I Am The God Of Ghoul

I Am The God Of Ghoul
Bab 59 Invasi bagian 2




Gerbang darah iblis adalah gerbang yang tercipta dari darah jutaan manusia terkumpul dan dipadatkan menggunakan mantra sihir dari para iblis agung. Tetapi gerbang ini hanya mengijinkan satu iblis lewat dalam sekali panggilan dan rencana dari Baal adalah untuk menggunakan gerbang ini untuk memanggil Purson.


Terompet yang dimiliki oleh Purson dapat menganggu mental dari para mahluk entitas yan lebih lemah


darinya lalu dengan terompetnya dia bisa menghancurkan mental para pasukan musuh dengan begitu para jiwa-jiwa dari pasukan Amon dapat dengan mudah mengambil alih tubuh dari pasukan Undie.


“Bagus-bagusekali para prajuritku dengan darah sebanyak itu kalian dapat lebih berguna, ayo terus bertarung dan jatuhkan lebih banyak darah lagi” kata Amon.


Amon melihat pertarungan itu dari jauh sambil menikmati pembantaian yang terjadi sementara itu pasukan Undie tetap menyerang dengan kuat menghancurkan pasukan Amon. Lalu tidak lama kemudia pasukan Grizz datang dan masuk kedalam pertempuran.


“Sraaastthh…sraaasssth..sraaasstth..” Grizz dan para penunggang beruangnya menerobos dari samping pasukan Amon mereka beramai-ramai menyerang dengan para beruang mereka.


Para beruang dengan kejam menginjak dan mencabik pasukan Amon tapi melihat semakin banyak darah yang keluar membuat Amon semakin gembira karena ribuan orang telah terbunuh dan jutaan tetes darah telah tumpah itu artinya persyaratan untuk membuat gerbang darah iblis sudah siap.


“#!@$@%#%#%***^%&$@###” Amon lalu mengeluarkan mantra dan menciptakan api dari kedua tangannya.


Dengan api dari kedua tangannya dia melemparkan api itu tepat kearah pasukan Undie dan Grizz. Melihat sebuah bola api besar yang datang menyerang kearah mereka Grizz lalu menggunakan aura alam untuk menyelimuti dirinya dengan aura lalu Undie dengan mengendalikan air dia membuat sebuah armor biru yang memiliki energy es dingin.


“Boooooommhhsss…” dan ketika bola api itu menyambar mereka tidak ada kerusakan yang mereka rasakan


bahkan para prajurit biasa tidak merasakan rasa sakit dari api yang dihasilkan bola api tersebut.


Para prajurit kebingungan dengan apa yang terjadi mereka terbakar oleh api tetapi tidak merasakan panas atau dingin dari api tersebut seakan api itu cuman sebuah ilusi. Tetapi Grizz dan Undie merasakan sebuah perasaan yang buruk dari api yang menyebar teresebut.


“Api ini, dia cuman membakar darah, tidak dia menyerap darah yang keluar dari tubuh” kata Grizz yang melihat kalau banya cipratan darah dari tubuh para prajurit yang mati mulai menghilang ketika dibakar oleh api tersebut.


Setelah mengetahui hal itu Grizz kemudian mencoba memadamkannya menggunakan aura alamnya dia menyebarkan aura alam yang lembut yang menyembuhkan para prajurit yang terluka. Tetapi usaha Grizz sia-sia api itu tidak bisa padam sampai semua darah terkumpulkan.


Lalu beberapa menit kemudian.


“Bagus semua darahnya sudah terkumpul” kata Amon yang mengendalikan apinya untuk naik keatas langit.


Api itu kemudian berkumpul dan berubah warna menjadi hitam lalu mengeluarkan aura yang mencekam membuat banyak orang langusung mengigil ketakutan dibuatnya. Api hitam itu kemudian mulai membentuk sebuah wujud pintu gerbang raksasa yang bewarna merah darah dengan hiasan kepala iblis digagangnya.


“Pintu itu, aku punya firasat buruk, hancurkan” kata Grizz yang langsung terbang kearah pintu tersebut.


Grizz berusaha menghancurkan pintu tersebut dengan tinjunya tetapi “Boooom…boooom….boooom..” walaupun berapakali dia melancarkan serangan tetap saja pintu itu tidak rusak bahkan tidak tergores sekalipun.


“Sialan pintu ini keras sekali” kata Grizz.


“Biar aku coba..” kata Undie.


Undie memanggil air dari laut karena meraka dekat dengan pantai air yang dia panggil sangatlah besar.


“Otoritas pengusa air tombak peri biru 100 kali lipat” Undie lalu menggabungkan butiran air yang dia panggil dari laut.


Dan dengan bergabungnya butiran air tersebut dia menciptakan seratus tombak air yang memiliki panjang 10 meter. Dengan satu kebasan tangan 100 tombak air itu lalu menyerang gerbang iblis tersebut.


“Boooosmmms….Kraaaasssht…” ratusan tombak maju menghantam gerbang iblis secara bersamaan dan menciptakan sebuah ledakan yang besar karena energy yang ada didalam tombak air tersebut akan meledak ketika menusuk targetnya.


Tetapi sama dengan Grizz serangan Undie tidak dapat menhancurkan gerbang iblis namun dia berhasil memberikan sedikit retakan kecil pada gerbang iblis tersebut.


“Ooooh jadi itu dewi telaga ya, dia memang sangat kuat seperti yang diharapkan dari anak dewa tingkat raja dewa alam” kata Amon ketika melihat serangan Undie yang bisa membuat gerbang iblis retak walaupun cuman sedikit.


“Ya serangannya memang menakjubkan tetapi itu percuma saja..” kata Purson.


Lalu dalam hitungan detik gerbang iblis itu kembali pulih tampa adanya sebuah retakan atau goresan. Serangan Undie tadi yang dapat meretakkan gerbang tersebut percuma karena gerbang iblis seperti sebuah aliran darah yang terus mengalir energy akan terus mengalir dan memperbaiki gerbang iblis denga sekejab.


“Apa-apaan itu gerbang itu bisa memperbaiki dirinya sendiri, curang sekali” kata Undie yang melihat gerbang iblis pulih dari kerusakan.


“Ok sudah cukup main-mainnya Purson sekarang giliranmu” kata Amon.



Purson lalu merubah wujudnya menjadi bentuk roh dan dalam bentuk itu dia langsung dipanggil kearah gerbang iblis. Setalah jiwa Purson menghilang gerbang iblis tiba-tiba bergerak dan mulai terbuka.


Energy yang menakutkan dan menjijikkan kemudian muncul semua mahluk hidup yang ada disana mulai


merasakan rasa takut dan jijik dari terbukanya gerbang itu mereka seakan tahu kalau mahluk terkutuk akan keluar dari gerbang itu. Bersamaan dengan menyebarnya energy iblis setiap energy baik itu gelap maupun baik yang ada disekitar diserap oleh gerbang itu.


“Kreeeeet….” Gerbang itu kemudian terbuka dan memunculkan sesok mahluk yang tidak diharapkan oleh semua orang, mahluk terkutuk yang bahkan dibenci oleh surge dan dunia.


“Halo-halo-halo semua iblis agung Purson telah hadir, mari kita mulai pesta music yang penuh penderitaann dan jeritan kesakitan” kata Purson yang bersiap akan meniup terompetnya.


Lalu ketika dia meniup terompetnya “Troooooosttnggg..” beberapa orang prajurit yang memiliki mental yang lemah langsung pingsan ditempat.


“Hahahahah mari kita mainkan melodi kematian Hahahahahahaha..” kata Purson yang mau menggila.


“Jari agung, jari kedua : pedang dunia, pedang dewa tebas langit” Lucy tiba-tiba datang dia melompat kearah purson dengan menggunakan pedang yang terbuat dari energy pedang energy padat yang panjangnya sampai 30 meter.


“Sraaaaasssstt” dia lalu menebas tubuh Purson, tetapi Purson hanya tersenyum terkena tebasan itu.


"Hahahahahah.... Bagus-bagus sekali kau datang wahai wanita yang berdosa yang telah membunuh dewa, mari kita buat musik yang indah bersama-sama" kata Purson denga senyum lebar, luka tebasan yang diberikan oleh Lucy dalam sekejap sembuh.


Bersamaan dengan itu para prajurit yang pingsan tadi  bangkit kembali tetapi mereka tidak seperti sebelumnya wajah mereka pucat dan mata mereka merah, prajurit itu kemudian mulai menyerang kawan mereka sendiri menebas seperti orang yang sedang kerasukan.


"Annnggkkhh...aaaannnggkkhh...aaannnggkkhh..." pasukan dari kubu Grizz dan Undie saling menyerang tampa sebab.


"Apa yang terjadi..." kata Lucy yang melihat prajurit saling serang teman sendiri.


"Hahaha.... kok diam mari kita main nona" kata Purson.


"Aku tidak sudi bermain dengan mahluk kotor sepertimu" kata Lucy yang sudah menyiapkan kuda-kuda


Bersambung.........................


Berikan dukungan kalian dengan cara like, komen, Giff, dan Vote novel ini jika kalian menyukai cerita yang ada didalamnya agar penulis semakin semangat dan ceritanya semakin menarik Ok.........