
Pada saat Reiga telah menghabisi Dewi Shita dia langsung pergi ketempat terkahir Dewi telaga Undie, Desa itu lebih besar dari ketiga desa yang lainnnya dikarenakan terdapat sungai yang besar dan sungai itu memiliki jalur perairan kearah laut dan sering dijadikan pedangang sebagai jalan untuk memasuki hutan agung, tidak seperti tempat yang lain tempat itu sangat tenang sama sekali tidak ada boneka mayat Reiga yang menyerang kesana dan ketika Reiga sampai disana dia sudah disambut oleh Undie wanita cantik dengan rambut biru kehijauan dan mata bewarna biru cerah yang mana jika orang melihat akan terpukau seakan melihat sebuah samudra yang luas.
“Selamat datang dewa mayat aku ucapkan selamat untukmu karena telah berhasil mengalahkan ketiga dewa penguasa hutan agung ini” kata Undie yang melihat Reiga turun dari langit.
“Hahaha.. tidak perlu sungkan ini semua juga berkat dirimu yang telah memberikan informasi dan juga mutiara laut hitam ( sebuah senjata yang berada dalam kisaran legenda mutiara ini menyimpan energy hitam dari laut yang dalam kekuatan mutiara ini dapat membuat ratusan orang jatuh dalam kegilaan ) dengan bantuan mutiara itu kami dapat mengaktifkan diagram sihir untuk mengekang Shita tampa perlu menumbalkan ratusan ribu orang” kata Reiga sambil memberi hormat pada Undie.
Walaupun dengan jumlah dari para pemburu yang dijebak oleh Reiga untuk memasuki hutan dan juga pasukan dari ketiga dewa jumlahnya tidak akan cukup untuk bisa mengaktifkan diagram sihir yang dapat mengekang seorang dewa.
“Hihihi.. tidak perlu memuji sampai seperti itu lagi pula ini semua untuk keuntungan kita bersama, aku tetap menunggu bayaranku” kata Undiedengan mata tajam.
Tiga hari sebelum dimulainya penyerangan oleh Reiga, didalam kuil dewi telaga dimana banyak para pedangang yang datang untuk berbisnis desa ini adalah salah satu desa yang paling maju dikarekan perairan yang menjadi jalan keluar masuk hutan agung yang terbilang paling aman tempat yang sangat damai banyak orang berdagang dan membeli disana pada saat itu saat Undie sedang memikirkan tentang pembahasan untuk menyingkirkan Reiga yang dicetuskan oleh dewi pemburu Shita pada saat itu Reiga datang kesana tampa bawahan dan juga senjata dia langsung berusaha memasuki kuil dewi telaga.
“Siapa kau beraninya memasuki wilayahku tampa diundang” kata Undie yang langsung keluar dari kuilnya menjumpai Reiga.
“Ooh maafkan aku jika tidak sopan perkenalkan aku Reiga sang Dewa mayat yang baru saja lahir disini” kata Reiga sambil memberikan salam dengan tatakrama.
“Jadi kau yang namanya dewa Reiga kau bisa dibilang cukup berani untuk datang kesini langsung, aktifkan otoritas ratu air tombak peri biru” Undie langsung mengeluarkan kemampuannya.
Undie menggabungkan butiran air yang ada diudara dan membentuk sebuah tombak sepanjang 10 Meter yang memiliki cahaya biru keputihan tombak itu memiliki kekuatan besar seperti air terjun raksasa yang dipadatkan menjadi satu dan yang terkena serengan dari tombak itu akan langsung hancur berkeping-keping, Reiga yang meilihat hal itu langsung tersenyum kecil dan dia kemudian mengangkata tangan kirinya dan menunjuk tombak itu.
“Skill pelahab” kata Reiga.
Dengan sekejab mata tombak yang Undie bentuk dengan otoritasnya langsung menghilang sekejab dilahap oleh kekuatan Reiga.
“Apa-apan tadi itu dalam sekejab aku meraskan bahwa aku melihat mulut raksasa yang kemudian melahab tombak peri biru ku, apa ini yang ditakuti Shita” pikir Undie sambil mengeluarkan mutiara laut hitam.
“Haha.. tidak perlu bersiaga seperti itu tujuanku kemari bukan untuk berperang denganmu melainkan untuk membuat sebuah perjanjian yang menguntungkan” kata Reiga sambil menurunkan kembali tangannya.
“Perjanjian apa maksudmu” kata Undie yang sedikit menurunkan penjagaannya.
Kembali kemasa sekarang dimana Reiga dan Undie sedang duduk didalam kuil dewi telaga Reiga yang mengingat kembali janjinya itu langsung mengeluarkan senjata busur yang digunakan oleh Shita busur seribu hewan buas ( busur ini diciptakan dari taring seribu mahluk buas yang diburu dan dikumpulkan oleh Shita selam 100 tahun busur ini dapat menciptaka anak panahnya sendiri dan memiliki skill panah pengganda, skill warp dan skill panah hidup ), dan juga 10 busur kategori sihir yang digunakan oleh pasukan elit Shita telah diribut oleh Raiya secara diam-diam dalam bayangan.
“Hehehe bagus sangat bagus aku beruntung bisa membuat perjanjian itu” kata Undie sambil mengambil kedua kotak yang menyimpan senjata-senjata itu.
“Sekarang dengan ini sesuai kesepakatan kau tidak akan menyerangku baik itu secara langsung maupun tidak langsung selama 100 tahun dan juga membiarkan rasku untuk bergadang dan menggunakan jalur perairan ditempat ini” kata Reiga.
“Tentu saja ini juga sangat menguntungkanku karena seperti yang kau katakana perang akan segera terjadi” kat Undie dengan mata dingin.
“Jadi begituya ternyata benar jadi itu maksud kedatangan Zepar” kata Reiga.
Jaman dulu kala dewa dunia bawah Lycan menciptakan dua ras baru untuk menjadi pion barunya ras itu adalah ras vampire dan warewolf kedua ras itu memiliki kekuatan yang luar biasa dan juga sangat kejam mereka membunuh dan memakan ras lainnya untuk bertambah kuat, kedua ras itu semakin kuat dari waktu ke waktu dan mereka juga semakin sombong dan membuat kedua ras itu kemudian saling serang satu sama lainnya, melihat pionnya yang saling bertarung satu sama lain membuat Lycan murka dia kemudian menjatuhkan kutukan kuat pada mereka yang mana jika vampire akan melemah bahkan mati jika terkena sinar matahari dan sedangkan warewolf akan kehilangan kekuatannya dan berubah jadi manusia lemah dan penyakitan pada saat siang hari, kutukan itu membuat klan serigala menjauhkan diri dan bersembunyi di kota-kota sedangkan para vampire yang merasa telah dihianati kepercayaannya oleh tuannya melawan balik Lycan melakukan kudeta dengan bantu dari salah satu iblis bernama Asmodeus sang iblis tiga kepala ( dia adalah iblis yang membawa dusta dan pengendali ilusi ) dan Eligor sang iblis Ksatria kekacauan ( dia berwujud pria tampan dan membawa bendera yang dapat meningkatkan semangat pasukan dan membuat pasukan menjadi liar dan gila, dia sangat menyukai peperangan dan sering menghasut berbagai kerajaan untuk berperang ) membuat mereka berhasil membunuh Lycan dan ras vampire melahirkan 4 dewa kelas bawah yaitu : vampire hitam Dracula sang penguasa bayangan, vampire merah Teppes sang penguasa darah, vampire hijau Guu sang penguasa kutukan, dan terakhir vampire ungun Liliht sang penguasa birahi, setelah mendapatkan kekuatan dewa para vampire menjadi semakin sombong dan mulai mencoba menjajah negara lain mereka kelima dewa dengan ratusan vampire berusaha menaklukan sebuah negara yang ditempati oleh dewa Ksatria yang merupakan dewa kelas menengah, peperanganpun terjadi dan para vampire yang berusah berperang tampa bantuan iblis pun dikalahkan mereka kemudian mundur kembali kewilayah mereka tetapi dewa vampire merah Teppes tidak terima akan kekalahan nya dia kemudian menghianati ketiga saudaranya, penghiatan itu berujung dengan kematian Liliht sang dewa vampire ungu dan Guu yang kehilangan sebagian besar kekuatannya tetapi rencana Teppes digagalkan oleh Dracula dan membuat Teppes bersama pengikutnya pergi dari wilayah mereka.
“Itu semua adalah kutahu dari cerita Artia dan Borus mereka bilang kalau hal ini akan sangat menguntungkan mereka tetapi tidak kusangka akan jadi seperti ini” pikir Reiga.
“Ya tampaknya dewa vampire hijau Guu ingin membalas dendam kepada Teppes dan sedang memluai pergerakkan dan juga para dewa baru dari fraksi putih juga ikut ambil bagian untuk bisa menjarah Teppes hal itu secara tidak langsung membuat fraksi hitam dan putih kembali berperang untuk memperebutkan harta dan kekayaannya, dari yang kutahu salah satu benua fraksi putih sudah mulai diserang oleh Dewa kegelapan Dracula ( yang sebelumnya adalah dewa vampire hitam )” kata Undie.
“Ya karna itu juga kau harus bersiap untuk perang karena ada orang serakah yang juga mungkin akan menyerang yang bukan target perburuan, apa aku benar” kata Reiga dengan senyum sinis.
“Haaah.. kau benar beberapa hari yang lalu salah satu kuil ku di benua yang lain diserang tetapi kami berhasil bertahan sekarang ini aku sedang mencoba untuk mengumpulkan kembali kekuatan” kata Undie dengan wajah suram.
“Yah walau bagaimanapun semua sudah agak tenang, sekarang waktunya bagiku untuk merombak beberapa wilayah” kata Reiga sambil melihat peta dengan otoritas mata dewa.
Bersambung…..
Mohon berikan Like dan komen agar penulis dapat semangat dan semakin baik mengerjakan karyanya