
Sebelum bel pulang sekolah, Elea sudah beranjak dari UKS, ntah hari ini elea semangat sekali karena ia akan diantar pulang oleh kakak kelas yang ia sukai yaitu Juno.
Elea sudah menyuruh kedua sahabat nya untuk menunggu di toilet dan Elea melarang kedua sahabat nya untuk memberitahu Alvin mengenai hal ini.
Karena menurut Elea, Alvin akan melarang nya bahkan ia sangat over protektif terhadap Elea.
" Aman...... "
Elea mengendap berjalan ke arah toilet, untung saja tidak ada guru piket yang berjaga jadi Elea bisa leluasa untuk kabur dari ruangan UKS.
" Aku sudah tidak sabar, ingin segera diantar pulang bersama Kak Juno.... "
Elea bersorak ria, ntah hati dan perasaan nya begitu bahagia, bukan sekedar mengagumi tetapi Elea menyukai setiap bagian tubuh Juno yang atletis, dengan wajah yang sedikit dingin tapi masih memiliki aura yang mempesona,berbeda dengan Rangga.
Ah, Elea tidak akan sudi kalau harus diantar pulang oleh Rangga, lebih baik elea jalan kaki daripada harus satu mobil dengan Rangga.
Elea menghadap ke cermin yang ada di dekat toilet,cermin itu cukup besar sehingga Elea leluasa untuk merapihkan baju nya serta sedikit menghias wajah nya yang sedikit pucat tapi sayang sekali, lip balm yang rasa pomegranate yang biasa ia pakai tertinggal di tas nya.
Terpaksa Elea harus menunggu kedua sahabat nya datang.
Tak lama, kakak kelas bernama nabilla dan juga Eva pun datang, mereka berdiri tepat di samping elea sambil bercermin dan memoleskan liptint di bibir nya.
" Jadi kamu adek kelas yang akan di antar pulang oleh Juno?" ucap Nabila dengan sangat ketus
" Kalau iya kenapa?" tanya Elea dengan tatapan begitu sinis.
" Siap-siap deh jadi korban ke seratus kali nya... " ucap Nabila dengan sangat ketus
" Palingan juga habis ini, di tinggal begitu saja. " sahut teman nya bernama Eva
Mereka mentertawakan Elea, sehingga membuat Elea naik pitam seolah Mereka mengetahui sesuatu yang Elea sendiri tidak mengetahui nya, entah mereka mengetahui sesuatu mengenai Juno, yang Elea belum ketahui sama sekali bahkan Elea tidak terpengaruh dengan ucapan kedua kakak kelas itu, Elea yakin kalau Juno pria yang baik, bahkan ia mampu membuat hati elea begitu luluh.
" Jangan sembarangan yah kalau ngomong. " ucap Elea dengan menatap sinis ke arah nabila dan juga Eva.
" Kamu tidak tahu apa-apa, jadi lebih baik mundur deh untuk mendapatkan Juno!" ucap Nabila
" itu tidak akan!" ucap Elea sambil menantang Nabila.
Nabila pun menjambak rambut Elea, sampai Elea teriak histeris.
" Jangan berani mendekati Juno, dia tidak akan bisa move on dari ku!" ucap Nabila sambil bergegas pergi meninggalkan elea.
di susul oleh Eva yang mengikutinya dari belakang.
Elea nampak tercengang, bahkan ia tidak mengetahui sama sekali kalau nabila adalah mantan kekasih Juno.
Karin dan Kiara pun datang menghampiri Elea, mereka membawa tas Elea. sementara Elea duduk termenung sambil memikirkan ucapan nabila, seolah ia memendam rahasia besar mengenai hubungan nya dengan Juno.
" El, kamu kenapa?" ucap Karin yang langsung menghampiri elea.
" Ada apa lea ?" ucap Kiara
Elea pun menjelaskan kejadian tadi, dimana Nabila dan teman nya datang untuk memprotes kedekatan antara Elea dan juga Juno, padahal Elea baru saja dekat dan belum sampai ke tahap pacaran.
"Nabila itu mantan kekasih kak Juno, mereka sudah pacaran sejak masih SMP. " ucap Kiara, karena kebetulan Kiara satu sekolah dengan Juno
" Apa itu benar? kalau memang sudah mantan mengapa harus memprotes kedekatan antara aku dan kak juno?" ucap Elea begitu heran.
" Lea, bisa jadi kak Nabila itu masih mencintai kak juno. " ucap Karin sambil mengelus rambut Elea.
" Makanya lebih baik kamu menjauh dari Kak Juno deh, daripada jadi masalah.... " ucap Kiara.
" Ra, aku tidak akan menjauhi kak juno. Aku sangat menyukai kak juno.. " ucap Elea yang kekeh dengan pendirian nya.
" Yampun Lea, perjuangankan kalau memang itu menurut mu yang terbaik, aku sebagai sahabat kamu hanya bisa mendukung saja. " ucap Karin sambil memeluk Elea.
" Yasudah deh kalau itu mau kamu el,aku tidak ingin memaksa mu. " ucap Kiara
" Jangan cemberut gitu dong, masa mau diantar gebetan malah kumel kayak gini!" protes Karin dengan penampilan Elea.
Elea langsung beranjak bangun, ia mengambil sisir dan juga lipbalm dari dalam tas nya.
ia sengaja tidak mengaktifkan handphone nya, karena ia takut Alvin akan terus menghubunginya.
" Dylan menelponku?" ucap Kiara sambil menatap ke layar ponsel nya.
" Jangan di angkat, aku yakin dia disuruh oleh kak Alvin. " perintah Elea kepada Kiara.
" Aku juga tidak ingin mengangkat nya. " ucap Kiara sambil menaruh kembali ponsel nya me dalam tas.
" Lea, aku minta tolong dong." ucap Karin sambil bersandar di pundak elea.
" minta tolong apa." ucap Elea sambil memakai lip balm dan sibuk mengoleskan nya.
" malam ini aku nginep di rumah kamu yah, biar aku bisa dekat dengan Alvin. " ucap Karin sambil bermanja di pundak elea.
" baik lah, tapi aku tidak ingin memaksa kak Alvin, kamu tahu sendiri kan? Kak Alvin kalau sama cewek itu dingin banget. " ucap Elea
sambil menatap ke arah Karin.
" Ngarep banget sih rin. " sahut Kiara sambil tertawa.
Elea menatap jarum jam yang menempel di lengan nya, Elea berjanji akan menunggu Kak Juno di parkiran karena kak Juno membawa motor gede kawasaki ninja 250 SE.
" Aku berangkat yah... " ucap Elea sambil cipika cipiki kedua sahabatnya.
" Semoga lancar yah.... " bisik Karin
" Hati-hati elea... " sahut Kiara.
Elea pun berjalan menuju parkiran, kebetulan sekolah masih sepi, banyak siswa lain yang belum pulang, karena ada kelas tambahan dan juga belum menyelesaikan praktikum.
Hampir sepuluh menit elea menunggu kedatangan kak Juno, sampai ia begitu bosan namun tak lama Juno datang dan membuat elea begitu senang.
Aura ketampanan Juno begitu memancar tatkala ia menatap wajah elea.
" Aku kira kamu belum datang. " ucap Juno sambil tersenyum ke arah Elea.
" Sudah dari tadi kak. " jawab Elea dengan sangat cepat.
" maaf telah membuat mu menunggu lama." ucap Juno sambil memakai jaket kulit berwarna hitam, dan sarung tangan lengkap.
" Kenapa dia begitu tampan.... "
Elea pun tertegun dengan ketampanan juno, bahkan ia sampai tidak bisa mengedipkan kedua bola mata nya.
Juno langsung memakai helm dan menaiki motor gede berwarna merah di campur hitam metalic.
"Pakai helm nya biar aman. " ucap Juno sambil memberikan helm ke arah Elea.
Elea menerima nya, namun ia nampak kesusahan memakai helm karena ia tidak pernah naik motor ataupun memakai helm.
Juno nampak tersenyum melihat tingkah Elea, ia segera memakai kan helm untuk Elea sambil meledek Elea sekali kali.
" Aku tahu kamu tidak biasa. " ucap Juno
" Maaf kak, lain kali aku akan belajar memakai helm. " ucap nya dengan polos.
" Ayo naik. " ucap Juno sambil menawarkan elea untuk segera naik ke atas motor nya itu karena cuaca sudah mulai panas.
Elea nampak diam sejenak, ia bahkan tidak tahu bagaimana untuk naik ke atas motor, apalagi selama ini ia belum pernah naik motor karena daddy dan momy selalu memakai mobil untuk pergi kemana mana.
" jangan membuatku malu, tapi aku sendiri tidak tahu cara naik ke atas motor. "
" Ayo elea." ucap Juno lagi yang menyuruh elea untuk segera naik.
" cara naik nya gimana kak?" ucap Elea dengan polos nya sambil tersenyum.
" Haha, ternyata dari tadi kamu memikirkan cara nya untuk naik ?" ucap Juno sambil sesekali tertawa dengan sikap aneh elea karena baru kali ini, ia mengajak perempuan polos seperti elea.
" lain kali aku akan belajar naik motor kak. " ucap Elea yang tersipu malu.
" tidak usah, mungkin besok aku akan mengganti nya dengan mobil supaya kamu lebih terbiasa. " ucap Juno
" Naik motor juga terbiasa kok. " ucap Elea sambil ngeles, ia tidak ingin melukai hati Juno.
Juno pun mengajarkan elea, untuk naik ke atas motor dengan kesabaran nya.
" Pegangan yah, nanti kamu jatuh lagi. Aku yang akan jadi pelaku utama. " ucap Juno
" Iya kak... " ucap Elea sambil berpegangan ke besi belakang motor gede nya juno.
Juno hanya menggeleng kepala saja, ia sangat heran dengan sikap polos elea tapi membuat nya begitu menggemaskan.
Tak lama motor gede itu melintas pergi meninggalkan perkarangan besar emily's internasional school bersama rasa bahagia dan rasa senang di hati elea, ia tidak menyangka akan bisa dekat dengan Juno.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Note : " Nikmati dulu ceritanya, ikuti alur nya karena author sudah mempersiapkan nya dengan sangat indah. "
Guyss, di Vote dong biar author dan dede bayi semangat untuk tetap menulis.