
Dengan api yang berbalut dicakar yang diapunya “Crrrraaasstt…. Boommsshh…” dia memporak-porandakan para pasukan mayat dan membunuh semua mahluk mistik aneh milik Zero, melihat dirinya yang penuh dengan celah dengan cepat Reiga menyuruh Grimm yang sedari awal berada didalam bayangannya untuk bergerak. “Srrrraaakk…..” dia bergerak dengan kecepatan yang cepat namun tampa seuara, didalam bayangan tersebut sama sekali tidak ada yang menyadari keberadaannya terkecuali Reiga sendiri.
“Sekarang bunuh dia” kata Reiga yang memberikan perintah lewat telepati.
“Crrrraaaassss….” Dengan cepat Grimm melompat dari bawah bayangan Urah yang mana serangannya tepat mengenai lehernya.
“Jangan salahka aku anak muda, salahkan dirimu sendiri karena telah menjadi musuh tuanku: kata Grimm yang telah memastikan kematian dari Urah.
“Kerja bagus Grimm” kata Reiga yang mana langsung pergi untuk mengambil mayat Urah.
Dan dengan kekuatan yang dia miliki Reiga langsung memasukan energy yin hitam yang sangat kental kedalam mayat Urah, dan didalam mayatnya tersebut dia mencabut jiwa milik Urah, “Aaaa… Haaamm…” dia lalu melahap jiwa milik Urah dan mendapatkan ingatan milik Urah.
“Hmmm…. Ini menarik” kata Reiga yang mana melihat sesuatu dalam ingatan milik Urah.
“Hmmm…. Aku tidak menyangka kau dapat memiliki mahluk mistik tingkat dewa sebagai bawahanmu” kata Tiana yang mana melihat energy kuat didalam tubuh Grimm.
“Khehehehehe…. Walaupun aku adalah mahluk mistik yang telah mencapai tingkat dewa tetapi aku sama sekali tidak memiliki kekuatan bertarung, yang aku miliki hanyalah kekuatan untuk membunuh lawanku dibalik bayangan” kata Grimm.
“Hmmm… aku pernah mendengar tentang dirimu katak harimau gelap yang mana memiliki kekuatan pembunuh tak terkalahkan, dan juga dikatakan adalah mahluk rakus yang mana melahap mayat setiap korban yang dia bunuh” kata Susano.
“Khehehehe…. Aku senang ada yang mengenal diriku tetapi itu adalah diriku yang dulu, dan aku yang sekarang ini adalah bayangan dari seseorang dewa kematian Reiga” kata Grimm yang mana langsung kembali masuk kedalam bayangan Reiga.
“Aku tidak ingat kau punya bawahan sepertinya, agak mengerikan kalau dia terus berada dalam bayanganmu” kata Riana yang melihat Reiga dengan tatapan sinis.
“Hmmm…. Hahahaha…. kau tenang saja kalau masalah itu dia telah menjaga diluar disaat aku berada dalam kota, dan hanya kembali kedalam bayanganku disaat aku keluar atau diapunya informasi penting” kata Reiga yang mana mencoba meyakinkan Riana.
Disaat yang bersamaan Oroci telah merasakan kalau salah satu anaknya telah terbunuh, karena sebuah sihir yang diatanamkan didalam jiwa semua anaknya telah menghilang.
“Srrrrrhhh…. Urah telah terbunuh, dasar anak itu dia memang tidak berguna tetapi siapa yang berani menyentuh putraku” kata Oroci.
“Ayah kau tenang saja aku akan pergi kesan untuk mengecek mayat Urah” kata salah satu anak Oroci, dia adalah seorang pria dengan sisik biru yang mana menutupi beberapa bagian tubuhnya dan dirinya hampir terlihat seperti manusia seutuhnya dia bernama Irug sang ular biru yang mana memiliki kekuata untuk mengendalikan Es dan petir.
“Ooooh… Irug anak tertuaku yang paling aku percayai, kau memang sangat tahu apa yang membuatku senang, tapi masalah ini aku ingin kau membawa Unia dan Ijaut” kata Oroci yang menyuruh Irug untuk membawa kedua saudaranya.
“Apa kedua bocah nakal itu, apa ayah yakin mereka berdua itu sama sekali tidak akur, dan malahan aku yakin mereka bukannya akan membantuku malah akan saling bunuh satu sama lainnya” kata Irug.
“Ini juga adalah tes untukmu, ingatlah kalau seorang pemimpin harus bisa mengatur bawahan mereka walaupun seperti apapun itu, kau adalah putraku yang paling diandalkan aku yakin masalah sepele seperti ini pasti bisa kau atasi dengan mudah” kata Oroci.
“Hmm… baik ayah aku akan segera pergi dan membawa mereka berdua bersamaku” kata Irug yang mana langsung pergi dengan cepat.
“Hmmm… aku menunggu kabar baik darimu, dan sekarang sampai kapan kau mau menyembunyikan dirimu” kata Oroci.
“Hmmm…. Kalau dia tewas Cuman karena hal tersebut, maka dia tidak pantas untuk mewarisi posisiku sebagai raja hutan ini” kata Oroci yang tidak perduli kalau Irug tewas atau tidak.
“Khekekeke…. Kejamnya tapi aku sama sekali tidak menyangka kalau akan ada orang gila yang berani menyerang hutan ini” kata pria dengan sisik hitam tersebut.
“Kalau kau tertarik kenapa kau tidak ikut saja bersama mereka, kau bebas melakukan apapun yang kau mau Aram” kata Oroci.
“Hmmmm…. Ok-ok-ok baiklah kalau begitu aku akan dengan senang hati akan bermain-main disana” kata Aram yang langsung menyelam kedalam bayangan.
“Haaah…. Punya anak 8 orang tetapi semuanya tidak ada yang berguna, apa aku tetap lanjutkan saja rencana darinya, tetapi aku tidak yakin dapat mengalahkan Crosnos peringkat 1 dari 100 dewa raja terkuat tersebut” kata Oroci yang mana mengingat masalalu.
Sebuah kilas balik dimana saat itu Oroci masihlah ular kecil biasa yang tidak memiliki kepintaran, pada saat itu dia bukanlah mahluk mistik namun ada seseorang yang wajahnya tidak bisa dia kenali menghampiri dirinya dan memberikan darah padanya, melalui darah tersebut Oroci bangkit menjadi mahluk mistik dan sampai sekarang dia naik kealam atas menjadi mahluk mistik tingkat dewa.
Sementara itu disisi lain Reiga yang mendapatkan denah dari seluruh hutan dengan memakan jiwa dari Urah pergi bersama yang lainnya, dia membawa mereka semua melewati tempat-tempat aman dan beberapa ruangan harta rahasia milik Oroci. Dengan begitu mereka langsung menjarah seluruh ruangan harta tersebut sekaligus dengan cepat menuju tempat Oroci, dan ketika mereka sudah setengah jalan “Srrrrraaaangggss….” Sebuah pedang yang terbentuk dari hukum angin muncul secara tiba-tiba dan memotong tangan Reiga.
“Hahaha…. Kena satu” kata seorang pria dengan sisik hijau di beberapa bagian tubuhnya, dia adalah Ijaut sang ular angin yang memiliki kecepatan dan serangan tajam.
“Crrraaaak… Trrraaasss….” Dan pada saat kelompok Reiga sedang teralihkan oleh kemunculan Ijaut, dari bawah tanah muncul sesosok pria dari belakang Diana.
“Mati kau….” kata pria tersebut, dia inging menggunakan cakarnya yang dibalut oleh besi untuk menyerang Diana.
“Pedang iblis putih, amarah sang iblis putih” Diana yang mengalirkan seluruh energy pedang yang diapunya ketubuhnya lalu memunculkan serangan pedang melalui kulitnya.
“Srrraaass…. Srrraaass….Crrrraaakkksss…” dengan tehnik pedangnya dia membalas balik serangan dari pria tersebut, sehingga membuatnya langsung mundur karena luka tebasan menembus armor tanahnya.
“Cih… lumayan juga kau” kata pria tersebut, dia memiliki sisik warna kuning keemasan ditubuhnya yang mana terlihat sangat sulit untuk ditembus, dia adalah Unia sang ular bumi pengendalai tanah yang biasanya menyerang dari bawah tanah dan memiliki pertahanan kuat layaknya berlian.
“Hahahahah….. rasakan lihat itu kau gagal, dasar payah” kata Ijaut yang menghina saudaranya Unia.
“Diam kau, kau sendiri lihat saja korbanmu apa kau pikir dia sudah mati” kata Unia yang melihat kalau tangan Reiga langsung terhubung kembali dengan cepat.
“Mereka pasti adalah dua anak Oroci, kelihatannya kita tidak bisa menghidari pertarungan lagi tetapi mereka hanya berdua kita bisa dengan mudah untuk mengalahkan mereka” kata Tiana.
“Tidak juga apa kau tidak merasakannya ada aura mahluk mistik disekitar kita ini, dan lagi aura dingin ini, kenapa kau tidak keluar dari sana” kata Reiga yang merasakan aura dingin yang sangat menyengat.
“Hmmmm…. Hebat-hebat kau bisa merasakan auraku, padahal aku sangat yakin sudah menyembunyikannya” kata Irug, dan disaat dia keluar para bawahannya yang merupakan mahluk mistik manusia ular keluar satu demi satu, mereka berjalan dengan dua kaki namun seluruh tubuhnya tertutupi oleh sisik dan kepala panjang dengan wajah ular yang jelek yang khas.
Bersambung………
Berikan dukungan kalian dengan cara Like, Komen, Giff dan Vote yah, OK......