
Edited : by Author sendiri
Ketika Aleyna dan Adnan sedang sibuk memilih baju dan Kasur untuk bayi tiba tiba saja Di kejutkan dengan kedatangan Susan dan Daniel, karena mereka kebetulan Ada di mall yang sama .
Susan pun menuju ke Arah Aleyna yang sibuk memilih pakaian bayi dan membantu nya memilihkan pakaian yang cocok untuk kedua bayi kembar Aleyna. Mengingat kehamilan Aleyna yang semakin hari kian membesar dan Ia sendiri belum mengetahui jenis kelamin anak kembar nya karena sore nanti baru akan melakukan Usg yang kedua kali nya .
Aleyna berharap Kedua bayi kembar nya sehat terus sampai ia melahirkan nanti.
" Kok kamu beli baju warna pink semua bagaimana kalau baby mu cowok semua " Ucap Susan
". Iya bagaimana aku bisa lupa " Ucap Aleyna lalu menaruh pakaian bayi nya.
" Coba warna biru aja deh ley, Karena warna ini cocok untuk cewek maupun cowok " Ucap Susan sambil menunjuk baju biru
" untung Ada kamu San " Ucap Aleyna lalu memborong semua baju dan peralatan bayi
Kemudian mereka pun menuju Restoran untuk makan bersama karena Ada hal yang ingin Susan dan Daniel sampaikan sementara Reyna memang sedang sibuk dengan Tugas kuliah nya .
Mereka memilih Restoran yang berada di dalam mall tersebut .
" Kita makan disini aja ya " Ucap Aleyna karena kelelahan
" Iya sayang kamu juga cape kan . bawa baby kembar kita " Ucap Adnan
" Iya sayang tapi aku seneng " Ucap Aleyna
mereka pun masuk dan memesan beberapa makanan beserta minuman, Dan buah buahan juga untuk makanan penutup, Adnan pun membawa satu piring mangga kesukaan Aleyna . Dan Aleyna pun dengan lahap menyantap nya sementara Susan dan Daniel memesan makanan ikan bakar dan cumi . mereka pun makan bersama sesekali Aleyna manja ingin di suapi oleh suami nya itu .
" Sayang suapin " Ucap Aleyna yang sibuk menyantap makanan
" dasar manja ya " Ledek susan
dan tertawa melihat sikap Aleyna
" padahal dulu dia itu paling males di suapin " Ucap susan lagi sambil tertawa lagi
" Sirik aja ya . " Ucap Aleyna
Susan hanya tertawa dan nampak heran dengan sikap Aleyna yang berubah drastis dulu dia memang tomboy dan tidak mau diam . mungkin ini yang akan membuat Susan kangen dengan sosok Aleyna sewaktu Sekolah dulu, dan mungkin Susan juga begitu kalau sudah menikah nanti .
" Ada yang ingin Aku sampai kan " Ucap Daniel setelah selesai menyantap makanan nya
" Kamu mau menyampaikan Apa ?" Ucap Adnan dengan sangat tenang
wajah susan semakin pucat, dan jantung nya masih berdegup kencang tatkala Daniel akan mengatakan perihal pernikahan nya .
" Aku dan susan akan menikah dua minggu lagi " Ucap Daniel tanpa basa basi
Sontak Aleyna pun tersedak lalu segera Adnan mengambilkan minum untuk Aleyna
" Pelan pelan sayang makan nya " Ucap Adnan sambil mengelus rambut Aleyna
" Bukan gitu sayang . Aku benar benar terkejut mendengar perkataan dr. Daniel " Ucap Aleyna sambil mengelap Wajah nys dengan Tisue
" Iya ley Kak Daniel mendadak melamar ku tadi di atas pusara Ryan " Ucap Susan sambil menundukan wajah nya
" Kalau gitu bagus dong, Semoga dr. Daniel bisa menjaga susan bukan seperti dr. Fandy " Dumel Aleyna
" Sayang jangan seperti itu " Ucap Adnan yang membela teman nya itu
" Aku serius dengan Susan .Aku tidak ingin menunggu lama lagi karena semakin lama Umur ku semakin tua " Ucap daniel sontak membuat semua nya tertawa
" Bilang aja sudah tidak sabar " celetuk Adnan
" Kalau itu jangan di Tanya " Ucap Daniel sambil tertawa dan mendapat Cubitan dari Susan
" Ka Daniel " Sahut susan sambil mencubit Perut sebelah kiri Daniel
" Kenapa calon istri ku " Ucap Daniel dan membuat Wajah susan merah merona karena tersipu malu
" Kayak nya Susan juga sudah tidak sabar nih " Ledek Aleyna sambil tertawa
" Aku mah sudah siap dari awal ketemu juga " Ucap Susan menggoda Daniel
" Jadi kamu cinta sama aku pas pertama kali bertemu " Ucap Daniel
" Ya enggak lah . Emang aku segampang itu " Ucap Susan lagi sambil memukul lengan Daniel
" Tapi memang benar kalau Susan itu sulit mencintai seseorang " Ucap Aleyna
" Dan jujur Aku shock banget denger kalian akan segera menikah . pokok nya Aku akan membantu semua persiapan pernikahan sahabat ku ini " Ucap Aleyna dengan sangat Senang
" Aku sih mau yang sederhana aja Ley yang penting pernikahan nya berjalan dengan lancar" Ucap Susan
" Yang penting Kamu bahagia" Ucap Aleyna lalu memeluk susan
Tiba tiba saja Handphone Adnan berbunyi dan terpampang jelas nama Fandy di Layar ponsel milik Adnan, Dia mendadak menelpon Adnan ada suatu hal yang ingin ia sampaikan kepada Adnan . segera Adnan. mengangkat Telepon dari Fandy .
Adnan : " Halo Fan . Ada apa ?"
fandy : " untuk beberapa hari ini, Aku akan pergi ke singapore untuk berobat ibu ku "
Adnan : " Iya fan . Nanti aku urus surat izin mu "
Fandy :. " Terimakasih sebelum nya "
Adnan : " semoga ibu mu lekas sembuh "
Tak lama Adnan menutup Telpon dari Fandy . Dan langsung di penuhi beberapa pertanyaan dari Aleyna
" Jangan selalu menyalahkan Fandy atas kejadian yang menimpa Reyna " Ucap Adnan dengan sangat Jelas membela Fandy
" Loh memang nya kenapa ? Toh Fandy sendiri yang memutuskan hubungan nya dengan Reyna " Ucap Aleyna
" Iya memang Murni kesalahan Fandy yang tidak bijak " Sahut susan
" Memang apa yang sebenar nya terjadi dengan Fandy " Ucap Daniel yang tidak tahu apa apa
" Fandy sedang terpuruk ia mengurus sendiri ibu nya karena Ibu nya sedang menderita penyakit leukimia bahkan kalau bukan Fandy siapa lagi ? karena Fandy tidak mempunyai Ayah seperti kita . Harus nya dalam keadaan terpuruk seperti ini Reyna mendampingi Fandy dan memberi semangat meski mereka tidak bersama lagi, Dan jangan menyalahkan semua nya kepada Fandy! Dan sore nanti Ibu nya akan di bawa ke singapore untuk berobat di sana karena di Rumah sakit kita kondisi nya memang belum pulih, Aku rasa Ada baik nya kita menyemangati Fandy " Ucap Adnan dengan sangat jelas
" Aku tidak tahu kalau dr. Fandy terpuruk seperti itu Mas " Ucap Aleyna merasa iba
" Bagaimana kalau kita mengantarkan Fandy ke Bandara ?" Ucap Daniel
" Aku tidak bisa , karena sore nanti aku akan mengurus ijin Fandy dan ada jadwal " Ucap Adnan menolak keras keinginan Daniel
" Aku setuju dengan mu Ley . Karena aku yakin cinta mereka begitu kuat . Dan dr. Adnan benar kalau Fandy sedang butuh penyemangat di hidup nya " Ucap Susan
" Sebenar nya apa yang terjadi sih " Ucap Daniel merasa heran
" Fandy mau di jodohin sama mamah nya " Ucap susan
" Jaman sekarang masih ada perjodohan . Jaman kuno banget " Ucap Daniel sambil tertawa
" Jangan gitu dong dr Daniel . Aku sama mas Adnan saja di jodohkan " Ucap Aleyna sambil tertawa
" kalau tidak di Jodohkan juga kamu sudah di takdirkan menjadi jodoh ku sayang " Ucap Adnan dan membuat Aleyna tersipu malu
" Aku bersyukur kok di Jodohkan dengan pria seperti mu " Ucap Aleyna lagi sambil mengecup pipi Adnan
" woi di umum " Sahut susan
" Cinta mah ngga mengenal tempat" Ucap Aleyna lalu tertawa
" Kamu mau aku cium juga " Ucap daniel kepada susan
" Ih ngga kak, Nanti aja kalau udah Sah " Ucap susan
" Hati hati Daniel itu Nafsuan " Ucap Adnan sambil tertawa
" Mas Adnan sama aja " timpal balik Aleyna lagi
" Sayang jangan bongkar kartu " Ucap Adnan
" Kena batu nya juga " Timpal Daniel
Akhir setelah lama berbincang mereka pun pergi . ntah hari ini Aleyna Ada jadwal Usg dan ia ikut dengan Adnan ke rumah Sakit, Sementara Adnan nanti memang Ada jadwal operasi karena dr. Chan sudah menghubungi nya .
hanya seling waktu 30 menit saja akhir nya Aleyna dan Adnan pun sampai ke Rumah Sakit, Seisi penjuru rumah sakit sudah tidak heran melihat kebersamaan dr. Adnan dengan Aleyna itu sudah hal biasa karena Aleyna sudah sering mengunjungi rumah sakit ini .
Mereka bergegas menuju ruangan Usg di sana sudah ada dr. Edwin dan dr. Astri yang akan Memeriksa Aleyna. Karena usia kandungan Aleyna sudah menginjak ke 28 minggu .
Ini Usg ke dua kali nya bagi Aleyna setelah usia kandungan nya mulai membesar . karena Aleyna hamil dua bayi sekaligus .Ia nampak bersyukur karena ini suatu Anugerah yang telah tuhan berikan .
Aleyna pun berbaring dan Dokter edwin mulai mendeteksi Jenis kelamin Pada bayi kembar Aleyna . Di layar sana sudah Terpampang Dua bayi kembar Aleyna.
" Ini bagian hidung nya . Mancung juga kaya Ayah nya " Ucap dr. edwin sambil bercanda
" dokter bisa aja " Ucap Adnan
" Sayang bayi kembar kita " Ucap Aleyna menunjuk ke Arah layar.
" Sungguh sangat Beruntung dr. Adnan, Bayi mu Kembar namun berbeda jenis kelamin nya " Ucap dr. edwin
Adnan dan Aleyna pun terkejut mendengar nya bahkan ia pikir, Adnan dan Aleyna akan mempunyai bayi kembar laki laki, Ternyata tuhan memberi nya anugerah yang terindah .
" Bayi kembar anda Jenis kelamin Laki laki dan satu lagi perempuan " Ucap dr. Edwin memberi selamat kepada dr. Adnan
" Sayang bayi kita Laki laki dan perempuan " Ucap Adnan mencium kening Aleyna
" Mas aku tidak sabar ingin segera menanti baby twin lahir ke dunia " Ucap Aleyna ia amat terharu
" Saya sarankan Aleyna untuk banyak bergerak agar proses persalinan nya nanti bisa berjalan dengan Normal " Ucap dr. Edwin
" Terimakasih dr. edwin " Ucap Adnan
tak lama dr. edwin pun bergegas keluar ruangan meninggalkan Adnan dan Aleyna .
" Sayang terimakasih sudah mengandung baby kembar selama ini, maafkan aku karena aku terlalu cepat menginginkan sebuah Anak dalam rumah tangga kita " Ucap dr. Adnan lalu mencium kening Aleyna
" Mas, Justru Aley seneng bisa hamil baby kembar . bukankah pernikahan itu memang Tujuan utama nya Ingin mempunyai keturunan kan mas, Karena tugas aku sebagai wanita ya Mengandung seorang anak " Ucap Aleyna begitu dewasa
" Mas sayang sama kamu dan calon baby kembar kita " Ucap Adnan mencium perut buncit Aleyna
" Aku lebih sayang sama daddy " Ucap Aleyna lagi lslu mencium suami nya itu .
" Sayang aku Ada jadwal operasi sore ini, Kamu tidak apa apa kan tunggu di ruangan ku. Apa mau pulang ?" Ucap Adnan sambil membantu Aleyna bangun dari Atas kasur rumah sakit
" Aku mau nunggu Mas saja di ruangan mas, kalau pulang juga bete mas " Ucap Aleyna .
kemudian Adnan pun merangkul Aleyna menuju ruangan nya karena Aleyna kaki nya sudah mulai bengkak bahkan ia susah untuk berjalan terlau lama .
" Sayang kalau perlu Apa apa, Tekan tombol hijau itu ya, Nanti Ada office girl yang mengantarkan makanan dan minuman untuk mu, Mas sudah di Tunggu di ruang operasi " Ucap Adnan lalu mengecup kening Aleyna
" Iya siap sayang " Ucap Aleyna
dan Setelah berganti pakaian menggunakan pakaian serba hijau Adnan pun bergegas menuju ruang Operasi bersama dr. Chan .
Sementara Aleyna mulai membaringkan Tubuh nya di sofa, Disana sudah Ada Office girl yang sedang membersihkan ruangan Adnan
" Maaf ya Bu Saya bersihkan Ruangan nya dulu " Ucap Office girl itu
" Iya tidak apa apa " Ucap Aleyna dengan sangat ramah
" jangan panggil saya ibu " Ucap Aleyna merasa risih
" Karena ibu kan istri nya dokter Adnan " Ucap nya lagi
" panggil Aku Aleyna " Sahut nya
" Iya mbak Aleyna , Pantas saja dr. Adnan menyukai mbak Aleyna " Ucap nya sambil mengelap kaca diruangan adnan
"Memang kenapa ?" Ucap Aleyna
" Mbak Aleyna sangat cantik dan masih muda " Ucap Nya begitu memuji Aleyna
" mbak bisa saja " Sahut Aleyna lalu tersenyum ke Arah nya
" Saya sudah lama bekerja di rumah sakit ini, Dan baru Mbak Aleyna yang pertama kali Datang ke ruangan dr. Adnan. Setahu saya dr. Adnan tidak pernah membawa wanita lain semenjak ia pertama kerja di rumah sakit ini " Ucap office girl itu yang usia nya sekitar 30 tahunan
" kamu banyak mengetahui tentang suami saya "Ucap Aleyna sambil tersenyum ramah
" Tidak terlalu namun memang benar dr. Adnan sangat setia mencintai Mbak Aleyna " Ucap nya sambil tersenyum ramah
" Saya pernah mergoki dr. Adnan sedang mencium foto mbak Aleyna sebelum dr. Adnan menikah dengan mbak Aleyna " Ucap Nya itu
" Saya jadi malu sendiri " Ucap Aleyna ia tidak menyangka Adnan akan bersikap seperti itu
namun ia senang ternyata Aleyna wanita pertama di hati nya .
Yasshhh !! Doakan Author supaya cepet hamil juga ya 😁😁😁😁