
Sesosok beruang raksasa yang mana lebih tinggi dari langit itu sendiri, dia adalah mahluk purbakala yang dulunya adalah musuh alami dari para Titan yang mana adalah musuh alami mereka juga, beruang gunung hitam adalah mahluk yang dapat menghancurkan dunia hanya dengan nafas mereka dan karena kekuatan besar tersebut sistem membuat rencana yang mana mengadu kedua ras tersebut. Ketika kedua ras raksasa tersebut bertemu satu sama lainnya mereka saling mencoba untuk membunuh satu sama lainnya, sampai pada akhirnya beruang gunung hitam kalah dan terbunuh lalu mayatnya yang jatuh kealam bawah berubah menjadi salah satu benua disana sementara itu para Titan yang mana kehilangan lebih dari sebagian besar ras mereka karena peperangan tersebut perlahan-lahan menuju kepunahan.
Dan sekarang ini sekali lagi untuk kedua kalinya beruang gunung hitam muncul kedunia, dan kemunculannya disebabkan oleh permintaan dari keturunannya yang mana mengorbankan nyawa dan jiwa miliknya untuk memanggil 10 % dari kekuatan leluhur yang diapunya.
“GRRR…. ROAAARR….” Dengan penuh amarah Grizz yang mana telah berubah menjadi beruang gunung hitam, dia mengangkat tangan kanannya keatas langit dan menembus awan, “SSRRRAASSSSTT….” Dan hanya menggunakan satu kali cakaran miliknya dia menghabisi hampir seluruh mahluk pelahap darah yang ada dihadapannya.
Sementara itu benua iblis yang mana juga ikut terkena serangan tersebut mengalami goncangan besar, merasakan adanya guncangan dan energy kuat yang luar biasa para pelahap darah yang mana sudah memenuhi benua iblis beramai-ramai datang ketempat Grizz, tujuan mereka cuman satu yaitu adalah memangsa setiap mahluk yang ada dan bagi mereka energy kuat milik Grizz adalah nutrisi terbesar dan ternikmat.
“Brrummmhh… Brrummmhh… Brrummhh…” suara gemuruh dari langkah kaki para pelahap darah yang mana beramai-ramai datang ketempat Grizz memenuhi berbagai arah, dari depan, belakang, kanan dan kiri semuanya dipenuhi oleh para mahluk pelahap darah yang mana dengan mulut berair milik mereka. Para pelahap darah tersebut tidak perduli dengan wujud Grizz dan seberapa kuat dirinya yang mereka perdulikan adalah bagaimana cara mereka bisa melahap mahluk senikmat itu.
“Grrrr…. Boomnngg….” Grizz yang marah melihat para pelahap darah tersebut lalu mengumpulkan enegy dimulutnya, kekuatan dari alam mengalir deras dari telapak kakinya dan menuju langsung kemulutnya.
“BOOOMMSSHH…..” dan dengan satu nafas Grizz menembakkan sebuah bola cahaya yang sangat cepat, serangannya sangat cepat menyamai kecepatan kilat hal itu membuat para pelahap darah yang ada didepannya musnah dan hancur berkeping-keping karena nafas miliknya.
“Sialan… dia bisa membunuh semuanya hanya dengan satu serangan, ini gawat jika begini terus maka kami akan musnah dan tidak dapat menyelesaikan misi kami” kata raja pelahap darah tersebut.
“Akan kubunuh” pikiran Grizz sekarang ini sudah dipenuhi oleh amarah, dan sekarang tidak ada yang bisa menghentikan dirinya, dia akan terus bertarung sampai nyawanya habis digunakan.
“PUIINNGGGSS…. BOOMMSSHH….” Grizz yang melihat kumpulan mahluk pelahap darah yang mana ada disampingnya langsung dengan liarnya menembakkan serangan pada mereka semua.
Raja pelahap darah yang melihat hal itu langsung dengan cepat terbang kearah kepala Grizz, “Crraaakkss…” dan dengan kemampuan miliknya dia mengubah tangannya menjadi 3 kali lebih besar dan dengan tangannya dia mencoba untuk meninju Grizz “Buuggsskk…” namun Grizz yang mana telah berubah menjadi mahluk mistik purba tidak dapat dilukai dengan serangan lemah tersebut. Grizz yang dipukul diwajahnya sama sekali tidak mendapatkan luka ataupun merasakan rasa sakit, yang dia rasakan cuman amarah pada pelahap darah dan semua yang ada dihadapannya akan menjadi korban amukannya.
“Sialan… aku harus mundur dan mengisi kekuatanku terlebih dahulu” kata raja pelahap darah, dia berencana untuk mengubah beberapa pelahap darah untuk dijadikan makanannya dan dengan memakan beberapa pelahap darah dia akan bertambah lebih kuat lagi.
Melihat raja pelahap darah yang terbang menjauh darinya Grizz langsung mengangkat tangan kirinya, “CRRRAASSSHH…” dan dengan sebuah serangan cepat dari tangan kirinya raja pelahap darah terhempas dengan tubuh berantakan, tubuhnya tercabik-cabik hanya karena terkena angin dari serangan cakaran kiri milik Grizz. “Buusshh…. Bommssh…” namun dirinya beruntung karena raja pelahap darah itu terhempas tepat dikumpulan para pelahap darah yang lainnya, para mahluk pelahap darah yang lainnya itu lalu mengerumuni raja pelahap darah mereka berkerumun seakan-akan ingin melindungi dirinya, disisi lain raja pelahap darah yang mana sedang sekarat memegang salah satu pelahap darah dengan tangan kanannya dan “Crrasstt…” mahluk pelahap darah tersebut langsung berubah menjadi jantung kecil ditangan kanannya.
“Glluupp…. Haaah… tidak cukup” kata raja pelahap darah itu, setelah dia memakan salah satu dari bawahannya “Ssshhh…” tubuhnya langsung pulih seperti sedia kala dan dia lalu dengan menggunakan aura kekuatan hukum darah monster memerintahkan para pelahap darah yang lainnya untuk berubah menjadi gumpalan jantung, “Crraasstt… Crraasstt… Crraauusstt… Glluupp…” di lalu memakan puluhan pelahap darah yang telah berubah menjadi gumpalan jantung dengan buasnya dan semakin dia melahap para bawahannya semakin kuat pula dirinya. Grizz yang mana merasakan aura dari raja pelahap darah tersebut semakin bertambah langsung menunduk dan menginjak tanah dengan keempat kakinya, “Bussshh…” dengan keempat kaki miliknya dia berencana untuk melindas para mahluk pelahap darah besarta raja mereka juga, melihat Grizz yang mana sedang mengarah kearah dirinya raja pelahap darah tersebut lalu membuka mulutnya dan mengumpulkan energy hukum darah monster ditenggorokannya “Puiiingggss…. Booomsshh….” Lalu sebuah bola cahaya merah yang kuat keluar dari mulutnya dan ditembakkan kearah Grizz “Buussshhkkk….” Grizz yang tepat berada didepannya tidak bisa menghindari serangan tersebut dan mendapatkan beberapa luka kecil darinya.
“Hahahaha… bagaimana rasanya, aku meniru sedikit dari cara seranganmu itu” kata raja pelahap darah, dia melihat tehnik milik Grizz dan menirunya dengan mudahnya.
Grizz yang mendapatkan luka pertama kalinya setelah berubah menjadi sesosok mahluk mistik purba langsung mengeluarkan aura pembunuh miliknya, dia lalu mulai menargetkan raja pelahap darah sebagai musuhnya, walaupun dirinya telah kehilangan sebagian besar akal sehatnya Grizz tetap bisa melihat mana musuh yang bukan ancaman dan mana musuh yang bisa berbahaya. “Krrraakk… Trraakk… Crrraakk…” Grizz lalu mengeluarkan beberapa energy yang sangat besar dan mengalirkan kegunung hitam dipunggung miliknya, gunung hitam tersebut lalu langsung menjalar seperti akar pohon dan menutupi beberapa tubuh Grizz dan dalam sekejap armor batu hitam langsung menutupi dirinya wajah, cakar, kaki dan dada sudah tertutupi oleh armor pelindung yang mana meningkatkan daya tahan dan serangan miliknya.
“Ha… Hahahhaha… bagus-bagus sekali aku juga akan menirunya” kata raja pelahap darah tersebut.
“Crrraakkss… Trraaasskk…” dia menggenggam dua mahluk pelahap darah ditangannya dan menghisap mereka, lalu kedua mahluk pelahap darah tersebut langsung melintir disekitar tubuhnya setelah itu kedua mahluk pelahap darah tersebut langsung mengeras bersamaan dengan darah merah mereka dan langsung berubah menjadi armor miliknya. Sebuah armor merah yang tajam dengan beberapa mata dan organ-organ tubuh yang masih bergerak disekitarnya, sebuah armor mengerikan yang menunjukka kekejaman dan kegilaan.
“Hahahaha…. kau beruang raksasa, aku ucapkan selamat untukmu karena untuk pertama kalinya kau adalah mahluk pertama yang aku anggap sebagai musuh dan bukannya mangsa, jadi berikan aku hiburan dengan segenap kekuatan yang kau punya” kata raja pelahap darah tersebut.
Bersambung……