I Am The God Of Ghoul

I Am The God Of Ghoul
Bab 123 Tamu tak diundang



Setelah selesai mengurus dewi kebejatan Reiga kemudian memanggil Azazel, dan Nabila serta beberapa ratus orang pekerja untuk melanjutkan konstruksi di dua wilayah yang dia taklukan, dan untuk Lucy sendiri dengan kepemimpinan dan parasnya dia dengan cepat mengambil seluruh hati penduduk dan mejadikan mereka semua sebagai pengikutnya. 200 orang yang ada dikota itu lalu menjadi pengikut setianya selama satu bulan itu Lucy membimbing para pengikutnya di dua wilayah untuk menyembah dirinya dan Reiga, dia juga mengajarkan mereka yang memiliki keyakinan kuat padanya tehnik bela diri jari agung miliknya sementara itu Reiga sama sekali tidak membantu Lucy sama sekali dan hanya melihat dirinya melakukan semua pekerjaan yang ada.


 Setelah lebih dari dua bulan Azazel dan Nabila beserta seratus pekerja datang dari laut lepas, mereka dengan cepat langsung bekerja membangun bangunan-bangunan penting seperti menara pengawas dan gedung pengobatan. Sementara itu ketika Azazel dan Nabila telah mendarat dibenua tersebut mereka langsung dengan cepat menjumpai Reiga.


 “Hormat tuan Reiga…” kata Azazel yang berlutut didepannya.


 Sementara itu Nabila yang sudah diberikan perintah untuk tidak berlutut tidak mengatakan apapun saat bertemu dengan Reiga, dirinya hanya diam disana dengan wajah masam yang terlihat sangat jelas.


 “Hmmm… Azazel… itu kenapa???” tanya Reiga yang menggunakan telepati pada Azazel.


 “Yahh… bagaimana mengatakannya saat nona Nabila tahu kalau nona Lucy telah mengalami keaikan dan menjadi seorang dewi, sejak itulah di atas kapal dia selalu berwajah masam bahkan setiap monster laut yang dia jumpai dia siksa dulu sebelum membunuhnya” jawab Azazel lewat telepati.


 “Aaaah… aku lupa kalau mereka ini punya hubungan unik” pikir Reiga.


 Reiga lalu mendekati Nabila dan menepuk kepalanya.


 “Jangan pikirkan, kalau kau tertinggal yang perlu kau lakukan hanyalah mengejarnya, jika kau tidak ingin kalah maka kau harus berusaha dengan seleruh kekuatan yang kau punya” kata Reiga yang berusaha memberikan nasehat pada Nabila.


“Ok…. Aku mengerti…” kata Nabila.


 Reiga yang melihat wajah Nabila kembali semangat lagi merasa senang karena dia bisa melihat senyum cantiknya, Nabila lalu mendekati wajah Reiga dan “Muuaah…” dia lalu mencium pipi Reiga dan berlari dengan wajah yang merah.


 “Aku akan berjuang…” kata Nabila sambil pergi dari sana.


 “Wow… aku tidak menyangka hal itu, dia ternyata belajar serangan tersembunyi semacam itu juga” pikir Reiga yang memegang pipinya.


 Sementara itu Azazel yang melihat kejadian itu berusaha menutupi wajahnya dengan sayap dipunggungnya.


 “Hmmm… tuan tenang saja aku tidak melihat apapun” kata Azazel yang berpura-pura tidak melihat apapun.


 Sementara itu Nabila berlari kearah Lucy yang sedang membimbing para pengikutnya berlatih tehnik beladirinya, dan dengan cepat Nabila dengan mengeraskan tangannya menjadi sekuat berlian melancarkan pukulan kearah wajah Lucy “Boommsshh…” namun Lucy yang telah menjadi dewi menghentikan serangan tinju Nabila dengan sebelah tangan saja.


 “Lama tidak bertemu ya…, kelihatannya aku sudah cukup jauh meninggalkan mu” kata Lucy dengan senyum sombong diwajahnya.


 “Cih… jangan sombong kau…. hanya masalah waktu… aku bisa mengejarmu” kata Nabila.


 “Oooh… ok akan kutunggu…” kata Lucy.


 Sementara itu Reiga yang melihat semuanya dari jauh hanya diam dan sama sekali tidak mengerti apa yang kedua gadis cantik itu katakan.


 “Wanita memang mahluk paling misterius di dunia ini” kata Reiga sambil kebingungan dengan hubungan Lucy dan Nabila.


 Setelah beberapa hari menangani pembangunan Reiga memutuskan untuk menaklukan dua dewa lagi yang tersisa yaitu dewa api hitam yang berada ditingkat menengah dan dewa tulang putih yang berada ditingkat bawah, keduanya tidak seperti dewi kebejatan yang merupakan dewi spesialis dalam kutukan dan jiwa keduanya merupakan dewa-dewa kelas petarung yang memiliki pengalaman hidup ratusan tahun.


 “Ini bisa jadi kesempatan untuk mendapatkan dewa baru disisiku” pikir Reiga sambil memikirkan Azazel dan Nabila, dia berencana untuk membuat mereka naik ketingkat setengah dewa dengan cara membunuh dewa yang telah dia lemahkan.


 Namun pada saat Reiga sedang merencanakan penyerangan dari langit muncul ratusan utusan ras Serapf yang mana dengan armor putih mereka dan sayapnya yang mendominasi membuat takut banyak penduduk ras demon.


 “Lalat-lalat ini berani juga datang kewilayahku…” kata Reiga sambil memberikan aura dominasi yang membuat para Serapf kesulitan untuk terbang diatas langit.


 “Dewa Reiga tolong tenangkan dirimu, aku perwakilan dari seluruh ras Serapf serta putra angkat dari dewi cahaya datang kesini dengan tujuan damai” kata dewa yang mengatur para Serapf dialam bawah dewa sayap putih.


 Dewa sayap putih adalah dewa tingkat atas yang mana dikatan kalau dirinya datang dari surga dikirim oleh dewi cahaya Frey, dengan kedua belas sayapnya yang besar dan tubuhnya dengan tinggi 3  meter dia memimpin para


serapf dengan dedikasi dan menanamkan kehormatan pada klan serapf. Kedatangannya yang mana untuk berdiskusi dengan Reiga yang merupakan salah satu dari dewa fraksi hitam terkuat merupakan sesuatu yang sangat aneh bagi pengikutnya, karena bagi para serapf mereka yang bukan sesama ras dianggap sebagai mahluk rendahan sementara mereka yang berpihak pada kegelapan adalah mahluk kotor yang hina bagi mereka.


 Dewa sayap putih lalu turun dari langit bersama ratusan serapf dengan amor putih dan senjata pedang yang mereka punya, ketika dewa sayap putih turun Reiga melihat dirinya dengan tatapan tajam dia terlihat seperti petarung yang cukup kuat yang dapat membuat Reiga bertarung dengan serius jika dia tidak punya pedang putih yang dia ambil dari Damaskus.


 “Katakan kau mau apa” kata Reiga yang memperlihatkan dirinya.


 Ketika melihat rupa Reiga para prajurit serapf langsung ketakutan karena energy gelap yang mengitari dirinya, sementara itu walaupun bisa menahan intimidasi dari energy Reiga tetapi terlihat dengan jelas kalau dewa sayap putih sedikit gemetaran berhadapan secara langsung dengan Reiga.


 “Eheemm, aku membawa pesan dari dewi cahaya dia mengatakan kalau dia menyukai tindakanmu menghapus para dewa fraksi hitam yang tercela tersebut, dan dia juga menawarkan kesempatan untukmu menerima pecahan kekuatan cahayanya dan mengganti fraksimu menjadi fraksi dewa putih” kata dewa sayap putih yang berusaha menawarkan kekuatan dari dewi cahaya.


 “Kekuatan… fraksi putih… Ha… hahahaha…. dewi itu kelihatannya salah sangka akan sesuatu” kata Reiga yang tertawa mendengar perkataan dewa sayap putih.


 “Maaf tapi bisa katakan apa maksud perkataanmu tadi??” tanya dewa sayap putih yang penasaran.


 “Akan kukatakan dengan jelas kalau begitu, aku sama sekali tidak tertarik untuk berada dibawah siapapun dan juga aku membenci rasmu yang munafik, kalian dikendalikan namun kalian tidak peduli bahkan rela membuang anak dan keluarga kalian atas perintahnya, dibandingkan dewa fraksi hitam yang secara jujur melakukan kejahatan kalian dewa-dewi fraksi putih yang menindas dan mengatasnamakan semuanya sebagai keadilan adalah sampah dimataku” kata Reiga yang mencela dewi Frey.


 "Dasar sialan…. Mati kau” dewa sayap putih yang termakan emosi karena ucapan Reiga langsung dengan cepat mengarahkan pedannya kearah Reiga.


 “Kena kau” kata Reiga yang melihat serangan dewa sayap putih.


 “Aktifkan formasi pengekang dewa-dewi” dengan cepat sebelum serangan dewa sayap putih berhasil mengenai Reiga, menggunakan formasi diwilayahnya Lucy dengan mudahnya menahan gerakan dewa sayap putih.


 “Aaagghhkkk… sialan lepaskan aku…..” kata dewa sayap putih yang kesakitan akibat pengekang wilayah milik Lucy.


 Formasi pengekang dewa/dewi adalah sebuah formasi yang hanya bisa dibeli menggunakan GP di dalam kitab semesta ( Akasic Record ), formasi ini mengeluarkan sumber tali cahaya kalau dia fraksi putih yang akan menyegel setiap skill lawan, sumber tali abu-abu jika dia fraksi abu-abu yang akan melemahkan musuh, dan sumber tali kegelapan yang akan memberikan serangan energy gelap setiap detiknya bahkan dapat membuat musuh mati jika tidak dapat lepas dari pengekangnya.


 “Sialan… lepaskan dewa kami” kata para perajurit serapf.


 Namun jalan mereka dihalangi oleh 12 Satans yang dulunya adalah serapf yang dijual karena kecocokan mereka terhadap element kegelapan, mereka ber 12 langsung menunjukkan sayap hitam mereka yang bersebelahan denga sayap kelelawar besar yang membuat takut para prajurit serapf. Mereka bingung karena tidak mengetahui mahluk apa yang mereka lawan namun saat seorang prajurit dari klan serapf dengan gagah berani mencoba menyerang Metatron yang tercepat dari semua satans, dengan cepat “Srraass… crraass…” Metatron menghindari serangannya bahkan dengan kasar mencabut kedau sayapnya.


 “Kalian mahluk-mahluk kotor sialan… beraninya kalian melakukan itu kepada ras serapf klan suci.. dewi cahaya pasti akan menghukum mati kalian semua” kata seorang dari klan serapf.


 “Boommss… Buurrnn…” tidak suka dengan perkataan orang tersebut Azazel dengan santainya melemparkan api hitam kewajahnya, dan membakar dirinya sampai tubuhnya hangus menjadi abu.


 “Kalian terlalu banyak ngomong, aku jadi malas menyiksa kalian lebih baik langsung bunuh saja” kata Azazel.


 Mendengar sinyal dari ketuanya Azazel langsung ke 11 satans bersama Azazel mengaptifkan formasi yang mana mereka mengepung ratusan prajurit serapf tersebut, dan dengan skill polute wings milik mereka membuat sebuah kepungan yang mana mengurung para prajurit serapf tersebut. Didalam kepungan itu semua yang hidup akan tercemari dan mati menjadi abu bersama kegelapan.


 “Sialan ini kurungan kegelapan, semuanya ikuti aku kita lindungi diri kita dengan berkat sang dewi” kata salah seorang yang berusaha memimpin para prajurit serapf.


 Dengan kekuatan element cahaya yang kuat para serapf itu lalu membuat pelindung dengan mengalirkan energy element cahaya kesayap mereka, energy tersebut menciptakan kepompong raksasa yang melindungi mereka semua.


 “SANG DEWI BERSAMA KITA, DAN KITA AKAN ADA DISISINYA” kata semua prajurit serapf itu secara bersamaan.


 “Oooh.. pelindung dengan element yang berlawanankah lumayan, tetapi kalau kalian tidak mati ditangan kami maka kalian akan menyesal loh, karena disini kami punya seorang nona yang sangat suka memakan jiwa-jiwa mahluk munafik seperti kalian” kata Azazel.


 Dan diluar kepungan gelap tersebut telah menunggu Nabila dengan mata Abyssnya yang sudah bersiap untuk melahap semua jiwa-jiwa prajurit serapf itu.


 “Kalian… akan jadi nutrisiku… agar aku bisa mengejar wanita itu… dan bisa ada disisi tuan Reiga” kata Nabila yang ingin memakan jiwa mereka semua.


Bersambung......


Berikan dukungan kalian semua dengan cara Like, Komen, Giff, dan Vote yah, kalau kalian semua menyukai cerita ini, Ok....