My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Kepergian mu



Sepulang dari Rumah Aleyna, Reyna pun melanjutkan konseling ke Rumah Dr. Fandy, Tepat nya untuk bertemu dengan Bunda Ratih . Karena bunda Ratih terus menghubungi Reyna, Semenjak kejadian kemarin, Bunda Ratih memang sangat dekat dengan Reyna. Karena, bunda ratih sendiri merasa iba dengan kondisi Reyna dan keluarga nya .


Reyna mengendarai mobil matic berwarna merah, dan meninggalkan perkarangan besar Rumah Aleyna dan dr. Adnan, Padahal dr. Adnan menyuruh nya untuk menginap di Rumah Aleyna untuk seminggu terakhir ini, Di karenakan dr. adnan akan bertugas dalam Acara Ikatan Dokter Seluruh Indonesia . Dalam rencana nya itu membangun sebuah Rumah Sakit di beberapa Wilayah terpencil di Bali.


Setelah sampai pekarangan Luas milik keluarga dr. Fandy, Reyna pun masuk dan di sambut oleh Bunda ratih yang sangat baik terhadap nya, Ia memang sangat menginginkan seorang anak perempuan dalam rumah tangga nya, Tapi Takdir berkata lain, Ia harus hidup seorang diri tanpa seorang suami.


" Bagaimana kabarmu Rey " Ucap Bunda ratih


" Aku baik baik aja bunda, Kalau bunda bagaimana, Sudah lama aku tidak kemari " Ucap Reyna


" Bunda baik baik saja, Bunda sangat merindukan mu " Ucap Bunda ratih .


Ia memang sudah menganggap Reyna sebagai anak nya, Karena Reyna sendiri sudah merasa nyaman dengan kebaikan Bunda ratih . Dan bunda ratih berharap, Reyna bisa menjadi bagian dari keluarga Bunda ratih .


Tak lama Reyna pun menceritakan bagaimana kehidupan keluarga nya, ia sangat merasa sangat kacau, ketika Ia tahu Ayah nya sedang berbagi cinta dengan wanita lain, Tepat di rumah nya, ketika Ibu Martha sedang pergi keluar kota, Ingin rasa nya Reyna menghajar wanita dalang itu, Tapi Sikap Reyna tertahan ketika Ayah nya mengancam nya.


Ketika Reyna sedang berbincang, dr. Fandy pun datang dan langsung merapihkan barang barang yang akan ia Bawa besok, Bunda Ratih pun menceritakan jika Anak nya itu sangat mandiri, Meskipun jarang bercerita apapun masalah hidup nya. Karena ia berpikir masalah hidup nya akan menjadi beban buat Bunda nya.


" Sangat mengagumkan " Batin Reyna, Tiba tiba saja ia tersadar dari lamunan nya, ketika Ada seseorang yang melambaikan Tangan di hadapan nya, Ia adalah dr. Fandy


" Apa apaan sih " Ucap Reyna yang terkejut ketika orang yang ia sukai muncul di hadapan nya begitu saja.


" Halu " singkat nya,


Ia fokus memainkan Game online nya


" Siapa yang halu sih " ucap Reyna sambil memasang raut wajah kesal


" Kamu lah, Di putusin pacar sampai galau berkepanjangan, Kayak di dunia ini cowok cuma satu doang " Ucap nya, Jari jari tangan nya sibuk memain kan Game online itu


" Kalaupun Cuma Satu, Dan itu kamu . Aku ngga akan pernah mau juga " Ucap Reyna ketus


" Aku ngga peduli " Ucap dr. Fandy mengacuhkan nya .


Mereka memang seperti itu kalau sudah bertemu, sama seperti seekor Anjing dan kucing yang siap menghadang mangsa nya.


dr. Fandy pun meletakan handphone nya yang berwarna hitam, sama seperti Reyna . mereka sama sama meletakan Handphone nya itu di meja ruang tamu, Reyna pun berpamitan untuk pulang karena malam ini ia akan menginap di Rumah Aleyna.


Tak lama, dr. Fandy dan Reyna pun mengambil handphone secara bersamaan, Namun Reyna salah mengambil handphone milik nya, dan tertukar dengan handphone milik dr. Fandy


Bagaimana bisa tertukar? karena mereka mengambil nya tidak melihat wajah mereka masing masing . mereka Acuh tak Acuh .


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Aleyna sibuk merapihkan barang barang yang harus di bawa oleh Suami nya , Untuk pergi keluar kota selama 1 minggu lama nya, Dengan Sangat telaten ia memasukkan barang demi barang yang akan Adnan bawa, Meski Adnan melarang nya . Ia tetap melakukan nya. Karena itu Tugas Aleyna sebagai istri yang harus mempersiapakan kebutuhan Suami nya.


" Mas. Mau bawa apa lagi " Ucap Aleyna


" Bawa kamu sama calon baby kita aja " Ucap Adnan yang seraya menggoda istri nya


" Mas, Jangan buat Aku nangis pengen ikut" ucap Aleyna


Adnan menghampiri Istri nya dan memeluk istri nya serta mencium kening milik Aleyna.


" jangan khawatir, Aku pasti Jaga hati aku buat kamu " Ucap Adnan


" Kalau nanti ada yang ganjen sama kamu gimana mas ? " Ucap Aleyna manja banget


" Semua akan baik baik saja sayang, Kan aku kerja bukan liburan " Ucap adnan mencoba menyakinkan Aleyna .


Memang Akhir akhir ini, Aleyna sering mencurigai Adnan, ntah karena perasaan nya sedang sensitif atau memang Adnan mempunyai wanita Idaman lain di hati nya ?


Semoga saja itu Hanya pikiran buruk Aleyna . Ia percaya Jika Adnan itu setia .


Apalagi kini, aleyna Sedang mengandung Buah hati Adnan .


Tak lama, Reyna pun datang dengan membawa koper mini milik nya, Sebenarnya, Reyna ingin menginap atau menetap di rumah Aleyna. Dengan sangat tergesa gesa Reyna pun memasuki Rumah besar milik Aleyna, Ia terkejut ketika Handphone yang ia bawa bukan kepunyaan nya, Tetapi Terpampang Jelas di Gallery Tersebut foto milik dr. Fandy, Ia benar benar tidak menyangka akan ketukar Handphone nya dengan milik dr.Fandy


" Kacau kacau " ucap Reyna Sambil menepuk Jidat nya sendiri


" Kamu kenapa sih Rey ?" Ucap Aleyna merasa bingung


" Aku bodoh Banget sih, bener bener bodoh " Ucap Reyna


" Lah baru nyadar,Bukan nya sudah dari lahir ya " Ucap Aleyna


" Sialan , Tapi ini bener bener aku Ceroboh, Bisa bisa nya Handphone ku tertukar dengan Kutub Utara itu " Ucap Reyna seraya bimbang


" Jadi kalian sudah tukaran handphone nih cerita nya " ledek Aleyna


" Ih Nggak Ley, Aku harus gimana ini " Ucap Reyna .


Aleyna pun menyuruh nya untuk Tidur di Kamar Tamu, Karena Adnan masih berada di Rumah . Mungkin besok Reyna akan tidur dengan nya.


Karena sudah malam, dr. adnan pun masuk ke kamar dan melihat istri nya sedang berdiri di depan Cermin sambil membolak balikan badan nya, Dan memegang perut nya. Ia sangat seksi dengan menggunakan Piyama seksi milik nya .


Adnan pun menghampiri dan memeluk istri nya itu, Ia sudah merindukan belaian sang istri, Karena besok ia akan meninggalkan nya.


" Mas kalau nanti Aku gendut dan Badan aku tidak seksi seperti ini, Kamu masih mau menerima aku apa nggak ?" Ucap Aleyna


" Aku tidak perduli dengan Fisikmu, Karena aku sudah terlanjur mencintai kamu, Sayang " Ucap Adnan sambil mengecup leher Aleyna. dan membuat Aleyna Geli karena kecupan manis dari adnan


" Mas " Ucap Aleyna.


Adnan pun mendorong Tubuh Aleyna ke kasur, Kali ini dengan Sangat hati hati. Karena Aleyna sedang hamil Muda.


Sentuhan lembut Jari jemari Adnan menelusuri keindahan Tubuh Aleyna. Ia menyukai semua bagian tubuh Aleyna, Gerakan nya pun semakin memanas, Karena Kejantanan Adnan pun sudah terbangun . Aleya menerima Rangsangan demi Rangsangan yang Adnan berikan, Adnan menjilat Areola merah Jambu milik Aleyna, Dan membuat Aleyna tidak bisa menahan nafsu nya.


" Sayang sudah siap " Ucap Adnan


Ia langsung meniduri Istri nya itu, Dengan sangat hati hati, Ia tidak ingin Aleyna merasakan Sakit , Karena Hamil muda Sangat Rentan keguguran.


Aleyna sangat menikmati Gerakan Adnan . Hingga mereka tertidur dengan Sangat Pulas .


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Sudah sangat pagi, Aleyna mengantar Suami nya ke Bandara, Dan Reyna pun ikut . Karena ia ingin menukar kembali Handphone nya dengan Milik dr. Fandy .


* Flashback


Ketika dr. Fandy ingin memainkan Game online di Iphone nya, Ia terkejut ketika melihat walpaper seorang wanita cantik di Handphone nya, Ia benar benar terkejut .


Lalu, ia membuka iphone tersebut dan mendapati Foto Gadis itu lagi, Kali ini ia sangat seksi dengan Gaya nya .


" Gadis ini ?" Ucap dr. Fandy sambil tersenyum kecil, Tiba tiba saja Handphone Reyna berbunyi


" Hallo .Kamu bisa kembalikan Handphone Saya ? Ucap Seseorang yaitu Reyna


" Kamu sendiri bisa mengembalikan Handphone saya ?" Ucap Fandy


" Kamu salah , Ya harus tanggung Jawab " Ucap Reyna yang begitu Ngotot


" Kamu lebih salah " Ucap Fandy lagi .


" Besok aku menunggu mu di Bandara, Aku dan Aleyna " Ucap singkat Reyna lalu mematikan panggilan nya.


Flashback Off


Setelah kurang lebih 20 menit, Mereka pun sampai di Bandara Soetta, Mereka pun menunggu keberangkatan Pesawat sekitat saty Jam lagi, Aleyna selalu merangkul suami nya . Seperti ia tidak ingin melepaskan nya .


Sementara Reyna dan Fandy yang masih sibuk untuk menukar Handphone nya, Mereka akhir nya bertemu .


"Ini Hape kamu,Lain kali jangan ceroboh " Ucap Fandy sambil memberi handphone nya


Reyna pun meraih nya dari Tangan Fandy .


" Ini calon istri kamu ?" Ucap dr. Edwin


" Bu.. bukan " Ucap Reyna dengan sangat terbata bata


" Mana mungkin Calon istri ku seperti ini " Ucap Fandy


dr. Edwin yang menyaksikan hanya tersenyum . Sementara, Aleyna dan Adnan pun masih Tidak ingin lepas.


Pesawat Jakarta-Bali Akan segera berangkat, di mohon untuk penumpang untuk berkumpul terlebih dahulu .


Hati Aleyna merasa tidak Rela jika harus di tinggalkan oleh suami nya, Tapi karena urusan kerjaan aleyna mengerti dan menerima nya. Bagaimana pun, Adnan harus bekerja keras demi memenuhi kewajiban nya sebagai seorang Suami.


" Kamu jaga diri baik baik sayang, Buat Calon baby Daddy, Kamu jagain momy kamu ya. i Love you ❤" Ucap Adnan seraya memeluk Aleyna dan mencium nya.


" Love you Too daddy, Safe Flight. Semangat " ucap Aleyna sambil melambaikan Tangan nya


Happy Saturday Night, Buat para Readers . Author Ga pake Visual dulu yaw, Karena kalau Pake itu di Review nya Lama . Karena Author ingin menemani kalian bermalam minggu. .


JANGAN LUPA VOTE AUTHOR YA😄😄


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN.


🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗❤