
Setelah bertemu dengan Dagan yang merupakan seorang dari ras naga Ceriur dan Desir langsung lari dengan cepat kedalam hutan mereka berlari sekuat tenaga sebelum matahari naik dan mereka kehilangan kekuatan mereka. Dan ketika pagi tiba mereka langsung membuat tempat berlindung dan beristirahat disana untuk menghindari kejaran dari pasukan Agnus dan juga hewan buas yang ada disana.
“Sialan…, aku tidak menyangka ada mahluk semengerikan itu dipihaknya” kata Desir.
“Yah aku juga baru tahu, informan kita dengan jelas mengatakan kalau tidak ada ras apapun selain manusia didalam romobongannya” kata Ceriur.
“Lalu kenapa pula ras naga bisa berada disana” kata Desir.
“Kemungkinan yang bisa aku tebak adalah saat salah satu dari klan kita gagal, saat itu pulalah Agnus atau orang yang berada didekatnya pergi menghubungi klan naga untuk bisa jadi pengawalnya” kata Ceriur.
“Tapi bagaimana mungkin, rencana pembunuhan itu baru terjadi beberapa hari yang lalukan??” kata Desir.
“Yah itu adalah hal yang tidak bisa kutebak, yang pasti aku tahu adalah kalau naga itu ada disana maka hanya kepala sukulah yang bisa menghadapi dirinya” kata Ceriur.
Beberapa hari sebelumnya Reiga yang telah mendapatkan mayat dari salah satu klan Ware wolf langsung memulai penelitiannya tentang kekuatan regenerasi cepat mereka. Dan pada saat dia sedang meneliti mayat Ware wolf tersebut dia akhirnya menemukan informasi mengenai beberapa orang dari klan Ware wolf yang mungkin dapat membunuh Agnus sebelum dia mendapatkan perlindungan dari dewa sekitar.
Dan karena hal itulah dia langsung pergi kekuilnya yang berada didesa para naga lalu pada saat dia sampai disana dia melihat ras naga yang sekarang sudah banyak terjadi peningkatan, semenjak adanya wanita dalam ras mereka peningkatan dalam jumlah naga tersebut meningkat dari yang dulu ada 80 ekor naga meingkat menjadi 130 ekor naga. Dan ternyata dia melihat kalau klan naga yang sekarang ini memilih pasangan dari kriteria para wanitanya, jika wanita dari klan naga tersebut menyukai seorang pria maka pria tersebut mau tidak mau harus menjadi suaminya demi meningkatkan populasi klan.
Namun ada sebuah peraturan dari raja mereka yang mengatakan kalau laki-laki yang dipilih hanya boleh mereka yang tidak dibawah umur 20 tahun dan hanya boleh terjadi sekali pernikahan dalam hidup wanita tersebut. Mendengar peraturang tersebut banyak pria dari klan naga yang sekarang berdandan semenarik mungkin dan semencolok mungkin untuk menarik perhatian dari wanita.
“Wow…, kupikir jumlah mereka saja yang naik, tapi ternyata harga diri mereka jadi turun sedikit” kata Reiga yang melihat para pria dari klan naga yang mengenakan baju super mencolok.
Reiga lalu melanjutkan melihat-lihat di desa tersebut dan untuk mencegah terjadinya keributan maka dia mengenakan wujud arwah dari pada wujud nyata miliknya. Dan pada saat dia telah selesai berkeliling dia langsung masuk keistana didalam istana dia melihat Dragnil sedang sibuk mengurus berbagai dokumen tentang anggaran serta jumlah kelahiran.
“Kau kelihatan seperti seorang pemimpin yang sangat baik” kata Reiga yang tiba-tiba muncul didepan meja kerja Dragnil.
“Tuan Reiga…” Dragnil yang melihat wujud Reiga langsung berlutut dihadapannya.
“Yoo.. sudah cukup lama ya” kata Reiga.
“Ya tuan sudah 10 tahun semenjak hari dimana anda diserang oleh cahaya aneh tersebut” kata Dragnil.
Sepuluh tahun yang lalu Reiga yang terkena petir hukuman dari alam atas dan membuatnya harus tidur selama sepuluh tahun dan hal itu banyak dilihat oleh banyak entitas baik itu manusi, setan, elf, best, dan para dewa. Sementara itu saat klan naga mengetahui kejadian yang terjadi mereka dengan cepat pergi kekuil utama Reiga dan disana dia bertemu dengan Lucy, wakil klan naga pada saat itu meminta saran kepada Lucy tentang apa yang haru mereka lakukan sekarang ini lalu Lucy yang berpikiran dengan cepat langsung mengeluarkan banyak uang dan membeli banyak artefak kelas sihir tingkat bawah bahkan atas.
Setelah membeli banyak artefak Lucy lalu menyuruh wakil dari klan naga tersebut untuk membawa sebagian dari artefak ini dan menyuruh mereka untuk mempertahankan desa mereka. Karena kuil Reiga di desa naga hanya satu orang dewa yang mengetahui hal itu dan jika terjadi hal yang tidak dinginkan maka Reiga dapat bangkit dikuil yang ada di desa naga tersebut.
“Hahahaha…. dia memang pengikutku yang paling pintar dan juga setia, saying sekali jika dia adalah seorang dewi maka dia akan jadi wanita pertama yang akan menjadi istriku” kata Reiga yang mendengar penjelasan dari Dragnil mengenai beberapa hal yang terjadi selama dia tertidur.
Mereka berbicara panjang lebar cukup lama sehingga sampai hari menjadi sore, lalu masuklah kedalam ruangan tersebut Dagan yang telah kembali dari latiha rutinnya untuk menyampaikan laporan rutin tentang perkembangannya kepada ayahnya.
Dan pada saat itu dia melihat Reiga yang sedang duduk santai dengan ayahnya dia langsung dengan cepat menundukkan kepalanya didepan Reiga. Dia telah mengingat kekejaman dari Reiga yang membuat jiwanya terluka dan membuat dirinya koma selama beberapa bulan hal itu cukup untuk memberikannya sebuah troma yang terus menghantuinya.
“Ooooh si anak kecil kelihatannya sudah tumbuh dewasa” kata Reiga yang melihat sikap sopan dari Dagan.
“Hahaha.. itu benar semenjak hari itu dia terus banyak belajar dan kepribadiannya yang kasar berubah menjadi lebih baik, hal ini bisa dibilang adalah hadiah dari suatu musibah” kata Dragnil.
“Bagus sekali kebetulan aku memerlukan seseorang dari klan naga untuk menjalankan misi untukku” kata Reiga.
“Eeeeh misi…. Untukku ???” tanya Dagan.
“Yah… misinya cukup mudah kau hanya perlu melawan beberapa hewan liar sambil melindungi harta berjalanku” kata Reiga.
Dan hal itulah yang membuat Dagan sekarang ini menjadi pengawal dari Agnus.
“Aku tahu dia seorang pangeran tapi apa maksudnya dengan harta berjalan itu” kata Dagan yang siang itu sedang mengawal Agnus dari kejauhan.
lalu tiba-tiba Reiga muncul dari belakang Dagan “Booo..” terkejut dengan kehadiran Reiga membuat Dagan secara spontan mengeluarkan api dari mulutnya. Sekilas para warga sekitar merasakan kalau panah dikota mereka tiba-tiba meningkat.
“Hahahaha…. kenapa kau tidak focus??” kata Reiga.
“Aaah tidak ini aku hanya ingin mengetahui kenapa tuan sangat mengangap penting dirinya ini sehingga sampai menyebutnya sebagai sebuah harta.
“Yah karena dia memanglah sangat berharga, harta yang akan membuatku mendapatkan benua ini” kata Reiga.
Dagan lalu tambah bingung dengan perkataan dari Reiga, sementara itu Ceriur dan Desir setelah berlari selama beberapa hari akhirnya mereka sampai kembali kedesa mereka disana mereka langsung terburu-buru ingin pergi untuk menemui kepala desa mereka tetapi saat mereka membuka pintu rumah Fenrir disana mereka menemukan Fenrir telah bersiap dengan pakaian tempurnya begitu juga beberapa Ware wolf yang lainnya juga telah siap untuk maju berperang.
“Ketua apa yang terjadi sebenarnya ini” tanya Ceriur.
“Ceriur, Desir maafkan aku” kata Fenrir hari masih siang tetapi dia tetap cepat dan dengan kecepatannya itu “Sraaaaas…” Ceriur dan juga Desir mati ditangannya mengunakan artefak belati yang dia miliki.
Artefak belati tulang dewa merupakan artefak yang terbuat dari tulang dari dewa Lycan didalam belati tersebut tertanam dendam dan keingan untuk menghancurkan dari dewa Lycan yang telah dihianati, artefak ini dapat dibangkitkan jika penggunanya mengorbankan orang-orang yang dia sayangi dan juga karena kekuatannya yang dapat merusak sistem aturan dunia bawah artefak tersebut dibatasi pemakaiannya cuman boleh dipakai sekali dalam 10 tahun jika lebih maka pengguna akan mendapatkan hukuman dari dunia.
“Maafkan aku… maafkan aku tapi cuman ini satu-satunya cara untuk bisa membangkitkan klan kita kembali, jangan khawatir anak-anaku pengorbanan kalian pasti akan terbayar dengan kesejahteraan klan kita” kata Fenrir yang menangis darah dia lalu memimpin ratusan Ware wolf menggunakan kemampuan dari belati tersebut dia mampu membuat para Ware wolf lainnya menggunakan kekuatan mereka disiang hari.
Bersambung.......
Berikan dukungan kalian dengan cara Like, Komen, Giff, dan Vote novel ini jika kalian menyukai cerita yang ada didalamnya agar penulis semakin semangat dan ceritanya semakin menarik lagi, Ok....