
Para pelahap darah yang mana sedang bersenang-senang dengan memakan para demon dibenua iblis agung tidak menyadari kalau mereka telah diawasi, para dewa dari fraksi Reiga yang mana sudah mendengarkan akan kedatangan Reiga kealam bawah langsung menyiapkan diri mereka untuk menahan serangan-serangan dari para pelahap darah. Diatas langit sedang mengawasi dari jauh sesosok dewa dengan memakai kulit beruang sebagai mantel dan topeng miliknya, dia sedang melihat kekejaman dari para mahluk pelahap darah yang mana memakan semua mahluk hidup dibenua itu.
“Mereka kejam sekali seperti yang dikatakan, sepertinya aku harus melihat lebih jauh lagi” kata Grizz yang mana sedang mengintai para mahluk pelahap darah tersebut.
Dia dulunya adalah dewa tingkat menengah yang mana berhasil naik tingkat saat dirinya bersama dengan Reiga, namun ketika Reiga pergi dari alam bawah disaat itulah dia naik ketingkat dewa kelas atas dan mendapatkan julukan dewa mahluk buas penguasa gunung. Dan sekarang ini dengan kekuatan asli miliknya yaitu insting dewa hewan dia memberanikan diri untuk melihat secara langsung pergerakan dari pelahap-pelahap darah yang ada dibenua iblis tersebut.
“Hei… kau sedang apa disini” kata pelahap darah yang memiliki bentuk manusia, dia tiba-tiba saja sudah ada dibelakang Grizz.
“Sejak kapan…!!” pikir Grizz yang terkejut melihat pelahap darah berbentuk manusia tersebut terbang dibelakang dirinya.
“Buussshhhtt….” Dengan tinju kuatnya Grizz berusaha untuk memukul mundur pelahap darah tersebut tetepi, “Taaaassskk…” dia menahan tinju dari Grizz hanya dengan sebelah tangan miliknya.
“Hehhehe…. Kuat juga, aku bisa merasakan tulang-tulangku bergetar akibat serangan tinjumu” kata pelahap darah berbentuk manusia tersebut.
“Siapa kau, kau kelihatannya tidak terlihat seperti mahluk-mahluk aneh dibawah itu” kata Grizz yang mencoba untuk mengorek informasi dari pelahap darah tersebut.
“Hehehehe…. maaf sekali tetapi aku sama sekali tidak memiliki nama, namun kau bisa memanggilku sebagai raja pelahap darah, atas perintah penciptaku aku diperintahkan untuk memimpin para mahluk pelahap darah yang lainnya untuk bisa melahap seluruh mahluk hidup yang ada disini” kata pelahap darah tersebut yang mengaku dirinya sebagai raja perlahap darah.
“Begitu rupanya, dengan kata lain kalau aku membunuhmu disini maka para pelahap darah yang lainnya akan kehilangan pimpinan mereka dan mereka semua bisa mati bukan” kata Grizz.
“Maaf kalau aku memberikanmu harapan palsu, tetapi kami para pelahap darah memiliki insiting untuk melahap apapun yang ada disekitar kami, bahkan tampa harus dipimpin oleh siapapun peranku hanyalah untuk bisa membuat mereka semakin teratur saja” kata raja pelahap darah itu.
“Yah tapi tidak ada salahnya untuk mencoba bukan” kata Grizz, dia lalu sedang menyiapkan kuda-kuda miliknya.
“Hehehehe… ini baru menarik, majulah” kata raja pelahap darah, dia sama sekali tidak mempersiapkan kuda-kuda miliknya dan sengaja memperlihatkan titik lemah ditubunya.
“Sombong….” Kata Grizz, “Busshhh…. Buuggkk….” Dengan satu langkah kaki yang cepat Grizz dengan tepat mendaratkan satu pukulan telak diperut raja pelahap darah tersebut.
“Kaaaahh… kahahaha…. Lumayan juga” kata raja pelahap darah tersebut, dengan mulutnya yang mengeluarkan darah dia terdorong mundur beberapa langkah dari Grizz, walaupun begitu pukulan kuat dari Grizz sama sekali tidak memberikannya luka fatal malahan bekas pukulan tersebut sembuh dalam sekejap mata.
“Kemampuan regenerasi miliknya lebih cepat dari pada milik para ras ghoul, untuk bisa mengalahkannya aku harus memberikan serangan fatal yang cukup kuat, namun itu akan sulit karena dia sudah melihat level kekuatanku dan akan mulai serius sekarang” pikir Grizz yang melihat aura kuat di tubuh raja pelahap darah.
Dengan cepat raja pelahap darah langsung menghilang dari hadapan Grizz dan “Buusshh…” dia melancarkan serangan dari belakang Grizz namun menggunakan insting kuat yang dia punya Grizz dapat menghindari serangan dari raja pelahap darah tersebut, raja pelahap darah yang melihat serangan dapat dihindari semakin menggila “Buusshh… Boommssh… Boommssh… Boommssh…” dia melancarkan serangan bertubi-tubi kearah Grizz. Melihat serangan kuat dari raja pelahap darah Grizz hanya bisa menghindari serangan kuat itu, karena jika kena sekali saja dari serangan tersebut maka akan berakhir sudah semuanya.
“Skill Beast Roar” Grizz lalu mengaptifkan skill dan dia mengumpulkan energy dipusat perutnya dan mengeluarkannya lewat pita suara miliknya.
“GRRR…..ROOAAAARRR….” suara auman kuat dari Grizz membuat tubuh raja pelahap darah bergetar dan tidak bisa bergerak, bahkan beberapa tubuhnya langsung terluka dan tercabik-cabik akibat serangan skill dari Grizz.
“Cih skill Half Transfor” Grizz yang mana melihat kecepatan penyembuhan luka ditubuh raja pelahap darah langsung dengan cepat memperkuat tubuhnya, dia menggunakan skill miliknya untuk bertransformasi menjadi manusia setengah beruang dengan wajah beruang dan otot-otot ditubuhnya.
Dan menggunakan cakar miliknya Grizz langsung dengan cepat mengincar jantung milik raja pelahap darah, “Crrraassstt….” Darah lalu keluar dan sebuah serangan menembus tubuh dirinya.
“Kaaaah…. Kau sialan, tidak kusangka kau memiliki kemampuan semacam ini” kata Grizz, tubuhnya tertembus oleh sebuah ekor yang mana muncul dari dalam tubuh raja pelahap darah, ekor tersebut dengan kuatnya menembus tubuh dari Grizz.
“Hehehehe… kau suka, aku mempelajari ini dari seorang wanita yang mengalahkanku, tidak kusangka kekuatannya sekuat ini” kata raja pelahap darah, dan dengan tangannya raja pelahap darah ingin melahap Grizz yang sudah tidak beradaya lagi.
“Buussshhtt… Booomsshh…” lalu sebuah batu raksasa muncul entah dari mana dan menghantam raja pelahap darah tersebut.
“Hmmm… apa-apaan itu tadi” kata raja pelahap darah tersebut, dia lalu melihat kebawah dan disana terlihat sesosok beruang raksasa yang mana menggenggam batu raksasa dan melemparkannya kearah raja pelahap darah tersebut.
“Hooo…. Seekor beruangkah, mahluk mistik dengan energy selemah itu berani juga dia datang kemari” kata raja pelahap darah tersebut.
“Jangan ganggu dia, kalau kau berani ayo lawan aku” kata Grizz yang berusaha untuk melindungi beruang temannya tersebut.
“Hehehehehe…. Begitu rupanya, dia adalah rekan dari milikmu, bagus juga” kata raja pelahap darah tersebut, dan dengan mengeluarkan aura miliknya dia memerintahkan para pelahap darah yang lainnya untuk menyerang beruang peliharaan Grizz.
“Krriieekk… Krriieekk… Krriieekk… Roaaarr” para pelahap darah tersebut yang mana mengkuti perintah raja mereka langsung beramai-ramai untuk menyerang beruang milik Grizz.
“TIDAK HENTIKAN…” kata Grizz yang mana melihat beruang miliknya diserang oleh ratusan pelahap darah yang buas dan rakus tersebut.
“Roaaarr…” namun beruang tersebut tidak menyerah dan terus melawan, “Crraasstt… Trraasstt…” beruang itu bersusah payah untuk menyerang para pelahap darah yang datang dari berbagai arah, walaupun begitu para pelahap darah yang mana jumlahnya sangat banyak tersebut mulai kelelahan dan mati terbunuh ditempat tersebut.
“Kehehehehehhe…. Ada apa kau menangis, kenapa kau harus menangis itu hanyalah seekor hewan peliharaan saja tidak usah terlalu sedih” kata raja pelahap darah tersebut, dirinya menikmati penderitaan dari wajah Grizz.
“Kubunuh kau” kata Grizz dan secara tiba-tiba sebuah energy besar mulai berkumpul didalam tubuh Grizz energy tersebut lalu mengubah dirinya, “Crraasst…” dan ekor milik raja pelahap darah yang mana mengikat tubuh Grizz langsung hancur begitu saja.
“Energy apa ini, kekuatan yang sangat luar biasa sekarang ini dia sudah setara dengan dewa tingkatan raja” kata raja pelahap darah tersebut.
“ROOOAAARRR…..” Grizz lalu berubah bentuk dan menjadi sesosok beruang raksasa yang mana memiliki ketinggian 50 meter, dan dibelakang tubuhnya terdapat gunung hitam pekat yang memancarkan aura kematian yang luar biasa.
Bersambung…..