My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Rindu



Hari ini Aleyna sangat senang, Karena ia di perbolehkan untuk pulang . Setelah dua hari di rawat di Rumah Sakit, Biasa nya Adnan lah yang merawat Aleyna kalau ia sakit namun, Aleyna merasa Lega karena ia sudah mengetahui Suami nya baik baik saja di Bali, Ia sempat cemas karena Ia tidak ingin kehilangan dr. Adnan . Bagaimana mungkin Aleyna menjadi Janda di usia nya yang masih 17 tahun .


Itu tidak akan terjadi :(


sebelum pulang . dr. Astri pun memeriksa keadaan Aleyna, Karena sudah dari pagi Aleyna meminta untuk pulang , Belum lagi dr. Adnan yang menyuruh dr. Astri untuk menjaga dan merawat serta memeriksa istri dan calon anak nya dengan baik .


" Baik. nyonya Aleyna kamu di persilahkan Pulang, Dan jangan terlalu banyak pikiran yah " Ucap dr. Astri sambil tersenyum Ramah


" Baik dr. Astri . Terimakasih sudah merawat ku " Ucap Aleyna , Ntah mood nya sedang baik


" Iya sudah tugas ku, karena dr. Adnan yang memberi amanat kalau aku harus merawatmu " Ucap dr. Astri


" mas Adnan tetap perhatian , Meskipun dia sedang tidak ada di samping ku " Ucap Aleyna dalam hati.


" Mari dok, kita pulang " Ucap mamah Venna . Ia mendorong Aleyna menggunakan kursi Roda meski sebenarnya, Aleyna sudah kuat untuk Jalan . Namun, dengan baik hati Mamah Venna mendorong Aleyna . Ia tidak ingin Aleyna terlalu kecapean . Bunda widya pun ikut mengantar Aleyna pulang ke rumah, Namun pak Raden tidak bisa ikut dan Papah Yudha juga karena mereka sibuk bekerja .


" Hati hati nak " Ucap Bunda Widya ketika hendak menaiki Mobil


Setelah masuk dalam mobil, Handphone Bunda widya pun berbunyi, Dari siapa lagi kalau bukan dari dr. Adnan . Segera Bunda Widya memberikan Handphone nya ke Aleyna, lalu ia mengangkat panggilan Video tersebut . Ntah sudah sepagi ini ia menelpon, Apa Jaringan di sana sudah bagus ? Atau memang Ia merindukan Aleyna ?


Bisa saja, Karena Aleyna juga merasakan Rindu dengan Suami Nya itu .



πŸ“ž Percakapan


Adnan : " Halo sayang . Selamat pagi Istri ku "


Aleyna : " Selamat pagi Juga suami ku "


Adnan : " kamu cantik banget hari ini" ( Sambil tersenyum)


Padahal aleyna tidak menggunakan Make up, Hanya lip balm saja . Adnan memang selalu memuji istri nya itu


Aleyna : " Ahh mas, Jangan bikin aku terbang ke Bali deh " ( tersipu malu )


Adnan : " Sini, Kangen sayang "


Aleyna : " Makanya cepet pulang, Nih dede bayi dalam perut aku nanyain Kamu terus, Kata nya Kangen sama daddy nya "


Adnan : " Dede bayi apa momy nya nih yang kangen ? " Rayu Adnan, Ia selalu tersenyum bahagia ketika melihat wajah istri nya itu.


Aleyna : " Aku ngga kangen , Cuma Rindu berat doang "


Adnan : " Tinggal beberapa hari lagi aku pulang, Kamu jaga diri baik baik . Jangan lupa di Minum Vitamin nya . Dan makan yang banyak biar kuat nahan rindu nya "


Aleyna : " Mas Adnan nyebelin "


Aleyna tersipu malu, Ntah walaupun sudah menikah, mereka seperti seseorang yang sedang kasmaran.


Adnan : " Aku berangkat kerja sayang ya , Tapi aku ganti baju dulu sebentar "


Aleyna : " Iya sayang . Aku tunggu sayang"


Setelah selesai mengganti Baju dan membereskan barang barang nya . Adnan pun cemberut, ketika Aleyna tidak memberi Kecupan jarak jauh. Karena setiap hari ketika Adnan hendak berangkat kerja . ia selalu mencium istri nya itu .



Aleyna : " Ih kok manyun manyun Gitu "


( Sambil tertawa )


Adnan : " Cium nya mana, Kamu melupakan kebiasan kita tiap hari?"


Aleyna : " Sayang, Ada Bunda sama Mamah loh "


Adnan : " Ya emang kenapa ? "


Aleyna : " emmmuaachhhhh ....I love you Daddy "



Adnan : " mmuaaaachh . I love you too Mommy "


πŸ”…


Adnan pun tersipu malu, Ia benar benar bahagia . meski di samping adnan ada dr. Fandy yang sedang memperhatikan, mungkin Fandy Ilfeel, melihat kemesaraan mereka berdua namun dr. Adnan sendiri merasa bahagia bisa melepas rindu dengan istri nya itu.


" Jilat aja hape nya sampe basah " Ucap dr. Fandy yang terus memperhatikan Adnan


" kamu belum merasakan mencintai seseorang sih " Ucap dr. Adnan


" Tidak berlebihan seperti itu juga . walaupun nanti aku akan merasakannya " Ucap dr. Fandy


" Buktikan itu nanti, karena dulu juga aku pernah mengatakan seperti itu, ketika Ryan sedang berpacaran dengan kekasih nya dulu " Ucap dr. Adnan


" Terserah, ada yang mencari mu di Luar " Ucap dr. Fandy


Adnan heran, sepagi ini ada yang mencari nya, Siapakah yang mencari dr. Adnan, Dan ada urusan apa ia mencari dr. Adnan


" Siapa ?" Tanya nya.


" Dia benar benar Gila " Ucap dr. Adnan seakan ia tidak ingin menemui wanita jalang itu .


Adnan benar benar sudah muak dengan sikap Irene tadi malam, Ia seperti seorang wanita penggoda, Kalau saja ia tidak bisa menahan mungkin Irene akan mendapatkan Adnan seutuh nya , Dan Aleyna pasti akan meninggalkan nya . Untung saja tidak terjadi, dan dr. adnan sangat bersyukur kekuatan cinta nya yang begitu besar untuk Aleyna sehingga ia tidak tergoda oleh wanita mana pun .


" Cepat temui dia dan menyuruh nya pulang " Ucap dr. Fandy ia benar benar sudah risih dengan kedatangan wanita itu .


Lantas Adnan bergegas menuruni anak tangga ia hanya ingin menyuruh Irene untuk tidak menemuinya lagi, Karena Irene akan menjadi boomerang dalam kehidupan Rumah tangga mereka .


" Ada apa kamu ke sini " Ucap Adnan, Ia nampak tidak ingin memandang wajah Irene


" Aku minta maaf atas perlakuan bodoh yang aku lakukan ke kamu semalam . Aku benar benar menyesal dr. Adnan " Ucap Irene sambil menangis dan membungkukkan badan nya .


" Aku Tidak ada waktu " Ucap dr. Adnan


" aku Mohon maafkan Aku, Aku tidak akan melakukan Hal bodoh seperti itu lagi " Ucap Irene


" Saya sibuk, kamu pulang saja . Dan saya peringatkan kepadamu, Saya sudah beristri . Tidak sepantas nya kamu bersikap seperti ini kepada Saya . Sekarang kamu pergi dari sini , saya tidak ingin orang lain berpikiran macam macam tentang kita " Ucap dr. Adnan yang bergegas pergi meninggalkan Irene sendiri di luar .


Irene benar benar sangat Frustasi dengan Sikap Adnan yang berubah menjadi dingin . Apa yang harus ia lakukan untuk menaklukan Adnan .


" Kenapa sih semua nya harus pergi . Adnan aku mencintai mu " Ucap Irene sambil teriak sehingga semua dokter yang sedang menikmati Sarapan pagi pun mendengar nya.


" siapa wanita yang mencintai mu itu dr. Adnan " Ucap dr. Edwin


" Aku tidak tahu " Ucap dr. adnan singkat, ia tidak ingin membahas wanita itu lagi


" Pesona mu tidak luntur walau sudah beristri " Ucap dr. Edwin yang di penuhi gelak tawa


" Tetap saja, Istri nomor satu " Ucap Adnan lagi


" Kalau aku jadi kamu, Sudah aku deketin wanita secantik dia " Ucap dr. Chandra


" kau memang Bajingan " Ucap dr. Adnan lagi


Mereka pun melanjutkan pekerjaan mereka sebagai Dokter. Rencana nya mereka akan membangun sebuah Klinik di Dekat desa Timuhun ini, Tepat nya di samping Balai desa nya, Dan bangunan itu sudah 45% akan selesai dalam waktu sebulan ini . Untuk itu, Dokter dokter dari Lembaga Ikatan Dokter ini di Undang untuk menyaksikan Pembangunan Klinik Sehat di Rumah sakit ini .


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Aleyna Sangat senang bisa menghirup nafas dengan lega setelah sampai Rumah besar nya itu, Ia langsung membaringkan tubuh nya di sofa, Ntah ia sangat lelah dan merasa ngantuk, Namun tiba tiba saja ia ingin naik motor gede nya itu , Sudah lama ia tidak mengendarai moge kesayangan nya, Setelah Adnan melarang nya . Bagaimana Moge yang sudah 2 bulan sudah terabaikan, Karena motor gede milik Aleyna pun di tinggalkan di Rumah Orang tua nya.


Ia ingat ketika Adnan memarahi nya, waktu Dea menantang nya Ngtrek di Jalanan, Alhasil Adnan marah besar .


* Foto ini di ambil ketika Aleyna sedang Balapan



( Edit by Author sendiri, Mohon maaf Jgn di Bully )


Tiba tiba saja Aleyna ingin mengendarai Motor kesayangan nya itu .


Segera ia menelpon Reyna .


" Halo Rey " Sahut Aleyna


" Ada apa baby " Ucap nya


" Aku kangen mengendarai motor gede ku " Ucap Aleyna


" Jangan Bilang kalau kamu ingin Aku untuk mengambil nya dan mengantarkan nya ke rumah kamu " Ucap Reyna


" Kok kamu bisa tau sih " Ucap Aleyna


" Nggak .. Nggak .. Aku ngga mau cari masalah sama suami kamu, Sudah Cukup satu kali aja . Itu juga dr. Adnan marah banget . Aku kapok " Ucap Reyna sedari tadi ngoceh memarahi Aleyna


" Ayo lah Rey, Ini bawaan dede bayi " Ucap Aleyna membujuk Reyna


" Untuk kali ini tidak boleh " Ucap Reyna menentang permintaan Aleyna


" Kamu jahat banget sih, Tega sama sahabat sendiri " Ucap Aleyna


" Kalau suami kamu tau, Aku bisa mati di Bedah sama dia " Ucap Reyna sambil bergidik ngeri . bulu kuduk nya ikut berdiri .


" Rey, Ayo lah " Rayu aleyna


" Aku ngga mau mati Muda, Aku masih ingin menikmati masa muda ku, Apalagi Suami kamu kalau udah marah, Ganas " Ucap reyna .


*****************************************


Guys, Kalau kalian suka Novel ini .


Jangan Lupa Vote Author ya Jangan Lupa ❀


Terimakasih sudah selalu setia membaca novel ini .


Author punya Cerita sendiri, Jadi jangan Nebak nebak ya 😏 Apalagi di Sama kan dengan Novel lain, Karena setiap Author mempunyai jalan cerita masing masing 😊


Komen dong, Biar Rame Gaezzz 😎