My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Calon Mahasiswa



Aleyna pun membantingkan tubuh nya ke kasur, Ntah apa yang harus ia lakukan Sekarang, Ia benar benar dalam keadaan Bosan, Karena semua yang ia Ingin lakukan harus di larang oleh Suami dan keluarga nya Bahkan kedua sahabat nya, Termasuk mengendarai Motor kesayangan nya .


Sudah lama Aleyna tidak mengendarai nya, Ingin rasa nya membawa calon bayi nya jalan jalan menggunakan motor . Pasti dia sangat senang .


"Fyuhhh "


Aleyna pun duduk dan mengambil Benda pipih milik nya, Yang dua hari ini tidak ia bawa . Di sana terpampang panggilan tidak terjawab dari suami nya . Terlihat jelas, Foto Adnan dan dirinya yang Terpampang di Handphone milik nya, Baru beberapa menit ia Mengobrol dengan suami nya itu, Rasa nya belum Terobati jika belum bertemu dan memeluk nya .


Ia pun tersenyum sambil mencium Foto Adnan di layar handphone nya . Mungkin ini yang bisa Aleyna lakukan di kala jauh dari suami nya, Ia juga tidak ingin menganggu Adnan yang sedang bekerja, Karena itu demi tanggung jawab nya sebagai seorang suami yang harus menafkahi lahir batin, Bahkan Aleyna merasa Adnan sudah memberi nya kebahagiaan dan Nafkah lahir batin sampai Aleyna sendiri merasa cukup .


Aleyna ingin mencari kesibukkan apa yang harus ia lakukan, Agar rasa Bosan nya di Rumah bisa terobati .


Atau Belajar memasak ? Agar adnan betah makan di rumah ?


Tapi, Adnan tidak pernah menuntut Aleyna untuk menjadi Istri yang bisa melakukan semua nya, Ia hanya menginginkan Aleyna berada di samping nya saja sudah cukup bagi nya .


Aleyna mengurungkan niat untuk belajar memasak .


Ia kembali merebahkan Tubuh nya ke kasur .


Tiba tiba saja mamah Venna memanggil nya dengan Suara yang amat keras, Sehingga membuat Aleyna terbangun dari Santai nya.


" Ada apa sih Mah " Ucap Aleyna ia berjalan membukakan pintu kamar nya,


Tiba tiba saja Reyna dan Susan masuk ke dalam kamar nya. Dan membuat Aleyna merasa lega karena kedua sahabat nya datang menemui nya .


" Hallo, mamah muda . Yuk kita on the way, Bete kan di rumah aja " Ucap Susan yang mencium Aleyna karena sudah sejak lama ia tidak bertemu dengan Aleyna . Susan Amat merindukan Aleyna.


" Kalian emang pengertian " Ucap Aleyna membalas pelukan mereka


" Tapi aku kesini bukan untuk mewujudkan keinginan mu, naik motor gede kamu itu" Ucap Reyna sambil melipatkan kedua tangan nya .


" Kalian mau mengajak ku kemana ?" Ucap Aleyna, ia bingung akan di bawa kemana oleh dua sahabat nya ini .


" Pokok nya kamu mandi sana, Hari ini Kita Have a fun " Ucap Reyna ia sangat terlihat bahagia


" Kebetulan , Aku lagi bosan banget di rumah " Ucap Aleyna ia langsung bergegas mandi


Sementara Susan dan Reyna pun membaringkan tubuh nya di Kasur besar milik Aleyna . Ia sangat merindukan kebersamaan nya dulu ketika masih duduk di bangku SMA, Tidak terasa hari ini Reyna akan mendaftarkan diri sebagai Calon mahasiswa jurusan Fakultas Ilmu Keperawatan, Ntah Reyna begitu Tertarik dengan Ilmu keperawatan, Apa karena ia menyukai dr. Fandy ? sehingga ia memilih jurusan Keperawatan.


Sementara, Susan ia memilih Jurusan Farmasi, Karena Susan Menyukai Jurusan itu, Sementara Aleyna, Ia mungkin Akan menunda kuliah nya, Bagaimana bisa ? Ia sedang Hamil muda .


Sementara Adnan, Tidak melarang Istri nya untuk berkuliah lagi, Asal bisa membagi waktu nya. Aleyna sendiri mempunyai Jurusan yang berbeda dengan kedua sahabat nya, Sedari dulu ia mempunyai cita cita ingin menjadi Duta besar, sehingga ia ingin mengambil Jurusan Hubungan Internasional, Adnan pun menyetujui keinginan Aleyna untuk Berkuliah . Namun, Aleyna ingin menikmati Menjadi Calon Ibu dan Istri bagi Anak dan Suami nya . Karena Momen seperti ini Langka terjadi.


* Universitas Tri Sakti Jakarta


Reyna pun memarkiran Mobil Toyota 86 milik nya di Parkiran kampus, Karena Hari ini ia akan mendaftarkan Nama nya di Universitas Swasta ini, Karena ia sudah registrasi lewat Online dan Ia akan melakukan Registrasi secara langsung di Universitas ini.


* Bahaya kalau sudah Ada 3 Gadis Cantik


yang Datang ke Kampus



Mereka pun Turun dari Mobil dan Memasuki Ruangan Biro Administrasi, Banyak Mahasiswa dan Mahasiswi yang terus memperhatika Tiga gadis cantik ini, Bahkan Ada yang sampai tidak berkedip sedikit pun .


Karena Ketiga Gadis cantik ini mempunyai Pesona yang tidak Ada dua nya, Pesona nya mampu memikat banyak Lelaki Tampan .


Jangan salah, Ketiga gadis ini di Juluki sebagai Gadis pemikat, Yang menjadi Idola di sekolah nya dulu.


Banyak Cuitan yang mereka dapatkan dari Mahasiswa Ganjen .


" Kok kita ke kampus sih " Ucap Aleyn merasa heran ketika turun dari mobil, Ia bahkan tidak mengetahui kalau Reyna dan susan akan mampir kesini.


" Iya Ley , Aku dan Susan mau daftar kuliah di sini " Ucap Reyna sembari menggandeng Tangan aleyna . mereka benar benar menjaga Aleyna


" Jadi kalian tega, meninggalkan Aku? " Ucap Aleyna sembari Cemberut


" Kita bukan meninggalkan kamu Ley, Kalau kamu mau, kamu bisa ikut Kuliah Tahun ini " Ucap Susan sambil menenangkan aleyna


" Aku pikir pikir dulu deh " Ucap Aleyna


Mereka langsung pergi ke Ruang Biro Administrasi di kampus itu, Dan setelah selesai mereka langsung menuju Kantin . Karena sangat kebetulan Kampus ini sangat Ramai


" Hai, Cantik . Boleh kenalan ngga ?" Ucap salah seorang mahasiswa


" Cantik, Godain Abang dong " Ucap Seseorang lagi


Tiga bidadari Cantik itu, hanya mengacuhkan nya saja, Toh mereka sudah biasa mendapati pujian seperti itu, Tanpa mereka puji . Nyata nya tiga wanita itu memang Cantik dan mempesona.


Mereka pun memilih tempat duduk lalu memesan minuman yang mereka sukai.


" Green Tea ya " Ucap Aleyna


Tumben banget Aleyna minum Green Tea, Bukan nya dia suka jus alpukat ?


mungkin saja bawaan Bayi .


" Aku mau Vanilla latte aja " Ucap Reyna


Susan pun bergegas menuju ibu Kantin, Sementara Reyna dan Aleyna duduk menunggu, Tiba tiba saja Ada seseorang yang menghampiri meja mereka . Dia adalah salah satu Mahasiswa Teknik elektro, Tertulis dari Baju yang ia kenakan .


" boleh duduk disini " Ucap seseorang Bernama Marcel


Aleyna menatap wajah orang itu sebentar


" Boleh kak, Duduk aja " Ucap Reyna mempersilahkan Marcel untuk duduk


" Nama ku Marcel, Aku Jurusan Teknik elektro, Kalian dari Jurusan mana " Ucap Marcel



Jonathan marcelio,Atau di Sapa Marcel, Anak Fakultas Teknik, Semester 4


Ia termasuk Mahasiswa yang sangat terkenal di Kampus ini, Ia juga terkenal Playboy, Suka mempermainkan perasaan wanita, Dia juga anak Geng Motor. Ia ikut Komunitas Anak Balap . Dia memang Sengak, Dan memang Bandel banget Anak nya.


Ia pun menatap Wajah Cantik Aleyna . Ia memang sedari tadi terus memperhatikan Gadis cantik nya itu .


" Salam kenal Juga " ucap Marcel .


Ia melirik ke Arah Aleyna yang sibuk memainkan Ponsel nya itu.


" Kalau kamu nama nya siapa ?" Ucap Marcel sambil menjabatkan Tangan nya .


" Aleyna " Sahut singkat Aleyna tanpa membalas jabatan Tangan Marcel


" Aleyna, dia ini mahasiswa sini " Bisik Reyna


Tiba tiba saja susan kembali duduk


setelah selesai memesan makanan ke ibu Kantin


" Kenalin nih, ka marcel " Ucap Reyna Sambil menarik susan


" Aku Susan, Salam kenal " Ucap Susan sambil menjabat Tangan Marcel


" Pantas saja, Aku baru melihat Kalian di sini . Ternyata kalian mahasiswa baru yang mau daftar " Ucap Marcel Ramah


" Iya kak, Kami baru daftar " Ucap Reyna sambil tersenyum Ramah.


" Emang lagi nggak ada kelas kak ? " Ucap Susan


" Tidak, Sudah selesai " Ucap Marcel sambil merapihkan Kerah baju yang ia pakaib


" Aleyna kamu ngambil Jurusan Apa ?" Ucap marcel yang sedari tadi penasaran dengan aleyna


" Kedokteran " Ucap Aleyna singkat, Ia lebih Fokus ke Handphone nya.


" Wah, Hebat dong " Ucap Marcel memuji Aleyna


" Biasa aja " Ucap singkat Aleyna


Reyna dan Susan pun hanya saling bertatap mata saja, Karena Mereka merasa kalau Marcel menyukai Aleyna.


Di lihat dari Tatapan mata dan Cara Marcel yang ingin mencoba lebih mengenali Aleyna . Aleyna pun harus berbohong, Jika Ia kuliah disini. Padahal, Aleyna tidak minat di Jurusan kedokteran. ia juga tahu, Suami nya seorang dokter yang sangat Jenius, Aleyna tidak ingin menjadi Dokter , Melainkan jadi Seorang duta atau Wanita pembisnis .


" Kayak nya, Si marcel naksir sama si Aleyna " Bisik Susan ke telinga Reyna


" Bener banget , Bahaya ini " Ucap reyna lagi .


Tiba tiba saja Makanan dan minuman yang mereka pesan pun datang , Ia mengingat Ketika masih sekolah, selalu makan bersama di Kantin


" Ayo makan kak " Ucap Susan yang sedari tadi Merasa tidak enak dengan kehadiran Marcel


" Iya, Saya lagi pesen juga " Ucap Marcel


" Ley , Kamu jangan Makan yang pedes ya kamu kan lagi ?" Ucap Reyna ketika ingin mengucapkan kata Hamil, Ia pun membisu karena Aleyna membulatkan mata nya ke Arah Reyna


" Lagi Pms " Sambung Reyna.


Marcel hanya kebingungan, Melihat tingkah mereka bertiga.


Namun, Ada wanita yang menarik perhatian Marcel, Yaitu Aleyna . Ia sangat menarik Untuk Marcel jadikan sebagai Kekasih.


Setelah makan, Reyna dan Susan pun di panggil ke Ruang Biro Administrasi, terpaksa aleyna menunggu nya di Kantin dengan di Temani Oleh Marcel .


" Boleh minta nomor kamu ? " Ucap Marcel yang mengejutkan Hati Aleyna


" Nomor apa Ya ? " Ucap singkat Aleyna


" Nomor Whatsapp Kamu " Ucap Marcel


" Nomor kamu aja, Sebutin " Ucap aleyna,


Ketika Marcel menyebutkan Nomor nya satu persatu, Aleyna malah sibuk chatting dengan Suami nya.


" Udah . Di save ya " Ucap Marcel sambil tersenyum


Aleyna hanya mengangguk saja . Padahal ia sama sekali tidak tertarik dengan Marcel. Karena Hati Aleyna sudah tertuju hanya untuk Satu orang, Yaitu dr. Adnan .


Tidak ada yang mampu merubah perasaan nya.


Adnan segala nya bagi Aleyna.


" Kamu pulang naik apa ?" Ucap Marcel lagi yang membuyarkan suasana


" Aku jalan kaki " Ucap Aleyna lagi yang sedari tadi menjawab pertanyaan Marcel hanya dengan Gurauan saja


" Kalau gitu, mau aku Anter ngga ?" Ucap Marcel sambil menawarkan Tumpangan


" Ini cowok ngebet banget sih, Gatau apa, Aku sudah bersuami " Batin Aleyna, Ia benar benar Risih melihat tingkah Marcel


" Aku serius Aleyna ?" Ucap nya lagi .


Marcel tidak pantang menyerah untuk menaklukan Hati wanita idaman nya.


" Tidak Usah, Rumah aku Jauh " Ucap Aleyna lagi


" Aku antar mau sejauh apapun " Ucap Marcel


" Tapi aku ngga Biasa Ngojek sih " Ucap Aleyna meledek Marcel yang sedari tadi Kekeh ingin mengantarkan nya Pulang


" Kamu Bisa aja, Aku Tidak apa apa jadi Tukang ojeg . Kalau penumpang nya kaya kamu " Ucap Marcel lagi sambil tertawa


" sayang nya, Aku ngga suka naik Ojeg " Ucap Aleyna ia benar benar Ketus


Marcel hanya diam, Ia tidak tahu lagi apa yang harus ia lakukan untuk membujuk Aleyna agar bisa pulang bareng dengan nya .


Maaf Author baru Up, Soalnya Jaringan tidak stabil semalam 😏


Jangan lupa VOTE AUTHOR, Terimakasih Sudah Memvote Author dan Vote Cerita ini . Author sangat Bangga dengan kalian❤


LIKE DAN KOMEN JUGA❤