
Wajahnya yang menakutkan memberikan orang-orang yang melihatnya sebuah tekanan kuat aura kuat miliknya membuat orang-orang tunduk pada dirinya, dia adalah sesosok bayi iblis yang baru terlahir didunia Erras namun dirinya sudah dapat membunuh kedua orang tuanya sendiri, alasan dia membunuh orang tuanya cuman satu dia tidak sudi untuk patuh dengan perkataan mereka. Lalu pada saat dia berusia remaja dia telah menjadi seorang dewa tingkat tinggi dan ditakuti oleh banyak orang, namun kesombongannya itu berakhir cuman sementara pada suatu ketika dia menemukan sebuah retakan dimensi yang mana membawa dirinya kecelah dimensi yang memisahkan alam atas dan alam bawah, didalam celah dimensi tersebut dia bertemu dengan mahluk aneh yang mana berbentuk naga tampa kepala dan dengan ribuan mata dileher panjangnya.
Mahluk aneh tersebut membuka mulutnya yang mana ada diujung lehernya, sekali mulutnya terbuka dia memuncul ratusan gigi dan dengan tarikan nafasnya dia menarik bocah iblis itu masuk kedalam mulutnya, dengan sekuat tenaga bocah iblis tersebut berusaha melarikan diri dari mahluk tersebut karena dia tahu kalau dirinya tidak mungkin dapat mengalahkan mahluk aneh tersebut. Namun semakin dirinya melawan semakin dia tertarik masuk kedalam mulut mahluk aneh tersebut, “Krraauusstt….” Lalu dengan sekali lahap mahluk itu memakan iblis itu dan didalam mulut mahluk aneh tersebut sang iblis kecil tersebut untuk pertama kalinya memohon-mohon pada sang mahluk aneh itu untuk membebaskan dirinya.
Mendengar iblis kecil itu memohon-mohon pada dirinya membuat mahluk itu berpikir untuk kedua kalinya, dan lalu mahluk itu membuka mulutnya dan memuntahkan iblis kecil itu setelah keluar dari mulut mahluk tersebut sang iblis kecil lalu berlutut dan berterimakasih pada sang mahluk karena telah membebaskan dirinya. Namun sang mahluk aneh itu membebaskannya bukan karena kasihan tetapi karena memiliki sebuah tujuan tertentu, mahluk itu lalu memberikan sebuah kekuatan hukum yang sama sekali tidak pernah ada diplanet Erras dan setelah menerima kekuatan hukum tersebut sang iblis kecil lalu menjadi semakin kuat dirinya langsung naik ketingkat dewa raja, melihat kalau iblis kecil tersebut telah beradaptasi dengan kekuatan pemberiannya mahluk aneh itu lalu mengeluarkan iblis kecil itu dari celah dimensi dan kembali kealam atas.
Selama dialam atas sang iblis kecil telah tumbuh dewasa dan menjadi dewa raja terkuat, dirinya memimpin para pengikutnya dengan tirani dan ketakutan lalu membentuk sebuah kelompok 7 dewa iblis penguasa dosa dialam atas tersebut, dan dirinya sekarang ini dikenal sebagai dewa iblis penguasa kesombongan Arogan. Dan sekarang ini untuk pertama kalinya sang dewa iblis kesombongan menggunakan hukum unik yang mana telah diberikan oleh mahluk aneh tersebut, sekarang ini dia memiliki 4 kekuatan hukum : hukum iblis, hukum kegelapan, hukum kutukan dan hukum darah monster.
Hukum darah monster adalah sebuah hukum yang sama sekali tidak ada dalam data milik sistem, hukum ini dapat memakan darah dan jiwa orang-orang yang mana sudah terpengaruh oleh kekuatan hukumnya dan melahap orang-orang tersebut untuk mengubahnya menjadi kekuatan, dan lagi pengguna dari kekuatan hukum tersebut dapat memiliki kemampuan utnuk mempunyai beberapa nyawa tambahan.
“Boomssshh… Trraanggss… Krraasstt… Boomsshh…” keduanya saling berhadapan dan saling serang satu sama lainnya, walaupun mereka berdua saling serang satu sama lain tetapi Susano sedikit kesulitan menghadapi tebasan-tebasan pedang milik Arogan yang mana dapat memotong dimensi, “Crraasstt… Crraasstt… Crraasstt…” setiap tebasan-tebasan itu membuat luka-luka ditubuh Susano yang mana sangat sulit untuk disembuhkan. Kekuatan hukum kutukan milik Arogan telah meningkat tajam karena telah beresonansi dengan hukum darah monster yang diapunya, dan dengan kekuatan hukum kutukannya itu dia membuat luka-luka ditubuh Susano sulit untuk disembuhkan.
“Ada apa Susano, kau kelihatannya sedang kesulitan apa cuman ini saja kemampuanmu” kata Arogan yang mana menambah kekuatan dan kecepatan tebasan pedang miliknya.
“Kesulitan, Khahahahaa….. aku baru mulai pemanasan” kata Susano, yang mana mengaptifkan hukum alam miliknya dan menumbuhkan rerumputan disekitar area dekat Arogan.
Rerumputan tersebut mulai menyerap energy milik Arogan dan menambahkan kekuatan milik Susano menjadi dua kali lipat lebih kuat.
“Hmmm… jadi begitu dia menggunakan rumput ini untuk membatasi gerakanku” kata Arogan, dia melihat kakinya yang menginjak rerumputan ditahan oleh beberapa energy lembut yang mana menyatu dan bagaikan tangan menahan kaki dan tubuhnya.
“Kau sudan terlambat untuk menyadarinya” kata Susano.
“Buuggg… Trraaanggkkss…. Trraaanggkkss…. Buugg…” dalam hitungan detik keadaan langsung berbalik, Susano yang mana menggunakan hukum alam miliknya berhasil memukul tubuh Arogan beberapa kali “Srrraaahh… Srrraaahh…” sementar itu Arogan yang gerakannya dibatasi mulai merasa kesulitan untuk meyerang Susano, itu semua disebabkan karena gerakannya dibatasi jadi dia sulit untuk membuat kuda-kuda yang sesuai. “Buuggsskk… Buuggsskk… Buuggsskk…” serangan Susano semakin cepat dan semakin menggila, dia melepaskan susunan pukulan kuat yang mana memberikan kerusakan yang fatal pada tubuh Arogan.
“Hahahahah…. Sudah berakhir” kata Susano, dengan kakinya yang telah dipenuhi oleh energy yang kuat dirinya berencana mematahkan leher Arongan.
Namun sebelum serangan dari Susano sampai pada tubuh Arongan, “BOOOMMMHHSS….” Sebuah ledakan energy yang besar mulai muncul keluar dari tubuh Arogan, ledakan energy tersebut menghancurkan rerumputan yang diciptakan Susano menggunakan hukum alam yang dia punya.
“Ini apakah ini ruang miliknya, rasanya sangat aneh seperti seluruh koneksiku milikku dengan dunia luar telah terputus sepenuhnya” pikir Susano yang kesulitan mengambil energy alam.
“Percuma saja semua yang kau lakukan sia-sia, karena kita sekarang ini sudah tidak berada didunia Erras” kata Arogan, dirinya yang mana duduk diatas singga sana yang mana terbuat dari tengkorak emas kemerahan, dan sebuah tempat yang mana dilapisi oleh lingkaran sihir kegelapan dan kutukan tersebar disana.
“Apa maksudmu…??” kata Susano.
“Berbeda dengan yang lainnya, ruang milikku membawa dan menangkap setiap musuh-musuhku didalam dimensi ciptaan milikku, jadi tidak ada yang dapat membantumu ataupun kau tidak akan bisa mengeluarkan seluruh kekutanmu ditempat ini” Kata Arogan.
“Meminta bantua katamu, untuk apa aku dapat dengan mudah mengalahkan dirimu walaupun kekuatanku harus terpotong setengahnya” kata Susano.
“Sombong sekali kau, mari kita lihat apa kau masih bisa sombong atau tidak sekarang” kata Arogan, dia memusatkan energy hukum miliknya di pedang katana miliknya lalu dengan konsentrasi yang kuat dirinya membuat energy hukumnya menjadi sangat tajam.
“Srrrraaaanggssss….” Dan dengan sebuah ayunan vertikal yang kuat Arogan menyerang Susano, melihat serangan tersebut Susano memilih untuk menghindarinya karena dia tahu akan sangat berbahaya jika terkena tebasan pedangnya itu.
“Sialan energy miliknya kuat sekali” kata Susano, setelah dia selesai menghindari serangan dari Arogan dirinya dikejutkan karena Arogan menghilang dari singga sana miliknya.
“Aku disini” kata Arogan yang mana dengan cepat muncul dibelakan Susano, dan dengan satu tebasan kuat “Srrrraaasss…. Booommsshh….” Dia menyerang Susano dengan kuatnya.
“Haaahh…. Haaah…. Haaah….” Susano yang memilik reflek yang sangat cepat dapat menghindari luka fatal namun dia harus mengiklaskan tangan kirinya terpotong oleh tebasan barusan “Tiiik… Tiiik… Tiiik…” darah mulai menetes keluar dari tangan kirinya yang terpotong dan dengan kekuatan ototnya “Krrraagg….” Susano dapat menghentikan pedarahan miliknya.
“Hahahaahaha… berapa lama kau bisa menghindar, Susano menyerahlah maka akan kuberikan kau kematian yang tidak menyakitkan” kata Arogan.
“Meyerah… Cih dalam mimpimu” kata Susano yang mana kembali menyiapkan kuda-kuda bertarung miliknya.
Bersambung……