukan untuk mengambil alih wilayah tersebut karena dia tahu kalau diwilayah Frey pasti banyak harta yang tersimpan didalamnya dan akan sangat menguntungkan bagi dirinya jika dia berhasil menguasai wilayah itu.
“Mari bersiap semuanya kita akan mulai penjarahan, dan siapapun yang menghalangi kita maka akan kita bunuh ditempat” kata Codicia yang membawa cuman ratusan prajurit untuk mempercepat pergerakan mereka.
Melihat Codicia yang sedang sibuk dan lupa tentang rencana awal mereka semua Arogan langsung datang dan menegur dirinya.
“Kau sedang apa??” tanya Arogan.
“Apa lagi ini juga termasuk persiapan perang, kalau kita berhasil mengambil alih tempat itu maka aku yakin pasti akan ada banyak artefak bagus didalam sana, terutama pasti ada yang berada ditingkat bencana dengan artefak itu kekuatan tempur kita akan semakin kuat” kata Codicia yang matanya sudah sangat jelas terlihat keserahan.
“Tidak….. kembali ke posisimu” kata Arogan.
“Tapi kenapa, bukannya rencanaku tadi terbilang cukup bagus, bukan itu rencana yang sangat bagus” kata Codicia.
“Kekekeke…. Rencana yang bagus untukmu bukan, asal kau tahu saja energy iblis keserakahanmu keluar dengan deras saat kau membicarakan rencana itu” kata Guila yang mana membawa sebuah daging besar yang masih penuh dengan darah sebagai cemilannya.
“Haaah…. Istana milik Frey sangat cantik dan berkilap, aku sangat iri dia mempunyai istana sebagus itu, heei… rencana Codicia bagus juga kalau kita mendapatkan wilayah milik Frey maka istana bagus dan indah itu bisa kita dapatkan” kata Invidia yang mana mengeluarkan aura dingin berbentuk seperti ular.
“Aku mengerti maksud dari kalian semua tetapi kalian tidak boleh lupa akan sesuatu, yaitu para serafp yang gila dengan dewi mereka itu aku sangat yakin mereka sekarang ini telah menjadi orang gila dan berkeliaran dimana-mana” kata Arogan.
“Hmmm…. Kau benar juga mereka itu saat bersama Frey telah di didik menjadi prajurit berani mati, kalau sekarang mereka bukan lagi prajurit tetapi orang gila yang akan bertarung sampai mati” kata Codicia.
“Mereka bukan apa-apa jika dibandingkan dengan pasukan milik kita, tetapi kalau kita melawan mereka semua aku yakin kita akan kehilangan banyak pasukan kita yang berharga” kata Guila.
Dan benar saja perkiraan dari Arogan para serafp yang mana telah kehilangan dewi mereka mulai menggila, dan mereka yang berusaha mendapatkan kota mereka satu demi satu kehilangan bawahan mereka karena serafp yang menggila akan bertarung sampai mati dan jika mereka akan mati maka mereka akan meledakan diri mereka sendiri. Namun ditengah kekacauan itu sekelompok orang sedang mengendap-endap disana mereka dengan mudah melewati para serafp dan memasuki istana milik Frey dengan mudahnya, disana kelompok orang tersebut bertemu dengan para penjaga yang mana membunuh banyak penyusup yang masuk kekediaman Frey.
“Kalian penyusup kurang ajar, beraninya kalian memasuki kediaman dewi kami, walaupun dia sudah mati kami akan tetap menjaga peninggalan yang diapunya” kata para penjaga ras serafp dengan delapan pasang sayap dipunggung mereka.
“Pedang iblis putih : tarian bunga lili putih” dengan sebuah tehnik pedang yang sangat mirid dengan tarian seseorang dari kelompok tersebut menghabisi para penjaga dengan tebasan pedangnya.
“Ssrrraaasst…. Srrrraasstt… Crrraasst…” langkah kaki yang cepat dan kekuatan dari aura pedang yang sangat pekat, dari balik tudung tersebut terlihatlah demon putih yang mana memimpin para bawahannya untuk mengambil alih kota dari para serafp yang sedang menggila.
“Atas nama guruku Reiga sang dewa kematian aku Diana sang dewi iblis putih akan menumpas kalian semua” kata Diana yang mana mengeluarkan aura putih yang terlihat seperti kepala iblis, auranya tersebut membuat para serafp yang telah kehilangan kendali mulai ketakutan.
“Nona Diana kami telah berhasil membersihkan para serafp yang ada didalam kastil, dan kami juga telah memasang formasi penghalang agar tidak ada yang masuk kedalam kastil ini” kata salah satu pengikut Diana yang berasal dari klan demon yang mana telah naik tingkat menjadi iblis setelah menerima darah dari Diana.
Demon dapat menaikan tingkatan mereka menjadi iblis kalau mereka menerima darah dari dewa iblis yang mana hal tersebut sangat jarang terjadi, karena bagi dewa iblis membagikan darah sama saja menjadikan demon tersebut sebagai keluarga mereka dan jika mereka kalah maka hal itu sama saja akan merendahkan dewa iblis tersebut. Dan para iblis yang mana diturunkan kealam bawah dan ditugaskan untuk menghancurkan alam bawah akan menerima julukan sebagai iblis agung, kalau iblis agung mendapatkan sebuah prestasi luar biasa dan menjadi ancaman bagi alam bawah maka iblis agung tersebut akan dinaikan lagi kealam atas dan kali ini akan dinaikan sebagai dewa iblis tingkat raja.
Dan sekarang ini Diana telah membagikan darahnya pada lima orang demon yang dia percaya, dan mereka adalah para demon yang telah melewati pelatihan dan tes-tes mematikan dari Diana.
“Lalu kemana sekarang kita akan pergi, apa kau tahu Grimm” kata Diana yang melihat kearah sebuah bayangan dari prabotan.
“Tentu saja nona, silahkan ikuti aku” kata Grimm yang muncul dari bayangan tersebut, dia lalu mengantarkan Diana kesebuah ruangan besar yang mana dipasang banyak kunci.
“Jadi ini adalah ruangan harta milik dewi Frey, bagus dengan begini aku yakin token kota sayap langit ini akan jatuh ketanganku” kata Diana, dengan aura pedang tahap kelima yang baru dia kuasai dia membuat sebuah area pedang yang mana dapat menebas apapun yang ada didalamnya.
“Trraaanggss…. Trraaanggss…. Trraaanggss….” Dengan cepat dia memotong pintu tersebut beserta formasi penguncian yang berjumlah ratusan tersebut.
“Memang sangat luar biasa, sesuai yang diharapkan dari murid tuanku pedang yang cepat dan tajam namun memilik banyak energy didalamnya” pikir Grimm yang mana melihat kemampuan milik Diana.
“Sekarang mari kita masuk” kata Diana.
Begitu mereka masuk disana terdapat banyak koin emas dan juga permata dari segala macam jenis yang ada dialam ini terkumpul disana, mereka semua menggunung menjadi satu beserta banyak artefak dari berbagai rangking bahkan ada tiga artefak yang mana ada ditingkat bencana.
“Hahahaha…. kita berhasil…” kata Diana ketika dia melihat gunung harta tersebut.
Tiba-tiba saja sebuah token berwarna emas mulai muncul dan menghampiri Diana yang mana token perungu miliknya langsung menyatu dengan token emas tersebut, keduanya bergabung menjadi sebuah token perak tingkat atas.
“Ping… ping… selamat bagi dewa iblis putih Diana karena telah mengambil alih kota sayap langit, ping… ping… mulai sekarang setiap inci dari kota sayap langit akan diberikan pada dewi iblis putih Diana” kata sistem yang memberitahu seluruh alam atas.
“Bagus sekarang aktifkan formasi penahanan dalam kota, tahan setiap serafp yang ada” kata Diana sambil memberikan perintah lewat token miliknya.
Bersambung......
Berikan dukungan kalian semua dengan cara Like, Komen, Giff, dan Vote, yah Ok.....