I Am The God Of Ghoul

I Am The God Of Ghoul
Bab 33 Hancurkan dari dalam bagian ke 2



Bulu-bulu hitam yang elegant berjatuhan dari langait membuat para penysup itu terkesima akan kecantikan yang ditampilkannya dan ketika bulu itu menyentuh tangan mereka bulu itu berubah menjadi asap hitam kecil lalu meresap kedalam tubuh mereka. Pada awalnya mereka tidak merasakan apapun yang terjadi pada tubuh mereka tetapi setelah beberapa detik keseimbangan mereka menghilang dan mereka jatuh tidak bisa berdiri lagi mereka bingung dan berusaha meminta bantuan orang-orang tetapi setelah setengah menit mereka kehilangan kemampuan berbicara mereka lalu setelah satu menit tubuh mereka tidak bisa digerakkan dan setelah dua menit rasa sakit mulai muncul seakan ratusan jarum menusuk tubuh mereka tidak bisa bergerak ataupun berteriak yang hanya mereka rasakan adalah kesakitan yang hening sehingga setelah satujam tersakiti tepat setelah mental mereka hancur tubuh mereka menghitam kemudian hancur dan lenyap disapu angin seperti abu.


“Aku sebenarnya tidak ingin menggunakan skill ini karena terlalu kejam tetapi ini semua untuk menebus dosa kalian diakhirat sana, aku berharap ketika kalian terlahir lagi agar kalian belajar untuk tidak melakukan tindakkan bodoh” kata Azazel yang kemudian pergi dari tempat itu.


Sementara itu Metatron yang sedang pergi untuk mengirimkan barang untuk Raiya melaju dengan kecepata super cepat. Metatron yang naik keangkasa dan melawati admosfir kemudian menjatuhkan dirinya dengan sebagian sayapnya terbuka dengan sangat cepat dia melesad jauh perjalanan yang awalnya hanya bisa ditempuh selama dua hari jika berjalan dan satu hari jika terbang dapat dia jalani dalam waktu setengah jam.


“Akhirnya kau sudah sampai” kata Raiya yang sedang menunggu Metatron.


“Tuan Raiya, saya kemari mengantarkan barang titipan dari dewa Reiga” kata Metatron sambil menyerahkan sebuah kotak yang cukup besar.


Ketika Raiya membuka kotaknya di dalamnya ada 10 bola daging yang sebesar bola golf dan sebotol cairan hitam.


“Ini dia yang aku butuhkan” kata Raiya.


“Maaf kalau boleh tau untuk apa benda itu” kata Metatron yang bertanya


“Hmmm akan kuberitahu kau yang ada disini adalah benda yang akan membuat kerajaan ini hancur dengan mudah” kata Raiya.


 Raiya yang percaya diri langsung pergi meninggalkan Metatron disana sendiri.


“Udah gitu aja……., mending balik aja aku” kata Metatron.


 “Semua kirimannya sudah sampai bersiap untuk menjalankan rencana” kata Raiya


 Didalam gang kecil itu tempat Raiya berkumpul ada 10 orang ghoul dan best ghoul yang masuk kedalam kelompok Raiya mereka bertugas untuk pengumpulan informasi dan pembunuhan walaupun mereka belum lama dibentuk tetapi skill dan pelatihan estrim yang diberikan Reiga membuat mereka menjadi sebuah kelompok professional dalam waktu singkat.


 Pagi haripun tiba dipagi itu di daerah sekitar kastil telah berkumpul para prajurit yang sedang mempersiapkan keberangkatan mereka.


 “Para prajuritku yang pemberani hari ini telah tiba saatnya bagi kita untuk mangambil kejayaan kerajaan kita dan menghanguskan hutan busuk yang menjadi tempat dari dewa jahat itu” kata raja dari kerajaan Sila.


 “HOOOOOO….HOOOOOO” teriak dari para prajurit yang telah bersiap untuk memulai pembantaian.


 “Hari ini akan kuijinkan kalian melakukan semaunya yang kalin suka, bunuh, bantai, dan rebut semua yang mereka miliki, kita telah memiliki berkah dari dewa ksatria Lancer untuk peperangan ini dan aku jamin kita akan memenangkan perang ini” kata raja kerajaan sila.


 “HOOOOO……BANTAI-BANTAI…..BUNUH-BUNUH…..” teriak semua prajurit yang ada disana.


 Ketika para prajurit disana telah bersemangat untuk maju kemedan perang disaat itu tiba sebuah kabar yang takterduga.


 “Rajaku lapor kita diserang..” kata seorang pembawa pesan.


 “Apa diserang, oleh siapa??” tanya raja kerajaan Sila.


itu mereka tergigit dan langsung mati orang-orang yang mati karena mayat itu juga akan menjadi mayat hidup liar yang menghancurkan semuanya” kata pembawa pesan itu.


“Apa kau bilang mayat hidup tidak salah lagi itu pasti ulah dewa Reiga, aku harus melaporkan ini kepada dewa Lancer” raja itu kemudian meniggalkan pasukannya dan menuju kuil dewa ksatria.


 “Dewaku tuan Lancer ada berita penting yang ingin kusampaikan” kata raja itu sambil berlutut.


 “Hmmm aku sudah tau lewat mata dewaku kelihatannya Reiga memiliki beberapa orang dalam yang mengetahui rencana kita jadi dia memutuskan untuk menyerang kita lebih dulu, segera siapkan pasukan dan serang para mayat itu” kata Lancer yang sedang merawat pedangnya.


 “Baik tuanku saya akan menyuruh beberapa unit pasukan untuk menyerang para mayat itu” kata raja itu yang langsung pergi meninggalkan kuil Lancer.


 Walaupun dia adalah seorang raja tetapi setiap tindakan yang dia ambil harus melalui arahan Lancer dan karena itu kerajaannya menurun dan banyak orang menderitan disana karena dewa Lancer hanya peduli dengan para kesatria dan prajurit sehingga peraturan dan kebijakan yang dia buat semuanya menguntungkan para prajurit.


 “Tuan Raiya beberapa prajurit telah maju untuk menghadapi para boneka mayat, rencana kita berjalan lancar” kata salah satu orang dari kelompok Raiya.


 “Kerja bagus dengan begini kita bisa tau kalau reaksi mereka sesuai prediksi kita” kata Raiya.


 Bola mayat hitam adalah sebuah boneka mayat yang diciptakan oleh Reiga. Boneka mayat itu memang terlihat


seperti bola golf hitam tetapi ketika ditanam dan terkena setetes darah ghoul maka bola itu akan membesar dan mengeluarkan 10 boneka mayat dari satu bola tersebut. Dengan bola itu Raiya dapat dengan mudah menjalankan rencananya dimulai dengan menjatuhkan semangat perang para prajurit disana.


 “Bagus sekarang lanjut ketahap berikutnya pergi” kata Raiya yang memberikan perintah kepada anak buahnya.


 Para anak buah Raiya langsung pergi ketempat gudang persedian para prajurit disana adalah tempat dimana mereka menyimpan makanan dan obat-obatan mereka. Sementara itu para prajurit yang pergi membunuh para boneka mayat menang dengan mudah karena para boneka mayat itu lambat sehingga mereka dapat menyelesaikannya dengan cepat.


 “Terlalu mudah” kata salah satu prajurit itu.


 “Ok semua mayat ini sudah kita kalahkan sekarang ayo kembali kedalam istana lalu makan besar” kata seseorang yang memimpin para prajurit disana.


 Setelah mengalahkan para boneka mayat mereka dengan santainya pergi dari tempat itu dan sama sekali tidak mengkwatirkan penduduk yang terkena musibah disana. Raiya yang melihat hal itu langsung membawa dua rekannya untuk membantu penduduk disana setelah para prajurit itu pergi dia berusaha mengambil hati para warga dengan membantu mereka dan bahkan membagikan makanan pada para warga. Sementara itu para prajurit itu tiba di dalam kastil dan mereka pun langsung kelumbu untuk mengambil beberapa makanan.


 “Wahai prajuritku hari ini kita tunda dulu rencana penaklukannya nanti begitu pagi tiba kita akan beramai-ramai menyerbu hutan agung, hari ini mari kita berpesta” kata raja kerejaan Sila.


 Mereka berpesta minum dan makan sesuka hati karena mereka percaya diri kalau mereka akan memenangkan peperangan esok hari tetapi mereka semua tidak menyadari akan hadiah dari dewa Reiga yang akan mereka terima besok.


Bersambung..........


tolong berikan like dan komennya agar penulis semakin semangat dan ceritanya semakin bagus


dan juga berikan votenya kalau kalian menyukai cerita di novel ini ya...