
Alam atas tempat yang dikatakan surga bagi orang-orang di alam bawah dikatan dari legenda ada beberapa dewa yang naik kealam atas setelah menjadi dewa tingkat raja, mereka naik dan meninggalkan kekuasaan mereka pada anak-anak atau orang kepercayaan mereka bagi para entitas kelas bawah seperti manusia, elf, best, setan, dan raksasa alam atas adalah surga dan banyak petarung kuat dan penyihir legendaris yang ingin pergi kesana. Namun bagi para dewa yang sombong naik kealam atas merupakan sebuah tujuan agar mereka semua bisa membuktikan kemampuan yang mereka punya, para dewa dialam atas dapat dengan mudah melihat kebawah namun jika mereka ingin ikut campur urusan dunia bawah maka mereka harus membayar sejumlah besar GP agar dapat ikut ambil bagian.
Dan lalu sekarang ini ketiga dewa tengah bertarung mati-matian untuk mendapatkan berkah kekuatan dari dewa dialam atas yang mana dapat membantu mereka agar bisa naik kealam atas, namun dalam petarungan yang terjadi “Srraasshh…” Drakula sang dewa bayangan telah terbelah menjadi dua akibat tendangan kuat dari Hill sang dewa raksasa. Dengan skill milik Hill yaitu Earth Conqueror merupakan sebuah skill yang dapat melipat gandakan kekuatan dan juga kecepatan dengan meminjam kekuatan langsung dari pusat bumi, dengan kekuatan tersebut tubuh juga akan diperkuat seperti memakai pelindung yang terbuat dari krisatal tak terlihat begitulah perlindungan dari skill ini.
“Haaahh… dengan ini dia pasti mati” kata Hill yang melihat tubuh Drakula diam tidak bergerak.
“Srraassshh…” namun tiba-tiba disaat Hill telah melepaskan skillnya dia diserang dari belakang oleh dewa pedang hitam, dengan pedang yang telah dilapisi oleh energy hitam dia dapat menggores kulit tubuh Hill dan meninggalkan sebuah bekas luka yang besar di punggung Hill.
“Aaaahhkk….., sialan aku lengah” kata Hill yang terkena efek samping dari energy pedang milik dewa pedang hitam.
“Hmmm… bagaimana apa kau sudah mulai merasakan rasa sakitnya” kata dewa pedang hitam.
“Kau apa yang kau gunakan, ras raksasa tidak mungkin bisa diracuni tetapi kenapa tubuhku melemah seperti ini” tanya Hill yang heran.
Ras raksasa memiliki tubuh dengan fisik kuat, kulit yang sekeras besi dan memiliki kemampuan untu merubah tubuh mereka menjadi besar bahkan dikatakan kalau tubuh raksasa kuno dapat menyamai sebuah gunung dan jejak kakinya dapat membentuk sebuah sungai, lalu selain fisik yang kuat raksasa juga memiliki anti bodi yang sangat kuat sehingga ras raksasa tidak mungkin dapat terkena penyakit ataupun diracuni.
“Hahahaha… siapa bilang kalau itu adalah racun” kata dewa pedang hitam.
“Apa… tidak mungkin,” kata Hill yang lalu menggunakan mata dewa miliknya dan melihat kalau ada sebuah energy asing yang memasuki tubuhnya dan perlahan-lahan menghancurkan tubuhnya dari dalam.
“Apa kau bisa melihatnya sekarang, itu adalah darah hitam yang terbuat dari darah miliki dan dengan energy gelap yang aku punya aku dapat mengendalikan darah tersebut menjadi ribuan pedang kecil sekecil sel darah yang dapat menghancurkan tubuh dari dalam” kata dewa pedang hitam.
“Jadi begitu, selama ini kau rupanya tidak hanya bersembunyi saja tetap juga telah menyiapkan tehnik ini” kata Hill.
Sebelumnya pada saat Hill dan Drakula sedang bertarung dengan sengit dewa pedang hitam melapisi pedangnnya menggunakan darah miliknya yang lalu dia kumpulkan kekuatan, semakin lama dia mengumpukan kekuatan energynya maka semakin padat pula energy hitam yang ada dipedangnya dan lalu disaat Hill lengah dia langsung dengan cepat langsung menyerang Hill yang pertahanannya terbuka.
“Kau terlalu percaya diri dengan pertahanan kulitmu sehingga membuat jadi dapat diserang dengan mudah, karena itulah aku dapat menyerangmu dan kau sampai berlutut kesakitan dibawah, sekarang setelah aku menghabisimu aku akan mendapatkan kekuatan dari dewa Ira dan aku akan membalaskan dendamku pada Damaskus karena telah merendahkanku” kata dewa pedang hitam yang masih menyimpan amarah pada Damaskus ( Bab 103 ).
Dan pada saat dewa pedang hitam mengarahkan pedangnya kearah Hill “Crraasss…” darah dari dewa mulai jatuh dari sebuah tusukan, yang ternyata adalah darah dari dewa pedang hitam dirinya ditusuk dari belakang oleh Drakula yang tubuhnya menyatu kembali.
“Hehehehe…. Kau juga terlalu percaya diri dewa pedang hitam, apa kau pikir aku tidak tahu kalau kau selama ini ingin menusuku dari belakang, asal kau tahu aku ini tidak akan bisa semudah itu terbunuh” kata Drakula.
“Aaaagghhkk… tidak mungkin… tadi jelas-jelas aku merasakan kalau energy kedewaanmu sudah lenyap” kata dewa pedang hitam yang tengah sekarat.
“Heheheehee… memang benar tadi aku sudah mati tetapi aku memiliki sebuah artefak yang telah menyatu didalam diriku, dan artefak itu memiliki kekuatan untuk membangkitkanku dari kematian” kata Drakula.
“Sekarang hanya tinggal dirimu, ada kata terakhir” kata Drakula.
“Hahahahahaa…. Drakula apa kau pikir mengalahkanku dapat membuatmu tak terkalahkan” kata Hill.
“Tentu saja dengan mendapatkan berkah dari Ira kekuatanku akan bertambah dan tidak akan ada siapapun yang bisa mengalahkanku didalam formasiku sendiri” kata Drakula.
Dan disaat Drakula ingin menghabisi Hill tiba-tiba saja kedua dewa itu merinding ketakutan akan sesuatu, “Tuuk… tuuk… tuuk…” sebuah langkah kaki kemudia mendekati mereka berdua baik itu Hill maupun Drakula dapat tahu kalau seseorang yang mendekati mereka adalah mahluk yang sangat berbahaya. Dan lalu dari balik bangunan tersebut munculah Reiga yang telah melahap kekuatan dari ribuan jiwa hitam yang ada dikota Avalon dengan energy dari para jiwa hitan tersebut tubuhnya dipenuhi dengan aura negatif yang sangat kuat sehingga membuat Drakula terdiam membeku melihat kehadirannya.
“Yoo…. Kelihatannya kalian sedang bersenang-senang, keberatan jika aku ikut bergabung” kata Reiga, “Srrriiinggss…” dia lalu mengeluarkan pedang hunia iblis miliknya Great Demon Zepar Red Sword bahkan pedangnya yang sudah kenyang akan darah mengamuk dan mengeluarkan energy iblis yang sangat liar.
“Sialan aku kira aku dapat menahanya dengan para budak darah tetapi dia malah semakin kuat dengan melahap jiwa dari para budak darah miliku, ini tidak bisa dibiarkan aku harus berbuat sesuatu” pikir Drakula yang ketakutan melihat Reiga.
“Swwwuuss…” dengan cepat dan tenang Reiga secara tiba-tiba sudah berdiri tepat didepan Drakula dan dengan pedangnya dia lalu menebas Drakula “Srrrasss…” serangan telak dia lancarkan dia menebas dada Drakula, membuat sebuah luka goresan yang sangat besar.
Melihat dirinya diserang dengna mudah oleh Reiga dengan pedangnya Drakula langsung masuk kedalam dimensi bayangan miliknya untuk berlindung dari serangan Reiga berikutnya, Reiga yang mengetahui kalau Drakula sedang bersembunyi didalam dimensi bayangan langsung memanggil beberapa jiwa hitam yang dia tidak ambil kekuatannya.
“Cari dia dan seret dia keluar” kata Reiga yang memerintahkan para jiwa hitam tersebut.
Jiwa-jiwa hitam itu lalu secara mengejutkan dapat masuk kedalam dimensi buatan Drakula dan dengan kekuatan yang diberikan Reiga pada para jiwa hitam tersebut mereka lalu meledakkan diri mereka sendiri “BOOMMSS… BOOMMSS… BOOMMSS… BOOMMSS… BOOMMSS…” banyak jiwa hitam yang meledak mengakibatkan runtuhnya dimensi tersebut membuat Drakula terpaksa keluar.
“Booommsshh….” Dan pada saat Drakula keluat dari dimensi bayangannya Reiga dengan cepat langsung menendang perut Drakula, dengan kekuatan yang dahsyat dari tendangan Reiga “Booomsshh… Bruuussh… Krrraasss…” membuat Drakula terhempas sampai menghancurkan dan meruntuhkan sebuah bangunan. Drakula yang luka didadanya masih belum sembuh terluka parah dan kesulitan untuk menyembuhkan diri karena serangan Reiga yang sangat liar dan juga setiap tebasan dan pukulannya mengandung energy yin hitam yang mana menggangu kemampuan Drakula untuk regenerasi.
“HEEEII… kau masih belum matikan” tanya Reiga yang membuat Drakula marah.
“DASAR SIALAN….. KUBUH KAU….” Dengan kendalinya pada formasi darah ilahi dia menyerap seluruh darah yang ada pada budak darah diseluruh kota dan membuat dirinya penuh dengan aura darah yang sangat pekat dan kental.
“Bagus….” Kata Reiga dengan senyum diwajahnya, seakan dia menantikan sebuah pertarungan.
Bersambung......
Tetap dukung novel ini dengan cara Like, Komen, Giff, DAN Vote novel ini kalau kalian semua menyukai cerita yanga didalamnya, agar novel ini terus lanjut dan semakin bagus lagi ceritanya, Ok...