I Am The God Of Ghoul

I Am The God Of Ghoul
Bab 46 Mulainya perang besar perebutan benua



Para prajurit dari kedua sisi saling berkerumun membentuk formasi sirip ikan yang diman mereka berbaris perkelompok. Prajurit dari negeri Terian maju mendekati wilayah kerajaan Matahari hitam sementara prajurit dari pihak kerajaan Matahari hitam menunggu mereka diposisi dekat dengan benteng mereka pertahanan kokoh yang telah diperkuat dengan diagram sihir agar tidak bisa mudah hancur dan dapat memperbaiki diri benteng sendiri.


 “Jraaak…jraaak…jraaak…jraaak” para prajurit dari kubu negeri Terian datang kesana langkah kaki mereka menggetarkan bumi dan suaranya langkah kaki mereka menakuti semua binatang yang ada disekitar mereka.


 Sementara itu pasukan dari kerajaan Matahari hitam sudah menunggu pasuka Terian dengan formasi pertahanan yang dimana kelompok pertama para petarung jarak dekat ada didepan dan pasukan kelompok kedua regu jarak jauh berada 20 langkah dibelakang mereka sementara itu kelompok special sedang menunggu tersembunyi.


 “Trooooong….” Suara terompet pertanda perang akan dimulai sudah ditiup langsung dari kubu negeri Terian.


 “Mereka benar-benar tidak sabaran, baru sampai sudah meniup terompet mulai perang” kata Reiga yang mengamati dari belakang bersama para dewa bawahannya.


 Para dewa tidak langsung ikut campur dalam perang tersebut mereka mengamati situasi terlebih dahulu yang dimana ketika pasukan mereka sedang berada dalam masalah maka mereka akan maju dengan cara itu mereka dapat menaikkan iman dari pengikut mereka sekaligus menyimpan energy mereka. Para dewa tidak bisa bertarung lama-lama jauh dari kuil mereka karena itu Reiga sebelumnya sering merasuki pengikutnya untuk bertarung dengan dewa yang lain karena dia ingin menyimpan energynya. Dewa yang kehabisan energy akan dipaksa tertidur didalam kuil mereka untuk beberapa jam baru setelah itu mereka bisa kembali bergerak bebas.


 “Sudah mulai, perang yang akan menentukan pemilik benua ini, dia atau kitalah yang akan menguasai benua ini” kata Justin.


 “Baiklah jendral perang perintahkan pasukan untuk maju, habisi para musuh” kata Guila yang menyuruh jendral perang lewat telepati yang dimana dialah pemimpin pasukan mereka.


 “Baik tuan Guila, SEMUA PASUKAN DENGARKAN PERINTAHKU DAN MAJU” teriak jendral itu.


 “Haaah… jadi mereka maju lebih duluya tapi saying sekali jumlah kalian harus dikurangi dulu agar adil, otoritas tanah hitam diaktifkan maju boneka mayat tingkat menengah pasukan armor hitam ( boneka mayat yang diciptakan secara sederhana tetapi telah diperkuat tulang dan ototnya sekaligus diberikan armor sihir tinggat rendah yang mana kekuatan mereka setara 100 oran prajurit biasa dan jumlah yang dipanggil Reiga adalah 500 boneka mayat )” Reiga memanggil para boneka mayatnya mereka berbentuk kesatria yang lesu dan seram menggunakan armor hitam dengan tubuh yang membusuk dan rusak.


 Prajurit dari sisi negeri Terian kehilangan semangat juang mereka karena ketakutan oleh bentuk dari pasukan armor hitam yang dipanggil Reiga. Ketika kedua pasukan itu saling bertemu dengan sekali tebasan dari pasukan armor hitam Reiga mampu memotong prajurit dari kubu negeri Terian mereka satu persatu terpotong seperti mentega.


 “Aaaah.. LARI LARI MEREKA MONSTER” teriak para prajurit yang ketakutan melihat rekan-rekan mereka mati terbunuh dengan mudah.


 “Ini gawat kita harus memerintahkan mereka untuk menggunakan diagram sihir panah cahaya sebelum seluruh pasukan kita terbantai” kata Foria yang sedih melihat pengikutnya mati terbunuh.


 “Justin aku juga setuju dengan Foria jika begini terus kita bisakalah diawal perang” kata Guila.


 “Baiklah kalau begitu regu ahli sihir aktifkan diagram sihir panah cahaya dan lalu tembakkan ketapelnya” kata Jutin yang memberikan perintah lewat telepati.


 Para ahli sihir langsung mengabtifkan diagram sihirnya panah cahaya yang. Sebuah lingkaran putih raksasa yang didalamnya ada gambar bintang segi delapan lingkaran cahaya itu kemudian mengumpulkan element cahay disekitar dan mulai membentuk panah putih. Satu persatu panah tersebut terbentuk sehingga mencapai jumlah jutaan anak panah.


 “Hooo bagus-bagus mereka terpancing” kata Reiga.


 Sementara itu para prajurit negeri Terian mulai bersemangat melihat diagram sihir telah diaktifkan mereka merasa akan menang dengan diagram sihir tersebut.


“Skill Crazy Docter : boneka mayat pasukan armor hitam bersatu” para pasukan armor hitam itu mulai berkerumun mendengarkan perintah dari Reiga.


 Mereka berkerumun menjadi lima kelompok lalu tubuh dan darah mereka melebur dan menyatu satu samalain membentu sebuah tangan kiri yang mana memiliki besar 5 meter dan kulitnya dilapisi oleh bagian-bagian dari armor hitam.


 Keduanya saling bertabrakan baik itu boneka mayat milik Reiga ataupun diagram sihir panah cahaya bertabrakan dan meledak. Cahaya yang muncul akibat ledakan itu sangat menyilaukan sehingga menyilaukan penglihatan dari kedua kubu pasukan. Ketika cahaya itu redup hal yang mengejutkan terjadi diagram sihir dari negeri Terian hancur dan 3 dari 5 boneka mayat tangan itu hancur akibat dari serangan diagram itu.


 “Hmmm... sialan padahal aku sudah keluar banyak untuk armor itu, walaupun armor itu kualitasnya rendah tetapi itu tetaplah armor yang terbuat dari raja hitam yang dibawa Lucy” kata Reiga.


 “Yah mau bagaimana lagi kualitas armor itu sudah turun sejak kau mencampurkannya dengan bahan yang harga murah” kata Dewa tombak yang berdiri dibelakan Reiga.


 “Aaah aku tidak bisa melawan kata-kata itu” kata Reiga.


 “Jadi haruskah aku bergerak sekarang, kelihatannya ini adalah kesempatan yang bagus untuk menghancurkan unit special mereka denga tim pembunuh” kata dewi pembunuh yang mengeluarkan pisaunya.


 “Jangan dulu pertama kita harus pastikan sesuatu” kata Reiga sambil mengarahkan kedua boneka mayat tangan hitam diatas langit untuk turun dan menyerang pasukan Terian yang masih terkejut.


 Kedua tangan hitam itu langsung turun dengan cepat membuat para pasukan dari kubu Terian ketakutan dan berlarian kesana kemari lalu tiba-tiba. Sebuah cahaya menembus salah satu tangan itu dan langsung menghancurkannya sementara tangan yang satunya terbelah tetapi tetap jatu ketanah yang membuat pasukan kubu Terian luka berat.


 “Cih.. tidak berhasil ya” kata Guila yang tadi menebas tangan hitam dari jarak jauh.


 “Tidak apa-apa, Foria sembuhkan pasukan kita” kata Justin yang barusan melemparkan tombaknya menyebabkan sebuah kilatan cahaya yang menghacurkan tangan hitam itu dalam satu gerakan.


 “Skill area kesembuhan” Foria mengaptifkan skillnya yang menyembukan sebagian besar luka para prajurit tetapi tidak bisa menghidupkan kembali pasukan yang mati.


 “Sudak waktunya, Rial perintahkan pasukan kita untuk maju” kata Reiga yang menyuruh Rial lewat telepati.


 Rial dipilih oleh Reiga sebagai pemimpin pasukan perang karena dialah yang paling bisa diandalkan oleh Reiga saat ini yang mana tidak adanya Lucy dan sementara Rael ada di unit jarak jauh tidak bisa memimpin pasukan. Rial yang menaiki kuda bewarna hitam yang disebelahnya ada Nabila sedang menaiki berung raksasa berwarna putih telah bersiap untuk menyerang kapan saja.


 “ATAS PERINTAH DEWA REIGA, MAJUU SERANGG” teriak Rial.


 Nabila yang sudah tidak tahan untuk bertarung maju lebih dulu memimpin pasukan dari depan sementara itu pasukan dari kubu Terian juga tidak tinggal diam mereka juga maju menyerang walaupun formasi mereka telah berantakan. Sementara untuk kubu Matahari hitam mereka denga cepat mengganti formasi mereka menjadi sayap merak dimana pasukan jarak dekat berpencar menjadi dua kelompok dan memberi celah ditengah. Dan disaat celah telah terbuka lebar para pasukan jarak jauh kemudian melancarkan serangan yang langsung mengenai para pasukan kubu Terian yang formasinya sudah hancur sementara itu Nabila yang tidak ikut dalam formasi pasukan langsung maju menyerang pasukan tersebut dari depan menggunakan skillnya mata Abyss yang langsung melahap banyak jiwa dari para pasukan Terian yang menatap matanya.


“HAHAHA…. Nikmat sekali…jiwa kalian” kata Nabila dengan wajah seram.


Bersambung........


tolong berikan komen dan like kalian ya agar penulis semakin semangat dan ceritanya semakin menarik lagi


dan berikan vote kalian jika menyukai cerita di novel ini OK.............