I Am The God Of Ghoul

I Am The God Of Ghoul
Bab 12 Ghoul VS Hunter



Apollo terlahir sebagai yatim piatu kedua orang tuanya meniggal ketika menghadapi mahluk mistik karena itu dia memustuskan untuk menjadi pejuang dan pemburu terkuat disukunya usaha dan kerja keras yang dia lakukan selama 20 tahun membuahkan hasil dia akhirnya diakui oleh dewi Shita dan diberikan posisi saint, dia diberikan posisi saint bukan cuman dari kekuatannya tetapi juga dari semangat dan imamnya yang kuat membuat dia rela berbuat nekat demi menghadapi musuhnya.


"Aku korbankan 50 tahun dari masa hidupku demi kekuatan untuk menghancurkan musuh-musuhku” kata Apollo.


 Ledakan yang kuat akibat dari panah yang ditembakkan Apollo membuat Azazel yang berada dilangit merasakan hawa dari ledakannya dan membuat mereka mundur, disisi lain Apollo yang terlah mengobarkan 50 tahun umurnya kehilangan kekuatannya untuk berdiri dan berlutut jatuh walaupun Apollo sebagi seorang elf memiliki umur yang lebih panjang dari manusia tetapi akibat pengambilan umur yang dia perbuat membuat kodisi fisiknya memburuk, setelah cahaya dank abut aspa akibat tembakan panah itu menghilang terlihat jelas bahwa titan itu terkena serangan telak dan telah kehilangan lengan kanannya, kepala dan sebagian kecil pundak kanannya.


 “Berhasil, bagus, dengan ini semua selesai” kata kelompok pejuang dari kubuh Shita.


 Hanya sebentar setelah mereka merasakan kemenangan dari arah desa dewa Grizz dan dewa Dwarr muncul ratusan boneka mayat seluruh boneka mayat yang tadinya menyerang kedua desa itu langsung menuju desa dewi pemburu para pejuang itu merasakan hawa keberadaan para pasukan mayat itu langsung bersiap untuk kembali bertempur tetapi semangat juang mereka tiba-tiba jatuh setelah muncul sebuah cahaya yang mengeluarkan aura mengerikan cahaya itu memudar dan memuncul sesok pemuda yang tampan tetapi walaupun ketampanannya sangat memukau para pejuang yang melihat pemuda itu cuman tau satu hal “Kalau aku melawanya aku akan mati, Kalau aku bersuara keras aku akan mati, Kalau aku bergerak dari tempatku aku akan mati, mati..mati..mati..mati..mati” pkirian akan kematian muncul dikepala mereka setelah melihat sosok Reiga sang dewa mayat yang menciptakan gunung mayat dimanapun dia berada.


 “Sepertinya kau agak kesusahan disini ya Azazel..” kata Reiga sambil melihat kearah Azazel mengacuhkan para pejuang Shita.


 “Mahon maaf sebesar besarnya hamba telah mengecewakan tuan” kata Azazel sambil membukuk di udara.


“Tidak apa-apa jangan risau tugasmu dari awal adalah untuk menahan pasukannya agar tidak pergi membantu yang lainnya dengan cara itu aku bisa leluasa menaklukan tempat yang lainnya, tapi tidak kusangka situasinya bisa seburuk ini” kata Reiga sambil melihat boneka mayat titannya yang rusak parah.


 Belum selesai Reiga melihat situasi “Boom” sebuah anak panah dilepaskan kearahnya, tetapi karena perbedaan level yang terlalu besar Reiga dengan mudahnya menangkap anak panah itu dengan sebelah tangannya, tidak hanya satu anak panah “Boom” Apollo yang merupakan seorang pejuang sekaligus seroang saint “Boom, Boomm” tetap menebakkan anak panahnya tetapi sekali lagi setiap anak panah yang ditembakkan Apollo berhasil ditangkap dengan mudah hanya menggunakan sebelah tangan.


 “Hei udah selesai, panahmu benar-benar lemah dan lambat” kata Reiga yang langsung turun dari langit dan mengahampiri Apollo.


 Apollo yang dihampiri Reiga menarik kembali busurnya dan bersiap untuk menembak Reiga kembali dengan panahnya, Reiga yang merasa bosan dengan serangan Apollo langsung menendangnya seperti sampah Apollo terhempas dengan kuat jauh.


 “Kuakui semangatmu juangmu luar biasa tetapi kau salah memilih lawan, yah sudahlah mari kita kembali kemasalah utama dulu” kata Reiga sambil menuju arah boneka titan yang rusak.


 Para pejuang yang melihat Apollo diperlakukan seperti sampah tidak bisa melakukan apa-apa mereka lelah kehilangan semangat juangnya dan bahkan terlalu takut untuk bergerak.


 “Mari mulai, skill Crazy Docter + otoritas darah + energy yin hitam” dalam sekejab 100 boneka mayat berubah menjadi gumpalan darah dengan skill energy yin hitam gumpalah darah itu berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan aura mencekam , gumpalan darah yang sudah diperkuat energy yin hitam itu kemudian diserap oleh Reiga setalah dia menyerap darah itu dia mengeluarkan 10 tentakel yang memiliki ujung seperti suntikan kemudian dia menggunakan tentakelnya untuk menusuk tubuh mayat titan dan melirkan darah hitam tersebut.


 “Ayo bangkit mainan terkuatku” kata Reiga sambil berkosentrasi pada boneka mayatnya.


 Setelah selesai disuntukan darah hitam dari dalam mayt titan itu muncul gel berwarna hitam gel itu menutupi seluruh tubuh titan dan membentuk ulang tangan dan kepalanya yang hancur dan bukan cuman memulihkan tubuh titan yang tadinya setinggi 15 meter membesar menjadi 25 menter sedangkan tubuhnya menggelap dan mengeluarkan garis darah merah yang terlihat seperti urat nadi manusia, “ROOOOAAAR” titan yang telah merupakan mayat tiba-tiba bersuara dan memancarkan energy kehiduapan.


“Ping..ping selamat pada dewa mayat Reiga telah menciptakan spesies kuno raksasa jootun ( raksasa jootun salah satu dari spesies raksasa yang terlahir dari ibu para raksasa ymir, raksasa jootun memiliki kekuatan untuk menghacurkan dunia dikarenakan kekuatan kegelapannya yang dapat menarik energy kehidupan musuhnya, ribuan tahun yang lalu sebelum zaman peperangan ketiga fraksi dulu bekerja sama untuk memusnahkan 3 spesies di planet Errass salah satunya adalah spesies raksas jootun ).


 “Ping..ping menerima 10.000 GP”


Tetapi raksasa itu bukannya mendengarkan peritah Reiga dia bahkan tidak bergerak sama sekali.


 “Eeeh apaan ini” pikir Reiga sambil terbang mengelilingi tubuh raksas jootun.


 “Si.si..sialan dia tidur sambil berdiri”kata Reiga dengan wajah datarnya yang sedikit mengeluarkan aura marah.


“Ping..ping menjawab kondisi yang terjadi pada raksas jootun” jawab sistem.


 “Ping.. raksasa jootun yang sekarang hanya memiliki sedikit energy kehidupan di dalam dirinya diminta agara dewa untuk memberikan 100.000 GP untuk memulihkan energy kehidupan raksasa jootun” jawab sistem.


 “Cih baru dapat 10.000 sekarang harus bayar 100.000” kata Reiga yang penuh depresi.


 “Sudahlah, ooh kelihatannya tamu terhormat sudah datang” kata Reiga yang mendarat ditanah sambil melihat hujan panah bercahaya emas keputihan.


 Puluhan panah energy menghujani Reiga yang berasal tepat dari kuil Shita, satu panah itu kekuatannya


setara satu tembakan tank, yang sudah bersiap dengan pedangnya mengaktifkan skill aura pedang gelap yang telah diperkuat skill energy yin hitam membuat wilayah aura pedang melebar sebesar 25 meter dan memperkuat energy yang dikeluarkan, ketika panah itu memasuki wlayah Reiga dia langsung menebas anak panah itu satu persatu dengan cepat tampa bergerak dari tempat dia berdiri.


 “HEEI CUMAN INI KEKUATAN MU..” Teriak Reiga untuk mempropokasi Shita.


 Dewi Shita yang termakan propokasi itu langsung keluar dari desanya dan langsung berlari kearah Reiga sambil berlari dia melepaskan sebuah anak panah dengan mengunakan skill pengorbanan darah ( skill ini menggunakan darah pemilik untuk meningakatkan kekuatan serangan ) panah yang dia lepaskan memilki kekuatan dua kali lipat lebih kuat dari panah yang sebelumnya.


 “Tehnik pedang kedua tusukan penghancur” Reiga menggunakan tehnik pedang nya dan menusuk hancur panah yang ditembakkan oleh Shita.


 Bersamaan dengan hancurnya panah itu Shita muncu dari sisi kanan Reiga dan menembakkan beberapa anak panah Reiga yang mati langkah karena trik yang digunakan Shita langsung mengacungkan tangan kirinya kea rah anak panah Shita “ Skill pelahap” mulut hitam muncul dan melahap beberapa anak panah tetapi walaupun beberapa anak panah suadah dilahap masih ada sebuah anak panah yang berhasil menembus skill Reiga dikarenakan lambatnya pengaktifan skill itu panahnya pun menusuk bahu kanan dari Reiga.


 “Yo bocah bagaimana rasanya, kekuatan kecil ku” kata Shita dengan wajah sombong.


 “Aaah rasanya gatal seperti digigit nyamuk” kata Reiga yang sedikit marah sambil dengan paksa mencabut panah dibahunya.


Bersambung….