I Am The God Of Ghoul

I Am The God Of Ghoul
Bab 181 Rangking ke 4 yang tertidur



Ratusan tahun lalu pada saat Oroci mengamuk dewi phoenix lalu mengambil alih dan berperang melawannya membuat dirinya tertidur untuk menyembuhkan lukanya, namun pada saat itu ada seseorang yang tidak suka saat Oroci tertidur dan orang tersebut adalah sang dewa peperangan Ares pada waktu itu dia adalah dewa raja terkuat yang berada di rangking ke 4 bersama saudaranya yaitu Arogan sang dewa iblis kesombongan dia menciptakan kekacauan dimana-mana. Dan yang paling parah adalah disaat Ares menjumpai Oroci yang tertidur dan meminta darah miliknya, setelah bernegosiasi dengan Oroci pada akhirnya Ares mendapatakan darah mahluk mistik tingkat dewa dan dengan darah tersebut dia menciptakan ras baru yaitu adalah ras naga.


 Dengan menaiki satu-satunya naga kegelapan yang dia ciptakan Ares memimpin para ras naga dan membuka jalur dimensi ke alam bawah, namun rencananya itu dihalangi oleh seorang dewa yang sangat kuat dia adalah Susano sang dewa bumi peringkat 12 dari 100 dewa raja terkuat pada waktu itu. Susano yang memiliki kemampuan hukum bumi agung dapat memberikan sebagian kecil kekuatannya untuk seseorang dewa dan dewa tersebut adalah Damasku sang dewa pedang dengan kekuatan itu dia membantai para ras naga yang turun dialam atas, melihat para bawahannya dibantai karena kekuatan milik Susano dengan amarah yang meluap-luap Ares langsung menyerang dengan kekuatan penuh.


 Mereka bertarung satu sama lain mengadu kekuatan hukum yang mereka punya, dan walaupun Ares yang telah dibantu oleh naga hitam tunggangannya namun Ares tetap tidak bisa mengalahkan Susano yang rangkingnya lebih rendah dari dirinya, darah berkualaran dari tubuh mereka berdua keduanya kelelahan karena pertarungan panjang sementara tanah menjadi mati karena tercemar oleh darah mereka berdua. Namun di detik-detik terakhir pada saat Ares mulai ingin menghabisi Susano dengan tombaknya dia mengarahkan tombak miliknya kearah jantung Susano, namun di detik-detik tersebut Susano mengguncang bumi dan membuat dunia bergetar dan getaran tersebut membuat serangan Ares meleset sedikit dari arah jantungnya, melihat kesempatan tersebut Susano memegang tombak milik Ares dan menggunakan tinjunya untuk menjebol dada Ares.


 Serangan tersebut sangat kuat sampai dapat menjebol tubuh Ares dan langsung menghilangkan nyawanya, melihat tuannya yang meninggal naga kegelapan langsung mundur melarikan diri kealam bawah sementara Susano mengambil tempat milik Ares dan menjadi dewa raja terkuat rangking ke 4. Namun disaat yang sama Arogan yang melihat saudaranya tewas cuman menatap Susano dari jauh dan pergi meninggalkan dirinya, dan disaat yang bersamaan pula Susano memutuskan untuk menyembunyikan dirinya dari dunia luar kerena luka yang dia alami membuat dia harus tertidur dan tidak terlihat lagi selama ratusan tahun.


 Dan kembali kemasa sekarang di kota F dimana terlihat tiga orang dewa sedang berpesta atas kemengan mereka, dan juga merayakan kenaikan Zero yang mana sudah memasuki dewa raja terkuat kasta teratas.


 “Khahahaha…. Ayo semuanya berpesta kita merayakan kenaikan dari sihebat Zero ini” kata Zero yang membanggakan dirinya sendiri.


 “Hahahaha…. benar kita rayakan kelahiran Zero sang dewa nyampah yang ngambil peringkat ke 10 tampa harus berusaha” kata dewa batu api.


 “Benar-benar sekali itu, Hahahahha…. Dewa main belakang Hahahahah…..” kata dewa besi hitam.


 “Sialan kalian dua orang tua, tidak bisakah kalian sedikit baik padaku” kata Zero dengan wajahnya yang langsung jelek setelah mendengar perkataan kedua dewa tersebut.


 “Tapi ini serius siapa yang membantu kita itu, aku tidak yakin kalau dia adalah mahluk mistik, apa dia adalah dewa yang dapat bertranformasi” kata dewa batu api yang dapat menebak kemampuan Reiga.


 “Hmm… aku rasa kau ada benarnya juga, walaupun kau bilang untuk tidak bertanya tapi aku juga penasaran” kata dewa besi hitam.


 Disaat Zero telah berhasil mengalahkan Frey dengan kecepatan suara Reiga langsung melesat pergi dan dengan cepat juga menghubungi Diana untuk bergerak kekota sayap langit, namun sebelum peperangan berlangsung Reiga telah menyuruh Grimm untuk menyusup masuk kedalam kota sayap langit tepatnya kekediaman Frey yang mana merupakan sebuah kastil putih besar. Didalam kastil tersebut Grimm tampa terditeksi oleh siapapun mengelilingi seluruh kastil tersebut, dan dia juga dengan cepat menjumpai ruangan harta milik Frey.


 “Haaah…. Tetapi walaupun kita menang aku tidak percaya kita tidak mendapatkan apapun dari kemenangan ini” kata dewa batu api.


 “Oi oi oi… apa-apaan katamu itu jangan lupa dengan senjata cahaya milik Frey yang mana merupakan artefak tingkat bencana, dan juga armor pelindungnya yang berada di tahap penguasa, bahkan seluruh bawahannya menggunakan perlengkapan artefak tingkat legenda” kata Zero yang melihat dewa batu api dengan wajah curiga.


 “Iyah benar itu…. Jangan bilang kalau kau mau mengambil semua keuntungan dari artefak-artefak itu” kata dewa besi hitam yang melihat dewa batu api dengan tatapan sinis.


 “Ok-ok-ok… aku tidak jadi menempa ulang semua artefak itu, Haaah… sayang sekali padahal ada bahan percobaan bagus” kata dewa batu api yang kelihatan kecewa.


 “Hmm…. Kalau kau kecewa seperti itu bagaimana kalau aku memberikan kau beberapa artefak tingkat raja untuk kau jadikan percobaan” kata Reiga yang mana tiba-tiba saja muncul disebelah mereka, dia duduk seakan-akan sudah santai berada disana.


“Uwaaaah…. Kau-kau sejak kapan ada disini” kata dewa batu api yang mana terkejut melihat Reiga duduk disebelahnya.


 “Kahahaha…. Dari kata-katamu barusan aku sekarang ini dapat menebak siapa yang membantuk kita, dan juga kau adalah orang yang mengambil alih wilayah milik Frey apa aku benar” kata dewa besi hitam.


 “Hooo… kau dapat menebaknya dengan tepat, yah lebih tepatnya aku cuman kebetulah saja melihat kalian berperang, dan kebetulan sekali aku memiliki dendam padanya, dan kebetulan sekali muridku ada didekat wilayahnya” kata Reiga dengan pandanga matanya yang tajam.


 “Haaah… sialan jadi semua ini kau yang merencanakannya” kata dewa batu api.


 “Hmmm.. aku tidak mengerti apa yang kau katakan, aku tadikan bilang itu cuman kebetulan saja” kata Reiga.


 “Cihh…. Udah cukup jadi aku ingin mau tanyak, mau apa kau disini aku yakin kau pasti sudah senang sekarang


karena mendapatkan banyak harta dari wilayah Frey kan” kata Zero.


 “Hahaha… benar aku mendapatkan harta yang sangat banyak disana, bahkan aku sangat kesulitan menghitung harta yang ada” kata Reiga.


 “Hmmm… dasar sombong….” Kata Zero.


 “Kalau mau bicara tentang harta jangan disini, nanti bisa-bisa aku menjadi perampok untuk mencuri hartamu” kata dewa batu api.


“Hahahahhaha…. Kau bisa mencobanya paling-paling kau akan mati terbakar nantinya” kata Reiga dengan senyum lebar diwajahnya.


 “Yah tidak jadi kalau begitu” kata dewa batu api.


 “Baik-baik kalau begitu aku akan membahas alasan aku datang kemari, kalian bertiga apa mau bergabung didalam aliansi denganku” kata Reiga yang menawarkan aliansi pada ketiga dewa tersebut.


 “Menarik kau langsung menawarkan sesuatu pasti ada alasannyakan” kata Zero.


 “Yah bisa dibilang ini adalah informasi yang aku dapatkan, kalau para dewa iblis penguasa dosa berencana untuk memonopoli 10 peringkat teratas dan incara mereka adalah rangking ke 4 dewa bumi Susano dan rangking ke 5 dewi langit Aeria” kata Reiga yang mana memberitahukan tentang informasinya yang dia dapatkan.


Bersambung......


Berikan dukungan kalian semua dengan cara Like, Komen, Giff, dan Vote, yah ok.....