
Ira salah satu dari tujuh dewa iblis yang mana menempati peringkat ke 55 dari 100 dewa raja terkuat, dia juga berbeda dengan dewa raja yang lainnya karena cuman dialah yang bisa menguasai tiga hukum yaitu : Hukum api, Hukum kekacauan, dan Hukum kegelapan dengan menggabungkan ketiga hukum tersebut dia menciptakan tehnik yang sangat sulit untuk dilawan oleh beberapa dewa raja terkuat yang lainnya. Namun karena sifatnya yang tempramental mudah marah dan gampang dijebak membuat dirinya sering kalah bertarung melawan beberapa lawannya dengan cara-cara licik, karena itulah dia membeci Reiga yang mana sering menggunakan cara-cara licik untuk memenangkan peperangan.
Konon katanya Ira adalah iblis yang terlahir dari sebuah gunung berapi yang meletus dan membunuh jutaan nyawa banyak orang, kematian banyak mahluk hidup membuat energy kehidupan mulai berkumpul dalam satu tempat dan disaat itulah Ira terlahir dan saat dia menjumpai orang-orang dia langsung dengan ganasnya menyerang mereka dan membunuh semua yang ada dihadapannya. Dan pada saat Ira membuat kekacauan di sebuah kota besar sang pemilik kota itu lalu muncul kehadapannya dan membuat perhitungan dengan Ira, mereka bertarung selama satu minggu penuh disaat Ira akan mengeluarkan skill terkuatnya dia dikalahkan oleh kekuatan yang sangat luar biasa besarnya.
“Aaaaggkkk…., kau kenapa tadi aku yakin kau tidak sekuat ini, apa kau selama ini tidak menggunakan kekuatan aslimu” kata Ira.
“Hmmm… kau seharusnya bangga serangga seperti dapat membuatku mengeluarkan kekuatan asliku walau hanya sebentar” kata orang misterius tersebut.
“Siapa kau, tidak siapa namamu dan bagaimana caranya kau bisa menjadi sekuat ini” tanya Ira yang sangat penasaran.
“Salah satu dari 100 dewa raja terkuat peringkat ke 3 Arogant sang dewa iblis kesombongan” kata Arogant yang memperkenalkan dirinya pada Ira ( dia terlihat seperti pria dengan karisma yang kuat, dengan wajah pucatnya dan mata hitam pekat yang dia miliki lalu aura intimidasi yang mengatakan kalau tidak ada yang lebih tinggi dari dirinya didunia ini ).
“HAhahaa… Arogant kah, bagus jadikan aku lebih kuat maka akan kulakukan semua yang kau suruh” kata Ira.
“Baiklah…, walaupun aku tahu kalau kau berencana untuk menyerangku setelah mendapatkan kekuatan, tapi aku sama sekali tidak perduli sekali serangga tetap akan menjadi serangga” kata Arogant yang memandang rendah Ira.
“Hahahaha…. bagus-bagus kita lihat apa kau tetap bisa berkata sombong nantinya” kata Ira yang pergi mengikuti Arogant.
Setelah itu selama ratusan tahun Ira mengikuti Arogant dan menjadi lebih kuat sampai dia menjadi salah satu dari tujuh dewa iblis, tetapi saat seratus tahun itu Ira sama sekali tidak pernah sekalipun dapat mengalahkan Arogant walaupun dia sudah menantang dirinya ratusan kali tetapi tetap saja kekuatan Arogant sangat kuat untuk bisa dilawan oleh Ira.
Dan sekarang ini Ira telah memutuskan untuk menjadi lebih kuat lagi dengan cara melawan Reiga yang terkenal karena menjadi kuat dengan sangat cepat, dia langsung mengumpulkan pasukan miliknya begitu mengetahui seluruh kekuatan yang Reiga miliki dan bagaimana kekuatan hukumnya bekerja. Walaupun para bawahan menyarankan pada dirinya untuk memikirkan ulang rencananya karena mereka tidak tahu apa hubungan antara Reiga dengan Lujuria tetapi semua itu tidak diperdulikan oleh Ira dia mengumpulkan semua orang yang dia meliki dan melakukan serangan total ke kota kabut hitam wilayah Reiga.
Dia pergi meninggalkan kotanya hanya dengan penjagaan sedikit prajurit yang berjumlah puluhan orang, mereka semua juga adalah petarung tingkat setengah dewa yang masih dalam masa pelatihan. Meninggalkan rumah mereka yang hanya dijaga oleh beberapa orang prajurit masa pelatihan membuat para prajurit Ira merasa khawatir dan hal itu jugalah yang membuat mereka lemah, didalam perjalanan mereka tetap cemas dan banyak sekali korban berjatuhan dari pihak mereka.
Lalu sekarang ini mereka menghadapi kenyataan pahit yang mana kalau tuan mereka sendiri menyerang mereka, membuat kawan-kawan mereka banyak yang mati dendam dan benci mereka mulai menumpuk dan hal itulah yang ditunggu oleh Reiga.
“Akhirnya mereka sudah siap untuk dipanen, Crazy Docter diaktifkan : boneka mayat tingkat bawah, lalat bom kematian” dari dalam tubuh boneka mayat yang di kalahkan oleh Ira dan prajuritnya muncullah seekor lalat besar yang mana seukuran telapak tangan orang dewasa.
“Ngiiiiiiingggg…..” lalat-lalat itu lalu berterbangan kearah para prajurit Ira dan menghigapi mereka dan begitu merek sudah mendekati prajurit Ira “Booommsshh… Booossmmmhh… Booossmmmhh…” lalat-lalat itu meledak dan membuat kepanikan pada pasukan Ira.
“Jangan ribut kalian semua, tenangkan diri kalian lihat lah lalat-lalat ini tidak berbahaya” kata Ira.
“Hmm… hei kalian mencium bau telur busuk tidak” kata salah satu prajurit Ira yang merupakan ras best ( Serigala ) dengan penciumannya yang kuat dia menyadari bau tersebut.
“Sialan…..” kata Ira yang mengetahui apa rencana Reiga.
“Kau terlambat menyadarinya, wahai sang dewa kemurkaan, skill UnHoly Flame” Reiga lalu mengeluarkan sayap phoenix iblis miliknya, dan api biru kehitaman mulai membakar semakin kuat, lalu disaat dia mengepakan sayapnya sebuah tombak api ditembakkan kearah pasukan Ira. “BBOOOOOOSSSMMMMM……” dan membuat sebuah ledakan besar yang mana menyebarkan api UnHoly Flame milik Reiga, api tersebut menyiksa seluruh pasukan Ira dan kemudian membunuh mereka semuanya hingga menjadi abu.
“Aaaaaghhhkkk…. Sialan api apa ini, kenapa sangat menyakitkan” kata Ira yang terkejut karena kesakitan dengan api milik Reiga, dia terkejut karena dia telah menguasai hukum api dan seharusnya serangan berelement api tidak berpengaruh pada dirinya.
Sebagian besar pasukan Ira terkena api tersebut dan mati dengan mudahnya, karena api tersebut menyiksa musuhnya dan membakar semuanya sampai menjadi abu.
“Hmmm…. Rencanaku berhasil, aku membuat lalat mayat peledak yang mana bukan sebuah serangan ledakan besar tetapi untuk menyebakan kepanikan sekaligus menyebarkan gas yang sangat mudah terbakar, disaat mereka panik formasi mereka hancur dan disaat aku menembakkan apiku semuanya tidak tahu harus kemana membuat mereka berlarian menyebarkan apiku pada teman-teman mereka sampai pada akhirnya mereka mati bersama-sama menjadi abu” pikir Reiga yang mana telah merencanakan semuanya.
“Sialan-sialan-SIALAN…. AKAN KUBUNUH KAU, REIGAAAAA…” teriak Ira yang kemarahannya sudah memuncak.
Namun disaat Ira telah bersiap untuk langsung menerjang Reiga seorang prajurit miliknya yang berada digaris belakang memberikan sebuah kabar untuknya, mendengar kabar dari prajuritnya tersebut “Trrraaangggkkk…” membuat Ira marah dan memukul tanah dilantainya menggunakan goloknya. Dengan berat hati Ira lalu memerintahkan pasukannya untuk mundur kembali kewilayahnya.
“Hahahahaha….. kelihatannya mereka sudah pergi” kata Zero yang mana muncul secara tiba-tiba dibelakang Reiga.
“Yaah…. Rencanaku berjalan dengan sempurna, Ooohh… iyah bagaimana kondisi mereka yang ada disana” tanya Reiga pada Zero.
“Hmmm… mereka sampai dengan selamat dan bahkan membuat gerakan besar, muridmu Diana itu benar-benar sangat berbakat padahal masih dewa tingkat tinggi tetapi dirinya bisa membuat sebuah kota dalam kepanikan” kata Zero.
“Hahahaha….. bagus-bagus seperti yang diharapkan dari muridku, dan sekarang mari kita berikan Ira sedikit hadiah kecil” kata Reiga yang menarik jiwa-jiwa gelap penuh dendam dari pasukan Ira.
Bersambung........
Berikan terus dukungan kalian dengan cara Like, Komen, Giff, dan Vote yah, Ok semuanya.......