My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
keluarga kecil



Hari ini Aleyna dan Adnan berniat untuk mengajak dua buah hati nya berjalan jalan di pagi hari menikmati sejuk nya pagi hari di sekitar taman komplek perumahan nya yang Asri nan hijau . Sudah lama, Aleyna tidak menikmati suasana pagi di luar rumah karena sibuk mengurus dua buah hati nya . Kini, Aleyna dan Adnan menyempatkan waktu untuk menikmati waktu bersama keluarga kecil mereka .


Dengan menggunakan dua stroller twin atau kereta dorong bayi yang adnan beli, Mereka pun keluar mengelilingi komplek perumahan elit, kebetulan di perumahan ini tersedia taman untuk bersantai yang sangat luas bahkan di sediakan taman bermain untuk anak anak .


Aleyna pun mendorong baby Elea menggunakan kereta dorong Daniel Adnan mendorong baby Alvino mengenakan kereta dorong nya . Mereka nampak bahagia .


" Anak daddy " Ucap Adnan ketika Elea senyum terhadap nya


" Alvino juga anak daddy " Ucap Aleyna


Mereka pun berhenti di Taman dekat danau . Karena Aleyna haus dan ia lupa membawa makanan dan minuman, Yang ia ingat adalah keperluan dua baby twin nya saja yang sudah beranjak dua bulan.


" Daddy, Beliin minum dong . Mommy haus " Ucap Aleyna seolah manja .


" Yasudah kamu tunggu disini, Jagain baby kembar kita . Aku pergi beli minum dulu, kalau ada apa apa hubungi aku " Ucap Adnan lalu membelai Lembut Aleyna


" Iya daddy . Aku tunggu " Ucap Aleyna


Ia pun duduk dan menghadapkan kereta dorong itu ke Arah nya, Dan Baby Alvin sama Baby Elea malah tertidur karena sinar matahari yang menyorot wajah mereka . Adnan pernah bilang kalau sinar matahari di pagi hari itu bagus untuk perkembangan Alvin dan Elea,Tapi mereka malah tertidur


" dua baby kecil ku yang lucu " Ucap Aleyna seraya menatap wajah kedua baby twin nya


Tiba tiba saja Ada seseorang menghampiri Aleyna dengan menggunakan topi dan masker penutup wajah, Aleyna nampak ketakutan karena orang itu,Semakin mendekati Aleyna. Ia khawatir dengan kasus penculikan anak . Ia tidak mau itu terjadi karena Aleyna sangat menyayangi kedua buah hati nya. Aleyna berteriak dan mencari Adnan namun, Adnan lama sekali.


" Jangan mendekat, kamu siapa ?" Ucap Aleyna yang menjerit ketakutan sampai dua baby twin nya terbangun dan menangis.


" Jangan sentuh bayi ku " Ucap Aleyna lagi


sambil menenangkan Kedua bayi kembar nya dan Tak lama, Alvin dan Elea pun tertidur kembali .


seseorang itu semakin mendekat dan duduk di samping Aleyna. Aleyna masih ketakutan lalu orang itu membuka penutup wajah nya . Aleyna sempat terkejut dan diam ketika melihat wajah orang itu, nampak tak asing bahkan Aleyna mengenal nya dengan sangat dekat, Orang itu Adalah Alvaro .


Alvaro Mantan kekasih Aleyna yang dulu pernah selingkuh dari Aleyna, Entah ada maksud apa ia menghampiri Aleyna, hampir saja Aleyna ketakutan, ia pikir penculik anak yang sekarang banyak berkeliaran di mana mana, Namun komplek perumahan ini sudah di lengkapi oleh beberapa Aparat Security . Tidak mungkin Penculik anak itu masuk ke dalam kompleks perumahan elit ini.


" Alvaro "


Aleyna terperangah dengan kehadiran Alvaro yang tiba tiba saja ada di Taman perumahan ini.


" Aleyna .. Aku merindukan kamu " Ucap Alvaro


" untuk apa kamu datang ke sini " Ucap Aleyna


" Aku dan Dea sudah berpisah, Sekarang Aku tinggal di perumahan ini " Ucap Alvaro


" Jangan mendekati aku, sekarang kamu pergi dari sini . Aku takut suami ku salah paham " Ucap Aleyna yang terus menyuruh Alvaro untuk pergi


" Aleyna .. Apa kau tidak berniat untuk meninggalkan dokter itu, Dan kembali bersama ku ?" Ucap Alvaro dengan sangat mudah nya menyuruh Aleyna untuk berpisah dengan Adnan


Plaaak ..


Begitulah suara Tamparan yang Aleyna berikan untuk mantan kekasih nya itu, Yang sangat kurang hajar menyuruh nya berpisah dengan Adnan.


" Kamu pikir, Aku akan kembali lagi dengan mu. Mimpi saja " Ucap Aleyna sambil tertawa


" Aku tahu kamu masih mencintai ku " Ucap Alvaro sambil menggenggam tangan Aleyna


" Alvaro .. Lepaskan Aku " Ucap Aleyna meronta ronta


" Mas Adnan.. Tolong aku mas " Ucap Aleyna merintih karena Alvaro menarik tangan nya dengan sangat erat


" Kamu mau bawa aku kemana, ******** " Ucap Aleyna


lalu kedua bayi kembar pun menangis ketika mendengar suara Aleyna yang meronta ronta kesakitan karena Alvaro memaksa nya untuk mengikuti nya . Baby Alvin dan Elea pun menangis sangat kencang sekali, mungkin ini yang di namakan ikatan batin antara seorang ibu dan anak.


" Aku mencintai mu Aleyna. Ayo ikut aku, Agar kamu lebih bahagia hidup dengan ku " Ucap Alvaro lagi


Aleyna pun menendang Tubuh Alvaro dengan kaki nya, Dan Alvaro pun masih tetap menggenggam kuat kedua tangan Aleyna


" Baby Avin ... Baby Elea ... " Ucap Aleyna sambil menangis


Kemudian Adnan pun datang dan langsung memukul Alvaro dar belakang.


" Mas Adnan tolong aku " Ucap Aleyna


Lalu Alvaro pun melepaskan genggaman tangan nya . Segera ia melawan Adnan, Lagi dan lagi Adnan harus berurusan dengan Alvaro lagi, Ntah apa yang ada dalam pikiran Alvaro, sampai ia begitu menggilai Aleyna.


" Sayang, bawa Baby Alvin dan Elea menjauh " Ucap Adnan


Lalu Aleyna pun mendorong kereta baby El dan baby Al menjauh dari Arah taman, Dan menuju keramaian . Banyak orang di taman itu yang hanya menyaksikan keributan ini . Mereka tidak berani mendekat. Aleyna meminta tolong kepada pengunjung taman agar menelpon security kompleks perumahan ini. Untuk membantu meleraikan keributan ini.


Alvaro di penuhi memar dan lebam akibat pukulan yang Adnan berikan untuk nya . Namun bukan Alvaro nama nya, Jika ia gampang menyerah.


" Aku bahkan bisa menyentuh nya kapan pun aku mau " Ucap Tengil Alvaro


Adnan pun emosi, Ia mengepalkan kedua tangan nya. Lalu menarik kerah baju Alvaro dan memukuli nya. Alvaro pun membalas pukulan Adnan, Namun Adnan berhasil menghindari nya.


" Jangan sampai hari ini aku menjadi seorang pembunuh " Ucap Adnan.


Tak lama Security pun datang menghampiri mereka berdua . Dan Ketua security selaku penanggung jawab atas perumahan elit ini pun meminta maaf kepada Adnan atas ketidaknyamanan terhadap lingkungan sekitar.


Dan Alvaro pun di bawa oleh pihak security yang lain untuk di amankan, karena Alvaro bukan penghuni perumahan ini, melainkan Tamu dari Salah satu Penghuni Perumahan ini .


" Maaf, dr. Adnan Atas ketidak nyamanan Anda di sekitar taman ini " Ucap Ketua Security


" lain kali, Tolong jaga ketat taman dan sekitar perumahan ini. Karena hal tadi akan membahayakan istri dan anak anak saya " Ucap Adnan dengan tegas


" kami mohon maaf dr. Adnan, kami pastikan akan menjaga lebih ketat lagi " Ucap nya.


Adnan pun pergi menghampiri Aleyna yang tengah di kelilingi tetangga sekitar . Karena Aleyna begitu ketakutan apalagi kedua baby nya menangis terus menerus . Bahkan Tante Qony beserta tetangga yang lain pun membantu menenangkan baby Al dan baby El.


" Sayang " Ucap Adnan lalu memeluk Aleyna yang tengah ketakutan


" Ayo kita pulang " Ucap Adnan lalu mendorong kereta bayi nya itu menuju rumah


Adnan pun menenangkan kedua bayi kembar nya itu, Dia memang sosok Ayah yang baik dan mampu membuat kedua baby kembar nya begitu tenang . Tiba tiba saja kedua baby nya tersenyum ke Arah Adnan dan Aleyna


" Anak anak daddy, Manis dan menggemaskan " Ucap Adnan sambil mencium kedua bayi kembar nya


" Sayang jangan takut, Ada aku " Ucap Adnan seraya merangkul Aleyna.


Setelah sampai rumah, Adnan dan Aleyna pun menidurkan bayi kembar nya ke dalam kamar nya , Dan memberi nya Asi untuk baby kembar nya . Dan tak lama, mereka tertidur kembali.


" Sayang, Lain kali aku tidak akan meninggalkan mu sendirian " Ucap Adnan


" Aku takut alvaro akan menemui ku lagi " Ucap Aleyna lalu bersandar di bahu Adnan . Adnan pun merangkul Aleyna


" jangan takut sayang, Selama Ada aku di samping kamu. Dan aku akan menyewa Aparat untuk menjaga rumah kita " Ucap Adnan lalu mencium kening Aleyna


" Aku takut Alvaro menghancurkan keluarga kecil kita " Ucap Aleyna


" Tidak akan sayang . Aku tidak akan membiarkan itu terjadi " Ucap Adnan lagi


" Aku mencintai mu suami ku, Terimakasih telah membimbing aku dan menjaga ku " Ucap Aleyna lalu menyandarkan kepala nya lagi di bahu Adnan


" Aku tidak ingin ada orang lain, atau mantan kamu itu menyentuh mu, Aku tidak suka bahkan membenci nya " Ucap Adnan


" Apa kita pindah rumah aja sayang ?" Ucap Aleyna


" Aku pikirkan nanti sayang, Sekarang buatkan aku masakan paling enak . Aku laper " Ucap Adnan


" Emang sejak kapan aku bisa masak ?" Ucap Aleyna sambil tertawa


" Sayang ayo lah sekali kali masak buat aku " Ucap Adnan sambil mencubit gemas pipi Aleyna


" Yasudah aku suruh Bi Nani ke pasar, Nanti aku masak buat kamu . Khusus pake cinta " Ucap Aleyna sambil tersipu malu


Adnan tersenyum ke Arah Aleyna. Ia bahagia menikah dengan gadis nakal, yang hobi nya balap liar namun, Ia berhasil mengubah hidup Aleyna menjadi lebih baik lagi . Dan Adnan bangga dengan Istri nya itu, Ia bahkan mampu membuat Adnan tak betah bila jauh dari nya .


Aleyna pun beranjak dari Kamar dan langsung menuju Dapur untuk menyuruh bi Nani ke pasar membeli sayuran karena Adnan sendiri Vegetarian, dia hobi banget dengan sayuran . Sedangkan Aleyna hanya yang ia suka saja . Tidak terlalu hobi .


Adnan pun di biarkan menjaga Alvin dan Elea di kamar nya, karena mereka sedang tertidur dengan pulas .


# Jangan berisik ya :) Dede twin lagi bobo



kira kira Mommy Aley mau masak apa yah ? Semoga ngga masak Air yah wkwk


.Btw Komen dan Like yaaah


Vote juga biar peringkat nya naik .


Terimakasih atas doa dan support nya.


Love u All