I Am The God Of Ghoul

I Am The God Of Ghoul
Bab 63 Iblis keserakahan



Beruang adalah mahluk mamalia yang besar dan memiliki bulu yang tebal lalu memiliki fisk dengan indra penciuman yang kuat, pendengaran yang ulung, dan kasar. Beruang adalah mahluk empat kaki yang bisa berdiri dengan dua kaki yang mereka punya mereka berdiri dengan kaki mereka untuk menunjukkan intimidasi terhadap para lawan mereka selain itu mereka memiliki cakar yang kuat untuk bisa memanjat pohan dan rahang dengan taring kuat untuk mencabik-cabik mangsa mereka.


 Dan saat ini seseorang dengan nama dewa beruang sedang melihat beberapa mahluk yang memiliki kehadiran yang lebih tinggi dari dirinya yang membuat dia sedikit terintimidasi.


 “Jadi bagaimana mau maju satu-satu atau sekali tiga kalian maju” kata Reiga yang memandang lemah para iblis agung.


 “Sombong akulah yang akan jadi lawanmu” kata Baal yang telah marah dia lalu megeluarkan tiga kepalanya.


 “Tidak Baal biarkan aku yang maju, aku masih punya dendam padanya” kata Barbatos yang menahan Baal.


 Lalu tidak lama kemudian Grizz datang menghampiri Reiga dia datang dengan berjalan kearah Reiga.


 “Yooo lama tidak jumpa” kata Reiga ketika dia meliaht Grizz.


 “Reiga…, kalau bisa tolong biarkan aku untuk melawan salah satu dari mereka” kata Grizz.


 “Hmmm… kau yakin ingin melawan mereka sendirian??” tanya Reiga.


 “Yaah.. aku ingin merasakan kekuatan dari iblis agung yang banyak dibicarakan orang-orang itu” kata Grizz.


 “Baiklah.., kau hadapi pemanah itu dua yang lainnya biar aku yang urus” kata Reiga.


 Mendengar perkataan dari Reiga dengan cepat “Booomsshh…” Grizz langsung menghajar Barbatos “Braaasshh….Booomms..” jauh dari sana agar tidak ada yang mengganggu pertarungan mereka.


“Hati-hati” kata Grizz yang langsung melompat mengejar Barbatos.


 “Kau juga..” kata Reiga.


 “Hmmm.. kaupikir dengan berkurangnya kami kau bisa dengan mudah mengalahkan kami” kata Baal.


 “Yaah memang kenyataannya begitu” kata Reiga.


 Tidak tahan dengan ucapan dari Reiga mereka berdua maju menyerang Reiga dari depan Zepar telah bersiap dengan pedangnya sementara itu Baal yang berlari kebelakan Reiga telah bersiap untuk menyerang Reiga dengan tongkat emas yang dia punya.


 “Mati kau” kata Baal yang mengayunkan tongkat emasnya ( tongkat emas Baal disebut tongkat keserakahan para raja diciptakan dengan jiwa seratus penguasa yang membuat perjanjian dengannya dia mengambil napsu serakah mereka dan dengan emas murni dia membuat tubuh para penguasa itu menjadi satu tongkat yang sangat kuat dan kokoh ).


 Disaat yang bersamaan Zepar juga melancarkan serangan dari depan diserang dari belakang dan depan oleh dua iblis agung disutasi itu Reiga hanya tersenyum kecil. Dan pada saat serangan itu hampir menyentuhnya Reiga dengan cepat menghindar dia sangat cepat sehingga membuat pedang Zepar dan tongkat Baal saling beradu satu sama lain “Traaaanggssss…..” suara hantaman dari kedua artefak iblis itu membuat sebuah ledakan suara akibatnya Zepar dan Baal terlempar karena ledakan tesebut.


 Dan disaat Baal terjatuh lengah Reiga tiba-tiba muncul disampingnya dengan mengumpulkan energy kegelapan ditangannya dia berusaha menyerang Baal namun dengan cepat Baal menangkis serangan tersebut menggunakan tongkat emasnya.


 “Skill Harvest Soul” walaupun serangan Reiga dapat dia tangkis tetapi Reiga berhasil melahap seluruh jiwa yang ada didalam tongkat keserakahan milik Baal.


 “Apa yang kau lakukan” kata Baal yang terkejut melihat seluruh jiwa yang diakumpulkan direbut oleh


Reiga.


 Lalu Baal berusaha dengan keras melepaskan gengaman tangan Reiga dari tongkatnya dia berusaha sangat keras sampai menendang Reiga mundur namun semua itu sudah percuma karena seluruh jiwa yang ada didalam tongkat itu sudah berhasil dia rebut. Baal yang melihat tongkatnya dengan seksama dia berusaha dengan keras untuk merasakan kekuatan dari tongkat emas itu namun kekuatan yang ada didalamnya sudah menghilang bersama dengan para jiwa yang direbut oleh Reiga.


 “Hahahaha…. Tidak ada cuman mengambil apa yang ada didalamnya” kata Reiga.


 Baal yang penuh amarah melepas wujud manusianya dan menunjukkan wujud monster raksasa berkepala tiga yang kepalanya terdiri dari katak, manusia, dan kucing. Wujud yang sangat menjijikan yang membuat banyak orang akan merinding ketika melihatnya dan dengan amarah dia berusaha menyerang Reiga dengan tangannya yang besar.


 “Booooommss…” dengan serangan yang kuat sebuah ledakan tercipta dari sebuah hantaman tangannya namun walaupun serangannya kuat dan jangkauannya luas tetapi terlalu lambat sehingga membuat Reiga dengan gampang menghindari serangan dari Baal.


 “Memanggil, boneka mayat kelas bawah : Bone Weapon ( tombak ), pembuatan senjata gabungkan jiwa-jiwa penguasa rakus dengan Bone Weapon” Reiga lalu menggabungkan jiwa-jiwa dari para penguasa yang ditipu oleh Baal.


 “Ping..ping…ping senjata berhasil dibuat… artefak : Tombak tulang kerakusan ( kelas unik )” peringatan dari sistem lalu muncul.


 Melihat jiwa-jiwa yang telah susah payah dia kumpulkan dipakai oleh Reiga membuat Baal semakin menggila dia dengan buas menyerang Reiga dengan serangan asal-asalan dia memporak-porandakan daerah itu.


 “Hei.. apa kau sudah selesai” kata Reiga yang lalu menyerang Baal dengan cepat.


 Baal yang melihat Reiga maju kearahnya dia dengan cepat mengeraskan daging ditubuhnya dan dengan kedua tangannya dia berusaha bertahan dari serangan Reiga.


 “Hei kalian jiwa-jiwa yang telah ditipu oleh Baal bangkitlah akan kubiarkan kalian untuk balas dendam pada dirinya, pedang kematian, tehnik kedua : tusukan penghancur ( versi tombak )” Reiga yang berbicara dengan para jiwa-jiwa itu membuat mereka memberikan kekuatan lebih terhadap serangan Reiga menciptakan sebuah energy yang sangat kuat.


 “Crooooooooost……….kkkraaaasssstth…” dengan kuatnya Reiga berhasil melubangi tubuh Baal dan bukan hanya itu jiwa dari iblis agung Baal juga ditarik olehnya.


 “Hei kalian para jiwa-jiwa penguasa, silahkan balaskan dendam kalian” Reiga lalu menyerahkan jiwa Baal pada tombak tulang kerakusan dan didalam tombak itu jiwa Baal dihancurkan oleh mereka sampai jiwa dari Baal hancur dan menghilang seperti sebuah lilin yang padam karen ditiup oleh angin.


 “Ping…ping…ping… selamat pada dewa Reiga telah menghancurkan jiwa dari salah seorang iblis agung Baal mendapatkan 1.500.000 GP menghentikan jalur kehancuran” peringatan dari sistem yang memberikan hadiah pada Reiga.


 “Sekarang giliranmu Zepar” kata Reiga yang melihat Zepar.


 Zepar yang baru sadar setelah tercampak akibat beradu serangan dengan Baal sekarang memanggil pedang keduanya dia telah memasang kuda-kuda dua pendangnya karena dia merasa kalau dia tidak mengeluarkan semua yang dia punya dia akan mati mengenaskan ditangan Reiga.


 “Maju kau dewa sialan” kata Zepar yang sudah siap untuk bertarung.


 Sementara itu Grizz yang sudah terluka parah akibat serangan tembakan bertubi-tibu oleh Barbatos sedang sekarat.


 “Menyerahlah kau tidak akan mungkin bisa mengalahkanku” kata Barbatos yang datang mendekat kearah Grizz.


 Dan ketika Barbatos akan menghabisi Grizz sebuah energy alam yang kuat muncul dalam diri Grizz mengamuk seakan alam sedang mengaum kepada Barbatos.


 “Apa-apan ini, bagaimana ini mungkin terjadi…, dia-dia telah naik tingkat ditengah pertarungan” kata Barbatos yang terkejut dengan kenaikan tingkat Grizz.


"GRAAAAAAAAHH......." Grizz yang mengamuk meraung dengan keras karena dirinya telah dipenuhi kekuatan dari alam yang masuk kedalam dirinya memompa jiwanya naik ketingkat maksimal.


Bersambung.........


berika dukungan kalian jika kalian semua menyukai cerita yang ada di dalam novel ini dengan cara like, komen, Giff, dan Vote novel ini agar penulis semakin semangat dan ceritanya semakin menarik lagi, Ok.....