I Am The God Of Ghoul

I Am The God Of Ghoul
Bab 272 Pertarungan sang peringkat pertama



Kembali sebelumnya pada saat Reiga sedang berhadapan satu lawan satu dengan Susano, disaat itu juga sang naga tampa kepala langsung pergi kegunun tertinggi untuk mengambil kembali kepala miliknya, disana dia tidak bertemu dengan Cronos malahan segel kepalanya dibiarkan tidak terjaga dan bisa hancur kapan saja.


“Apa-apaan ini, apa si Cronos itu meremehkanku kurang ajar, kalau aku sudah mendapatkan kepalaku kembali akan kubunuh dia” kata sang naga tampa kepala itu.


Dia lalu menggunakan energy hukum darah monster yang dia kumpulkan dengan cara membunuh dan melahap orang-orang didunia atas dan bawah, ”Crrasstt… Krraak…” energy tersebut berubah menjadi segumpalan darah rakasasa yang mana sangatlah menyengat, dan darah raksasa itu lalu dituangkan diatas segel dari kepala naga tersebut. “Krraanggss… Trraannggss…” dan denga mudahnya naga tampa kepala pada akhirnya bisa mendapatkan kepalanya kembali, kepala naga itu terlihat seperti kepala naga biasa namun dengan lima tanduk dan satu mato yang mana memiliki iris mata merah kehitaman.


“Akhirnya kita menyatu kembali” kata kepala naga itu.


“Iya pada akhirnya kita bisa lengkap kembali” kata tubuh naga tersebut.


“Crraaakk… Crrasst… Krraasstt…” lalu dengan sendirinya kepala naga tersebut lalu mengeluarkan urat-urat saraf yang mana langsung bergerak menyatu kedalam tubuhnya, sementara tubuhnya mengeluarkan tulang leher yang menusuk tajam kekepalanya. “Crrraassstt….” Dan ketika keduanya menyatu satu sama lainnya “Ssshhh…” sebuah asapa hitam kemerahan keluar dengan deras menutupi seluruh tubuh sang naga tersebut.


“Hehehehe… Gahahahaha…. Aku sang Naga monster darah telah kembali, Hahahaha….” teriak naga itu yang menyebut namanya kalau dia adalah naga monster darah.


Sementara itu disisi belakangnya Cronos yang sedari tadi sedang menunggu pada akhirnya mulai bergerak.


“Sudah selesai… kalau sudah mari kita saling bunuh sekarang” Kata Cronos yang mana memengang dua pedang miliknya.


“Cronos…. Akhirnya kau menunjukkan dirimu, dasar dewa rendahan beraninya kau mengerungku ditempat yang menjijikan itu selama jutaan tahun, aku akan membunuh dan menguliti seluruh tubuhmu, lalu akan kutampilkan kepalamu diseluruh planet Erras” kata sang Naga monster darah.


“Haaah… seharusnya aku hancurkan saja kepalamu itu, kau tahu mulutmu itu benar-benar penuh dengan omong kosong belakang” kata Cronos.


Dengan cepat naga monster darah tersebut langsung menyerang kearah Cronos, dan dengan pedang miliknya Cronos menahan serangan dari naga monster darah itu “Trraanggss….” Pedang panjang ditangan kanan Cronos lalu mulai bercahaya dan menambahkan kekuatan dari tubuh Cronos. “Srraanggss… Srraanggss… Srraanggss…” serangan pedang miliknya mulai menembus sisik keras dari naga monster darah tersebut, sementara itu sang naga monster darah yang mana merasakan sakit saat ditebas oleh Cronos “Rooaarrr…” langsung mulai menyerang dengan liar menggunakan cakaran tangannya “Srrraasshh…. Srrraasshh…. Srrraasshh….” Cakaran tangan tersebut merusak ruang disekitar Cronos dan membuat dirinya kesulitan menghindar karena ruang disana bisa meledak kapan saja saat dia mendekati rusakan raung tersebut.


“Kau cuman bisa melakukan hal itu saja” kata Cronos, “Trriinggss…” cahaya lalu muncul dipedang pendek disebelah tangan kirinya, dan “Busshh…” cahaya itu menambah kecepatan dari Cronos membuatnya menjadi lebih cepat dari sebelumnya.


“Trraasshh…. Krrrrassstt….” Dengan serangan cepat dia menghancurkan kuku-kuku tajam dicakaran naga monster darah tersebut, “Grrraaaaahhh…” naga monster darah itu lalu kesakitan dan kemudian menggunakan mulutnya untuk menyerang Cronos.


“Krrrassstt…. Krrrassstt…. Krrrassstt….” Dia berusaha untuk menghancurkan Cronos dengan rahang dan mulutnya, tetapi karena kecepatan gerak Cronos sangatlah cepat dia bisa menghindari setiap serangan dari naga monster darah tersebut dengan mudahnya.


“Skill Time Hijacker” Cronos lalu menggunakan skill miliknya, dan tiba-tiba saja bayangan dirinya muncul ditempat dia berdiri sebelumnya.


Bayangan tersebut mulai menyerang kearah naga monster darah percis seperti Cronos menyerang  sebelumnya, “Trraasshh…. Krrrrassstt….” Serangan dari bayangan Cronos lalu menyerang kembali cakar sang naga monster darah yang sudah terluka dan membuat lukanya tambah parah.


“Coba saja kalau kau bisa” kata Cronos.


Naga monster darah itu lalu mengeluarkan kabut asap merah dari seluruh tubuhnya, kabut asap tersebut mulai bergerak dengan sendirinya dan mengarah ke dekat Cronos “Ziinggss…” menggunakan aura miliknya Cronos langsung mendorong kembali kabut merah tersebut, “Zooomm…” dia lalu memadatkan aura miliknya disekitar pedang panjang ditangan kananya “Ngiiinnnggsss….” Suara aneh lalu muncul dari aura yang bergertar dipedang panjang milik Cronos tersebut. Dengen kecepatan penuh Cronos lalu melesat kearah naga monster darah tersebut dan dengan kekuatan dari pedangnya dia melemparkan serangan tebasan jarak jauh yang mana mengandung kekuatan hukum ruang dan waktu didalamnya “Zrrraanggss….”.


Serangan dari tebasan pedang tersebut sangatlah cepat dan sang naga monster darah tidak dapat menghindari serangan pedang tersebut “Srrraasstt…” dia lalu kehilangan sebelah sayapnya karena serangan pedang tersebut, dengan cepat naga monster darah langsung berusaha untuk menghindari serangan pedang tersebut namun dia kurang cepat dan malah membuat salah satu sayapnya terpotong.


“Grrrr…. Cronos kau sialan…” naga monster darah lalu mengumpulkan energy didalam pusat perutnya dan kemudian mengalirkannya kearah tenggorokannya.


“Booommsshh….” Naga monster darah yang mana telah marah lalu mengembuskan nafas naga miliknya, serangan nafas tersebut sangatlah kuat yang mana mengandung kekuatan element kehancuran, pembusukan dan darah didalamnya. Melihat kalau serangan dari nafas naga itu tidak bisa dihindari Cronos langsung menggunakan hukum ruang dan waktu yang dia punya, dia lalu memusatkan kekuatannya menjadi satu bola yang hitam dan kecil.


“Skill World Cage” Cronos langsung melemparkan bola hitam kecil tersebut untuk menghadapi serangan nafas naga yang ada didepannya, serangan dari naga monster darah langsung terserap masuk kedalam bola hitam kecil tersebut, daya hisapnya bagaikan sebuah lubang hitam yang melahap apa saja namun ketika seluruh nafas naga tersebut telah terhisap seluruhnya bola kecil itu langsung menghilang begitu saja.


“Kau bisa mengehentikan seranganku, sesuai yang diduga dari sang peringkat pertama didunia” kata naga monster darah.


“Hentikan itu, sebaiknya kau cepat serius melawanku atau semua ini hanya percuma membiarkan dirimu lepas dari segel itu” kata Cronos yang mengacungkan pedangnya kearah sang naga monster darah.


“Gahahahah…. Baiklah kalau itu yang kau mau, akan aku tunjukkan padamu apa itu artinya keputusasaan” kata sang naga monster darah tersebut, tubuhnya lalu mengeluarkan kabut asap kemerahan yang mana lebih pekat dari sebelumnya.


“Krraakk… Crrasstt…” tubuh dari naga monster darah tersebut lalu mulai mengecil dan dibalik asap tersebut energy yang diapunya semakin meningkat ketebalannya, “Krrraakkk….” Tangan cakar naga yang diapunya lalu berubah menjadi sepasang tangan manusia biasa, sayapnya yang terptong tumbuhk kembali “Crrasstt…” dan mengecil kaki kakinya juga ikut berubah menjadi kaki panjang manusia. Dan setelah kabut merah tersebut menghilang sesosok pria dengan rambut hitam yang mana parasnya tampan tetapi sangat menyeramkan muncul dihadapan Cronos, dia mengeluarkan hawa merah membunuh yang sangat kuat dan ketika dia tersenyum sebuah perasaan tidak enak mulai muncul diseluruh tubuh Cronos yang mana mengatakan pada dirinya untuk melarikan diri dari sana.


“Hahahah…. Bagus aku bisa merasakan kekuatan yang besar didalam tubuhnya itu” kata Cronos yang mana agak bergetar karena ketakutan.


“Heii… ada apa jangan bilang kau kagum dengan ketampanan dari wajahku ini” kata naga monster darah dalam wujud manusia miliknya.


“Hahahahah…. Wajahmu sebelumnya lebih baik dari pada yang sekarang ini” kata Cronos yang mana menghina wajah dari naga monster darah tersebut.


“Begitukah kalau bagus, kalau begitu sekarang matilah” kata naga monster darah tersebut, dia mengeluarkan aura yang sangat kuat dan mencekik disekitar tubuhnya.


Bersambung…..