I Am The God Of Ghoul

I Am The God Of Ghoul
Bab 160 Hal yang sangat mengejutkan



Setelah diberikan tempat yang penuh dengan energy kegelapan Reiga menghabiskan waktunya dengan berlatih, dari tehnik berpedang sampai skill-skill dan mantra sihir yang belum pernah dia coba. Semuanya meningkat derastis setelah energy api diserah dari tubuhnya, dia bagaikan terlahir kembali dengan kekuatan yang lebih kuat dari dulu.


 Sementara itu sang dewi phoenix yang berusaha menyerap secara penuh energy yang dia dapat dari Reiga, mendapatkan sebagian kecil dari memori dari energy tersebut didalam memori itu terlihatlah hewan burung kecil yang bewarna emas sedang bermain-main dengan temannya, namun karena manusia datang kedalam hutam membuat dirinya semakin menderita. Manusia-manusia itu menangkap dirinya dan menjadikannya sebagai hewan peliharaan, dan ketika dia dijual dia bertemu dengan sosok agung seorang pria yang sangat beracahaya dengan aura putih yang sangat murni.


 Pria tersebut kemudian memberikan burung tersebut sebuah bibit bewarna merah kecil, bibit tersebut terlihat sangat indah bagaikan sebuah matahari kecil dan burung emas kecil tersebut memakannya dan seketika tubuhnya terbakar. “Pyyiikkk… kyyiiikk…” burung tersebut menjerit kesakitan karena tubuhnya terbakar oleh api tersebut, dia terbakar sampai pada akhirnya tubuhnya hancur hangus menjadi abu dan ketika pria itu ingin membuat mayat burung tersebut mayatnya berubah menjadi sebuah telur hitam.


 Selama beberapa minggu pria itu memperhatikan telur burung tersebut dan ketika sudah minggu ketika telur itu menetas, dari sana burung api dengan muncul dengan megahnya membuat pria itu terpana tetapi karena dendam yang dia punya pada pria itu sang burung api tersebut kemudian menyerang pria itu dan membakar tempat penelitiannya. Pria itu lalu terbakar sampai mati api yang keluar dari tubuh burung tersebut sangatlah kuat sampai-sampai dapat membakar seluruh kota, setelah satu kota hancur dan seluruh penduduknya mati karena amarah dari sang burung tersebut dirinya lalu mengeluarkan telur dan meninggalkan telur tersebut ditengah kota yang hangus tersebut, jiwa-jiwa dari para korban yang tidak bersalah lalu merasuki telur itu dan menginfeksi dirinya.


 Selama beberapa tahun sang burung api mulai berkelana dan dirinya lalu mendapatkan kepintaran dan wujud manusianya, pada saat itu dirinya mengingat kalau dia memiliki telur yang dia tinggalkan. Mengetahui kalau anaknya berada disana dia terburu-buru untuk pergi kembali ketempat tersebut walaupun dia tahu kalau pastinya tidak ada harapan lagi karena dia telah meninggalkan tempat itu selama bertahun-tahun, dan ketika dia sampai disana dia melihat sosok yang sangat menakutkan seekor burung bewarna hitam dengan enam sayap dan tiga kaki yang diapunya, burung itu mengeluarkan api bewarna hitam yang mana bukannya membakar targetnya tetapi apapun yang terkena api itu akan membusuk semuanya tampa terkecuali, dan ketika burung hitam itu melihat ibunya dia merasakan amarah yang sangat besar dan menyerangnya dengan sekuat tenaga.


 Sang burung api yang mengetahui kalau anaknya sudah menjadi mahluk iblis mengetahui kalau dirinya tidak dapat lagi diselamatkan, dan dengan kedua tangannya dirinya melawan anaknya sendiri, dia bertarung dengan anaknya selama beberapa hari sampai pada akhirnya dia berhasil mengalahkan anaknya tersebut dan anaknya itu berubah menjadi sebuah permata kecil yang mana merupakan sisa-sisa dari kekuatan yang dia punya, sang burung api yang melihat permata itu lalu menguburnya dan berharap kalau dia dapat menemani anaknya selamanya namun sistem tidak memperbolehkan hal tersebut, kekuatan yang dia punya sangatlah kuat sampai-sampai dapat menghancurkan aturan alam bawah.


 Dengan kehendak sistem sang burung api lalu dibawa keatas dan selama dialam atas sang burung api tiba-tiba mendapatkan sejumlah besar energy kehidupan yang sangat kuat dan melahirkan beberapa telur lagi, sampai disanalah dirinya dialam atas menjadi sang pendiri klan phoenix yang agung. dan begitu juga telah berakhir memori yang diterima oleh dewi phoenix.


 “Jadi begitu, phoenix iblis mahluk agung yang terjatuh karena tercemar oleh jiwa-jiwa gelap yang penuh dengan dendam, karena itulah artefak itu memilihnya dia telah bergabung sepenuhnya dengan jiwa phoenix iblis tersebut, namun kekuatannya belum bangkit sepenuhnya kalau dia berhasil bangkit maka dia bisa menjadi bantua besar bagi klanku” kata dewi phoenix yang memikirkan Reiga.


 Esoknya Reiga yang berlatih seharian lalu dijemput oleh Riana, disana Riana terpesona oleh kemampuan Reiga yang mana seakan menari dalam kegelapan dia menari dengan tinju dan pedangnya. Dia terlihat sangat indah namun disaat yang sama sangat mematikan, begitulah tanggapan Riana ketika melihat Reiga berlatih.


 “Oooh… maaf apa kau sudah lama menunggu” kata Reiga yang merasakan hawa keberadaan Riana.


 “Eeh… eehh… gak aku baru saja sampai kok” kata Riana dengan sedikit malu-malu.


 “Yah lalu ada apa mencariku” tanya Reiga.


“Ooooh… iya aku hampir lupa, ketua kami dewi phoenix ingin menjumpai anda, dia bilang ini mengenai permintaan kedua yang dia ingin sampaikan” kata Riana yang sedikit salah tingkah.


 Lalu mereka berdua sama-sama berjalan menuju ketempat dewi phoenix, dan begitu mereka sampai Reiga dibuat terkejut dengan penampilan dewi phoenix yang sekarang, dirinya tidak seperti semalam sekarang ini dewi phoenix kelihatan lebih muda dan lebih canti ( dia bagaikan wanita dewasa yang cantik dan elegan dengan tinggi 170 meter, dan auranya yang dewasa dapat memikat para pria yang melihatnya ).


 “Terimakasih atas kebaikan hati anda saya merasa nyaman dengan tempat yang anda berikan dewi phoenix” kata Reiga dengan sopan.


 “Hohoho… tolong jangan terlalu formal begitu panggil saja aku Terina, itu adalah namaku mulai sekarang panggil saja aku begitu, lagi pula kau adalah penolongku aku merasa tidak enak jika kau terlalu hormat setelah membantuku pulih dari cideraku” kata dewi phoenix ( Terina ) yang memberitahukan namanya pada Reiga.


 “Kalau begitu terimakasih Terina, ngomong-ngomon tentang permohonan kedua milikmu ini apa yang kau inginkan??” kata Reiga yang bertanya dengan penasaran.


 “Hmm… bukan hal yang macam-macam kok hanya ingin bertanya saja, apa kau mau menikahi salah satu dari orang dari klan kami” kata Terina yang mana mengungkapkan sesuatu yang tak terduga.


 “Menikahkan… sangat mengejutkan seharusnya klan phoenix tidak membutuhkan pria untuk menambah keturunan, dan juga mereka menganggap remeh ras lain selain diri mereka sendiri” kata Reiga yang merasa curiga.


 “Yah memang benar, tetapi kau itu berbeda didalam tubuhmu telah termutasi phoenix iblis yang mana sangat langkah dalam rasku dan jika kau ingin membangkitkan kekuatan garis darahnya maka aku bisa membantumu, dan aku jamin kau akan menjadi 10 kali lebih kuat dari yang sekarang ini” kata Terina yang berusaha menggoda Reiga dengan kekuatan dari garis darah phoenix iblis.


 “Aku mau saja, tetapi apa kau yakin ada saeorang gadis dari klan phoenix yang ingin menikahiku” kata Reiga yang berusaha menolak secara halus.


 “Hohohoho…. Kalau masalah itu kau tidak perlu khawatir, Riana yang ada dibelakangmu itu adalah anaku dan kelihatannya dia setuju menikahimu, lalu kau juga tidak perlu khawatir tentang keterikatan kau cukup menikahinya dan punya anak dengannya setelah itu kau mau menikahi beberapa wanita lagi kami tidak akan mempermasalahkannya” kata Tiana yang melihat kalau putrinya memiliki ketertarikan dengan Reiga.


 “Haaah… kau mengenaiku, aku tidak bisa menolak godaan sebesar ini seorang gadis cantik sebagai istri dan kekuatan dari darah phoenix adalah dua hal yang tidak mungkin aku tolak” kata Reiga yang menerima tawaran pernikahan tersebut.


 “Bagus-bagus kalau begitu besok akan kita mulai upacara pembangkitan darah phoenix milikmu sekaligus menikahkanmu dengan Riana disaat yang sama” kata Tiana yang langsung pergi dengan wajah senyum yang lebar.


Bersambung......


Berikan dukungan anda dengan cara Like, Komen, Giff, dan Vote yah