
Hari ini karena libur Aleyna dan kedua sahabatnya pergi untuk menonton Film favorit mereka, Aleyna sendiri sudah ijin kepada calon suami nya itu, Asal jangan pulang terlalu malam .
Dengan pakaian santai, Aleyna pun pergi menggunakan Mobil sport mewah, Karena aleyna di larang untuk mengendarai motor nya, Karena Adnan khawatir Aleyna akan balap liar lagi di jalanan, Adnan sendiri memang sangat posesif, Tapi aleyna menyukai nya .
setelah setengah jam, Aleyna sampai di rumah salah satu sahabat nya dan mobil sport itu masuk di gerbang mewah rumah milik reyna, di sana sudah ada Susan .
Tak lama kemudian, mereka pergi ke salah satu bioskop di Jakarta, Karena ingin menonton film Horor. Karena sudah lama mereka tidak Hangout Bareng lagi.
Lalu, Mereka pun memesan 3 ticket dengan popcorn dan minuman lalu menunggu Jam tayang sekitar setengah jam lagi.
" Wah !! Gimana kalau Kita pergi shopping dulu " Ucap Reyna sambil memakan Es cream Coklat kesukaan nya
" Tapi, Aku mau ke toilet dulu ya " Ucap aleyna yang langsung pergi bersama susan ke toilet, sementara Reyna menunggu di Tempat duduk Dekat antrian ticket
Aleyna dan susan pun bergegas menuju Toilet wanita,Di sana Sepi . Karena ini hari Biasa bukan hari libur, Wajar saja jika Bioskop sepi dan mall tidak terlalu Ramai .
Namun, ketika hendak membukakan pintu toilet, Aleyna terbelakak ketika melihat sepasang kekasih sedang berciuman di dalam toilet wanita, Tidak lain adalah Dea dan Alvaro .
" Bajingan " Ucap Aleyna sedikit terkejut .
Dea dan Alvaro pun menghentikan Ciuman nya, Dan melihat ke arah aleyna
" Kalau mau Jina itu, Harus tahu tempat dong . Jijik liat nya " Ucap Aleyna lalu beranjak pergi.
Sementara Alvaro hendak mengejar Aleyna namun langkah nya terhenti ketika Dea menarik tangan nya .
Aleyna dengan wajah kesal lalu, berjalan ke arah susan yang semenjak tadi hanya menunggu di Kursi depan .
" Ayo kita pergi dari sini " Ucap Aleyna langsung menarik tangan susan dengan sangat kencang dan pergi menuju tempat Reyna menunggu, Susan tak henti nya memandang Wajah aleyna yang sedari tadi mengajak nya pergi, dengan wajah yang penuh dengan emosi .
Karena susan tahu betul,bagaimana watak dari sahabat nya itu.
" kamu kenapa sih Ley " Ucap susan yang nampak heran
" Kamu kenapa, kaya Habis Di kejar setan " sahut reyna
Kemudian Aleyna menceritakan semua yang ia lihat barusan, Kejadian yang sangat menjijikan bagi nya, Ketika ia melangkahkan kaki nya dan melihat Alvaro sedang bercumbu dengan kekasih nya Yaitu Dea . Aleyna tidak cemburu Hanya saja ia cukup Geram dengan sikap Alvaro dan dea yang di luar nalarnya.
Emang nggak ada tempat lain apa, selain Toilet ? " Ucap Aleyna , Padahal ia dulu berciuman dengan Dr. Adnan hanya di Gubuk Lusuh di lereng Gunung .
" Jadi itu yang bikin kamu sensi, Apa jangan jangan kamu cemburu Ley " Sahut susan
" Ih nggak . ngapain cemburu, Cuma kenapa harus aku yang Lihat mereka sih " timpal aleyna
" Rezeki ngga boleh di Tolak " Sahut reyna yang langsung dapat pukulan dari Aleyna
" Yang ada, sial hidup ku " timpal Aleyna .
Kemudian mereka pun masuk ke dalam Bioskop dan menonton film kesukaan mereka . Harus nya ia menonton film horor dengan Dr. adnan , Agar dia bisa memeluk Dr Adnan ketika ada adegan menyeramkan dan musik yang menegangkan . Akan tetapi, Aleyna sendiri ingin menghabiskan waktu nya dengan kedua sahabat nya . ntah jika Ia sudah menikah mungkin akan sangat sulit,untuk bermain saja .
Setelah selesai menonton, Mereka pun pergi ke Tempat Makan khas Ayam Super pedas . Karena sudah lama tidak memakan nya . Mereka bertiga memang menyukai makanan pedas, Dan Aleyna lah yang sangat menyukai Makanan pedas di banding dengan Kedua sahabat nya itu, Aleyna makan dengan level paling pedas, dan Reyna serta susan mengikuti nya saja .
" Ini kita makan Cabe aja kali ya Ley " Timpal reyna yang sudah tidak sabar ingin menyantap makanan nya .
" Ayo kita makan " Timpal aleyna
dan mereka pun dengan lahap memakan nya , tanpa memikirkan Kesehatan mereka, Karena Aleyna sendiri memakan nya tanpa nasi dengan 2 porsi Ayam super pedas sekaligus.
Sehingga, Perut nya pun melilit, tidak henti henti nya aleyna bolak balik ke Toilet . Badan nya pun terkulai Lemas, Dan tiba tiba saja Aleyna pingsan. karena lelah terus menerus Diare .
" Ley Bangun Ley " Ucap reyna yang khawatir akan Keadaan Aleyna . dan susan pun langsung menghubungi Dr. adnan melalui Telpon Aleyna.
Ketika di hubungi oleh susan ,Dr. Adnan tidak mengangkat nya. Lalu, mereka pun bergegas membawa Aleyna ke Rumah sakit Menggunakan mobil nya, Dalam keadaan Panik . Mereka hampir lupa menghubungi Orang tua aleyna .
Tiba tiba saja Handphone Aleyna berbunyi, ternyata yang memanggil nya adalah Dr. Adnan . Susan langsung mengangkat nya . karena ia yang menemani Aleyna di belakang. Sementara Reyna yang mengemudi.
" Aleyna kemana ? " ucap dr. adnan
" Aleyna, lagi diare dan tiba tiba saja badan nya berkeringat dingin, dan tadi sempat pingsan . makanya kami mau bawa aleyna ke rumah sakit " Ucap susan tergesa gesa
" Kalian bawa Aleyna ke Rs Cipto ya, Karena saya ada di sana " Ucap Dr. adnan
Setelah setengah jam Aleyna pun di bawa ke rumah sakit tempat Dr. adnan bekerja, Dengan sangat sigap Dr. Adnan menunggu nya di kasir depan lalu menggendong Aleyna yang terkulai lemas itu ke dalam kamar Rawat dan Dr. adnan sendiri yang akan memeriksa nya . Semua suster dan perawat di Rumah sakit itu menatap Aleyna dan teman teman nya dengan sangat sinis . tatapan penuh dengan tanda tanya ?
mengapa Dr. Adnan sekhawatir itu Dengan wanita itu ?
harus nya ada Kursi roda untuk pasien ?
kenapa harus di gendong ?
Aleyna langsung di periksa sendiri oleh Dr. adnan dan Dr. Fandi selaku sahabat nya itu. Karena Fandi sendiri dokter umum berbeda dengan Adnan .
sementara Reyna dan susan menunggu di luar, menunggu kedatangan orang tua aleyna, karena baru saja mereka menghubungi nya .
" Dia terkena Infeksi Lambung, Karena Terlalu banyak makan, makanan yang pedas " Ucap Fandi
" Terimakasih " Ucap nya .
Adnan memegang tangan Aleyna yang masih terkulai lemas . karena kebanyakan Diare .
" Anak nakal " Ucap Adnan sambil memegang kedua tangan Aleyna
lalu Aleyna tersadar dan Melihat Adnan sedang berada menemani nya .
Aleyna hendak mengangkat badan nya, lalu adnan melarang nya . ia menyuruh aleyna untuk beristirahat
" Mas adnan aku kenapa " Ucap Aleyna
" Ngga apa apa sayang, Kamu kecapean . Istirahat gih, Aku akan ambilkan obat untuk mu " Ucap Adnan seraya membelai lembut Rambut Aleyna , Ia tak ingin memarahi kekasih nya dalam keadaan sakit .
" Mas Jangan lama lama " Ucap Aleyna sedikit manja
" Iya sayang " Ucap nya lalu mengecup kening Aleyna dengan mesra nya .
Tak lama kemudian Reyna dan susan beserta orang tua Aleyna pun datang menghampiri . Mamah venna sempat khawatir dengan keadaan Anak nya, mengingat Aleyna tidak pernah sakit sebelum nya.
" Sayang kamu kenapa ?" Ucap Mamah venna sambil melihat keadaan anak nya itu
" Aku tidak apa apa ma " Ucap Aleyna dengan suara lemas.
" Dr . adnan , Aleyna Baik baik aja kan ? " Sahut reyna yang khawatir kepada sahabat nya
" Aleyna kena infeksi lambung, Lain kali kalau makan yang pedas jangan banyak banyak, apa tidak dengan nasi . permisi saya akan ambilkan obat untuk Aleyna " Ucap dr. Adnan berlalu pergi.
" tuhkan sudah berapa kali, aku bilang ley ? kamu ngga mau denger " Ucap Susan seraya memarahi Aleyna akibat makan ayam pedas tanpa nasi, sementara kedua sahabat nya memakan nasi .
Aleyna sendiri berada di ruang VVIP .Hampir semua perawat maupun dokter serta resepsionis pun di buat heran akan sikap Dr. adnan, Meskipun Ramah ke semua Pasien akan tetapi, Dengan pasien wanita ini dia sangat berbeda sampai ia rela mengambilkan Obat , Padahal ia bisa saja menyuruh suster Dwi atau Perawat yang lain, Bahkan Dr. Adnan sendiri meminta kepada perawat yang lain agar tidak memasuki Ruangan Dimana Aleyna Di rawat, Hanya Adnan yang boleh merawat aleyna . Bukan orang lain .
Mamah venna senang, ketika melihat dr. adnan nampak perhatian kepada Aleyna, Ia menyuapi Aleyna dan memberi nya obat . Dr. adnan akan menjadi Calon suami yang bertanggung jawab . Ketika melihat Calon istri nya sakit saja ia nampak khawatir, Dan merawat nya dengan penuh cinta.
" Aku ingin berterimakasih kepada keluarga Mamah Venna, Kalau tidak ada papah Yudha yang menolong ayahku, Mungkin saja aku tidak akan bisa melihat nya sekarang " Ucap Dr Adnan
" Tidak apa apa nak, mamah Ikhlas . Justru mamah berterimakasih karena kamu sangat begitu menyayangi Anak mamah . meskipun ia nakal dan sering menjengkelkan "Ucap Mamah venna seraya mengelus pundak Dr. Adnan
" Tidak mah, Aleyna wanita yang luar biasa, Terimakasih sudah melahirkan dan membesarkan Aleyna , Aku akan menjaga nya karena itu tanggung jawab ku mah " Ucap dr. adnan.
" ketika kau sudah mencintai seseorang, kau tidak perlu memandang nya dari sikap nya yang nakal, melainkan dari hati nya yang tulus . Aku mencintai mu Aleyna "