
Tak lama Reyhan bergegas ingin menyusul Reyna akan tetapi langkah nya Terhenti ketika ia menabrak sosok dokter wanita . Yang ia sendiri begitu Terkejut melihat nya karena wajah Nasya tidak lah asing bagi Reyhan, Ia mengenali betul wajah Nasya . Begitu pun Nasya yang terkejut ketika bertemu dengan Reyhan,
Karena Nasya sendiri Adalah Cinta pertama nya dulu semasa sekolah, Nasya memang lah Adik kelas dari Reyhan karena usia mereka terpaut sangat jauh namun, Reyhan sendiri menyukai Sosok Nasya yang Ramah dan juga cantik serta pintar . Dulu hubungan mereka hanya sekedar cinta monyet saja namun Kedua nya sudah menjalin hubungan hampir setahun karena Reyhan harus pindah ke Sydney dan meninggalkan Nasya sendiri.
Akhir nya setelah sepuluh tahun lama nya, Reyhan baru bertemu lagi dengan Nasya . Ia sempat terkejut bahkan hampir tidak mengenali nya karena Nasya berubah menjadi lebih cantik .
" Nasya " Ucap Reyhan dengan sangat Terkagum kagum
" Kak Reyhan " Ucap Nasya lagi lalu bergegas bangun
" Hampir saja aku tidak mengenali mu " Ucap Reyhan
" Sejak kapan sampai ke jakarta ?" Ucap Nasya lagi sambil Tersenyum
" Sejak kemarin . Kamu sekarang sudah menjadi Dokter " Ucap Reyhan lagi
" Iya kak .. aku sudah menggapai Cita cita ku " Ucap Nasya lagi .Namun Senyuman nya mampu membuat siapapun luluh.
Setelah melepas rindu dengan berbincang bincang sebentar, Akan kah mereka bersatu kembali seperti dulu lagi, semenjak putus dengan Nasya, Reyhan pun tidak mempunyai seorang kekasih lagi . Bahkan ia susah untuk mendekati wanita lain . Tak lama Reyhan pun menyusul Reyna yang telah berada di mobil Reyhan usai perdebatan nya dengan Fandy . Akhir nya Reyna memutuskan untuk pergi ke parkiran, Ia sudah muak dengan suasana Restauran apalagi kalau harus melihat wajah Nasya yang sama sekali ia tidak menyukai nya . Karena Nasya lah hubungan Reyna dan Fandy berantakan .
" Kenapa sih Nana " Ucap Reyhan ketika masuk ke dalam mobil nya
" Aku sudah muak dengan suasana restauran, Aku mau
ke rumah Aleyna " Ucap Reyna yang sibuk memainkan Ponsel nya
" Ada yang ingin Aku bicarakan " Ucap Reyhan ia bermaksud ingin memberitahu Nasya sebenar nya Mantan kekasih nya dulu
" Tidak perlu ! Aku sudah mengetahui " Ucap Reyna karena mood nya sedang hancur
" Jadi kamu sudah tahu kalau Nasya itu mantan kekasih ku " Ucap Reyhan
Reyna benar benar terkejut mendengar perkataan Reyhan kalau Nasya itu adalah mantan kekasih Reyhan .
Apa dunia itu sudah semakin sempit apa hanya kebetulan saja .
" Apa !! Jadi dr. Nasya yang Akan di jodohkan dengan dr. Fandy itu adalah mantan pacar mu Kak Rey ! " Ucap Reyna seolah tidak percaya dengan perkataan Reyhan
" Kau benar " Ucap singkat Reyhan karena sibuk mengemudikan mobil nya menuju Arah Rumah Aleyna
" Aku sangat membenci Nasya ! " Ucap Reyna dengan sangat geram
" jangan membenci orang lain hanya liat Cover nya saja Nana, Kamu belum mengenal Baik Nasya " Ucap Reyhan
" Terus belain aja Mantan kamu itu, Emang dia itu sempurna kok di bandingkan Aku " Ucap Reyna yang kini cemberut
" Nana sayang .. Mungkin Ada alasan kenapa Nasya menerima perjodohan itu " Ucap Reyhan sambil sesekali membelai pucuk rambut Reyna.
" Kalau Alasan Karena Ibunda Fandy yang sedang sakit, Kenapa ia harus menerima perjodohan itu bukan kah dia sempurna bahkan rela meninggalkan pacar nya hanya untuk menerima perjodohan konyol itu " Ucap Reyna sambil berdengus kesal
" Nana sayang .. Nanti kak Rey akan bicara secara baik baik dengan Nasya agar kamu bisa lebih dekat lagi dengan Fandy " Ucap Kak Rey.
" Untuk apa ? Jangan jangan Kak Rey masih mencintai Nasya ? " Ucap Reyna sambil menunjuk ke Arah Reyhan
" Kamu terlalu kecil untuk mengetahui tentang Cinta" Ucap Reyhan dan mampu membuat Reyna diam di Tempat mendengar perkataan itu .
Tak lama Reyhan dan Reyna pun memasuki Gerbang perumahan Menuju Rumah Aleyna kebetulan Adnan masih ada jadwal di Rumah sakit, Ia pulang sore kemudian Mobil Reyhan pun sudah sampai di Gerbang Rumah Aleyna dan Security pun langsung membuka gerbang nya lalu mobil Sport berwarna putih itu masuk di perkarangan besar rumah Aleyna . Mereka pun memasuki Rumah Aleyna dan di sana sudah Ada aleyna yang menunggu nya sedari tadi . Susan pun sudah berada di sana bersama Aleyna .
" Kak Rey " Sahut Aleyna dan langsung memeluk Reyhan karena ia amat Rindu dengan kak Rey
" Halo kak .. " Sapa susan dengan sangat ramah
" Halo adik adik Kak Rey " Ucap Reyhan dengan sangat ramah lalu mereka pun masuk ke dalam rumah Aleyna di sana sudah tersedia minuman Jus dan buah buahan beserta cemilan yang sudah Aleyna sediakan di bantu oleh Susan yang pulang kuliah langsung ke rumah nya.
" Kenapa sih Reyna cemberut mulu " Tanya susan yang heran melihat wajah Reyna
" Biasa .Nana sedang galau " Ledek Kak Rey dan mengacak rambut Reyna
" Coba deh Ley , San . Dunia begitu sempit . Kenapa sih hidup ku stuck di situ terus " Ucap Reyna langsung merebahkan Tubuh nya di sofa ruang televisi Aleyna
" Ada apa sih Reyna " Ucap Aleyna begitu heran
" Kalian tahu nggak, Kalau dr. Nasya itu Mantan kekasih Kak Rey dulu " Ucap Reyna dengan mempertegas kata kata nya.
" Hah ! Jadi dr Nasya itu pacar rahasia kak Rey dulu " Ucap Aleyna dengan sangat terkejut
" Bagus dong ! Kalian bisa kerja sama " Ucap Aleyna sambil Tersenyum
" Nah Aleyna benar banget kalian bisa kerja sama untuk menggagalkan Perjodohan itu " Ucap Susan sambil Tersenyum
" Jadi aku harus kerja sama gitu sama kak Rey ! Bagaimana cara nya Ley ? Ucap Reyna
" Tidak perlu . Kak Rey tidak ingin memaksakan perasaan Nasya, Karena Jujur Kak Rey malu pernah menyakiti hati nya ketika kak Rey pergi meninggalkan Nasya 10 tahun yang lalu " Ucap kak Rey
" Justru itu kesempatan kak Rey untuk memperbaiki hubungan kak Rey dengan Nasya . Lagi pula dulu kan Cuma sekedar Cinta monyet " Ucap Aleyna sambil tersenyum
" Iya kak . Ayolah Bantu Reyna untuk kembali sama Fandy " Ucap Susan dengan penuh harapan
" Bukan nya kamu ngelarang aku buat dekat lagi sama Fandy ?" Ucap Reyna kepada susan
" Aku ngga mau kamu gila Reyna " Ucap susan sambil tertawa ngakak
" Sialan " Ucap Reyna melempar bantal ke Arah susan
" Akan aku pikir kembali, Dan Kak Rey ngga janji Nana " Ucap Reyhan
" memang sih kak, Nana Sampai saat ini belum bisa melupakan Fandy, Tapi kalau kak Rey masih mencintai Nasya lebih baik kita berjuang bersama kak " Ucap Reyna begitu berharap
" Karena kekuatan Cinta itu mampu mengalahkan semua " Ucap Aleyna dengan penuh harap
" Btw suami kamu mana Ley . Aku belum bertemu dengan nya " Ucap Reyhan
" suami aku lagi kerja Kak Rey, paling nanti jam 6 baru sampai Ke rumah " Ucap Aleyna sambil memakan cemilan di Toples
" Apa kamu sudah meminta izin menerima aku sebagai laki laki bertamu ke rumah mu " Ucap Kak Rey
" Belum sih kak .. kan Kak Rey tidak sendiri bahkan Ada Susan dan Reyna juga . Jadi dia tidak akan marsh " Ucap Aleyna lagi
" Aku takut suami marah dan salah paham " Ucap Kak Rey
" Tidak usah khawatir . Aku nanti jelaskan semua nya " Ucap Aleyna .
kemudian mereka pun karokean dan menonton film horor di rumah Aleyna karena Reyna gagal menonton bersama Akhir nya menonton lewat dvd saja . Toh mereka nonton secara bersama sama .
tak lama susan bercerita tentang mimpi nya semalam bertemu dengan Ryan, Ryan hanya tersenyum kepada nya tanpa memperlihatkan sedikit pun kesedihan . Yah walaupun mimpi di artikan sebagai Bunga tidur namun Susan meyakini bahwa Ryan sudah bahagia di alam sana .
" Jadi besok aku dan dr. Daniel akan berziarah ke makam Ryan " Ucap Susan
" Iya sekalian minta ijin buat nikah " celetuk Reyna
" Kalian mau nikah ngga bilang ke Aku ?" Ucap Aleyna
" halu banget sih, berharap Jadian aja belum .masa mau nikah sih . Aku sama Daniel memang dekat bahkan kami saling mensupport satu sama lain tapi untuk ke jenjang pernikahan kayak nya masih jauh deh, mengingat kita sama sama saling susah untuk mencintai lagi setelah kehilangan " Ucap Susan begitu pilu
" Sabar susan sayang . aku yakin kamu dan dr. daniel berjodoh, Kecuali Reyna yang nikung baru nggak jodoh " Ucap Aleyna sambil tertawa
" Kurang hajar ya . . Mentang mentang hubungan Aku lagi renggang " Ucap Reyna
kemudian Susan dan Aleyna memeluk Reyna untuk menguatkan Reyna kalau ia masih memiliki kedua
sahabat nya yang setia menemani sepanjang hidup nya .
Karena keasyikan menonton Jam sudah menunjukan jam 6 sore dan mereka pun pamit pulang .dan mobil nya berpapasan dengan mobil Adnan di parkiran besar rumah milik nya .
Adnan menatap Tajam wajah Reyhan . Ia penasaran pria mana yang sudah berkunjung ke rumah nya dan ia sendiri tidak mengenali nya bahkan Mobil itu menekan tombol klackson ke Arah Adnan .
Cowok mana lagi yang berani bermain ke rumah nya setelah dulu ada yang mencari Aleyna dan bahkan sekarang ada cowok lain . Apa yang di lakukan Aleyna selama ini, mengapa ia tidak bilang kalau Ada tamu seorang pria ke rumah .
Ia langsung bergegas menuju pintu rumah untuk menanyakan pria yang tadi berkunjung ke rumah nya
" Sayang udah pulang " Ucap Aleyna sambil mencium suami nya . namun wajah Adnan sangatlah dingin
" Cowok mana lagi yang kamu Ajak ke rumah tanpa sepengetahuan Aku " Ucap Adnan dengan tatapan penuh tajam
" Maksud kamu mas ? " Ucap Aleyna yang begitu heran melihat suami nya yang tiba tiba saja berubah menjadi Dingin dan Jutek .
Hayoooo babang Adnan cemburu kayak nya ðŸ¤