
Grizz yang telah mengalahkan Barbatos telah tergelatak pingsan ditengah hutan dan disaat itu dia ditemukan oleh pasukan satans yang dipimpin Azazel lalu dia bersama dengan anak buahnya membawa Grizz ketempat yang lebih aman. Sementara itu Undie bersama pasukannya sedang melawan beberapa orang yang telah dirasuki tubuhnya dia berusaha untuk tidak membunuh mereka karena pada dasarnya mereka adalah pengikutnya untung saja dia telah dibantu oleh Lucy dan Nabila yang membawa banyak pasukan ras ghoul yang memiliki kecepatan regenerasi super dengan itu mereka dapat mudah mengamankan mereka yang telah dirasuki.
Sementara itu Reiga yang sedang berhadapan dengan Zepar akhirnya mengeluarkan seluruh kekuatannya yang telah naik akibat berevolusi menjadi dewa tingkat atas. Aura kegelapan yang bercampur dengan aura kekacauan bewarna hitam dan petir gelap bercampur menjadi satu membentuk aura yang seperti awan hujan mengamuk dengan petir didalamnya yang menakuti seluruh mahluk hidup.
“Aura yang sangat menakutkan, dari dekat sini aku bisa merasakan aku seperti hewan buas yang sedang berhadapan dengan langit yang sedang mengamuk” pikir Zepar yang melihat kekuatan dari Reiga.
“Mari kita mulai..” kata Reiga.
Reiga lalu maju menyerang kearah Zepar dia melancarkan serangan tusukan, tiga tusukan dilancarkan dalam kurun waktu kurang dari 1 detik tetapi serangan tersebut ditangkis Zepar menggunakan kedua pendang ditangannya. Zepar lalu menggunakan tehniknya membagi tubuhnya menjadi lima orang dan mereka mulai menyerang Reiga dari lima arah.
“Haaah.. mau sebanyak apapun serangga tetaplah serangga” kata Reiga.
Zepar melancarkan serangan dengan cepat dari lima arah tetapi Reiga langsung melompat keatas dan menusuk kelima Zepar itu dengan tusukkan penghancur secara bergiliran “Boooommssh… Boooommssh… Boooommssh… Boooommssh… Boooommssh…” tetapi ketika kelima Zepar telah tertusuk dan hancur yang asli tidak terlihat.
“Pedang darah iblis, tehnik pertama : kilat merah, cahaya tak terlihat” Zepar lalu menyerang Reiga dari belakang.
Dia berhasil meniru tehnik Reiga yang dulu pernah Reiga gunakan saat pertandingan ulang melawan Zepar. Dengan menutupi auranya dia menghilangkan wujudnya dan menggunakan bayangannya sebagai pengecohan untuk mengalihkan pandangan Reiga serangan pedang yang cepat “Sraaaaaasshh…..” berhasil mengenai punggung Reiga yang sedikit lengah.
“Sialan aku lengah” pikir Reiga yang lalu melompat menjauh dari Zepar.
“Hahahahaha…. Bagaimana rasanya tebasan pedangku” kata Zepar.
“Rasanya geli seperti digigit nyamuk” kata Reiga yang mengorbankan 20 boneka mayat untuk menyembuhkan lukanya.
Reiga yang telah terluka akibat keangkuhannya yang membuat dia lengah langsung serius dan langsung maju menyerang kearah Zepar. Dengan cepat dia melancarkan tebasa menggunakan tombaknya “Traaaaanggssshh…” dan dengan handalnya Zepar menahan serangan itu tetapi saat Zepar berusaha dengan kuat menghadang serangan dari Reiga dia langsung berlari kearah sampi Zepar dengan cepatnya.
Yang sebenarnya Reiga incar bukanlah Zepar tetapi Amon yang telah tergeletak kaku akibat telah dipotongnya seluruh saraf motoricnya oleh Reiga. Dengan tangannya dia mencekik tenggorokkan Zepar.
“Skill Soul Harvest” lalu dia menyerap jiwa yang dimiliki oleh Amon.
Dan dalam hitungan detik kekuatan Reiga meningkat dua kali lipat dan juga dia mendapatkan kekuatan skill api milik Amon. Melihat peningkatan kekuatan Reiga langsung membuat Zepar khawatir akan nasibnya jika dia kalah nanti yang membuat dia sedikit ragu dan memikirkan untuk lari jika tidak ada kesempatan menang lalu ketika Zepar sedang lengah Reiga dengan cepat mendekat kearahnya.
“Pedang kematian, tehnik pertama : salju dimusim semi” Reiga dengan cepat menebas Zepar.
Tebasan dari Reiga yang sangat cepat dan Zepar yang lengah tadi membuat serangan tadi sangat telak mengenai tubuh Zepar “SRRRAAAAASSSSHH…..” tebasan itu memberikan luka tebasan yang sangat besar ditubuh Zepar membuat dia kehilangan banyak darah.
Tetapi Zepar yang merupakan seorang iblis agung yang bersepesialis dalam perang mampu menahan luka besar tersebut dan berusaha melawan balik Reiga.
“Pedang darah iblis, tenik ketiga : air mata darah” Zepar memusatkan auranya dalam satu titik.
Kedua serangan tersebut beradu “Boooommmnngg…” dan mengeluarkan suara yang sangat nyaring “Kraaatakkss…” tetapi tombak yang dibuat oleh Reiga walaupun sudah diperkuat menggunakan banya jiwa tetap bukan tandingan dari pedang yang dimiliki Zepar yang merupakan artefak kelas legenda.
“Senjatamu kelihatannya tidak akan bisa bertahan lagi, kenapa kau tidak menyerah saja haaah….” Kata Zepar yang berusaha berunding dengan Reiga.
“Kau mencoba berunding denganku, tetapi nada bicaramu benar-benar sangat sombong, membuatku kesal” kata Reiga.
Tidak peduli dengan retakan ditombaknya Reiga dengan liarnya menyerang Zepar beberapa kali “Traaaanggssss….. Traaaanggssss….. Traaaanggssss…..” tebasan demi tebasan dan “Troooonnggsss…. Troooonnggsss…. Troooonnggsss….” tusukan demi tusukan dia terus menyerang Zepar yang membuat Zepar tidak bisa berkutik dan hanya bisa beratahan tampa bisa membalas serangan dari Reiga.
“Ada apa.., kau bilang tadi apa..??, siapa yang menyerah Haaah..” kata Reiga yang terus melancarkan serangan pada Zepar.
“Sialan.., jika begini terus aku akan kalah” pikir Zepar.
Zepar yang terus menerima serangan itu lalu ‘Sraaaaaaskkkkgghh…” dengan sengaja menebas lantai untuk membuat debu asap yang menutupi pandangan Reiga. Lalu Zepar dengan cepat bergerak mundur dia lalu memasang kuda-kuda akan melancarkan tehnik pedangnya.
“Pedang darah iblis tehnik….” Lalu sebelum Zepar bisa melancarkan serangan tehnik pedangnya.
“Pedang kematian, tehnik keempat : tebasan cahaya hitam” dengan cepar Reiga maju menerjang Zepar.
“SRRRAAAAAAAAAASSSSSSHHHHH………” Zepar yang terkena tebasan itu terbelah menjadi dua bagian.
Tebasan dari Reiga tadi sangatlah cepat dan dia juga menggunakan auranya untuk menajamkan dan memanjangkan tebasan tombaknya sehingga ketika Zepar yang sedang bersiap menyerang dapat diserang balik dengan cepat olehnya dan dengan aura nya dia dengan mudah memotong pinggang Zepar sampai dia terbelah menjadi dua bagian.
“Aaaakkggghh…” Zepar yang tidak sadar karena saking cepatnya tebasan Reiga baru menyadari kalau tubuhnya telah terpotong setelah dia melihat bagian bawah tubuhnya sudah tidak ada lagi.
“Kraaaaattttaakkksssh…kraaanngggsss” tombak Reiga lalu hancur karena sudah mencapai batasnya bersamaan dengan hancurnya tombaknya para jiwa yang terkurung disana pergi bebas. Reiga yang telah hancur senjatanya mengabil kedua pedang Zepar lalu “Craaattsss… Craaattsss…” dia menusuk kepala Zepar dengan kedua pedang itu.
“Skill Soul Harvest” Reiga lalu mengambil jiwa milik Zepar.
Lalu dengan kedua pedang, tubuh, dan jiwa yang dimiliki Zepar dia memulai menempa senjata dengan bahan-bahan dari tubuh Zepar. Dengan energy yang kuatnya Reiga menggunakan lebih dari setengah kekuatan yang diapunya.
“Ping… Ping… Ping… Ping…, selamat pada Reiga telah menghentikan jalur kehancuran mendapatkan 1.500.000 GP, Ping… Ping…, menciptakan senjata dengan tehnik yang gila mendapatan pedang hunian iblis artefak kelas ilahi : Great Demon Zepar Red Sword” kata sistem yang muncul dikepala Reiga.
“Bagus ini bisa mengganti pedangku yang hancur dulu, sekarang mari kita urus jiwa-jiwa liar dan para monster-monster jelek itu” kata Reiga yang melompat kemedan perang.
Bersambung.........
Berikan dukungan kalian semua dengan cara like, komen, giff, dan vote novel ini jika kalian menyukai cerita yang ada didalamnya agar penulis semakin semangat dan ceritanya semakin menarik, OK..