My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Pindah Kampus ?



Adnan kesal melihat tingkah konyol Bima yang menggoda istri nya, ternyata selama ini Aleyna di sukai banyak lelaki di kampus ini, untung saja Adnan membuntuti Aleyna ke kampus hari ini ia bisa memantau siapa saja yang berani menggoda istri nya dan dia tidak akan tinggal diam saja.


" Ayo ikut dengan ku " ucap Adnan langsung menarik tangan Aleyna karena perasaan nya tidak tenang kalau harus melihat Aleyna di sukai lelaki lain.


gawat! dia mulai cemburu


Adnan mengajak Aleyna ke tempat sepi karena ia hendak membicarakan sesuatu kepada Aleyna, mengenai kejadian tadi ia hampir saja membuat onar di kampus Aleyna karena tingkah konyol Bima yang menggoda istri nya, kalau saja Adnan membiarkan Aleyna untuk tetap kuliah di kampus ini, pasti lelaki itu pun akan berusaha mendapatkan perhatian Aleyna. tentu saja Adnan tidak akan diam begitu saja karena lelaki seperti telah merendahkan harga diri seorang Adnan


" Mas, mau kemana ? aku ada kelas pagi ini" Ucap Aleyna yang meronta ingin melepaskan genggaman tangan nya


" Tolong, kali ini jangan membantah semua keinginan ku" Ucap Adnan dengan tegas nya


Adnan dalam keadaan emosi tapi ia masih bisa menjaga emosi nya jangan sampai kemarahan nya melewati batas, karena akan menyakiti perasaan Aleyna. Adnan tidak ingin itu terjadi. Aleyna memang tidak memberikan respon kepada Bima namun Adna sangat khawatir istri nya akan tergoda oleh rayuan Bima, karena Adnan tidak akan membiarkan itu semua terjadi.


" Sayang " Sahut Aleyna karena merasa aneh dengan sikap Adnan.


Akhirnya Adnan pun berhenti di taman khusus di kampus ini ia bahkan duduk termenung sebenarnya apa yang di takutkan oleh Adnan mengenai Aleyna, karena Aleyna sudah menjadi milik nya hanya saja Adnan tidak menyukai bila ada lelaki lain yang menyukai Aleyna.


" sayang, kamu marah sama aku ?" Ucap Aleyna sambil duduk di samping Adnan


" Aku terbawa emosi sama lelaki tadi yang menggoda mu " Ucap Adnan sambil memegangi pelipis nya.


Aleyna hanya tertawa melihat tingkah Adnan, bahkan jauh dari bayangan Aleyna.


" Jadi maksud kamu membuntuti aku seperti ini, ingin menjaga ku " Ucap nya sambil tersenyum


" Sejak kapan lelaki itu berani menggoda mu dengan nyanyian dan suara yang tidak enak di dengar sama sekali !" Ucap Adnan


" sejak pertama kali aku masuk kuliah di kampus ini, masa sih suara nya jelek padahal dia pemenang lomba menyanyi di salah satu stasiun televisi " ucap Aleyna sambil tertawa


" Apa kamu menyukai nya ?" ucap Adnan dengan tatapan serius, namun Aleyna hanya tersenyum saja kepada Adnan.


" menurut mu bagaimana, Mas ?" tanya Aleyna


" sayang, jangan membuatku berpikir macam-macam kepada mu " Ucap Adnan sambil memandang Aleyna.


" jadi selama ini kamu meragukan cinta dan rasa kasih sayang ku selama ini, yang aku berikan sepenuh nya untuk mu?" ucap Aleyna yang kini menatap wajah Adnan.


" bukan begitu sayang, aku hanya takut kehilangan kamu " Ucap Adnan sambil memegang tangan Aleyna.


" kalau tidak ingin kehilangan ku, percaya kan semua nya kepada ku. berhenti bersikap posesif seperti ini kepada ku karena aku sama sekali tidak nyaman melakukan hal apapun kalau sikap kamu seperti ini. " Ucap Aleyna dengan menjelaskan semua keresahan hati nya.


Adnan diam sejenak ia mencerna kata demi kata yang keluar dari mulut Aleyna bahkan ia sendiri melakukan hal yang wajar kalau saja ia bersikap posesif kepada istri nya sendiri tapi ternyata Aleyna tidak menyukai sikap Adnan yang seperti itu.


sikap posesif Adnan memang sudah ada sejak dulu, saat pertama kali bertemu di salah satu Restoran, bahkan ia selalu melarang Aleyna mengenakan baju terbuka ataupun menggunakan make up berlebih karena Adnan tidak ingin orang lain menikmati keindahan tubuh Aleyna atau pun kecantikan yang Aleyna miliki, semua itu Adnan lakukan untuk melindungi Aleyna tapi disisi lain,Aleyna sama sekali terganggu dengan sikap Adnan yang seperti ini.


" bagaimana kalau kamu pindah kampus saja?" tanya Adnan kepada Aleyna.


Aleyna bangun dari duduk nya, ia nampak terkejut dengan pendapat Adnan yang menyuruh Aleyna untuk pindah ke kampus baru padahal ia belum ada seminggu belajar di kampus ini, memang keterlaluan.


dia bahkan semakin posesif saja.


" bagaimana menurut mu?" ucap Adnan sambil menatap Aleyna


" aku baru saja kuliah, belum ada seminggu kamu sudah bersikap seperti ini kepada ku" keluh Aleyna , ia bingung dengan sikap Adnan


" kampus yang hanya penghuni nya wanita saja " Ucap Adnan lagi


kali ini pendapat nya lebih membingungkan? sebenarnya apa yang Adnan inginkan terhadap Aleyna.


" aku tidak ingin melihat mu di rayu oleh lelaki lain! aku tidak ingin kejadian tadi terulang untuk yang kedua kali nya." ucap tegas Adnan


" kalau begitu, aku berhenti saja kuliah nya. percuma saja kamu tidak mendukung aku untuk kuliah! " Ucap Aleyna dengan meninggikan suara nya.


Adnan meraih lengan Aleyna, ia bahkan tidak bermaksud seperti itu hanya saja Aleyna tidak mengerti kalau Adnan begitu cemburu dengan semua perlakuan konyol mahasiswa di kampus ini. Adnan tidak ingin melihat Aleyna jadi bahan rayuan di kampus ini.


" sayang, aku sangat mendukung mu. jangan pernah berhenti kuliah sayang" Ucap Adnan sambil menenangkan amarah nya


" Aku sudah tidak ingin masuk kelas, lebih baik kita pulang saja dan selesaikan masalah ini di rumah" Ucap Aleyna dengan rasa emosi yang meluap sehingga ia tidak bisa mengontrol diri nya.


ia sudah menahan amarah yang tidak ingin ia keluarkan ketika sedang bersama Adnan tapi seolah sikap Adnan yang terus memancing Aleyna untuk mengundang amarah nya.


tak terasa air mata Aleyna pun menetes begitu saja, memang menangis lah yang hanya Aleyna lakukan ketika ia sedang memendam rasa kesal dan amarah yang amat mendalam, ia bahkan tidak berani melawan perintah Adnan tapi untuk kali ini sikap Adnan begitu berlebihan padahal ia sudah memberikan semua nya kepada Adnan.


" apa sih yang kamu mau dari aku, aku rela memberikan masa muda ku untuk menjadi istri mu, menghormati mu dan mengurus anak anak mu, tapi kenapa sampai detik ini kamu selalu curiga dengan ku. tidak ada lagi kepercayaan yang kamu kasih ke aku?" ucap Aleyna sambil terisak


Adnan merasa bersalah karena terlalu bersikap berlebihan mencurigai Aleyna bahkan mengikuti nya sampai kampus, harus nya Adnan mendukung Aleyna seperti apa kata Aleyna tadi.


rasa cemburu memang mampu membuat semua yang harmonis menjadi berantakan.


Adnan menghapus air mata Aleyna yang berjatuhan di pipi dengan jari jari tangan nya, ia bahkan merasa bersalah karena bersikap seperti ini kepada Aleyna.


" lebih baik kurung saja aku di rumah, biar tidak ada orang lain yang melihat ku!" Ucap Aleyna lagi sambil terisak


" maafkan aku sayang, karena aku terlalu mencintai mu " ucap nya, lalu Adnan memeluk erat Aleyna dan mengelus pucuk rambut Aleyna.


tidak ada yang memperhatikan mereka karena mereka berada di belakang kampus.


" maaf aku sudah membuat mu tidak nyaman dengan sikap seperti ini, aku janji aku tidak akan mengulangi nya lagi " ucap Adnan sambil terus menghapus air mata Aleyna.


" beri aku kepercayaan yang lebih Mas, agar kamu tidak selalu curiga dengan semua aktivitas yang aku lakukan " ucap Aleyna yang meminta kepada Adnan.


" lebih baik, kau masuk ke kelas saja masih ada waktu sebelum terlambat. aku akan pulang dan tidak akan mencurigai kamu lagi" Ucap Adnan sambil mengelus pucuk rambut Aleyna


" Mas "


" Mas Adnan "


Aleyna pun mengejar Adnan, ia memang kesal dengan Adnan tapi dia sendiri tidak bisa melihat Adnan murung seperti ini.


" belajar yang rajin sayang, aku malu telah membuat mu menangis seperti ini " ucap Adnan dengan melemparkan senyuman kecil kepada Aleyna.


" mas "


Aleyna pun memeluk Adnan dengan sangat erat, seolah ia tidak akan bisa lagi melihat wajah Adnan. ia merasa kehilangan keceriaan di wajah Adnan tapi, ia juga merasa lega karena pertengkaran ini bisa terselesaikan


semua ini gara gara Bima !


Aleyna memang kesal kalau mendengar nama Bima di telinga nya, ingin sekali ia menghapus nama Bima di dalam otak nya. sampai kapan pun Aleyna selalu menanamkan kesetiaan nya kepada Adnan.


visual bima 🌺



Guys buruan Vote . Author mau up beberapa episode lagi.


ayo buat author semangat .