
Dikota kekuasaan Aeria sebuah tempat yang mana ditutupi oleh gundukan salju, dikota itu adalah kota musim dingin yang mana salju turun tampa henti disana dan pada saat dewi Aeria menduduki kota tersebut mereka diberkahi dengan cuaca cerah selama 12 bulan. Sementara diluar dinding kota tertutupi oleh cuaca salju yang sangat dingin, didalam dan dilaur dinding menjadi 2 buah dunia yang berbeda, kekuatan Aeria untuk mengendalikan langit membuatnya menjadi dewa raja terkuat peringkat ke 5.
Namun ada sebuah rumor yang beredar kalau Aeria dan Susano memiliki hubungan yang spesial dan pada saat Susano menghilang itu karena Aerialah yang menyembunyikan dirinya, banyak dewa raja terkuat yang mencari Susano yang terluka demi merebut rangking dan seluruh kota yang dia punya, namun selama ratusan tahun tidak ada satupun yang berhasil menemukan dirinya. Dan sekarang ini Aeria sedang mengalami sebuah krisis yang mana dia harus melawan Arogan sang dewa raja terkuat peringkat 3, dan untuk menghindari pertarungan yang tidak diperlukan melawan Arogan dia menggunakan kekuatan hukumnya untuk berpindah-pindah ke kota-kota dan melakukan perlawanan dengan menghancurkan banyak markas paasukan milik dewa iblis penguasa dosa.
Namun sekarang ini disaat dirinya sedang terdesak karena tidak bisa bergerak dari kotanya, dia dikejutkan dengan adanya bantuan dari beberapa pihak yang tidak dia kenal. Sebuah pihak ketiga yang ikut campur dalam peperangan tersebut membalikkan keadaan dalam perang tersebut, sebuah keadaan yang awalnya membuat Aeria harus menyerah dan bertarung secara langsung melawan dewa iblis penguasa dosa sekarang berubah total, dirinya bahkan tidak perlu bergerak karena para pasukan dewa iblis sekarang ini sedang berada dalam keadaan diserang dan dipaksa untuk mundur.
“Kita tidak bisa terus seperti ini, untuk menghadapi pimpinan dari klan phoenix aku sama sekali tidak menyiapkan rencana apapun, kita mundur katakan pada semuanya untuk kembali kewilayah kita” kata Arogan yang mana memerintahkan seluruh pasukannya untuk mundur.
“Cih… dasar sialan, tampaknya kita harus mundur” kata Invidia.
“Hooaam… akhirnya aku bisa kembali dan tidur dikasurku” kata Acedin yang mana dibawah kakinya sudah ada ribuan mayat yang tercerai berai, mereka hancur tampa ada satupun yang dapat menyentuh dirinya.
Ditempat tersembunyi Zero yang mana menggunakan bendera hitam putih miliknya untuk membawa para pasukan mayat milik Reiga merasa ketakutan.
“Sialan-sialan mereka berdua itu ada dilevel yang berbeda, terutama sikecil itu dia terlihat sama sekali tidak melakukan apapun tetapi para pasukan mayat yang mendekati dirinya semuanya hancur tercerai berai, seakan-akan ada sebuah raksasa tak terlihat yang melindungi dirinya” pikir Zero yang mana melihat kekuatan mengerikan dari Acedin.
Setelah para pasukan dewa iblis penguasa dosa mulai mundur seorang wanita cantik, dengan rambut putih bersih bagaikan awan lembut dan mata biru bagaikan langit muncul dihadapan para phoenix, dia juga dapat mengetahui Zero yang bersembunyi dengan kekuatannya.
“Keluarlah… kau tahu kau ada disana” kata Aeria.
“Hehehehehe…. Seperti yang diharapkan dari peringkat ke 5, cukup luar biasa” kata Zero yang menunjukkan wujudnya.
Melihat Zero yang menunjukkan dirinya Riana langsung merubah wujudnya kebentuk manusianya yang mana diikuti oleh lima orang pengikutnya, melihat keenam phoenix yang mana berada dipihak Zero membuat Aeria merasa heran karena dia tidak akan menyangka kalau klan phoenix mau bekerja sama dengan seseorang yang ada diluar klan mereka.
“Terimakasih atas bantuan kalian, tapi aku sangat yakin kalau aku pernah mempunyai hubungan dengan kalian semua yang ada disini” kata Aeria.
“Hihihih…. Memang benar tidak ada, tetapi suamiku dewa kematian Reiga yang mengutuskan kami semua kemari untuk membantu anda nona Aeria” kata Riana.
“Hmm… Reiga dewa raja terkuat yang naik daun tersebut, baru saja dia mengalahkan Guila dan sekarang ini apa tujuannya untuk membantuku” kata Aeria yang penasaran dengan tujuan dari Reiga.
“Hahahahha…. Reiga bilang musuh dari musuhku adalah temanku, dan para dewa iblis penguasa dosa telah menyerang dirinya dua kali jadi dia ingin membuat sebuah aliansi denganmu dan juga Susano” kata Zero.
“Ooooh…. Dia bahkan memiliki tujuan yang besar, bahkan tahu kalau Susano ada dalam perlinduganku” kata Aeria.
“Kalau dia tidak tahu tidak mungkin dia akan bergerak secepat ini, terlebih lagi kekuatan dari dewa iblis penguasa dosa telah berkurang lebih dari setengahnya” kata Zero.
“Selain Ira dan Guila yang terbunuh oleh suamiku, Lujuria dan Codecia telah memutuskan untuk bekerja dibawah Reiga” kata Riana.
“Menarik sangat menarik, kalau boleh aku tanya kapan aku bisa bertemu dengan dewa kematian Reiga” kata Aeria yang mulai tertarik dengan rencana Reiga.
Beberapa hari kemudian dikota kabut hitam disana Reiga bersama dengan Zero, Diana, Riana, Lujuria, Codicia, dewa batu api, dan dewa besi hitam telah berkumpul untuk menyambut kedatangan Aeria. Dan juga Reiga telah mempersiapkan diri kalau misalnya Aeria berbalik melawan dirinya maka dia akan menggunakan satu kali pemakaian terakhir dari artefak pengekang agung, dan disaat Aeria telah sampai disana dia bersama dengan seseorang yang memakai tudung berwarna coklat untuk menutupi dirinya, bahkan mata dewa dari semua yang ada disana tidak dapat melihat apa yang ada dibalik tudung tersebut.
“Maaf kalau sudah membuat kalian semua menunggu lama” kata Aeria yang berbicara sopan pada Reiga.
“Tidak apa-apa, tetapi sebelum itu perkenalkan aku Reiga orang yang membentuk aliansi ini” kata Reiga.
“Oooohh… jadi kau yang dinamakan Reiga itu, sesuai dengan espetasiku aku dapat merasakan energy kuat didalam tubuhmu itu” kata Aeria.
“Hahahhaa…. Tidak perlu memuji dibandingkat dengan anda sendiri aku yakin kalau itu dalam jumlah energy aku merasa seperti anak-anak dimata anda” kata Reiga yang mana melihat energy yang dikeluarkan Aeria, sangat kuat dan besar bahkan sampai keatas langit.
“Hihihih…. Menarik kau adalah orang ketiga yang dapat merasakan energyku yang telah aku sembunyikan, tetapi sebelum kita mulai diskusinya aku akan perkenalkan dulu temanku yang satu ini” kata Aeria yang memperkenalkan seseorang dibelakangnya.
“Halo dewa Reiga perkenalkan aku Susano dewa bumi peringkat ke 4 dari 100 dewa raja terkuat” kata seseorang tersebut yang membukan tudungnya yang ternyata adalah Susano ( dia terlihat seperti seorang pria paruh bayah dengan usia 40 tahunan keatas, dengan janggut yang diapunya mempermanis penampilannya, mata dan rambut coklat menjadi daya tariknya tersendiri dan tinggi yang mencapai 195 cm memberikan sebuah tekanan pada siapapun yang ada didepannya ).
“Akhirnya dia ada disini sang dewa bumi yang konon katanya kekuatan miliknya dapat disandingkan dengan si Rangking 1 dewa waktu Cronos, dengan adanya dirinya dipihakku aku yakin dapat mengalahkan Arogan” pikir Reiga.
“Hmmm…. Kalau boleh tanya kenapa kau kelihata seperti seseorang yang sangat lemah” kata Diana yang melihat hampir tidan ada sedikitpun energy hukum didalam tubuh Susano.
“Hahahah…. Jadi kau menyadarinyakah, memang aku ingin merahasiakan ini tetapi sepertinya itu percuma, dipertarungan terakhirku melawan Ares aku telah terkena racun dari senjata tombaknya dan racun tersebut mengekang kekuatan hukum miliku” kata Susano.
“Jadi begitu, pantas kau bersembunyi selama ini, tetapi racun macam apa yang dapat mengekang kekuatan seseorang” kata Reiga yang mana penasaran.
“Aku tidak tahu jenis racun apa yang dia gunakan, tetapi aku sangat yakin dengan jelas kalau dia mendapatkan racun ini dari sang ular berkepala delapan sang pembawa bencana Orochi” kata Susano.
“Hmmm…. Kelihatannya aku harus berbuat sesuatu sebelum bisa memulai rencanaku” pikir Reiga yang melihat keadaan Susano.
Bersambung..............