
Ketika formasi itu menyebar keseluruh kota seluruh penduduk dibuat bingung olehnya mereka hanya melihat sebuah cahaya merah darah yang mengepung langit-langit kota mereka, sementara itu para dewa yang mengetahui kalau mereka sedang berada dalam formasi berusaha keluar dengan menteleportasikan diri mereka kembali kekuil mereka namun formasi darah ilahi menahan mereka didalam kurungan. Hanya beberapa dewa yang tetap tenang melihat situasi tersebut para dewa tersebut beberapa dari mereka adalah spesialis dalam pertarungan.
“Hmmm… kelihatannya ini akan membuat kepanikan, haaah… keuntunganku bisa-bisa menurun karena formasi ini, bagaimana menurutmu Reiga kita harus apa” kata Borus yang lebih memikirkan keuntungan dari barang dagangan miliknya.
Reiga yang dari tadi cuman diam sedang melihat kearah atas dan bawah formasi tersebut, dia mulai melihat struktur dari formasi yang mengepung dirinya dan pada akhirnya dia menyadari sesuatu yang khusus dari formasi tersebut.
“Aku mengerti jadi begitu…” kata Reiga secara tiba-tiba yang melihat menggunakan mata dewanya dia melihat dari foramsi itu, seperti ada beberapa energy halus yang tak terlihat oleh mata normal mulai berjatuhan seperti sebuah salju merah yang mengenai seluruh tubuh para dewa dan semua orang yang ada dikota tersebut.
“Hei… kau mengerti tentang apa…?” tanya Borus.
Lalu Reiga menunjukkan jari para seseorang yang sedang jauh dari colesseum yang ada ditengah kota, orang itu berjalan mengendap-endap dan membawa banyak barang bawaan.
“Hehehe….. ini baru bagus, tidak kusangka ternyata kota ini sepi bahkan tidak ada penjaganya, dengan begini aku bisa mudah mengambil semua barang berharga yang ada” kata orang yang ditunjuk Reiga tadi.
Orang itu ternyata adalah seorang pencuri yang memanfaatkan situasi dimana saat kota sedang sepi, dia lalu kemudian mulai menjarah sebuah rumah besar dan mengambil seluruh harta benda yang ada disana. Mulai dari emas, berlian, perhiasan bahkan sampai baju-baju yang dia lihat mahalpun dia ambil semuanya.
“Kupikir apa ternyata cuman seorang pencuri, kenapa kau begitu tertarik dengan pencuri itu??” tanya Borus.
“Tunggu dan lihat baik-baik” kata Reiga dengan wajah serius.
Pencuri itu lalu naik kelantai dua dari rumah tersebut dan ketika dia berada didekat jendela dilantai dua rumah tersebut, dan lalu pencuri tiba-tiba mengalami sesak nafas dan pandangannya mulai gelap seakan-akan ada seseorang yang mencekik dirinya.
“Aaaakkkhhhggg…..” pencuri itu lalu mengeliat kesakitan.
“Praaanggkkss… Brrruuggh…” lalu dia tiba-tiba melompat dari lantai dua itu keluar dari jendela dan tergeletak ditanah aspal dengan darah yang keluar dari kepalanya.
“Apa-apan itu, dia kenapa” kata Borus yang terkejut.
“Ini belum selesai” kata Reiga.
Darah yang keluar dari kepala pencuri itu tiba-tiba tertarik kembali kedalam tubuhnya dan tubuhnya yang kaku karena jatuh tadi tiba-tiba bergerak dan bangkit lagi, seluruh tubuhnya berubah memucat seperti mayat dan matanya berubah menjadi warna hitam pekat. Dan lalu pasangan yang kembali dari colesseum karena merasa bosan dan mereka lalu melihat pencuri tersebut.
“Hoooii… kau tidak apa-apa kawan” kata sang pria dari jarak agak jauh.
Pasangan tersebut rupanya sedang mabuk dan memutuskan untuk berkeliaran dikota yang sedang sepi, dan lalu
saat mereka mendengar suara kaca pecah dan benda jatuh mereka lalu memutuskan untuk melihat apa yang terjadi rasa penasaran kedua pasangan mabuk tersebut membawa mereka menemui pencuri yang sedang berdiri dengan wajah pucat dimukanya.
“Eemmmhh… mending kita tinggalkan dia saja, wajahnya agak menakutkan” kata sang gadis.
“Hahaha… tenang aja ada aku disini yang bakalan menjagamu” kata sang pria dengna majah sombong.
“KYAAAAAAHHHH…..” perempuan yang melihat kekasihnya digigit lehernya sampai mengeluarkan darah tersebut langsung melarikan diri dari sana dengan cepat.
“Srruupp… srruuupp…” pencuri itu lalu menghisap darah pria itu dengan sangat cepat dan membuat pria itu mati kehabisan darah.
Setelah puas menghisap darah dari pria itu pencuri itu kemudian berlari dia mengejar perempuan yang lari meninggalkan pasangannya barusan, dan dengan cepat dia berhasil mengejar perempuan itu pencuri itu melihat perempuan tersebut dengan tatapan seperti mahluk yang kelaparan.
“Tidak… tidak… TOLOOONGG…” pencuri itu lalu melompat kearah perempuan tersebut namun perempuan itu berhasil menghindarinya dan secara kebetulan pencuri itu melompat masuk kedalam toko senjata yang membuat dirinya terluka oleh senjata yang ada disana.
Perempuan itu melihat pencuri itu terluka dan lalu dia merasa lega karena dia pikir dengan luka itu pencuri tersebut tidak akan bisa mengejarnya lagi, dia lalu ingin pergi dari sana dan memanggil petugas yang berwajid namun tiba-tiba dari belakangnya sang laki-laki yang tadinya sudah mati dihisap darahnya oleh pencuri itu dengan bekas darah dilehernya dia berdiri dibelakang perempuan itu.
Perempuan itu lalu memeluk kekasihnya karena dia pikir kekasihnya berhasil selamat dan datang mengejarnya, namun dia tidak tahu kalau kekasihnya itu sudah berubah baik dari kulit maupun matanya berubah menjadi mirip dengan pencuri barusan “Taakk… krraaaak…” dengan kedua tangannya pria itu lalu memegang bahu kekasihnya dengan sangat kuat seakan-akan tidak ingin dia kabur.
“Aduh sakit… kamu kenapa…” tanya perempuan itu yang kesakitan.
Dan secara tiba-tiba “ Craaasshh…” pria itu mengigit leher kekasihnya sampai dia mati, pencuri tadi yang terluka karena senjata didalam toko kemudian bangkit lagi dan mereka berdua bersama-sama “Srruupp… srruupp srruupp…” menghisap darah dari perempuan tersebut sampai kering.
“A.. APA.. APA YANG SEDANG TERJADI” teriak Borus yang terkejut dengan apa yang dia lihat barusan.
Formasi darah ilahi merupakan sebuah formasi yang bisa mengurung seluruh kota bahkan negara tergantung jumlah darah yang digunakan, dengan formasi ini pengguna dapat menurunkan kekuatan dari setiap orang yang dia anggap musuh dan menaikkan kekuatan dari setiap sekutunya namun yang paling spesial dari formasi ini adalah dia dapat mengubah setiap entitas yang memiliki energy rendah didalam formasi menjadi budak darah. Budak darah adalah mahluk ciptaan para vampire dengan meneteskan darah mereka pada mayat korban mereka para vampire dapat menciptakan pion-pion yang tidak kenal rasa sakit dan takut, budak darah memiliki kemampuan untuk mentranfer darah korban mereka pada tuannya dan juga entitas yang menjadi korban budak darah akan berubah menjadi budak darah yang baru.
Dan dengan formasi yang mengerikan ini Drakula berencana untuk membunuh setiap dewa yang menjadi lawannya dan juga menghancurkan kuil satu-satunya milik Damaskus dengan cara membuat para pengikut Damaskus berubah menjadi budak darah miliknya.
“Formasi yang sangat mengerikan… tapi tunggu penjelasannya bilang kalau akan menambahkan kekuatan sekutu” kata Borus.
“Yah benar… bisa dilihat sudah ada beberapa sekutu Drakula dibelakang kita” kata Reiga yang melihat dua orang dewa mulai menyerang para dewa yang lainnya.
“Srraassshh… Crraaasshh…” mereka adalah dewa penusuk yang merupakan dewa tingkat menengah dan satunya lagi yang menggunakan sebuah kapak besar dewa penambang Dwar yang dulunya kuil utamanya pernah dihancurkan oleh Reiga.
“Kita bertemu lagi kakek kerdil” kata Reiga yang melihat Dwar.
“Bocah akan kubalaskan semua perbuatanmu” kata Dwar yang marah melihat wajah Reiga.
Musuh baru dan musuh lama kini telah bekerjasama dengan tujuan untuk membunuh Reiga, Dwar yang merupakan dewa kelas bawah awalnya akan naik ketingkat menengah namun semua itu digagalkan oleh Reiga yang menghancurkan kuilnya membuat dirinya harus mengulangi kerja keras miliknya.
Bersambung.......
Berikan dukungan kalian dengan cara Like, Komen, Giff, dan Vote novel ini jika kalian menyukai cerita yang ada didalamnya agar penulis semakin semangat dan ceritanya semakin menarik lagi, Ok....