I Am The God Of Ghoul

I Am The God Of Ghoul
Bab 273 Wujud asli sang naga monster darah



Sang naga monster darah yang mana telah berubah wujud tersebut mulai menyerang langsung kearah Cronos, serangan kuat yang dia lancarkan dari cakar tangan kanannya miliknya “Trraanggss…” namun Cronos dapat menahan serangan cakaran tersebut menggunakan kedua pedangnya. Tetapi sang naga monster darah yang mana memiliki kekuatan fisik yang kuat mulai membuat pertahanan Cronos rusak, “Crrasstt…” dan ketika Cronos sedang berusaha untuk menahan serangan dari tangan kanan sang naga monster darah itu tiba-tiba saja sang naga tersebut menyerang lagi menggunakan tangan kirinya dan membuat luka ditubuh Cronos.


“Cih… dia cedik juga” kata Cronos yang mana berusaha untuk menahan rasa sakit dirubuhnya.


“Ada apa, kenapa kau semakin lambat saja” kata sang naga monster darah itu.


“Crraanggss…” serangan dari berbagai arah dan pukulan dari berbagai bentuk mulai dilancarkan “Krraanggss…” sang naga monster darah tersebut langsung dengan liarnya menyerang kearah Cronos, “Buusskkk….” Dan dengan sebuah tendangan dari Cronos dia dapat membuat sang naga monster darah itu dipukul mundur. Hal itu membuat Cronos mendapatkan kesempatan untuk bernafas lega dan memikirkan cara untuk menghadapi sang naga monster darah tersebut, namun serangan tendangan dari Cronos tadi sama sekali tidak memberikan dampak pada sang naga monster darah tersebut, bahkan dirinya tidak merasakan rasa sakit sama sekali dan semua itu karena adanya sisik merah yang kokoh menyelimuti tubuh sang naga monster darah tersebut.


“Kau semakin melemah ada apa, apa cuman ini yang bisa kau lakukan wahai sang peringkat pertama” kata sang naga monster darah itu, dia mulai meremehkan Cronos yang mana tidak dapat mengalahkan dirinya.


“Kau terlalu banyak bicara, tehnik pedang kembar, serangan meteorit” Cronos lalu menggunakan tehnik bela diri miliknya dan menyerang dengan cepat kearah sang naga monster darah tersebut.


“Trrraassskkk…” serangannya sangatlah kuat dan cepat bahkan dapat memberikan luka pada sisik sang naga monster darah tersebut.


“Skill Replay” lalu tiba-tiba saja Cronos berjalan mundur kembali dan sang naga monster darah itu juga bergerak kearah tempat dirinya diserang tadi, dan kemudian “Trraasskkk….” Serangan kedua dilancarkan dengan gerakan dan ditempat yang sama persis, dan karena serangan tersebut luka dari sang naga monster darah menjadi melebar dan membuat dirinya mengeluarkan banyak darah.


“Apa…?? apa yang terjadi….?? Kenapa aku bisa diserang untuk kedua kalinya ditempat yang sama ??” pikir sang naga monster darah yang mana heran dengan kemampuan yang dimiliki oleh Cronos.


“Hahahah… aku suka wajah heranmu itu, kau membuatku semakin ingin menebas tubuhmu lagi” kata Cronos yang mana berusaha untuk memancing amarah dari sang naga monster darah itu.


“Grrrr…. Orang ini benar-benar menguji kesabaranku” naga monster darah itu lalu termakan oleh amarahnya, “Crrraasstt…” dia lalu menarik ekornya dan mengubah ekonya menjadi sebuah pedang yang mana sangatlah tajam dan memiliki panjang 2 meter.


Dengan pedang yang terbuat dari ekornya itu sang naga monster darah itu lalu dengan cepat menyerang kearah Cronos, “Swwuusshh…” namun serangannya tidak teratur dan serangannya bahkan tidak mengenai Cronos, “Trraanggss…” malah Cronos langsung menyerang balik kearah sang naga monster darah tersebut. “Trraannggss… Trraannggss… Trraannggss…” Cronos yang unggul dalam permainan pedang langsung membalikkan keadaan pertarungan itu, “Srrasstt… Srrasstt… Srrasstt…” bahkan Cronos memberikan beberapa serangan langsung ketubuh sang naga monster darah itu.


“Grrrr… Haaaah…” sang naga monster darah itu langsung menyerang menggunakan nafas naga miliknya dari jarak dekat, dia tidak bisa mengimbangi Cronos yang mana unggul dalam permainan pedang dan langsung menyerang menggunakan nafas naga miliknya “Wuusshh….” Serangan nafas naga dari naga monster darah itu langsung dapat dihindari dengan mudahnya oleh Cronos.


Tetapi karena fokus menghindari serangan nafas naga itu membuat fokus Cronos langsung menghilang, “Crraaasstt…” dan dengan cepat sang naga monster darah itu langsung melancarkan serangan kuat menggunakan pedangnya.


“Hahahhaa…. Rasakan” kata sang naga monster darah tersebut, dia lalu ingin kembali menyerang terus kearah Cronos yang mana telah patah pertahanannya.


“Cih… aku ceroboh…” kata Cronos dia lalu menggunakan senjata rahasia miliknya, “Trraaasstt…” dan tiba-tiba sebuah cahaya merah kecil langsung menembus tubuh dari sang naga monster darah tersebut. “Trraasstt… Trraasstt… Trraasstt…” dan cahaya merah itu langsung menyerang tubuh naga monster itu berulang-ulang kali.


“Rooaarrrr….” Sang naga monster darah itu langsung mengaum dan aumannya membuat Cronos langsung mundur beberapa langkah.


“Haaah…. Tampaknya dia marah, akan aku gunakan kesempatan ini untuk memulihkan tubuhku, skill time distortion” menggunakan kekuatan hukum waktu yang dia punya Cronos memutar balik kondisi tubuhnya dan mengembalikan tubuhnya kekondisi prima miliknya, tetapi skill miliknya tersebut memilik bayaran yang mahal karena dia harus mengorbankan 100 tahun waktu hidup yang dipunya untuk kepulihan tubuhnya.


“Senjata itu… Uhuuukk… kulihat lagi ternyata memang benar, itu adalah artefak milik sang penguasa bintang terdahulu Hour Sword, Minute Knife, dan Second Arrow” kata sang naga monster darah ketika melihat pedang panjang ditangan tangan Cronos dan pisau pendek ditangan kirinya lalu panah merah yang bergerak melayang-layang disekitaran Cronos.


“Iya memang benar ini adalah senjata milik guruku, senjata yang mana membantai kalian semua para mahluk-mahluk asing yang mencoba untuk menginfasi dunia kami” kata Cronos.


“Hmmm…. Tampaknya kondisi dari artefak itu belum lengkap, ini bisa menjadi sebuah kesempatan bagiku untuk bisa mendapatkan ketiga artefak itu” pikir sang naga monster darah itu, dia berencana untuk membunuh Cronos dan mengambil ketiga artefak miliknya itu.


“Crrraaaakkssss….” Melihat ketiga artefak itu sang naga monster darah itu mulai berjaga-jaga dan menggunakan sisiknya untuk menutupi sebagian besar tubuhnya, dan mengubahnya menjadi armor menggunakan kekuatan hukum darah monster miliknya.


“Armorkah…. Jadi dia mulai berhati-hati dengan artefak milikku, tetapi semua itu semua sudah terlambat karena begitu kau sudah terkena serangan dari Second Arrow maka kematianmu sudah ditetapkan” piki Cronos yang mana melihat kearah sang naga monster darah, dirinya sudah menyiapkan sebuah rencana dan dengan rencana itu dia sudah memantapkan kemenangan miliknya.


“Rooaarr….” Sang naga monster darah lalu maju dengan liarnya kearah Cronos yang mana tetap siaga dengan serangannya, “Trraanggss…. Trraanggss…. Trraanggss….” Serangan demi serangan dilancarkan oleh naga monster darah itu, tidak seperti sebelumnya serangannya kali ini lebih teliti dan lebih berat “Krraakk…” dan membuat tulang-tulang didalam tubuh Cronos bergetar karena berusaha menahan serangan dari naga monster darah itu.


“Grrrr…. Sampai kapan kau akan bertahan terus, kenapa kau tidak menyerang” kata sang naga monster darah itu.


“Hahahaha… aku tidak perlu menyerangmu, karena sebentar lagi kau akan mati ditanganku” kata Cronos.


Bersambung…..