
Kasta adalah perbedaan antara sebuah status sosial yang mana menjadi garis besar dodalam kehidupan, diantara para dewa raja terkuat sendiri ada juga kasta-kasta tertentu yang dapat terlihat dengan jelas. Kasta dewa kelas bawah adalah mereka yang ada diperingkat 100 – 70, kelas menengah adalah mereka yang menduduki rangking 69 – 30, dan terakhir adalah mereka yang berada dikasta atas menduduki peringkat 29 – 01. Ketiga kasta tersebut melambangkan kekuatan, kekuasaan, besar wilayah, dan pengaruh yang mereka punya.
Mereka yang berada dikasta bawah hanyalah mereka dewa tingkat raja yang terbilang lemah dan terkadang kurang dikenali, dan mereka yang berada dikasta kelas menengah adalah mereka yang dapat dikenali oleh beberapa orang dan juga disegani oleh sebagian orang dan mereka yang berada dikasta atas adalah mereka yang memiliki legenda mereka sendiri-sendiri dan bahkan ditakuti oleh seluruh orang dialam atas. kasta-kasta tersebut juga membuat para petarung tingkat dewa yang lainnya memutuskan untuk memilih pada siapa mereka harus bernaung.
Semua peraturan kasta tersebut sama sekali tidak tertulis namun diketahui oleh sebagian besar orang yang ada dialam atas, lalu ketika Reiga muncul dalam jajaran 100 dewa raja terkuat semua yang dia lakukan membuat banyak orang terkejut sehingga beberap orang berharap dapat menjadi seperti dirinya. Dan ada yang memutuskan untuk menjadi pengikutnya karena mereka tahu kalau dia akan menjadi salah satu dewa raja terkuat yang paling disegani diantara yang lainnya, bahkan sekarang ini sudah banyak dewa raja terkuat yang berjaga-jaga terhadap dirinya dan mengirim berbagai mata-mata untuk mencari kelemehan dari Reiga.
Dan sekarang dewa kematian tersebut sedang berada diruangannya dengan segunung dokumen yang membuatnya lemas karena sudah bekerja selama tiga hari tiga malam tampa istirahat.
“Aku akan mati, tidak kusangka aku akan mati dengan cara yang seperti ini, mati karena tersiksa oleh dokumen pekerjaan, Haaah…. Cara mati itu pasti akan menjadi sebuah legenda” pikir Reiga yang mulai lemas, walaupun dia seperti sudah kehilangan tenaga namun tangannya masih bergerak untuk mengerjakan dokumen-dokumen tersebut.
“Tok-tok…. Permisi guru” Diana lalu mencul dengan membawa setumpuk dokumen lagi.
“Murid sialan…..” pikir Reiga ketika dia melihat dokumen-dokumen yang dibawa oleh Diana.
“Eeeeehh… ada apa guru???, apa aku melakukan sebuah kesalahan???” tanya Diana yang melihat aura kekesalan dari diri Reiga.
“Tidak ada aku cuman kesal dengan dokumen-dokumen yang kau bawa itu” kata Reiga.
“Hahahha… dari pada kesal sendiri kenapa anda tidak istirahat dulu” kata Diana.
“Haaaaah…. bagus kalau begitu, memang kelihatannya aku harus beristirahat sebentar” kata Reiga dia lalu duduk santai sebentar.
“Oooh… iya guru katanya ada sebuah berita menggemparkan” kata Diana.
“Hmm… berita apa??” tanya Reiga.
“Katanya 6 dewa iblis penguasa dosa yang tersisa membuat pergerakan, katanya mereka sedang bersiap untuk berperang” kata Diana.
“Ooooh… aku tahu itu, dengan sifat milik Arogan dia pasti ingin menjaga martabat dari para dewa iblis karena itu dia akan membuat gerakan besar, tebakanku dia pasti mengincar mereka yang ada di rangking 10 keatas” kata Reiga.
“Jadi guru apa yang harus kita lakukan???, apa kita juga haru bersia” kata Diana.
“Yah kita memang harus bersiap, tetapi kita tidak akan ikut campur dengan perang mereka, disaat mereka akan memulai perangnya kita juga akan menyerang Frey dari balik kegelapan” kata Reiga.
“Aku mengerti jadi anda ingin membuat mereka menjadi pengalihan untuk kita, setelah para dewa iblis membuat keributan kita dapat mengambil kesempatan dari kributan tersebut” kata Diana.
Disisi lain ditempat dimana sebuah kastil putih dengan hiasan silver dan permata tersusun rapih disana, sebuah kota yang mana ditinggali oleh para Serapt tempat itu adalan tempat yang sangat bersih dan suci. Mereka yang tinggal disana semuanya menyembah dewi cahaya Frey, namun disisi lain kota tersebut memiliki sistem yang amat kejam dimana para anak-anak dibawah umur 15 tahun diwajibkan untuk menjalankan sebuah pelatihan, didalam pelatihan tersebut mereka akan diajarkan bagaimana cara bertarung, menggunakan skill, dan menggunakna mantra sihir tempat itu bagaikan sebuah sekolah biasa namun disana memiliki sebuah ujian yang diadakan setiap tiga tahun.
Sebuah ujian kelulusan yang mana mengharuskan para murid untuk bertarung satu lawan satu, dipertarungan itu mereka bebas melakukan apapun namun yang paling penting adalah pertarungan tersebut tidak boleh berhenti selama salah satunya belum mati. Dan untuk yang memenangkan pertarungan mereka dapat kembali pada orang tua mereka dengan bangga karena berhasil membunuh teman mereka sendiri, dan bagi yang kalah mayat mereka akan dibuang dan dijadikan makanan bagi para mahluk mistik peliharaan para bangsawan disana, keluarga mereka sendiri bahkan akan melupakan anak mereka yang mati tersebut karena mereka akan menjadi sebuah aib bagi keluarga karena telah kalah dalam ujian penting.
Didalam kastil putih tersebut sedang duduk santai diatas singgasananya seorang wanita cantik dengan aura yang luar biasa kuatnya, dirinya memiliki 7 pasang sayap yang mana terlihat sangat cantik dan megah dia juga memilik mata tajam berwarna perak keputihan matanya dapat membuat baik itu pria ataupun wanita merasakan intimidasi dalam dirinya. Dengan tinggi tubuhnya yang mencapai 180 cm membuat dirinya memiliki daya tarik yang kuat bagi para pengikutnya.
“Bagaimana situasinya???” tanya Frey.
“Lapor dewi keenam dewa iblis sedang menyiapkan sebuah pasukan besar, mereka juga membeli banyak senjata artefak dan bahkan membeli sebuah formasi sihir pembunuh” kata salah satu anak buah Frey yang berada disampingnya berlutut dan menceritakan semua yang diatahu.
“Para iblis itu aku tidak tahu apa yang mereka incar, tetapi aku yakin mereka sedang bersiap untuk perang namun siapa target mereka firasatku mengatakan kalau mereka akan mengincar mereka yang berada dikasta atas” kata Frey yang takut kalau dia akan menghadapi keenam dewa iblis sendirian.
“Dewi haruskah kita juga ikut bergerak, kalau misalnya para dewa iblis itu menyerang kita” kata pengikut Frey yang menyarankan untuk menyerang terlebih dahulu.
“Fwwuuuuhhh….” Dengan cepat Frey bergerak sangat cepat kebelakang bawahannya, “Booossmmmhh…” dan dengan kasarnya dia menendang bawahannya sendiri “Buuurrkkk….” Bawahannya tersebut terlempar sampai menabrak dinding.
“Aaaagghh….” Tubuhnya remuk bahkan beberapa tulangnya retak karena tendangan tersebut.
“Apa kau bodoh, kau mau aku menyerang mereka sendirian, memang benar kalau aku dapat membunuh dua diantara mereka tetapi kalau mereka bersama-sama aku sendiri tidak yakin akan menang” kata Frey yang mengeluarkan aur penindasan.
Aura Frey sangat kuat bawahannya yang terhempas tadi langsung dibuat berlutut dilantai, aura dari Frey membuat dirinya tertekan dengan kuat kelantai.
“Mohon… ampun dewi, Aaaagghh…. Aku tidak akan berkata seenaknya lagi” kata bawahannya tersebut yang mana sudah hampir sekarat.
“Haaah… cepat sembuhkan dirimu dan suruh seseorang untuk mengantarkan pesan untukku” kata Frey, dia lalu mencari sebuah gulungan yang berisikan kata-kata mantra sihir.
“Baik dewi, saya akan mengantarkan pesannya sekarang juga” kata bawahannya tersebut, dia juga langsung sembuh dengan skill yang dia miliki, skillnya membuat tulang-tulangnya yang retak sebuh dengan sekejap mata.
“Fwuuuhhh…..” dia lalu terbang menuju tempat tersebut, sebuah pesan itu ditujukan untuk beberapa orang dewa tingkat raja terkuat, mereka adalah para petarung yang dulunya berada dibawah Frey atau memiliki hutang budi pada dirinya.
“Sekarang aku dapat merasa sedikit lega, tapi ada sesuatu yang sedikit mengganjal iya itu benar Reiga, selama perang yang akan berlangsung mungkin aku dapat menyingkirkan dirinya, namun aku tidak dapat turun langsung dan para pasukanku semuanya tidak mungkin bisa menandinginya, nampaknya aku harus meminta bantuan dari luar” kata Frey yang sedang merencanakan sesuatu.
Bersambung.......