
Dewa dan dewi terlahir dengan dua buah cara pertama adalah ketika sistem akan mengambil jiwa-jiwa kuat yang akan melengkapi dunia mereka, dan lalu yang kedua adalah ketika suatu entitas yang dapat berpikir menerima berbagai kekuatan kedewaan dari para orang-orang yang menyembahnya maka entitas itu akan menerima kekuatan dewa yang mana akan masuk kedalam jiwanya. Dan lalu energy dewa itu kemudian akan menyusuaikan diri dengan tubuhnya kemudian akan membentuk suatu inti jiwa para dewa yang mana akan menjadi bentuknyata, inti jiwa tersebut kemudian akan menjadi jantung dari dewa/dewi tersebut yang mana akan menjadi sumber kekuatan dan juga kelemahan dari setiap dewa yang belum naik kealam atas.
“Dia akan segera naik kealam dewa, akan lebih baik kalau aku membiarkan orang-orang ini untuk melihat proses kenaikannya, agar merekan tetap setia menjadi pengikut Lucy” pikir Reiga, lalu sebuah sinar muncul ditangan Reiga yang mengelus kepala Lucy yang mana dirinya sedang mentrasfer beberapa juta GP pada dirinya.
“Eeeh…, ini apa rasanya agak nyaman…, rasanya seperti kepalaku dan seluruh tubuhku menjadi lebih ringan” pikir Lucy yang mana diberikan beberapa GP dari Reiga.
Cahaya lalu muncul ditubuh Lucy yang mana saat ini sedang dalam keadaan tidak sadarkan diri, dirinya lalu mulai melayang kelangit dan diatas langit terbukalah seluruh awan yang menunjukkan bintang-bintang diatas langit. Diatas langit sana Lucy lalu bermimpi dan didalam mimpinya terlihat kalau dia menjumpai seseorang yang mana rupanya tidak jelas dan lalu orang tersebut menyentuh kening Lucy sedikit.
“Kau… siapa??” tanya Lucy.
“SelamAT… kepA*a… InDifidu BernaMa : Lucy………… telah bisa naik kealam dewa, aku sebagai sistem didunia bintang Erras mengucapkan selamat atas kelahiran dewi yang baru” kata sistem.
“Kau sistem… dari apa yang aku dengar hanya para dewa yang bisa mendengar suara dunia yang disebut sistem” kata Lucy.
“Yah… dan nona telah mendapatkan kesempatan itu anda telah naik kealam para dewa, dan akan menjadi dewi baru di dunia ini” kata sistem.
“Aku menjadi dewi…, apa itu artinya aku sekarang sudah layak untuk mendampinginya” pikir Lucy yang memikirkan Reiga.
“Kau layak kok…., malahan tidak banyak dewi secantik dirimu” kata sistem yang membaca pikiran Lucy.
“Eeeehhh…., WOI… Itu prifasi, jangan seenaknya membaca pikiran orang lain” teriak Lucy sambil tersipu malu.
“Hahahaha….” sistem tertawa kecil dan mengeluarkan sebuah bola cahaya ditangan kanannya.
Bola cahaya itu kemudian masuk kedalam tubuh Lucy secara halus dan lembut, ketika bola cahaya itu memasuki tubuh Lucy sistem lalu menanyakan beberapa hal pada dirinya.
“Kau ingin berada dibagian yang mana, Putih, Hitam, atau Abu-abu” tanya sistem.
“Sudah jelas sejak lahir aku adalah klan Demon yang memiliki darah hitam, dan juga dirinya yang aku cintai adalah dewa hitam, dan demi dirinya aku akan mengambil jalan kegelapan bersamanya walaupun itu adalah jalan yang penuh dengan kesakitan tapi selama aku bisa mendampinginnya akan kulalui semuanya” jawan Lucy yang sudah membulatkan tekadnya.
“Ping… ping… kalau begitu kau ingin kekuatan seperti apa??” tanya sistem.
“Kekuatan yang kuat dan kokoh sebuah kekuatan yang dapat membuatku membantu dirinya meraih semua yang dia inginkan dan kekuatan yang membuatku bisa layak berdampingan dengannya” jawab Lucy.
“Ping… ping… ping…. Pertanyaan terakhir, kau itu apa??” tanya sistem.
“Aku adalah petarung seorang gadis petarung yang menghadapi semuanya demi mengejar pria yang aku cintai, dan aku akan terus berjuan demi dirinya walaupun itu artinya aku harus melawan dunia ini” kata Lucy.
“Hahaha… kau benar-benar perempuan yang sedang jatuh cinta yah….., ping… ping… selamat pemindahan pengetahuan dunia dan otoritas dari mata dewa sudah ditranfer, Ping… ping… beberapa ratus GP akan dipotong untuk membuka efek dari kitab semesta ( Akashic Records )” kata sistem.
Dan lalu sistem kemudian menurunkan kembali Lucy ke daratan didaratan itu munculah sebuah kristal berbentu bunga mawar bewarna merah, kristal itu kemudian memunculkan wujud roh Lucy. Dan setelah rohnya terbentuk tubuhnya mulai membentuk lagi Lucy telah terlahir kembali dengan rupanya yang lebih manusiawi namun memiliki sepasang tanduk dikepalanya, mata merah ciri khas dari ras ghoul dan juga rambut perak yang juga tercampur sedikit dengan warna merah darah.
Dirinya lalu dengan anggun muncul dihadapan Reiga dan para mantan tahanan Gu dengan gaun merah dengan hiasa kristal permata merah disekitarnya, walaupun artefaknya hancur saat pengangkatan dirinya tetapi hal itu setimpal dengan apa yang dia dapat.
“Eeeeeeh…” kata Lucy yang sadar kalau setelah Reiga memuji dirinya.
Para bekas tawanan dan juga pengikut Lucy yang mendengar Reiga berbicara seperti itu langsung mengerti situasi dan memutuskan untuk menjauh sedikit dari mereka berdua.
“Mari kita pergi…. Iya kita biarkan pasangan ini sebentar…. Kata orang gak sopan kalau ganggu pasangan yang lagi kasmaran…” kata orang-orang itu yang kemudian mulai pergi agak jauh.
Reiga yang mendengar perkataan mereka langsung menebas kebelah mereka “Srrraaaakkk….” Dan dalam sekejap sebuah garis panjang dan dalam muncul dipinggir mereka.
“Oiii… aku hitung sampai tiga kalau kalian tidak kembali berikutnya akan kupotong leher kalian semua” kata Reiga yang marah dengan ucapan-ucapan mereka.
Melihata aura Reiga yang menakutkan mereka langsung dengan cepat mundur dan berlutut dihadapan Reiga.
“Sudah berani kalian, aku ini dewa kalian kalau aku seperiti dewa/dewi yang lainnya sudah kumutilasi kalian ini” kata Reiga.
“Maaaf….” Kata setiap orang yang ada disana baik para tahanan maupun para pengikut Reiga.
“Hahaha.... sudah-sudah tuan Reiga biarkan saja mereka, lagi pula aku juga tadi berpikir bagus juga kalau kita ditinggal berdua sebentar” kata Lucy yang sekarang ini sudah mulai percaya diri.
“Eheemm…” Reiga yang sedikit malu-malu mulai mencoba menenangkan dirinya walaupun telinganya terlihat jelas memerah.
Lucy yang mengetahui kalau Reiga mulai malu-malu hanya bisa tersenyum manis dan bersyukur karena dirinya sekarang sudah bisa berjalan lebih dekat dengannya.
“Kita bahas itu nanti, aku mau tanya satu hal kau itu telah mendapatkan gelarmukan katakan gelarmu padaku” kata Reiga dengan tatapan serius.
“Iya aku adalah dewi pejuang” kata Lucy.
Dewi pejuang seorang wanita yang menjadi dewa karena perjuangannya untuk seseorang yang dia cintai, memiliki skill : Will power ( kekuatan keinginan menggunakan GP yang berupa iman dari seluruh pengikutnya untuk menamah kekuantannya ), Blood Bersek ( semakin banyak luka yang diterima oleh pengguna skill maka akan semakin kuat seluruh statistiknya, baik itu kekuatan, kecepatan, ketangkasan maupun pertahanannya ), Tato pendosa > Ukiran dewi ( peninggkatan dari skill tato pendosa yang mana pengguna dapat melipat gandakan kekuatan yang dia punya dengan menggunakan gambaran emas diseluruh tubuhnya ).
“Wow…. Ketiganya adalah skill buff peninggkatan, ketika ketiganya digunakan disaat yang bersamaan dan juga menggunakan kemampuan bela dirinya maka, walaupun dia masih dewi kelas bawah menghadapi 10 dewa kelas menengah bukan masalah baginya” pikir Reiga yang tabjuk dengan skill-skill milik Lucy.
Melihat Reiga menatap dirinya dengan mata yang terkesan Lucy hanya tersenyum kecil pada dirinya, semua orang yang melihat senyum Lucy langsung jatuh hati padanya.
“C… c… Cantik sekali…..” semua orang yang ada disana langsung jatuh pada senyumnya.
“Uuuggkkk… itu juga termasuk serangan mental” pikir Reiga yang berpikiran sama dengan yang lainnya.
Bersambung......
Berikan dukungan anda semua dengan cara Like, komen, Giff, dan Vote novel ini kalau kalian menyukai ceritanya, Ok.....