
Ribuan tombak tak kasat mata mulai meluncur kearah mereka meninggalkan rasa takut disekujur tubuh mereka, kelima indra mereka menjerit untuk kabur namun keyakinan dan tekad mereka menolak untuk melarikan diri. Harga diri mereka lebih tinggi dari padanyawa dan untuk itulah mereka akan berjuang sampai mati untuk menahan serangan Frey walaupun mereka harus menahan serangan tersebut langsung dengan tubuh mereka sendiri.
“Hei kawan lama apa kau tidak mau lari, kalau kau lari sekarang maka masi akan sempat loh” kata dewa batu api.
“Hahahahhaa….. lari untuk apa, pertarungan sampai mati yang membuat adrenalinku bergejolak hal seperti inilah yang aku inginkan” kata dewa besi hitam yang tersenyum kegirangan.
“Hehehe…. Kalau begitu mari kita keluarkan semuanya untuk melawan nenek busuk ini” kata dewa batu api, tiba-tiba disekitarnya memanas dan mengeluarkan aura api kemerahan yang sangat kuat.
“Ok…. Aku juga sudah lama tidak bertarung serius” kata dewa besi hitam, pasir besi mulai terangkat dan berterbangan disekitar tubuhnya menciptakan medan electro yang cukup kuat.
“Kalian dua orang tua bodoh masih saja mencoba untuk melawan, kita lihat apa kalian masih bisa tersenyum ketika mati nanti” kata Frey, dengan satu gerakan tangannya dia melemparkan ribuan tombak cahaya tak terlihat tersebut.
“Maju kau, hukum diaktifkan : hukum besi, hukum listrik : Magnetic Field” dewa besi hitam lalu mengaptifkan kekuatan hukum tipe area miliknya dan dalam sekejap ribuan tombak cahaya tersebut yang memasuki areanya berhenti dan terlihat wujudnya.
Tombak-tombak yang memasuki areanya lalu sedikit demi sedikit rusak bagaikan kehilangan energy ditubuh mereka, tombak-tombak tersebut mulai memudar karena memasuki area milik dewa besi hitam.
“Taaaaak….” Namun dengan sekali jentikan jari dari Frey “Boommsshh… Boommsshh… Boommsshh… Boommsshh…” ribuan tombak cahaya tersebut langsung meledak dan merusak energy yang ada didalam area milik dewa besi hitam.
“Gaaaahkk…… sialan aku tidak tahu kalau dia bisa melakukan hal itu” kata dewa besi hitam yang terkena dampak ketika areanya mulai rusak.
“Bertahanlah kawan lama, sebentar lagi Zero akan sampai ditengah formasinya, sedikit lagi jika kita berhasil bertahan maka kita akan memenangkan perang ini” kata dewa batu api.
“Sialan kau kakek kecil, kau pikir cuman bicara saja bisa membantu kalau kau bisa serang dia dan bantu aku” kata dewa besi hitam.
“Ok-ok-ok…, skill : Create, thousand weapons” dewa batu api lalu mengahantamkan lantai dengan palunya dan lalu dari bawah tanah disekitar tempat dia menghantamkan palunya bermunuculan senjata-senjata, tehnik yang dia gunakan membuat dia bisa menciptakan senjata dengan tingkat apapun dengan bayaran energy yang dia punya.
Dia lalu mengangkat palunya keatas “Krrrrngggg…..” dan hal itu membuat semua senjata yang dia buat bergetar, semua senjata tersebut lalu terangkat dan beramai-ramai terbang menerjang Frey. “Trrrraaaanggsss…..” walaupun senjata tersebut sangat kuat dan bagus tetapi hal itu tidaklah cukup untuk menghancurkan pelindung yang Frey punya.
“Masih belum” kata dewa batu api.
“Booomssshh….. Booomssshh….. Booomssshh….. Booomssshh…..” semua senjata yang menghantam perisai milik Frey langsung meledak, bagaikan peluru torpedo yang dilancarkan berurutan hal tersebut membuat getaran yang cuku besar sampai kebawah tanah.
“Bagaimana…. Aku yakin dia paling tidak akan terluka” kata dewa batu api.
“Jangan terlalu banyak berharap” kata Frey, perisainya berubah menjadi bentuk sebuah bola yang mana berputar seperti gasing dengan kecepatan yang tinggi, disekitarnya ada bola-bola kecil yang seperti membungkus sesuatu.
“Hahhahaha bagus” kata dewa batu api yang mana terkagum melihat Giant metal knight raksasa milik dewa besi hitam.
“Grrrraaaahh…. BUUMMSSSHH….” Walaupun raksasa metal milik dewa besi hitam sangat besar tetapi dia sangatlah lincah, raksasa tersebut dengan mudahnya melompat tinggi keatas Frey.
Dan dengan palu besar yang dia punya sebagai tangan kanannya dia menyerang Frey dari atas “TTRRRAAANNGGSSS…..” suara hantaman yang keras terdengar saat pelindung Frey dan palu dewa besi hitam saling berbenturan satu sama lainnya. Namun saat dewa besi hitam melihat kembali perisan milik Frey tiba-tiba saja perisai meiliknya berubah, bentuknya seperti karet besar yang mana sangat elastis perisai tersebut mulai menyerap energy serangan palu raksasa milik dewa besi hitam dan kemudian membalikannya “Booomsssshhh…..”, seketika ketika serangannya berbalik dewa besi hitam yang berada didalam raksasa metal tersebut terhempas cukup jauh sampai dia menghantam sebuah gunung yang jauhnya 3 km dari tempat mereka berada.
“Aaaaagggghhhkkkk……” dewa besi hitam yang terlukan cuman bisa kebingungan karena dia tidak mengetahui trik apa yang dimiliki oleh Frey.
“SIALAN KAU, Hukum diaktifkan : hukum api, hukum besi, wujud utama : palu langit kehancuran” dewa batu api yang marah karena melihat temannya dihajar oleh Frey langsung memanggil sebuah meteorit besar menggunakan kekuatan wujud asli dari hukum yang diapunya.
“Kalau jatuh maka itu akan sedikit merepotkan” kata Frey, dia lalu mengubah lagi bentuk dari pelindung yang dia punya kali ini pelindung tersebut terlapisi dan berubah menjadi berbentuk seperti sebuah tombak raksasa yang mana Frey ada ditengahnya.
Dengan bentuk tersebut dia langsung melesat kearah meteorit yang dipanggil oleh dewa batu api, dia berputar seperti bor untuk menambahkan kekuatan dari daya seranganya “Drrrraaaassskkkk….. Booooomssshhh…..” dan ketika keduanya saling bertabrakan satu sama lain ledakan besar muncul dan menimbulak asap yang sangat banyak. Melihat kesempatan itu dewa batu api langsung melesat pergi kearah dewa besi hitam, dia berlari dengan cepat dan melihat kalau raksasa metal milik dewa besi hitam sudah hampir hancur setengahnya begitu juga tangan kanan palu miliknya telah hancur total ketika menerima serangan balasan dari Frey.
“Srrraasss…. Ttrrrraaanggss….” Dan pada saat dewa batu api ingin membantu kawannya dewa besi hitam, tiba-tiba saja sebuah tombak cahaya dengan cepatnya menusuk dada mereka berdua bahkan dewa besi hitam yang terlindungi didalam raksasa metal juga ikut tertembus dadanya akibat serangan lemparan tombak cahaya tersebut.
“Apa kalian sudah selesai, kalian para serangga kecil memang sangat sulit untuk dibunuh tetapi semua itu sudah berakhir sekarang, menyesalah dialam akhir sana karena telah berani melawanku” kata Frey yang kali ini mengeluarkan jutaan tombak cahaya.
Namun konsentrasinya dibuat kacau “BUUURRRSSSSSHHH…..” hal itu disebabkan karena kekuatan gelap dan aura kematian yang sangat kuat muncul dari arah belakang dirinya.
“Apa itu….., perasaan tadi seperti ada yang berusaha menusuk jantungku” kata Frey yang mana mulai merasakan sebuah perasaan tidak nyaman.
“Hahahahaha…. Agggghhhkkk…. Kelihatannya sibadut gila itu telah berhasil” kata dewa batu api yang sedang sekarat karena dadanya telah tertembus tombak cahaya.
“Jadi begitu tujuan kalian adalah untuk mengulur waktu sampai Zero bisa melakukan sesuatu yang aneh itu, tetapi apapun rencana kalian itu semua tidak akan berguna” kata Frey dia lalu langsung melesat dengan cepat kearah dewa batu api dan ingin langsung menghabisinya.
Namun “Buuurrrnn…. Booommsshh…. Booommmsshh…” sebuah api bitu kehitaman muncul dan menghantam dirinya, api tersebut lebin kuat serangannya dari yang sebelumnya sampai-sampai dapat membuat perisai milik Frey retak sedikit.
“Mahluk aneh, kau datang lagi rupanya” kata Frey yang melihat wujud dari phoenix iblis milik Reiga.
Bersambung...........