
Raja pelahap darah yang mendapatkan banyak nustrisi dari pengorbanan para pengikutnya mulai mengeluarkan aura darah merah yang sangat kuat dari dalam tubuhnya, aura yang dia keluarkan cukup untuk membuat orang biasa hancur berkeping-keping hanya dengan berada didekatnya, sementara itu Grizz yang mana sudah berubah dan kehilangan akalnya tetap waspada pada dirinya, insting hewan yang dia punya merasakan hawa kuat dari raja pelahap darah dan instingnya memerintahkannya untuk melarikan diri. Tetapi amarah dan dendam Grizz yang sudah mengakar sampai kejiwanya membuatnya tetap berdiri tegak dan menghadapi raja pelahap darah, “Bussshh….” Melihat kalau Grizz tidak bergerak raja pelahap darah langsung memutuskan untuk bergerak duluan dengan kecepatannya dia menembus beberapa kilo meter hanya dalam satu detik, “Buusshkk…. Krrraakk…” dan dengan satu kali pukulan dia menghancurkan armor dada yang terbuat dari bukit hitam milik Grizz.
“Kahahahaha…. Seru sekali” kata raja pelahap darah yang mana telah dibutakan oleh kekuatan miliknya.
“Buusskk… Bussskk… Boommsshh…. Crrraakk… Trraasskk…” dengan serangan berutal dari segala arah raja pelahap darah perlahan-lahan mulai menghancurkan armor milik Grizz, sedikit demi sedikit armor yang dia punya hancur dan memberikan luka besar pada tubuhnya.
Grizz yang mana kalah dari segi kecepatan tidak bisa mengikuti gerakan raja pelahap darah dan hanya bisa menerima serangan darinya, sambil terus bertahan Grizz lalu mengumpulkan energy alam dibawah kakinya dan energy alam tersebut dimasukkan kedalam armor gunung hitam milik Grizz, “Trraakk….. Krraannggss…” sedikit demi sedikit armor milik Grizz mulai bertambah kuat sampai pada akhirnya raja pelahap darah berhenti menyerang Grizz. “Tiik-tiik… Tiik-tiik… Tiik-tiik…” sebelum dia sadar tangan dan kakinya sudah terluka karena menyerang armor kuat milik Grizzz, lukanya bahkan sulit untuk sembuh karena aura dari alam yang menolak kekuatan hukum darah monster miliknya.
“Jadi begituyah, kau menggantikan batu-batu busuk itu dengan sebuah baja dan berliankah, menarik sekali tidak kusangkan tubuhmu dapat memproduksi besi sekuat itu” kata raja pelahap darah yang melihat kalau hampir keseluruhan armor milik Grizz sudah berubah menjadi baja dan berlian.
Grizz menggunakan prinsip alam yang mana bumi menciptakan mineral-mineral langkah disekitar pegunungan, dan dikatakan kalau beruang raksasa gunung hitam tidak menciptakan gunung hitam dari punggungnya tetapi dia membawa sebuah gunung hitam untuk dia jadikan prisai dipunggungnya, lalu dengan menggunakan kekuatan alam Grizz mempercepat proses pembuatan mineral alami dipunggungnya dan menyebarkan baja dan berlian tersebut keseluruh tubuhnya.
“Bagus juga, kalau kau cepat kalah maka ini tidak akan seru” kata raja pelahap darah tersebut, “Boomsshh….” Aura kuat lalu dia keluarkan dari tubuhnya dan bersama dengan aura miliknya armor yang dimiliki langsung berubah sedikit demi sedikit, sebuah kristal merah yang terbuat dari darah muli menutupi hampir seluruh tubuhnya dan menghancurkan beberapa organ yang tadinya tergantung disekitar armor miliknya, sekarang armor miliknya sudah berubah drastis menjadi sebuah armor yang tercipta dari kristal darah.
Armor milik raja pelahap darah mengeluarkan beberapa cairan hitam kemerahan disekitarnya, “Sssshh….” Ketika satu tetes cairan itu jatuh tanah langsung meleleh dan membuat sebuah lubang yang sangat dalam. Cairan tersebut sangatlah beracun sampai-sampai dapat merusak bumi dan melelehkan besi dengan mudahnya, setelah melapisi hampir seluruh tubuhnya dengan cairan tersebut raja pelahap darah lalu bersiap untuk meyerang kembali, “Bussshhh….” Dengan kecepatan yang lebih cepat dari sebelumnya “Busshh… Busshh… Busshh…” raja pelahap darah lalu bergerak dengan cepat dan mengitari tubuh Grizz yang besar, dia berusaha untuk mencari titik lemah dari armor milik Grizz dan melancarkan sebuah serangan kuat yang akan langsung membunuh Grizz dengan cepat.
Melihat kalau Grizz tidak dapat mengikuti gerakan dari raja pelahap darah, dengan amarah yang besar Grizz lalu mengamuk dan mengaum “ROOAAARR….” Gema suara dari auman miliknya lalu mengguncang tubuh milik raja pelahap darah dan membuat kecepatan yang diapunya berkurang bahkan dia berhenti untuk bisa mengembalikan kondisi tubuhnya. “Crrraaaakkss….” Melihat pergerakan raja pelahap darah yang terhenti Grizz dengan cepat menggunakan cakarnya untuk menyerang dirinya, tetapi armor unik milik raja pelahap darah langsung berubah menjadi bentuk cairan dan menutupi tubuhnya “Boomsshh… Boomsshh… Boomsshh…” walaupun dia terhempas agak jauh tetapi hampir tidak ada luka sedikitpun yang dia terima dari serangan cakaran milik Grizz.
Melihat hal itu Grizz yang murka langsung menancapkan kedua cakarnya ketanah “Trrraanggsskk…” dan dengan mengalirkan energy yang sangat banyak kedalam cakarnya dia mengangkat tanah tersebut “Krrraakk….” Dan melemparkan sebuah batu raksasa kearah raja pelahap darah “BOOMMSSHH…” melihat batu besar diarahkan pada dirinya raja pelahap darah langsung mengebah bentuk dari armor yang diapunya dengan sebuah senjata berbentuk bor. “Zrriiinnggssskk….” Dengan menggunakan bor yang terbuat dari kristal darah tersebut “Busshh…” raja pelahap darah langsung melompat kearah batu tersebut “Trrrraaakk…. Krrraaakkss…” dan melubanginya dari depan.
“Krrraakkss…. Trraaakksss…. Crrrraassstkkk…” setelah beberapa detik raja pelahap darah langsung keluar dengan cara menembus batu besar tersebut, dia lalu dengan cepat menuju kearah Grizz tetapi setelah dia melihat lagi Grizz sudah menghilang dari pandangannya.
“Krraakk…. Trraaasskk….” Grizz lalu keluar dari bawah raja pelahap darah, tubuhnya dibalut oleh lava panas yang berasal dari kerak bumi dan dengan menggunakan lava panas tersebut Grizz menyelimuti cakarnya dan “Crrraaakkss… Trraanggkkss…” menyerang kearah raja pelahap darah, dengan bantuan dari lava panas tersebut armor milik raja pelahap darah rusak parah dia bahkan terluka parah karena serangan dari Grizz.
“Sialan dia menggunakan panas lahar yang ada didalam kerak bumi untuk menembus pertahananku, serangan kuat tadi menghancurkan tangan kananku kalau begini terus aku bisa mati” kata raja pelahap darah dengan senyum besar diwajahnya.
“GRRROAAARR… ROOAARR…” dengan buasnya lalu Grizz menggigit tangan kiri raja pelahap darah yang masih utuh “Crrraasstt…” dan membanting tubuhnya seperti mainan “Boomshh… Boomshh… Boooomshhtt…” setelah itu melemparkannya jauh darinya. “Puiinnggssskk….. BOOMMSSHH…..” dan dengan serangan kuat nafasnya dia menghancurkan tubuh raja pelahap darah menjadi kepingang-kepingan daging kecil, melihat tubuh dari raja pelahap darah yang hancur Grizz lalu terduduk tenang menggunakan keempat kakinya terlihat jelas kalau dia sangat kelelahan dalam menghadapi raja pelahap darah namun.
“Krriieekk… Krriieekk… Krriieekk…” puluhan mahluk pelahap darah lalu mulai berdatangan, mereka adalah mahluk-mahluk pelahap darah kecil yang mana masihlah berukurang 5 – 10 meter, tetapi mereka tidak mendatangi Grizz yang sedang kelelahan malahan mereka mendatangi tubuh dari raja mereka yang hancur berkeping-keping itu “Crrasst… Crraauusst… Glluuppsstt…” secara beramai-ramai para mahluk pelahap darah tersebut lalu memakan sisa-sisa tubuh dari raja mereka. Melihat kengerian tersebut tiba-tiba saja Grizz mendapatkan sebuah perasaan buruk, dan benar saja “Krrrasstt…” satu persatu tubuh dari para pelahap darah yang mana memakan daging raja mereka mulai berubah “Crrasstt… Krrassstt…” mereka berubah dan menjadi sebuah genangan darah yang cukup besar, dan dari genang darah tersebut keluarlah raja pelahap darah dengan tubuh yang utuh.
“Gaaah…. Hahahaha… kau membuatku mati untuk kedua kalinya, lumayan juga” kata raja pelahap darah, dia lalu mendekati Grizz yang mana sudah kelelahan.
“Boommsshh…” Grizz yang masih memeliki tekat kuat langsung menyerang kearahnya tetapi karena kelelahan kecepatan dari serangan Grizz langsung berkurang, dan raja pelahap darah dengan mudah menghidanri serangan darinya lalu dengan santainya dia berdiri dipundak milik Grizz “Crraanggss…” dan menggunakan kemampuannya dia mengubah tangan kanannya menjadi sebuah pedang sepanjang 4 meter.
“Kau sudah lemah, jadi ini sudah membosankan” kata raja pelahap darah tersebut.
“Ssrrraassstthhh….” Dengan kuatnya dia menebas leher Grizz dan membuat dia mati ditempat tersebut, Grizz yang mana telah menggunakan tehnik terlarang untuk membakar jiwanya langsung terbunuh ditempat dan tidak bisa dibangkitkan kembali lewat kuilnya, “Trraanggs… Trraanggs… Trraanggs…” disisi lain diseluruh tempat di kuil dewa Grizz seluruh patung miliknya hancur dan itu menandakan kehancuran dari dewa Grizz.
“Haaah… akhirnya aku bisa memakan sesuatu yang sedikit layak dialam bawah ini” kata raja pelahap darah yang melihat tubuh beruang raksasa milik Grizz dengan mata orang lapar.
Bersambung…..