My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Season3- Salah sangka!



Elea menatap wajah Saka dengan sangat dalam namun ia tidak menyadari kalau lelaki yang ia tatap adalah Saka bukan Rangga, namun di dalam pikiran Elea hanyalah Rangga, ia tersenyum dengan sangat nakal bahkan menatap wajah Saka.


" Aku senang bisa bertemu kembali dengan mu!"


Saka tidak bisa berkutik sama sekali, wajah nya begitu dekat dengan Elea, jantung Saka tidak bisa berhenti berdetak padahal ia belum mencintai Elea,namun pesona Elea saat di lihat dengan sangat dekat begitu cantik.


" Andai saja yang ada di dalam pikiran kamu itu adalah aku, bukan Rangga!"


Wajah Elea semakin dekat, Kedua telapak tangan Elea menyentuh rahang Saka, ia mulai mendekatkan bibir nya , namun Saka menahan Tubuh Elea yang kini mulai terkulai lemah, bahkan ia tidur di dekapan Saka.


Saka menarik nafas dengan sangat kencang lalu membuang nya, untung saja ia tidak melakukan hal nakal , atau mungkin saja Saka terjebak dalam situasi seperti ini.


" aku berjanji akan membantu mu melupakan Rangga, tidak ada lagi air mata yang akan membasahi kedua pipi manis mu, tidak akan ada lagi luka yang akan menyayat hati mu, Aku berjanji Elea akan terus menjaga mu, dengan sepenuh hati, walau aku sendiri takut, aku takut tidak bisa menjaga hati, aku takut mencintai mu!" ucap Saka


Lalu saka membawa Elea pergi ke apartemen, ia membaringkan tubuh Elea di atas kasur. Akan tetapi Saka bukan cowok nakal , ia berjanji dengan diri sendiri, tidak akan melukai Elea sedikit pun atau menyentuh nya.


Saka menyelimuti Elea karena tubuhnya begitu dingin.


" Selamat tidur Elea, aku yakin ada hari esok yang akan lebih baik!"


Saka langsung pergi keluar kamar, ia menghubungi dokter Adnan kalau Elea sedang bersamanya bahkan Saka berbohong kalau Elea mabuk, ia mengatakan kalau elea baik baik saja.


" aku tidak tahu sampai kapan kamu harus seperti ini, tapi aku yakin kamu bisa melupakan lelaki sialan itu..."


Saka membaringkan tubuhnya di atas sofa besar di apartemen, sambil memikirkan Elea namun matanya sudah tidak kuat lagi, ia memejamkan mata nya sejenak sembari berpikir bagaimana caranya membuat Elea tenang dan melupakan masa lalu nya.


***


Hari sudah semakin siang, Matahari terbit dari arah timur dan sinar nya menyoroti apartemen tepat di kamar Elea.


Elea menggeliat sambil menatap langit kamar yang berbeda. Elea terkejut bahkan ia langsung terbangun.


" Aku ada dimana?" ucap Elea seolah ia lupa dengan kejadian semalam, namun kepalanya terasa sangat berat, Elea masih sempoyongan untuk berjalan ke arah luar.


" dimana dokter kejiwaan itu, jangan-jangan dia sudah berbuat nakal! awas saja..." ucap Elea sambil berjalan sedikit sempoyongan.


Elea membuka pintu kamar dan mencari keberadaan Saka, kedua bola matanya begitu terbuka setelah ia menemukan Saka sedang tidur terbaring di sofa, Elea segera mengambil bantal untuk memukuli lelaki nakal seperti Saka, karena ia telah membawa Elea ke Apartemen semalaman.


" Dasar cowok brengsek, cowok nakal. Kenapa kamu membawa aku ke Apartemen, apa yang kamu lakukan! dasar cowok tidak tahu diri...." ucap Elea sambil memukul Saka yang tengah tertidur di sofa.


Saka begitu terkejut bahkan ia meronta ronta.


" He, dasar gila! apa yang kamu katakan!" ucap Saka lalu berdiri menjauhi Elea.


" ngapain kamu bawa aku ke apartemen, jangan-jangan semalaman kamu *****-***** aku!" ucap Elea dengan melotot ke arah Saka.


Saka tertawa, mungkin dengan sedikit berbohong ,ia bisa membuat Elea tertawa kembali.


" ***** dikit juga boleh dong!" ucap Saka sambil tertawa dengan puas nya.


Elea langsung melotot ke arah Saka, dan melempar bantal ke wajah Saka.


" Sialan, cowok sialan!" Elea mengejar Saka ia ingin sekali menjambak Saka.


" Aduh semalam kamu begitu seksi, apalagi pas kamu bilang aduh...." ucap Saka sambil tertawa dan membuat Elea begitu geram, ia melempar semua barang-barang yang ada di dalam Apartemen.


" Saka, aku mohon apa yang kamu lakukan, kamu harus tanggung jawab, bagaimana kalau aku hamil nanti!" ucap Elea sambil menangis.


" aku belum bisa jadi seorang ibu, jadi anak saja aku durhaka!" ucap Elea sambil merengek.


Saka merasa iba, ia sangat prihatin dengan nasib Elea padahal ia sama sekali tidak melakukan apapun kepada Elea, ia hanya bercanda saja.


" Lagi pula apa yang ada di dalam pikiran kotor mu itu elea?"


Saka tertawa sambil meledek Elea yang merengek.


" Jadi beneran kamu tidak melakukan anu itu....!" ucap Elea yang terbata bata.


" Gila saja,mana mungkin aku melakukan hal bodoh, aku bahkan tidak tertarik dengan mu..." ucap Saka


" Bagus deh, jangan sampai tertarik dengan ku, karena aku juga tidak tertarik dengan mu dokter kejiwaan!" ucap elea sambil melempar bantal guling ke wajah Elea.


Elea masuk ke dalam kamar dan membanting pintu kamar dengan sangat keras.


" dasar cewek aneh, bagaimana mungkin aku melakukan hal menjijikan, bukan kah dia yang memancingku semalam?"


Saka menggeleng kan kepala nya, baru kali ini ia bertemu dengan cewek rese, manja dan menyebalkan seperti Elea.


Elea kembali menghampiri Saka yang sedang memasak mie instan di dapur, Elea hanya melihat dan memperhatikan Saka yang sedang memasak.


" masak mie buat siapa?" ucap Elea sambil menghampiri Saka.


" Buat aku, memang buat siapa lagi?" ucap Saka.


Elea mengelus perut nya, dan perutnya berbunyi , Elea sangat lapar.


" Aku laper banget!" ucap Elea sambil mencium wangi nya mie yang di masak oleh Saka.


Saka menaruh mie buatannya di atas meja.


Elea duduk sambil cemberut, memperhatikan mie di atas meja.


" silahkan di makan tuan Puteri!" ucap Saka sambil menyodorkan mie dan juga segelas teh hangat untuk Elea.


Elea tersenyum sumringah, kebetulan ia sudah sangat lapar.


" Dari tadi dong, aku laper banget!" ucap Elea sambil menikmati mie buatan Saka.


Elea begitu lahap, Saka yang memperhatikan nya hanya tersenyum di buatnya.


" aku harap, kamu bisa melupakan masa lalu mu, el...." ( Saka)


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Aduh mas saka, kok jail dan romantis gitu ya, tapi gimana nasib rangga nih, gimana kalau rangga pulang ke jakarta dan gimana kalau nanti elea bertemu rangga kembali?


penasaran kan?


yukkkkkk di vote atuh biar semangat