
Satu bulan telah berlalu sejak kemenangan Reiga terhadap 3 dewa penduduk dari ketiga desa kemudian banyak yang kehilangan kepercayaan mereka kepada dewa mereka yang lama akibat dari kekalahan itu membuat iman mereka berkurang dewa penambang Dwar kehilangan banyak orang karena penyerangan yang terjadi kebanyakan pengikutnya melihat cara bertarung Dwar yang tidak memperdulikan penduduknya membuat banyak dari mereka pergi ataupun berpindah kedewa yang lain sementara Dewi pemburu para pejuang mereka ada beberapa yang masih mencoba datang untuk balas dendam tetapi mereka semua terbunuh oleh pasukan pembunuh yang dipimpin oleh Raiya dan Lea dengan perintah dari Reiga mereka dengan kejam membantai semua pejuang dewi Shita baik itu tua maupun muda semua yang melawan akan dibunuh mereka, sementara itu Grizz yang kalah dalam menjadi dewa bawahan Reiga hanya kehilangan sedikit kepercayaan dari pengikutnya dikarenakan Reiga yang langsung datang ketempat itu dan mengeluarkan aura hitam pekat membuat mereka berpikir lebih baik tunduk dari pada menghadapinya.
“Sepertinya pembangunannya berjalan lancer” kata Reiga sambil melihat dari langit.
Tempat yang dulunya menjadi kuil dari dewi Shita dihancurkan dan diganti menjadi sebuah penginapan besar bagi pengunjung datang, awal penduduk disitu menolak penghancuran kuil tersebut tetapi Lucy kemudian mengantung kepala dari Apollo sang saint dari dewi Shita dan kepala dari mantan kepala desa.
“MEREKA BERDUA AKAN MENJADI SEBUAH CONTOH BAGI MEREKA YANG MELAWAN AKAN DIAHBISI TAMPA AMPUN DAN BAGI MEREKA YANG TIDAK INGIN TINGGAL DISINI BISA PERGI, DAN BAGI MEREKA YANG INGIN IKUT BERSAMA KAMI MAKA KAMI AKAN JANJIKAN KALIAN SEBUAH KEKUATAN DAN TUBUH KUAT YANG HAMPIR TIDAK BISA SAKIT” Teiakan Lucy sambil memperlihatkan kedua kepala itu membuat banyak orang terdiam.
Propaganda yang dibuat membuat sebagian besarr penduduk disana pergi keluar desa dan ada juga yang memutuskan untuk bergabung menjadi pengikut Reiga karena tergoda olah kekuatan yang dibicarakan oleh Lucy ada juga yang berada di posisi netral yang tidak pergi tetapi tidak juga bergabung menjadi pengikut Reiga, hal itu kemudian membuat Reiga langsung turun kedesa tersubut dan memperlihatkan kemampuan dari garis darahnya, seorang pria tua yang merupakan seorang pejuang kuat kehilangan semangatnya akibat kehilangan salah satu kakinya mendatangi Reiga.
“Kau bilang aku bisa mendapatkan kekuatankan jika kau bisa memberikan aku kekuatan untuk berjuang dimedan perang lagi maka akan kupersebahkan pedang dan nyawaku padamu” kata prai tersebut dengan mata tajam.
Reiga yang tertari dengan ucapan pria itu langsung mengatifkan otoritas darah dan mengubahnya menjadi Nega Elf, pri itu adalah seorang elf yang sudah memegang pedang selama 70 tahun dan sudah 5 tahun dia keilangan kakinya, dengan otoritas darah yang diberika Reiga bukan hanya menumbuhkan kembali kakinya dia juga meremajakan tubuhnya dari seseorang lef tua berusia 97 tahun kembali muda keumur primanya 50 tahun dan mendapat sebuah skill Kesatria senja ( skill ini didapatkan oleh kesatria putih yang menjatuhkan diri kedalam kegelapan karena tergoda bisikan dari sang hitam, skill ini dapat membuat penggona mengeluarkan aura intimidasi yang dapat membekukan gerakan lawan yang mentalnya lemah dan memberikan penguna kekuatan penyembuha super cepat ).
“Kakiku-kakiku tumbuh lagi, hahahahahah terimakasih-terimakasih-terimakasih, mulai sekarang aku bersumpah akan terus melayani dan berjuang untukmu” kata pri itu sambil bersujud dalam tangis kebahagian.
Pri itu sama sekali tidak memperdulikan perubahan dari kulitnya yang berubah menjadi pucat, mata nya berubah merah, dan rambutnya yang berubah putih ( Nega Elf ras elf yang tinggal dalam kegelapan dan biasanya melayani iblis memiliki ciri khas rambut putih dan mata yang berwarna merah ) melihat keajaiban yang dibuat oleh Reiga membuat para penduduk tertegun beberapa dari mereka merasa takut karena ras mereka akan berubah tetapi banyak yang tergoda akan kekuatan yang diberika Reiga mereka yang kemudian berbondong-bondong sujud dihadapannya meminta berkat, dan tampa disadari pengikut yang Reiga punya sudah mencapai ratusan orang.
Sedangkat untuk tempat dewa penambang setelah kuil dan bangunan dan direnofasi menjadi tempat untuk membuat senjata dan barang-barang metal, karena tempat itu adalah salah satu tempat yang sangat penting Reiga memperketat penjagaan disana dengan menyuruh Azazel dan Rael dengan bantuan mereka berdua yang mana bisa mengawasi langit dan hutan dapat menjamin keamanan tempat itu, selain itu sebagian penambang banyak yang berpihak dan kembali dipekerjakan oleh Reiga disana untuk bekerja sebagai pengrajin, karena keempat desa sebelumnnya jarang berhubungan satu sama lain membuat jalanan untuk menghubungi desa-desa itu terbilang sangat buruk dan disanalah Reiga menggunakan para boneka mayatnya untuk diubah dan menjadi pondasi jalanan itu untuk sementara puluhan boneka mayat diubah menjadi darah dan dibuat mengalir menjalir dikeraskan dan dihubungkan satu samalain jalanan itu terbilang rata dan bewarna hitam kemerahan.
“Jalanan ini hanya untuk sementara, kurasa aku harus meminta beberapa orang untuk membuat jalanan ini aku juga harus memikirkan biaya untuk pembuatan jembatan dan juga gaji mereka” kata Reiga sambil menghitung jumlah uang yang akan dia keluarkan.
Selain dikedua tempat itu hanya ditempat dewa beruang yang tidak diubah dikarenakan tempat itu sudah terbilang layak untuk ditempati, Reiga berencana untuk menyuruh sebagian besar pasukannya untuk belajar berperang disana karena desa dewa beruang Grizz dikenal karena kekuatan dari tentara bayaran yang mereka miliki, kebanyakan dari mereka adalah perajurit berpengalaman yang sudah melewati berbagai macam peperangan dan memiliki banyak pengetahuan tentang strategi perang.
Selain tempat-tempat yang telah dirombak dan diperbaiki Reiga juga telah memberikan beberapa jabatan pada pengikutnya ; Raiya ditunjuk sebagai regu pembunuh dan pencari informasi, sedangkan Lea ditunjuk sebagai wakilnya, sedangkan Rail setelah belajar ilmu berpedang dari Reiga dia ditunjuk sebagai pemimpin pasukan penyerbu, Rael menjadi pemimpin regu pasukan jarak jauh yang terdiri dari para pemanah, dan untuk Lucy dia dijadikan saint karena pencapainnya ( untuk bisa diakui menjadi saint oleh dunia orang itu harus menjadi pengikut yang paling setia dan juga harus memiliki pencapain yang luar biasa ) dan karena Lucy adalah pengikut pertama Reiga juga telah banyak berkotribusi dalam penaklukan wilayah dewa-dewa lain membuat dia pantas diakui oleh dunia, selain itu menjadi seorang saint juga membuat dia dapat meminjam kekuatan dewanya dari jauh, keberadaannya bisa dianggap sebagai dewa itu sendiri dan kata-katanya bisa dianggap sebagai kata-kata dari dewa.
“Dengan ini aku bisa menyerahkan masalah dari desa-desa ini pada nya jadi aku bisa focus untuk meningkatkan levelku menjadi dewa tingkat menengah, mari kita kembali ke kuil lebih dulu” pikir Reiga.
“Jadi seperti ini saat aku punya bawahan sebagai dewa GP meningkat pesat sudah mencapai 68.000 GP masih belum cukup untuk membangkitkan raksas jootun kira-kira berapa lama lagi, haaah” ucap Reiga yang sedikit kecewa.
Alasan Reiga ingin cepat-cepat membangkitkan raksasa jootun adalah untuk keamanan perang, walaupun perang terjadi di benua yang berbeda tetapi cepat atau lambat pasti ada pihak yang akan mencoba untuk menyerang daerah nya, untuk itulah dia memerlukan kekuatan dan koneksi yang kuat.
“Tuan hamba datang ingin melapor” Kata Raiya yang tiba-tiba muncul dari bayangan.
“Ya ada apa??” kata Reiga.
“Daerah sekitar sudah aman dan juga para pedagang sudah datang membawa bahan bangunan kita tinggal masalah pekerja, apa anda yakin tidak ingin menggunakan budak untuk membangun daerah sekitar” kata Raiya.
“Cukup Raiya kalau kau masih berani bicara tentang hal itu maka akan kulenyapkan kau” Kata Reiga sambil mengeluarkan aura yang mencekam.
“Ya.. mohon maaf tuan hamba tidak akan mengungkit hal ini lagi” kata Raiya sambil mengigil ketakutan.
“Bagus dan juga sampaikan perintahku pada setiap orang-orang dengan jabatan yang tinggi untuk menjaga dan bersikap baik terhadap orang-orang dewi telaga, walaupun dia hanya dewi tingkat menengah yang lemah tetapi dia memiliki hubungan yang erat dengan dewa tingkat raja dewa alam Treant untuk yang sekarang menghadapi dewa kelas raja sama saja menyuruhku untuk melompat kejurang neraka” kata Reiga.
“Ya akan saya sampaikan” kata Raiya.
“Oooh.. dan juga perintahkan anak buahmu untuk menyebarkan sebuah berita disekitar” Kata Reiga.
Bersambung…..
Tolong berika like dan komennya ya agar penulis menjadi lebih baik lagi.