I Am The God Of Ghoul

I Am The God Of Ghoul
Bab 32 Hancurkan dari dalam



Dibenua yang ditempati Reiga 1000 tahun lalu ada sebuah kerajaan besar yang didirikan disana kerajaan itu bernama kerajaan agung Sila. Kerajaan itu sangatlah besar dan kuat bisa dikatakan adalah kerajaan terkuat pada masa itu para rakyat disana hidup makmur dan sejahtera dipimpin oleh raja yang bijak sana dan mereka mengikuti dewa fraksi putih dewa keadilan Justin. Tetapi semua itu berubah  semenjak kematian raja yang begitu tiba-tiba yang dicurigai diracuni seseorang setelah raja mati anak tertua terbunuh oleh bandit pada saat berpergian sementara itu putra kedua mati bunuh diri tampa sebab dan meniggalkan si sulung satu-satu pangeran yang tersisa. Karena terpaksa oleh keadaan akhirnya Justin dewa keadilan mengankat pangeran ketiga sebagai raja pada usia 10 tahun selama itu dia dibantu oleh beberapa mentri untuk para mentri itu dengan jujur membantu sang pangeran untuk mengatur negerinya. Tetapi ketika pecahnya perang yang dimulai  oleh Ares dewa peperangan Justinyang merupakan dewa fraksi putih juga harus ikut ambil bagian dalam perang tersbut. Kehilangan tubuh fisiknya membuat dia harus tidus selama 10 tahun dan selama itu pula para mentri akhirnya menunjukkan sifat keserakahan mereka pajak dinaikan, orang miskin ditindas, perbudakan mulai terjadi, keadilan dapat dibeli dengan uang, dan banyak bandit yang berkeliaran didalam kota-kota.  Sang pangeran yang waktu itu sudah berumur 12 tahun tidak sanggup untuk melihat kelakuan para mentrinya dia berusaha berbicara pada mentrinya itu namun naas pangeran muda itu terbunuh dia dilemparkan dari istana lantai tiga. Pada saat kematian pangeran para mentri mengatakan pada rakyatnya kalau sang pangeran mati karena kecelakaan namun para warga sadar kalau sang pangeran telah dibunuh oleh para mentri itu tetapi mereka tetapi diam dan ketakutan karena mereka tidak memiliki kekuatan apapun.


 “Hahaha semua berjalan lancar sesuai rencana” kata salah satu dari 72 iblis agung Asmodeus ( dia adalah sang penggoda semua mahluk untuk mengikuti nafsu liar mereka wujud yang ditunjukkan oleh Asmodeus adalah seorang mahluk yang memiliki tiga kepala yang dimana kepala kambing ada ditengahnya dan dia memiliki senjata kuat yang dikenal dengan mahkota dosa. Senjata ini memiliki kekuatan untuk menyerap energy dari perbuatan buruk orang-orang disekitarnya dan dia dapat melipat gandakan kekuatannya bahkan dapat mengendalikan pikiran orang banyak ).


 “Bagus kalau begitu sekarang giliranku untuk beraksi” kata Zepar.


 Zepar kemudian mendatangi salah satu pemuda elf miskin yang telah kehilangan istrinya karena para petinggi negara dan anaknya yang mati karena kelaparan.


 “Yo apa wahai mahluk yang lemah apakau mengiginkan kekuatan” kata Zepar yang tiba-tiba muncul dihadapannya.


 “Woaaah…!!, kau-kau siapa??” kata pri elf itu yang ketakutan ketika melihat Zepar muncul secara tiba-tiba.


 “Aku Zepar salah satu dari 72 iblis agung, jadi mau buat perjanjian denganku” kata Zepar.


 “Perjanjian dengan iblis” kata pria elf itu.


 “Benar sekali dengan imbalannya kau harus menjadi pion ku yang setia maka akan kuberikan kau kekuatan” kata Zepar.


 Terbakar oleh amarah setelah kehilangan anak dan istrinya dia kemudian menyetujui perjanjian dengan Zepar. Setalah dia mendapatkan kekuatan dari Zepar pria itu kemudian memimpin pasukan pemberontakan kepada para mentri yang sekarang menjadi penguasan dinegri mereka terjadi perang yang mengakibatkan banyak nyawa melayang dan pada akhirnya para mentri itu kalah dan mereka mundur dan mengambil alih sebagian kecil wilayah dari kerajaan disana dan sementara itu kerajaan itu berubah menjadi sebuah negara republic yang dimana pemimpin mereka dipilih melalui kemampuan mereka. Kemudian saat dewa keadilan Justin bangun dia menyadari kalau negaranya sudah terbagi menjadi dua yaitu Republik Terian dan kerajaan yang dipimpin oleh raja yang dipilih para mentria kerajaan Sila baru. Marah karena mengetahui perbuatan mentri itu membuat Justi mulai menjatuhkan hukuman pada para mentri yang membuat mereka mati secara tersiksa yang dimana seluruh tubuh mereka hancur secara perlahan-lahan.


 “Justin sudah bangun sudah waktunya kita pergi, memang agak disayangkan tetapi dia tetap dewa kelas atas yang cukup kuat kita berdua saja tidak akan sanggup menghadapinya” kata Asmodeus.


 “Baiklah aku juga sudah mendapatkan beberapa pion dan barang yang bagus” kata Zepar.


 Kedua iblis itupun pergi begitu mengetahui dewa keadilan sudah bangun dari tidurnya tetapi mereka tidak mengetahui kalau Justin dewa keadilan sudah turun keperingkat dewa menengah karena kehilangan keluarga kerajaan yang menjadi saintnya selama beberapa generasi dan juga kehilangan banyak pengikut yang diamiliki karena telah diambil oleh iblis untuk dijadikan pion. Lalu setalah 500 tahun berlalu terlahirlah dewa baru dikerajaan Sila yang menata ulang kerajaan itu karena Justin sudah tidak mau ikut campur dalam urusan kerajaan itu dia bahkan menarik kuilnya dari sana. Dewa baru yang mengambil alih kerajaan Sila berna Lancer sang dewa ksatria yang sekarang sudah ratusan tahun berada di kasta dewa tingkat bawah.


 Kembali kemasa sekarang yang diman Lancer ingin melancarkan seranganya kewilayah Reiga. Tujuan utama Lancer adalah untuk mendapatkan poin GP yang dimiliki oleh Reiga agar dia bisa naik tinggkat dengan tenang alasan kenapa dia tidak naik bisa naik tingkat karena dia terlalu malas untuk mengurus pengikutnya yang mana menyebabkan banyak kekacauan terjadi dikerajaan itu disebabkan oleh pengikutnya.


 “Hmmm dengan 10.000 pasukanku ini aku yakin bisa menaklukan Reiga dengan mudah dan akhirnya aku bisa naik ketingkat menengah lalu mungkin aku juga bisa langsung naik ketingkat dewa tingkat tinggi” pikir Lancer sambil melihat pasukannya berlatih.


 “Haaah aku kira ada apa sampai kalian terburu-buru memanggilku rupanya cuman masalah kecil” kata Reiga yang baru kembali kekuil utamanya.


 “Maaf kalau sudah mengganggu anda dewa tetapi kami tidak tau harus berbuat apa tentang masalah ini” kata Azazel yang sedang berlutut di depan kuil Reiga.


 “Yasudah tidak apa-apa, jadi bagaiman dengan tikus itu apa dia sudah berbicara” tanya Reiga.


 “Dia  sangat gampang membuka mulut hanya dengan beberapa siksaan kecil dia sudah membuka mulutnya, tetapi saat dia mau mengucapkan suatu informasi berharga jantungnya tiba-tiba berhenti berdetak dan mati” kata Azazel.


“Begitu ya pengikut yang tidak setia dan dewa yang kejam kutebak dia pasti dewa peringkat bawah dan hanya ada satu dewa yang mempunyai banyak pasukan tetapi bodoh mengambil keputusan, kerajaan Sila kalau begitu, Azazel kirim orang tercepatmu untuk mengirimkan suatu benda ke Raiya dan juga semua penyusup yang ada disini tidak diperlukan lagi bunuh mereka semua” kata Reiga.


 “Baik tuan akan saya akan mengirim Metatron untuk pergi melakukan pengiriman dan untuk penyusupnya saya sendiri yang akan menghabisi mereka” kata Azazel yang segera pergi membawa kotak.


 Azazel langsung memanggil Metatron untuk mengirim benda tersebut dan lalu pada malam itu dia memulai pembantaian.


 “Seperti perkiraan Uriel ada lebih dari 7 orang, tetapi mereka cukup mencolok untuk berkeliaran malam-malam begini orang pasti sudah curiga” kata Azazel.


 Para penyusup itu rupanya berkeliaran keluar dimalam hari untuk berbagi informasi satu sama lain. Tujuan mereka ialah untuk menemukann kuil utama dari Reiga kuil dari Reiga itu tersembunyi di dalam hutan dan hanya beberapa orang yang diijinkan untuk kesana. Pada saat itu para penyusup itu menyadari kalau malam itu begitu dingin seakan angin kematian mendatangi mereka.


 “Skill Dark control + Pollute wings =  punishment from fallen angels” skill Azazel kemudian diaktifkan bulu-bulu hitam kemudian jatuh dan malapetaka akan mendatangi mereka.


Bersambung..........


tolong berikan like dan komennya ya agar penuli semakin bersemangat dan ceritanya bertambah bagus


dan juga berikan vote kalian jika menyukai cerita dari novel ini ya...