
Kemedan perang keempat dimana disana desa yang dikuasai oleh dewi pemburu disana ratusan terdapat ratusan boneka mayat melawan puluhan kesatria milik Shita tetapi bukannya terdesak oleh jumlah mereka bahkan memulukul mundur pasukan boneka mayat milik Reiga para Setan yang berjumlah lima orang dipimpin oleh Azazel melihat pertempuran itu dari atas langit mereka melihat kordinasi dari pasukan Shita disaat para mayat mendekat meraka mengunakan pedang untuk menghabisi mereka lalu mengunakan tombak untuk membersihkan yang jauh dan panah besi untuk menghabisi barisan belakang.
“Hebat walaupun formasi ini terbilang kacau tetapi ini cocok untuk situasi dimana mereka kalah jumlah, dan juga panah itu dilapisi racun pelumpuh walaupun boneka mayat tidak akan mati oleh racun dan kebal rasa sakit tetapi mereka tetap menggunakan saraf khusus untuk bergerak dan racu pelumpuh ini sangat cocok menghadapi boneka mayat ini” pikir Azazel diatas angkasa.
Azazel yang terkesan pada formasi milik dewi Shita memutuskan untuk membuat mundur boneka mayat berbentuk menusia dan memukuskan serangan dengan boneka mayat hewan.
“Boneka mayat berbentuk manusia memang banyak tetapi gerakan mereka lambat dan mudah ditebak sedangkan boneka mayat jenis hewan walaupun mereka sudah mati tetapi insting hewan mereka masih ada dan juga gerakan mereka acak sehingga sulit untuk dilawan, untuk sementara sebulum tuan datang aku harus bisa menahan pasukan Shita” Pikir Azazel.
Yang dipikirkan oleh Azazel memang benar para pasukan yang lelah oleh serangan boneka mayat manusia dalam sekejab dibantai dan formasi mereka berantakan para boneka mayat jenis binatang itu melawan pasukan berpedang dengan cara mengepung dan menyerang secara teratur membuat mereka terbantai, para pasukan tombak menggunaka kecepatan mereka dengan cepat berada mendekat dan menggorok lehernya dan untuk pasukan pemanah boneka mayat beruang raksasa muncul dan membuat mereka berlarian berpencar mereka yang berpencar kemudian dibunuh oleh para mayat jenis manusia, Azazel yang berhasil memukul pasukan Shita dikejutkan disaat pasukanShita sudah kehilangan moral muncul panah cahaya dalam satu panah “Duar” mayat beruang raksasa hancur seperti terkena tembakan meriam, seorang pria muncul membawa panah emas dan memakai jubbah yang terbuat dari kulit serigala.
“Muncul juga hambatan kita sekaligus kunci kemenangan perang kita saint dewa pemburu Apollo” kata Azazel yang melihat dari atas langit keberadaannya dirasakan oleh Apollo “Booom” dan dia memanah Azazel dari jarak 100 meter diangkasa panahnya hampir mengenai kepala Azazel.
“Turun kau mahluk busuk” kata Apollo yang melihat kearah Azazel.
“Cih dasar monster” kata Azazel sambil memegang luka di pipinya
Azazel kemudian mengangkat tangannya dari satu gerakan tangannya muncul boneka mayat special boneka mayat itu adalah seorang pemburu yang berasal dari ras raksasa dia menggunakan skillnya tubuh raksasa yang awalnya hanya bisa membesar cuman sampi 5-7 meter sekarang dia membesar sampai ukuran 15 meter.
“Hahahaha bagaimana ini adalah boneka mayat kelas special buatan tuanku boneka mayat Titan boneka mayat bahkan bisa membunuh seorang dewa” Teriak Azazel.
“Merepotkan pasukan khusus maju” kata Apollo sepuluh orang kemudian muncul dari balik semak-semak, gerakan mereka didalam hutan sangatlah cepat menandingi gerakan dari serigala dan sangat lincah seperti seekor monyet, selain lincah dan cepat mereka semua memakai senjata sihir tingkat menengah ( senjata di dunia ini terbagi dari biasa, sihir, unik, legenda, suci, ilahi setiab level dari senjata itu terbagi dari rendah, menengah, dan tinggi sedangkan untuk senjata ilahi Reiga kategorinya masih dirasiakan ).
Kelompok itu bergerak secara acak dengan sangat cepat selain cepat setiap kali mereka bergerak sebuah anak panah yang tercipta dari sihir ditembakkan dan setiap satu tembakkan dapat menumbangkan 2 bahkan 3 boneka mayat dalam waktu singkat sejak kemunculan kelompok itu setengah dari boneka mayat yang dibawa Azazel tumbang Azazel yang melihat itu langsung menyuruh boneka mayat yang lain mundur dan menyuruh boneka mayat Titan untuk maju, mayat Titan itu menghentakkan kakinya sekuat tenaga dan mengakibatkan gempa disekitar menghancurkan tanah retakkan yang ditimbulkan mengenai beberapa orang dari grup itu pergerakan mereka jadi terhenti, Apollo melihat grupnya terluka langsung menarik busurnya sekuat tenaga dan melepaskan sebuah anak panah yang sangat kuat panah itu dengan cepat mengenai kepala Titan itu tetapi kulit Titan yang lebih keras dari berlian hanya mendapatkan retakan dikepalanya, kepalanya yang terluka itu langsung sembuh.
Mendengar perkataan dari Azazel membuat beberapa orang dari kelompok itu kehilangan semangat untuk bertarung mereka putus asa karena mengetahui kalau semua yang mereka lakukan itu sia-sia, “Boom” tiba-tiba serangan muncul mengenai boneka mayat titan “Boom” serangan panah ditembakkan dari tempat Apollo berada “Booom” dia terus menarik anak panahnya sekuat tenaga walaupun mengetahui itu sia-sia.
“BANGKITLAH PARA PEJUANG INGATLAH LATIHAN KITA SELAMA INI, untuk apa kau mengangkat busur itu ingatlah bahwa rumah dan keluarga kita akan hancur jika kita tidak berbuat apa-apa walaupun yang kita lakukan sia-sia tetapi itu lebih baik dari pada tidak melakukan apapu” Kata Apollo suara teriakannya membangkitkan api semangat mereka lagi mereka kemudian berdiri sekali lagi untuk menghadapi raksasa yang ingin menghancurkan rumah mereka.
Dengan cepat mereka berlari mengitari titan itu dang menembakkan anak panah dari segala arah, panah yang ditembakkan tidak berakibat terlalu fatal tetapi mereka tetap menebakkannya ratusan, ribuan, bahkan sampai jutaan panah mereka tembakkan ( Para asuka elit Shita memiliki senjata sihir menengah yaitu busur pejuang busur itu memiliki warna silver dan mempunya kekuata untuk menciptakan anak panah sendiri dengan mengunakan sihir dan darah dari penggunaya, sedangkan yang dimiliki Apollo adalah busur pengorbanan matahari busur yang memiliki warna emas kemerahan itu memiliki kemampuan yang hampir sama dengan busur penjuang tetapi semakin lama busurnya ditarik maka semakin berat anak panah yang ditembakkan, selain itu busur ini juga memiliki kemampuan special yaitu pengorbanan pahlawan dengan menukarkan umur pengguna sebagai ganti kekuatan anak panah yang dilepaskan akan menjadi jutaan kali lebih kuat tergantung berapa banyak umur yang dia korbankan ).
“Ini tidak bagus, kalian semua bersiap kita juga akan ikut menyerang aktifkan skill Polluted wings + skill Dark controller” dengan perintah Azazel mereka berlima mengeluarkan miasma dari sayap mereka miasma itu kemudia dikumpulkan kedalam satu titik dengan skill Dark controller, kedau skill itu kemudian menghasilkan sebuah api hitam yang telihat elegan dan juga mematikan.
“Matilah..” Kata Azazel sambil menjatuhkan api hitam itu diatas kepala boneka mayat titan.
Api hitam itu kemudian membakar boneka mayat titan itu walaupun itu terlihat membakar tubuhnya tetapi karena dia adalah mayat dia tidak meresakan apapun, para pejuang dari pihak Shita bingung dengan apa yang dilakukan nya, Azazel kemudian menggerakkan tangannya titan yang terbakar oelh api hitam itu kemudain langsung menyerang pasukan Shita 3 dari 10 orang itu terkena jilatan dari api hitam itu langsung tidak bisa bergerak tubuhnya berubah jadi hitam dan hancur menjadi abu hitam.
“Bagaimana api hitam yang kami keluarkan itu lambat karena itu kami memilih melapisinya ke titan ini walaupun dia juga terkena dampak dari api hitam ini dengan kekuatan regenerasinya dia dapat memulihkan tubuhnya dengan cepat dan juga dia adalah seorang boneka mayat yang tidak memiliki rasa takut maupun rasa sakit” kata Azazel yang melihat rendah para pasuka Shita.
“Cih.. tidak ada cara lain lagi” kata Apollo sambil menarik busurnya sekuat tenaga.
“Skill pengorbanan pahlawan” Apollo yang mengaktifkan skill dari busurnya tubuh mengeluarkan garis keemasan yang bercahaya, cahaya dari garis itu seakan menguras kekuatannya dan dialirkan kedalam anak panahnya bersamaan dengan cahaya itu rambutnya kemudian memutih dan wajah nya dari yang terlihat seperti pemuda berwajah 20 berubah seperti laki-laki berumur 50.
“Rasakan..” kata Apollo sambil melepaskan anak panahnya kearah titan, “BOOOOOOOOOM” suara ledakannya kemudian menggema hampir keseluruh hutan dan cahaya dari ledakan itu menerangi daerah sekitar sana.
Bersambung……