
Jiwa dan tubuh terhubung oleh sebuah benang tebal yang dikenal dengan energy kehidupan atau umur, jangka hidup setiap entitas dapat dilihat melalui benang tersebut berapalama mereka akan hidup tergantung pada seberapa kuat energy kehidupan yang mereka punya. Sementara para dewa dapat memanipulasi benang kehidupan mereka jadi jika mereka mati maka mereka dapat membentuk tubuh mereka asalkan jiwa mereka masih utuh dan dengan benang energy kehidupan mereka menyatukan jiwa mereka dengan tubuh mereka yang baru, dan Reiga adalah salah satu dari sedikit dewa yang dapat melihat energy kehidupan tersebut dan dengan menggunakan energy iblis yang terdapat dalam pedangnya dia dapat dengan mudah memotong benang energy kehidupan tersebut hal itulah yang membuat Drakula lepas dari tubuhnya sendiri.
Dan sekarang ini Reiga yang telah berhasil membunuh Drakula bahkan menghapus eksitensinya dari dunia dan juga mengambil alih formasi darah ilahi yang dia punya, sekarang ini dihadapkan dengan mata kebencian dari seorang dewa dari alam atas Ira sang dewa kemurkaan yang melihat Reiga mengganggu pertarungan antara Hill dengan Drakula merasa kesal karena Reiga mengganggu kesenangannya. Namun disatu sisi Ira melihat kemampuan Reiga merasa kalau Reiga pantas untuk diberikan kekuatannya dan ingin merencanakan sesuatu.
“Ping…ping… dewa kemurkaan Ira sedang melihat anda… Ira mengucapkan selamat karena telah mengalahkan semua musuh…. Ira menawarkan anda berkah kekuatan yang dia punya kepada anda” kata sistem.
“Ira salah satu dari 7 dewa iblis, yang aku tahu dia adalah dewa yang ada di zaman kuno, dia dan keenam dewa iblis lainnya menciptakan 72 iblis agung untuk menguasai dunia bawah dan karena perbuatan mereka para iblis agung menciptakan kekacauan dan membuat dunia hampir jatuh kedalam kekacauan, dan sekarang ini salah satu dari mereka sedang menawarkan hadiah bagiku, Haaaah…. Candaan yang sangat tidak lucu” pikir Reiga yang mengingat watak dari dewa iblis.
“Ping….ping…. Ira bertanya sekali lagi…. Untuk menerima berkah dari dirinya…” kata sistem.
“Haaaah.... Berkah…. Darimu….. gak butuh….” Kata Reiga yang melihat keatas langit.
Dan lalu langit berubah menjadi merah menyala seakan matahari menjadi dua, di siang hari itu semua orang melihat kalau sebuah matahari jatuh dari langit.
“Ping….ping….ping…. dewa kemurkaan Ira sedang marah…. Menggunakan GP untuk membukan celah kedunia bawah” kata sistem.
Dan lalu sebuah bola api yang memiliki diameter 15 meter muncul diatas langit yang panasnya membuat orang orang pingsan dan burung-burung mati terbakar karena terlalu dekat dengan bola api tersebut.
“Woi…. Bukannya kau sudah cukup melihat, tidak mau bertindak bagaimanapun tempat ini adalah kuilmu” kata Reiga.
Dan lalu ruang diangkasa tiba-tiba terbelah dan didalam ruangan itu Damaskus keluar dengan pedang putihnya.
“Tehnik pedang penguasa dunia, tehnik keempat : dua tusukan hancurkan hukum alam” Damaskus lalu menusuk dua kali bola api tersebut.
“Boommss… boommss…” tusukannya sangat cepat bahkan lebih cepat dari kecepatan suara, dan dengan kedua tusukan yang cepat tersebut dalam sekejap bola api yang didatangkan oleh Ira lenyap seperti api lilin yang ditiup.
“Ping…ping… Ira marah dengan kedatangan Damaskus… ping…ping Ira mengancam Damaskus jika dia datang
kealam atas maka akan langsung dibunuh oleh Ira… karena marah Ira memutuskan untuk berhenti melihat..” kata sistem.
“Hmm… sepertinya para dewa dari alam atas tidak bisa lama-lama untuk ikut ampur dengan alam bawah, jika bukan karena itu tidak mungkin Ira yang terkenal akan emosinya yang takterkendalikan menyerah begitu saja dengan perlakuan Damaskus tadi” pikir Reiga.
“Kau sudah tahu bahwa dari tadi aku disini” kata Damasku yang melihat Reiga dengan mata tajam.
“Tentu saja aku juga dapat merasakan sebuah perasaan samar-samar dari energy pedangmu yang unik itu” kata Reiga yang melihat pedang milik Damaskus.
Hill yang lukanya sudah pulih langsung berdiri disamping Reiga dia melihat Damaskus yang diatas langit dengan tatapan penuh emosi, wajahnya mengatakan kalau dia ingin mendengar penjelasan dari Damaskus.
“Hill…, tidak perlu melihatku seperti itu aku tahu apa yang ingin kau katakan” kata Damaskus.
“Kalau kau tahu maka jelaskan sekarang, sebelum aku kesana dan mematahkan lehermu” kata Damaskus.
“Lima puluh tahun yang lalu aku menemukan sebuah gagang pedang yang mana mata pedangnya sudah rusak patah dan rusak, disana banyak orang yang menganggap benda itu sebagai benda sakral dan menyembahnya” kata Damaskus.
“Hmm… apa mungkin pedang itu memiliki hubungan dengan pecahan pedang yang aku punya” pikir Reiga.
“Gagang pedang itu disembah oleh entitas manusia liar yang bahkan bahasa mereka sangat berbeda, mereka bahkan memangsa manusia lainnya untuk bertahan hidup namun yang paling mengejutkanku adalah bahwa gagang pedang tersebut mengumpulkan iman dari para penduduk itu selama ratusan tahun namun gagang pedang itu sama sekali tidak melahirkan jiwa dewa sama sekali malah gagang pedang itu mengubah imam/kepercayaan menjadi suatu energy yang lain, energy itu sangat berbeda dari element didunia ini bahkan lebih unik dari energy iblis” kata Damaskus.
“Kau terlalu banyak bicara” kata Hill yang kesabarannya sudah habis “BOOMSSHH..” dia lalu dengan cepat melompat kearah Damaskus.
“Srraasshh…. Crraaass…” namun bukannya berhasil mendaratkan serangan pada Damaskus malah tinju tangan kanan Hill yang malah berhasil dipotong olehnya, Reiga yang melihat hal itu langsung mengetahui kalau pedang yang dipegang oleh Damaskus benar-benar memiliki energy yang sama dengan pecahan pedang yang dia terima dari Agnus ( Bab 69 ).
“Aaaanggkkk…” teriak Hill yang lalu mundur dengan cepat.
“Kau tidak apa-apa??” tanya Reiga.
“Yah… aku baik-baik saja, tetapi pedang apa itu aku merasakan rasa sakit pada saat tertebas oleh pedang itu” kata Hill yang memegang tangan kanannya yang terpotong.
Hill adalah dewa petarung klan raksasa sepanjang hidupnya dalam petarungan dia sudah ribuan kali ditusuk, ditebas dan dipukul sehingga membaut dirinya terbiasa dengan rasa sakit itu, dan sekarang ini tebasan dari dewa pedang telah berhasil membuat Hill merasakan rasa sakit yang telah lama dia lupakan.
“Hmmm…. Berhati-hatilah dari yang kulihat tangan kananmu itu sudah terinfeksi oleh energy dari pedang itu” kata Reiga.
“Sialan….” Kata Hill yang menyadari kalau darah tidak berhenti dari tangan
Energy asing dari pedang Damaskus sudah menginfeksi luka Hill yang membuatnya tidak bisa menghentikan pendarahan dari tangannya yang terpotong, energy itu seperti bakteri yang mana memundurkan energy didalam tubuh.
“Jika terkena sekali tebasan dari pedang itu bisa gawat juga, seperti pecahan waktu itu luka kecil saja butuh ratusan mayat aku korbankan untuk menyembuhkannya, cuman dengan jumlah baru bisa mengalahkan” pikir Reiga.
Reiga lalu memanggil ratusan boneka mayat miliknya dan dengan membayar beberapa juta GP dia melipat gandakan jumlah dari boneka mayat miliknya menjadi ratusan juta boneka mayat.
“Skill Crazy Docter + Energy yin hitam : Gabungkan dan perkuat” Reiga lalu menggabung ratusan juta boneka mayat itu menjadi 100 pedang raksasa yang terbentuk dari tulang dan darah.
Dengan ratusan pedang itu Damaskus lalu menyiapkan kuda-kudanya.
“Lumayan juga, dengan ini aku bisa mencoba kekuatan dari pedang ini” kata Damaskus.
“Jadi begitu aku rasa aku mulai mengerti kenapa kau mengadakan turnamen ini bahkan sampai membiarkan Drakula mengacau di wilayahmu, semuanya demi pedang itu bukan lebih tepatnya untuk menempa pedang itu” kata Reiga.
“Kau juga adalah seorang dewa yang memiliki kemampuan luar biasa dalam menempa artefak dengan cara yang gila, jadi seharusnya kau tahu kalau kekuatan dari artefak ditentukan dari cara menempa dan bahan apa yang digunakan” kata Damaskus.
“Apa maksudmu…?” tanya Hill.
“Yang diamaksud adalah dia menggunakan turnamen ini untuk mengumpulkan emosi dari para petarung baik itu keinginan, ketakutan, kesedihan, putusasa, dan bahkan keserakahan semuanya dia kumpulkan untuk menempa pedang itu, apa aku benar Damaskus” kata Reiga yang sudah menyiapkan 100 pedangnya yang terbuat dari ratusan juta boneka mayat miliknya.
Bersambung........
Dukung terus novel ini agar bisa tetap update dan semakin bagus cerita yang ada didalamnya, dengan cara berikan Like, Komen, Giff, dan Vote jika kalian menyukai ceritanya, Ok....