My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Di pingit ?



dua hari belakangan ini, Aleyna dan dr. Adnan tidak di perbolehkan untuk ketemu, Karena mereka memakai budaya adat dari nenek moyang, yaitu sebelum ada nya pernikahan kedua calon pengantin tidak diperbolehkan untuk bertemu .


Aleyna hanya mengurung diri di kamar, dan kedua sahabatnya pun sibuk dengan pasangan masing masing . Reyna sibuk dengan kedatangan Dimas ke jakarta, dan Susan sibuk dengan Pak. Ryan


Apa yang harus ia lakukan ?


ingin rasa nya ia bertemu kekasih nya itu .Karena sehari tidak bertemu bagaikan setahun kalau menurut Aleyna, Kalau Dua hari ini tidak boleh bertemu, kayak ngga ketemu berpuluh tahun .


ia mengurung kan niat untuk menelpon Adnan, Karena ia sendiri ingin Adnan yang menghubungi nya duluan


Toh kalau Dr. Adnan Rindu sama aku, dia bakalan nelpon aku . atau sekedar main kerumah ?


Dimana harga diriku , kalau aku yang menghubungi nya terlebih dahulu


Semenyara di rumah Dokter Adnan sudah banyak keluarga dari Pak. Raden dan Bunda Widya , Rumah nya sangat Ramai .


Dr. Adnan sendiri sedang gelisah, Ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan, Tidak bertemu kekasih nya dalam dua hari ini membuat Adnan Galau. Ia rindu akan kehangatan Tubuh Aleyna dan manis nya senyum yang terukir di bibir nya Lantas ia mengambil telpon hendak menelpon nya, Akan tetapi Ia mengurungkan niat nya itu . Ia ingin sekali bertemu secara langsung .


Sudah kesepuluh kali dokter Adnan mondar mandir dari Kiri ke kanan . ntah apa yang ia pikirkan .


" Kalau kamu rindu, temui lah nak " Ucap Bunda widya yang dari tadi memperhatikan kegelisahan Anak nya itu


" Tapi apa boleh bunda ? " Ucap Adnan


" Tidak boleh . Temui dia dalam mimpi saja . besok kan Acara pernikahan kamu . Besok juga bertemu nak . istirahat gih " ucap bunda widya yang membuat Adnan lemah


******


" Kenapa sih tidak menghubungi aku sedikitpun, aku merindukan mu mas adnan, Kamu nyebelin banget sih " Ucap Aleyna yang sedari tadi berbicara Dengan foto dokter Adnan yang terpampang di layar Handphone milik nya .


Tak lama kemudian Aleyna sudah tidak bisa menahan nya lagi, ia membuang semua rasa gengsi nya itu untuk menelpon kekasih nya, Ia Tidak perduli dengan harga diri nya sebagai wanita, hanya karena menghubungi pria duluan, Ia hanya ingin mendengar suara kekasih nya itu .


Tidak perduli dengan embel embel harga diri . Ia sudah tidak bisa menahan rindu nya, Lalu Aleyna menekan Tombol hijau lalu memanggil dengan Video call .


tak lama kemudian, Adnan tidak mengangkat nya . Ada tiga panggilan tidak terjawab .


kemudian Aleyna membantingkan Handphone nya . Ia menyesal menekan Tombol Hijau lalu tidak ada jawaban sama sekali .


Selang beberapa menit, Tiba tiba saja Handphone nya berbunyi dan itu dari Reyna bukan dari Adnan.


Aleyna menghela nafas dan Mengangkat nya.


" Halo . Ada apa sih rey ? " Ucap nya dengan suara malas


" Calon pengantin lagi apa ? " Rayu Reyna


" Lagi nyangkul " Jawab singkat Aleyna


" sensi amat sih, kita mau nginep nih, Bentar lagi kita sampai " Ucap Reyna


" di tunggu " Timpal aleyna lalu mematikan nua, tiba tiba saja Handphone nya berbunyi lagi, dan Aleyna kira Reyna yang iseng mengganggu nya akan tetapi, Dr Adnan yang menelpon .


" Ada apa sih, ganggu terus " Sahut Aleyna ketika mengangkat telpon nya tanp melihat siapa yang menelpon


" jadi, Aku ngga boleh ganggu kamu " Ucap seseorang


yang membuat Aleyna malu sendiri


" Mas adnan, Aku kira Reyna " Sahutnya


" Tadi ada apa nelpon " ucap dr. Adnan


" Kepencet mas . suwer !! " Ucap Aleyna berbohong ia tidak mau mengakui jika dirinya merindukan adnan


" Kirain kangen sama aku, ternyata kamu ngga kangen " ucap nya


" Kata siapa ? Aku kangen banget banget banget malah " Ucap aleyna yang terus menekan kata demi kata nya


" Kok aku nggak sih " ucap dr. adnan seraya membuat Aleyna emosi


" kok ngambek sih, Kalau ngga kangen ngga mungkin aku nelpon sayang " Rayu dr. adnan


" Mas adnan nyebelin " Ucap manja Aleyna yang di sukai Adnan .


" dasar anak kecil bandel, tukang ngambek " ledek dr. adnan


" Tapi mas adnan sayang kan ? " Tanya aleyna


" Sayang banget " Sahut nya


Obrolan kecil ini mampu membuat Rindu Aleyna sedikit terobati, padahal Besok adalah hari pernikahan nya . Ia sudah tidak sabar ingin bersanding dengan kekasih nya itu .


Dan mengganti nama belakang nya menjadi


Aleyna Trijaya kusuma .


Tidak lupa pakai Kata " Nyonya " agar kelihatan lebih resmi . dan ia akan menyandang status istri sah Dr. Adnan .


**********


Sementara Perasaan Dr. adnan sangat lah membingungkan, Bayangkan saja ia dari tadi menghafal Ijab qobul yang harus ia ucapkan untuk kekasih nya itu, Tak henti nya adnan menghafal secarik kertas bertuliskan nama aleyna dan mas kawin yang akan ia berikan .


Akan tetapi susah untuk di Hafal , Berbeda dengan rumus rumus Fisika yang dengan langsung ia hafal .


Jantung Adnan terus berdetak, ia seolah tidak tenang . hati nya terguncah . ia tidak akan bisa tidur, Ia masih memikirkan Hari esok .


ia terus berlatih agar tidak terbata bata dan memalukan .


********


Sudah pukul 21.00 Wib, Reyna dan susan pun datang dengan membawa Daster dan peralatan make up Kuno untuk menghiasi Aleyna di hari Bridal shower nya .Karena memang telat, Bridal shower sendiri di rayakan untuk melepas masa lajang seseorang. Dan tepat nya besok Aleyna sudah akan menjadi istri Dari dr. Adnan, Maka meskipun telat perayaan Bridal shower pun tetap di lakukan Untuk sahabat nya ini .


Reyna dan susan pun merias Wajah Aleyna layak mya badut, dengan mengenakan Daster dan perut gendut , Yah ! Aleyna sudah bersedia jika ia harus di dandani seperti ini oleh kedua sahabat nya itu .


" Wajah cantik ku " keluh Aleyna saat melihat wajah nya dalam cermin .


" Akhir nya Sahabat ku akan menjadi istri orang " Ucap reyna dengan sangat sedih .


" Jadi istri yang baik Ley, Kami menyayangimu " Ucap susan


" Aku jadi melow gini, Aku sayang sama kalian juga . Tetap jadi sahabat ku yang selalu ada, meskipun nanti kita jarang bertemu . Aku tidak akan melupakan kalian " Ucap Aleyna hingga tak terasa air mata nya pun jatuh .


kemudian mereka pun berpelukan, seolah tidak mau pisah. Mereka sangat Setia , ada di saat senang maupun susah, Karena mereka Sahabat bukan sekedar teman .


Tidak lupa Mereka pun mengambil foto sebagai kenang kenangan, berharap akan mereka ingat sampai tua nanti, sampai Anak anak mereka nanti Tau .


" Ley, Nanti kalau udah nikah Ceritain ya Malam pertama nya ? " Ucap Susan dan reyna yang memang penasaran dengan cerita sahabat nya


" Ih ngeri banget " Ucap Aleyna yang tidak bisa membayangkan nya


" Kami penasaran loh ! " Ucap Reyna


" Aku belum kepikiran malam pertama, Dengar kata itu aja ngeri buat aku " Ucap aleyna


" Yaudah ayo kita tidur yuk, Karena besok sudah bukan jatah kita tidur bareng kamu ley " Sahut reyna


" Reyna benar ley " Sahut susan


" Kalian kalau mau tidur sama aku dan Dr. Adnan bisa kok " Sahut reyna


yang langsung mendapatkan pukulan tajam di pipi nya oleh kedua sahabat nya.


" Tidak boleh " Sahut mereka secara bersamaan.


AUTHOR PUNYA KEJUTAN DI EPISODE BERIKUT NYA :)


Author istirahat dulu, Sebelum besok datang ke pernikahan mereka. 😊