
Reyhan Mahendra Atau biasa di sapa Rey atau RM . Singkatan dari Nama nya, Ia seorang Anak dari Arjun Mahendra seorang Pengusaha ternama di Negara Kangguru, Walaupun berdarah Indonesia namun Keluarga Reyhan menetap di Australia karena urusan Bisnis, Namun Reyhan sengaja balik ke indonesia untuk menemui Reyna bahkan setelah hampir 10 tahun Reyhan menghilang dari kehidupan Reyna, Waktu itu Reyna masih SD , Karena Mereka terpisah ketika Reyhan harus pindah ke Sydney . Mereka sangat dekat bahkan seperti kakak dan Adik kandung padahal mereka dulu hanya Tetangga saja berhubung Reyna selalu menganggap Reyhan kakak nya, Dan mereka selalu bermain bersama sampai sekarang Mereka masih tetap Akrab .
Btw Visual Reyhan ...
Author Demen aja liat nya, Dan Rm ini Cocok banget jadi Kakak Angkat Reyna yang Dewasa bahkan Dia cool banget 🤗😉 * iye kan
Hari ini Reyhan sengaja menjemput Reyna ke kampus karena ingin mengajak Reyna untuk Menonton Film dan berburu makanan, Karena hobi mereka yaitu memburu makanan . Berhubung Reyna sedang Patah hati ini kesempatan Rey untuk menghibur Adik angkat nya itu, dan ia sudah lama tidak bersama , Mungkin Rey hanya Sebulan saja berada di Indonesia namun Kalau Reyna meminta nya Ia bisa tinggal lebih lama lagi Di indonesia hanya untuk menghibur Reyna yang sedang patah hati .
Tak lama Reyna keluar dari Kampus nya, Sebenarnya ia juga ingin mengajak Susan untuk Nonton dan berburu makanan namun, Susan super sibuk karena masih Ada jam kuliah satu lagi Dan dia tidak bisa Bolos karena Dosen nya Killer abis . Terpaksa Ia membatalkan janji untuk Menonton bersama, Menyebalkan padahal di saat seperti ini Reyna butuh hiburan agar ia bisa melupakan semua masalah yang terjadi dengan nya . Mungkin Reyna belum sepenuh nya bisa melupakan Fandy namun ia sudah bertekad akan berusaha melupakan Mantan kekasih nya itu .
Setelah sampai Gerbang kampus ia di sambut oleh Reyhan yang tengah menunggu nya sedari tadi di dalam mobil namun ia enggan keluar mobil karena takut di goda oleh mahasiswi cantik di Kampus ini, Atau jangan jangan memang kebalikan nya Dia yang akan mencari Ayam kampus . Dasar lelaki, Semua nya sama saja .
" Kak kita ke Cinemaxx Aja ya , atau Ke Restoran Japanese Food "Ucap Reyna dengan sangat manja nya.
Reyhan pun menoyor kepala Reyna
" Emang aku punya duit ?" Ucap Reyhan sambil tertawa
" Ayolah Kak .. permintaan Adik ngga boleh di Tolak " Ucap Reyna sambil memukul Otot Reyhan yang kekar ia mengingat 10 tahun yang lalu ketika Reyna menyuruh nya untuk mengisi semua PR nya dan membelikan nya Coklat ia selalu menjawab kalau ia tidak punya uang bahkan ia berjanji akan membelikan apapun kalau ia sudah sukses nanti dan ini waktu nya Reyna menagih semua janji Reyhan
" Kak Rey kan udah janji sama Aku . kalau Kak Rey sudah sukses . Kak Rey bakalan Beliin apa saja yang aku suka " Ucap Reyna
" Iya Kak Rey inget kok Nana " Ucap Reyhan memanggil dengan sebutan Nana. Panggilan kecil Reyna dulu
" Ih Kak Rey aku jadi Flashback ke masa Kecil kita dulu yang sering tertawa tanpa ada beban, Aku ingin kembali menjadi Reyna kecil " Ucap Reyna dengan nada sendu nya
" Bagi kak Rey kamu tetap menjadi Nana kecil " Ucap Rey sambil mengelus pucuk Rambut Reyna
" Aku juga kangen pas Kak Rey ngomelin Aku sama Aleyna ketika main air Hujan " Ucap Reyna lagi sambil mengingat masa lalu nya
" Oh Ya . Bagaimana kabar teman kecil mu Aleyna ?" Ucap Kak Rey
" Dia sudah menikah bahkan dia sedang Hamil anak kembar " Ucap Reyna
" Dia nikah di bawah umur ? Kok bisa sih ? " Ucap Reyhan dengan sangat heran mendengar Aleyna sudah menikah, Karena ia dulu tahu betul Aleyna sewaktu kecil
" Dia di jodohkan dengan dokter . Dan dia sudah bahagia, Mungkin Kak Rey akan pangling melihat Aleyna yang sekarang " Ucap Reyna sambil tertawa
" Memang kenapa ? bukan nya dia Tomboy dan barbar sama seperti kamu " Celetuk Reyhan sambil tertawa
" Kak Rey .. Emang Aku barbar Ya ?" Ucap Reyna sambil cemberut
" Dikit doang Nana " Ucap Kak Rey
Entah obrolan kecil ini yang akan membuat Reyna betah berada di samping Kak Rey .Dia memang sangat dewasa bahkan dulu sewaktu kecil Reyna dan Aleyna sempat memperebutkan Kak Rey untuk menjadi pacar nya namun dua dua nya gagal ketika Kak Rey mempunyai kekasih . Yaitu Teman sekolah nya yang dulu Reyna belum sempat melihat nya Namun, Akhir nya mereka Putus ketika Reyhan pindah ke Sydney dan menetap di Sana . Dan Reyna beserta Aleyna pun menangis waktu itu,
Tak lama mereka pun sampai di Restoran Jepang, Ntah hari ini Reyna ingin menyantap makanan Kesukaan nya yaitu di Restoran Jepang dekat dengan Cinemaxx . Ini memang Restoran langganan nya . Ia beserta kedua sahabat nya sering makan di restoran ini, Dengan langkah kaki yang penuh dengan semangat Reyna memasuki Restoran itu Dan Reyhan mengikuti nya dari belakang .
Reyna duduk di meja bernomor 18 . kebetulan Restauran ini tidak terlalu Ramai karena terbilang masih siang hari, Tanpa melihat menu, Reyna langsung memesan dua porsi Sushi dan Minuman Jeruk sedangakan Reyhan memesan satu Porsi shashimi . Padahal, Reyna sedang Diet namun ia tidak perduli dengan berat badan nya sekarang karena percuma ia tampil cantik dengan Tubuh bak model tapi pacar saja ia tidak punya, Malah Reyna sering di Tinggal oleh kekasih nya . Jadi Reyna pantang dengan Diet ! Dia sekarang lebih mencintai dirinya sendiri dan lebih menyukai Hal yang ingin ia lakukan tanpa menghambat segala nya.
" Nana Sudah siap buat menyantap dua porsi Sushi " Ucap Kak Rey
" Siap dong ! " Ucap Reyna
Tak lama Reyna menyantap dua porsi Shusi yang ada di hadapan nya, Namun Mata nya terbelakak ketika melihat sosok Fandy yang baru datang bersama dr. Nasya, Apa ini mimpi ? Reyna menepuk kedua pipi nya is benar benar tidak menyangka akan bertemu dengan Fandy, Apa dunia ini begitu sempit ! Rasanya Reyna ingin pergi dari Bumi dan menginjakan kaki nya di planet mars, Ia pikir setelah Fandy memutuskan hubungan nya dua hari yang lalu, Ia tidak akan bertemu lagi dengan nya, Namun kenyataan nya . Takdir mempertemukan nya .
*
Fandy datang bersamaan dengan Nasya . mereka memang tidak berangkat satu mobil karena dari Arah yang berbeda namun Nasya menunggu nya di parkiran sehingga Mereka memasuki Restauran secara bersamaan, mereka duduk di Meja nomor 20 tidak jauh dari meja Reyna bahkan hanya berjarak satu meja saja . Lantas Fandy dan Nasya pun memanggil pelayan untuk memesan makanan . ketika menunggu pesanan mereka sambil mengobrol tentang kesembuhan Bunda Ratih
" Jadi kamu sudah menemukan dokter yang khusus menangani penyakit leukimia?" Ucap Fandy dengan tergesa gesa.
Nasya pun menggenggam Tangan Fandy sambil menenangkan nya .
Melihat dr. Nasya menggenggam Tangan Fandy sontak Reyna ingin sekali memukul dan menendang dr Centil itu, Bisa bisa ia membangunkan macan yang sedang tertidur .
" Kak Rey .. Aku mau pesan Shusi 3 porsi lagi " Ucap Reyna sambil meremas Tangan Rey dengan sangat kencang
" kamu kalau galau jangan berlebihan " Ucap Reyhan tidak percaya dengan Reyna yang ingin melahap 3 porsi Shushi lagi
" Pokok nya pesen kak Rey . habis itu suapin nana " Ucap Reyna dengan sangat manja
Lalu Kak Rey memesan tiga porsi Shushi lagi lalu kak Rey pun menyuapi Reyna dengan sangat telaten . Mata Reyna pun terus melirik ke Arah Fandy dan berharap Fandy akan melihat nya . Dan Sesekali Reyna tersenyum manis ke Arah Kak Rey dan manja banget .
" Kak Rey suapin lagi " Ucap Reyna dengan sangat manja .
Tak lama Fandy pun melihat ke Arah Reyna dan ia mengepalkan kedua jari jemari nya . Ia sangat kesal karena Reyna begitu senang ketika putus dari nya.
Ia langsung menghampiri Reyna yang tengah asik menyuap makanan dari Kak Rey . Fandy langsung menarik tangan Reyna menuju ke Arah luar tanpa basa basi .
" Lepasin nggak Fandy !!! " Bentak Reyna sambil berusaha melepaskan Tangan nya dari Genggaman Fandy
" Kamu kenapa sih Reyna ? Kok bisa kamu bermesraan dengan cowok lain " Ucap Fandy begitu kesal . muka nya pun memerah
" Terus apa hubungan nya dengan kamu ! Inget ya Aku bukan lagi pacar kamu ! " Bentak Reyna
" Reyna harus kamu mengerti keadaan aku Rey . Aku benar benar butuh semangat dari mu, kamu jangan seperti itu Reyna bahkan Aku tidak suka kamu dekat dengan cowok lain selain Aku " Ucap Fandy kini nada bicara nya semakin melemah
" Aku punya hak untuk dekat dengan siapa saja . Karena Aku bukan siapa siapa kamu ! " Ucap Reyna lagi yang ingin bergegas pergi namun Fandy menarik lengan nya sehingga Reyna jatuh di pelukan Fandy
" Reyna . Aku tahu aku salah, Dan aku benar benar menyesal telah memutuskan hubungan kita secara sepihak bahkan Aku sendiri bingung, Aku sedang di landa masalah yang begitu besar Aku harap kamu mengerti akan keadaan Aku Reyna " Ucap Fandy begitu lirih di pelukan Aleyna
" Kamu benar benar egois dr. Fandy ! kamu ingin di mengerti sedangkan kamu tidak pernah mengerti Aku . Aku tahu mungkin kita tidak jodoh Dan jangan pernah mengatur semua hidup ku lagi " Ucap Reyna melepasakan pelukan Fandy
" Maafkan aku " Ucap Fandy dengan sangat lirih sorot mata nya begitu sendu, Reyna sendiri ingin sekali berada di samping Fandy tatkala Bunda Ratih sedang sakit parah, Namun disisi lain Ada dr. Nasya yang lebih di perlukan dalam keluarga Bunda Ratih, Bahkan dr Nasya sangat lah berbeda dengan Reyna . Karena Ia sangat lah sempurna di bandingkan Reyna .
" Seberapa besar usaha kita untuk bersatu nyata nya kamu bukan jodohku dr Fandy , kamu berhak mendapatkan wanita sempurna seperti dr Nasya beliau cantik dan pintar , Sedangkan Aku tidak ada apa apa nya " Ucap Reyna
" Nyata nya cinta itu tidak membutuhkan yang sempurna, Bukankah cinta itu saling melengkapi satu sama lain ? Apa secepat itu kamu melupakan aku ?" Ucap fandy
" Seberapa besar aku mencintai mu , Pada Akhir nya aku tidak bisa memiliki mu . " Ucap Reyna dengan sangat lirih
" Aku akan tetap menjadi milik mu, Tapi Aku butuh waktu agar ibu ku sembuh dari penyakit nya " Ucap Fandy
" semua sudah terlambat dr Fandy " Ucap Reyna sambil bergegas pergi
visual Reyna
" menyembunyikan kesedihan tidak lah gampang, Apalagi menyembunyikan Rasa sayang yang amat besar terhadap seseorang . Jika di pendam akan terasa lebih sakit namun di ungkapkan malah tidak berarti,
Beri aku waktu ..
Untuk melupakan semua kenangan indah bersamamu "
Visual dr Affandy
". andai ada kesempatan untuk aku memperbaiki hubunngan kita, Takkan ku biarkan kau menderita dengan keegoisan ku, mungkin saat ini kita tidak bersama, Namun akan ku pinta kau Adalah Jodohku . Jodoh yang telah tuhan titipkan untuk ku namun Aku harus banyak melewati rintangan Dan Ujian tuhan . karena aku percaya, kamu lah Tulang rusuk ku yang hilang " ( Fandy )
Tak lama Reyhan bergegas ingin menyusul Reyna akan tetapi langkah nya Terhenti ketika ia menabrak sosok dokter wanita . Yang ia sendiri begitu Terkejut melihat nya karena wajah Nasya tidak lah asing bagi Reyhan, Ia mengenali betul wajah Nasya . Begitu pun Nasya yang terkejut ketika bertemu dengan Reyhan .
apa hubungan Nasya dengan Fandy yah ??