
Naga monster darah adalah sesosok mahluk yang diciptakan dari segumpal darah dan daging tuannya yang mana berasal dari planet lain yang jauh dari dunia Erras, dia dan Susano dikirim bersama-sama untuk menakklukan Erras semua itu demi melepaskan segel yang ada diplanet Erras, untuk melepaskan segel tersebut sang naga monster darah harus memenuhi planet Erras dengan kekuatan hukum darah monster itu semua demi kedatangan tuannya untuk bisa datang keplanet Erras. Namun sekarang ini naga monster darah itu sedang kesulitan menghadapi Cronos yang katanya adalah mahluk terkuat diplanet Erras.
“Grrr…. Aku tidak bisa seperti ini terus, aku harus memikirkan cara agar bisa membalas serangannya” pikir naga monster darah tersebut.
“Swwusshh…. Crrasstt…” serangan pedang dari kedua tangan Cronos langsung melukai tubuh dari naga monster darah yang mana sangat keras tersebut, “Krrasstt…” sisik-sisik naga monster darah itu hancur dengan mudahnya dan semua itu dikarenakan penuan dari sang naga monster darah.
“Ayo jangan lari terus, kenapa kau tidak melawanku Kahahaha….” Kata Cronos yang mana sedang bersenang-senang menyerang tubuh naga monster darah tersebut.
“Krraannggsstt…” lalu tiba-tiba saja sebuah retakan dimensi muncul dihadapan naga monster darah tersebut, dia lalu dengan cepat menghindari retakan itu tetapi saat dia melihat kebelakang “Srrrtt…” dia melihat Cronos menjauhi retakan ruang tersebut dan ketika dia terkena energy dari retakan ruan tersebut tubuhnya seakan-akan kehilangan bentuk.
“Apa itu, jangan-jangan itu dia kelemahannya” pikir naga monster darah yang tersenyum karena mengetahui kelemahan dari Cronos.
Disaat naga monster darah yang dari tadi terbang berlari dari Cronos berhenti bergerak Cronos langsung mendapatkan sebuah perasaan tidak enak, dia tidak tahu apa yang sedang direncanakan mahluk naga monster darah itu tetapi satu hal yang pasti Cronos telah siap untuk bertarung sampai mati.
“Ada apa kau tidak berlari lagi, apa kau sudah pasrah menghadapi kematianmu” kata Cronos.
“Hahahhaha…. Aku mati, Hahahhaha… dalam mimpimu saja, kalau aku memang harus mati maka planet ini harus ikut mati bersama diriku” kata naga monster darah itu, “Trrasstt…” dia lalu menusuk dadanya sendiri “Crrasstt…” dan menarik keluar jantungnya dari dadanya.
“Apa itu, kenapa jantung itu memiliki energy yang sangat kuat, dan juga perasaan takut apa ini kenapa tubuhku menggigil ketika merasakan energy dari jantungnya” pikir Cronos yang mana mulai merasakan ketakutan dari energy hukum darah monster milik sang naga monster darah.
“Mari kita mulai pertarungan terakhir kita” kata naga monster darah itu “Krrasstt…” dia lalu mencengkram jantungnya sendiri sampai hancur, dan dari jantungnya yang hancur tersebut butiran-butiran energy yang mana sangat kuat dan kental mulia bermunculan diudara.
Butiran-butiran energy hukum yang kental tersebut lalu mulai merusak seluruh ruang yang ada disekitar tempa mereka berada, ruang dan dimensi yang ada disana mulai hancur perlahan-lahan karena tidak dapat menahan kekuatan dari hukum yang kental tersebut, sementara itu sang naga monster darah itu langsung tersenyum melihat Cronos karena dia telah mengetahui trik dari skill milik Cronos.
“Apa yang kau lakukan…” tanya Cronos tetapi disaat dia melihat kearah naga monster darah “Buusskkk…” dengan cepa sang naga monster darah menyerang menggunakan kakinya untuk menendang perut Cronos.
Cronos yang mana terkena serangan langsung terhempas agak jauh dan mengenai salah sati dari retakan dimensi yang ada, “Trraasssskkk….” Cronos yang terkena retakan dimensi tersebut terluka parah dan seluruh darah yang ada didalam tubuhnya keluar dan sel-sel ditubuhnya rusak karena efek samping dari retakan dimensi, bahkan tubuhnya kaku karena retakan dimensi itu lalu sang naga monster darah yang mana melihat kesempatan itu langsung dengan cepat menyerang menggunakan pedang miliknya. “Srrasstt…” tubuh Cronos langsung terluka parah karena serangan pedang dari naga monster darah itu “Buusskk…” setelah menebasnya naga monster darah itu langsung memberikan serangan pukulan kuat kearah perut Cronos dan membuatnya lemas.
“Hahahahha…. Ada apa, apa cuman ini saja kekuatan yang kau punya” kata naga monster darah tersebut, “Buusskk…” dengan kekuatan kakinya dia menendang wajah Cronos sehingga dia terlempar jauh.
“Sialan karena kerusakan ruang yang ada ditempat ini aku tidak bisa mengendalikan waktu dengan benar” kata Cronos.
“Haaah… apa yang kau maksudkan, aku tidak mengerti jangan lupa kalau tubuhmu akan terus menua dan kau akan segera mati” kata Cronos.
“Hahahaha… aku tidak yakin tentang hal itu” kata naga monster darah tersebut, tiba-tiba saja rambutnya yang memutih kembali menghitam dan struktur tulang miliknya kembali lagi seperti semula.
“Tidak mungkin kalaupun kau menghisap waktu dari para mahluk ciptaanmu itu, kau seharusnya tidak bisa memulihkan diri dan terus menua sampai menjadi abu” kata Cronos yang mana sedang terkejut melihat naga monster darah itu kembali muda seperti sebelumnya.
“Aku tahu kalau kekuatan waktu milikmu ada hubungannya dengan ruang yang ada didunia ini iyakan, kalau kekuatan milikmu itu bukanlah untuk mengendalikan waktu dunia tetapi mengambil alih waktu yang ada didalam area hukum milikmu ini bukan” kata naga monster darah tersebut.
“Cih… sialan bagaimana dia bisa tahu semua tentang ini” pikir Cronos.
“Sebelum aku masuk gunung ini kau telah menyiapkan sebuah area hukum yang mana sangatlah besar sampai bisa menutupi setengah dunia ini, tetapi saat kau menggunakan terlalu banyak kekuatan hukum waktu milikmu itu maka ruang yang kau ciptakan tidak akan tahan lama dan bahkan akan hancur, dan karena itulah aku hanya perlu menutupi diriku sendiri dengan area hukum milikku dan menolak setiap kekuatan hukum milikmu itu” kata naga monster darah, dia telah menutupi dirinya dengan area tipis yang mana sangat tebal dan dengan area hukum tersebut dia menolak setiap kekuatan hukum waktu milik Cronos.
“Terus apa, walaupun kau sudah tahu trikku itu bukan berarti kau bisa menang melawanku” kata Cronos, “Buusshh…” dia dengan cepat menerjang kearah naga monster darah tersebut.
Namun disaat Cronos sudah sangat dekat dengan naga monster darah itu “Ziiinggss…” dengan cepat naga monster darah itu menyebarkan area hukum miliknya, dan memaksa Cronos masuk kedalamnya.
“Uhhhuukkk…” setelah masuk kedalam area hukum milik naga monster darah Cronos langsung merasakan tidak enak diseluruh tubuhnya, bahkan darah didalam tubuhnya sampai dipaksa keluar dari mulutnya.
“Kau benar-benar bodoh yah” kata naga monster darah tersebut, “Trraasstt…” menggunakan ekornya yang tajam dia menusuk dada Cronos yang tidak berdaya itu.
“Kaaaagghh… Sialan…” kata Cronos, disaat naga monster darah itu ingin menghabisi Cronos tiba-tiba.
“Hmmm…. Susano sudah mati, pada akhirnya dia mati juga tetapi dia membuktikan dirinya setia untuk tuan sampai akhir, bagus juga sekarang kau ingin maju melawanku juga” kata naga monster darah tersebut, dia langsung menyadari keberadaan dari Reiga yang mana telah berhasil mengalahkan Susano dan dengan cepat pergi ketempatnya.
“Tidak perlu ditanya lagi, aku disini untuk mencabut nyawamu” kata Reiga yang man mengeluarkan pedang miliknya.
Bersambung…..