My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Season 3- Move on dong!



Hari ini Saka membujuk Elea untuk keluar apartement, kebetulan Saka ada janji dengan panti asuhan Mutiara Bunda, Saka sebagai guru pembimbing anak anak panti di sana, Saka ingin mengenalkan Elea kepada anak anak panti asuhan, mungkin dengan cara ini Elea bisa melupakan Rangga meski sedikit sulit.


Saka sudah siap dengan baju yang ia kenakan sementara Elea tidak memiliki baju selain piyama namun Saka sudah menyiapkan baju untuk Elea yang ia pesan kepada resepsionis apartement ini.


Baju blouse dengan warna polos, di padukan dengan rok span, Elea terlihat sangat casual bahkan Anggun sampai kedua bola mata Saka tidak bisa berhenti berkedip.


" Jujur aku tidak menyukai anak kecil, apalagi anak-anak yang berada di panti asuhan sebanyak itu, mereka berisik!" ucap Elea sedikit malas akan tetapi ia tidak berani berada sendirian di apartemen ini.


" Kamu akan menyukai mereka, karena mereka begitu istimewa, mereka sangat menghibur..."


" Terserah kamu, yang penting bawa aku ke tempat yang belum pernah aku kunjungi sama sekali." ucap Elea dengan sangat pasrah, ada keinginan di hati nya untuk melupakan Rangga.


Elea diam sejenak, sambil memejamkan mata.


" Aku yakin bisa melupakan Rangga, aku tidak boleh lemah!" ucap Elea bahkan ucapan itu terdengar oleh Saka.


" Aku akan membantumu melupakan semua masa lalu..." ucap Saka sambil tersenyum manis di samping Elea.


" Oh ya! dengan cara apa?" ucap Elea kembali bertanya kepada Saka, namun Saka tidak langsung menjawab nya, ia malah pergi meninggalkan Elea.


***


london, inggris


Sementara berbanding terbalik dengan kehidupan Rangga yang tengah melanjutkan studi nya di Sidney, sama seperti Elea bayang-bayang Elea selalu menghantui Rangga, ia bahkan sulit menghubungi Elea, sudah hampir dua bulan Rangga maupun Elea tidak saling mengabari satu sama lain, Rangga sudah berusaha meminta nomor telepon baru Elea kepada Alvin, namun nampak nya Alvin begitu kecewa, ia tidak ingin memberikan nomor telepon elea.


Sampai suatu hari, Rangga selalu menulis surat tentang kerinduannya kepada Elea, bahkan hampir setiap hari ia menulis surat cinta nya.


Memang keputusan yang Rangga ambil merupakan kesalahan terbesar bahkan Rangga menyesal.


Rangga tidak pernah melewatkan waktu untuk menulis surat setiap hari, yang ia simpan dalam satu kotak besar, ia berharap selama enam tahun ke depan, setelah selesai mendapatkan gelar sebagau dokter , Rangga akan kembali ke Jakarta untuk menemui Elea, meski Elea mungkin akan membenci nya, Rangga hanya ingin menunjukkan surat-surat yang ia tulis selama enam tahun ke depan.


" andai waktu bisa kuputar kembali, taakan pernah ku sia-siakan kamu elea, andaikan kamu bisa memaafkan aku lagi .... "


Ucap salah seorang teman baru Rangga ,kebetulan satu jurusan dengan Rangga, ia adalah Catherine, biasa di panggil Catty, memang orang yang saat ini dekat dengan Rangga adalah Catty ,ntah ia begitu baik dan mengerti dengan apa yang Rangga rasakan saat ini.


" kamu masih mengingat dia?" ucap Catty sambil duduk di samping Rangga, dan menatap wajah Rangga yang sedang muram.


" Aku tidak bisa melupakan dia, dimana pun, apapun yang aku lakukan aku merasa sangat bersalah, ntah perasaan bersalah itu selalu menghantui!" ucap Rangga dengan menutup lembaran surat lalu memasukkan nya ke dalam tas.


" apa dia begitu spesial buat kamu?" ucap Catty yang merasa heran, padahal di Sidney, cowok setampan Rangga mudah saja mendapatkan seorang perempuan yang bahkan lebih cantik dari mantan nya.


Ketampanan Rangga mampu menarik banyak wanita untuk menyukai nya, bahkan Catty pertama kali masuk satu jurusan dengan Rangga, ia begitu terpesona dengan Rangga, sifat nya yang dingin namun sedikit ramah, cuek dan juga tidak banyak tingkah. menurut Catty, Rangga bisa melupakan Mantan nya.


" Iya dia spesial!" ucap Rangga


Catty menghela nafas, " Aku yakin pelan-pelan kamu bisa melupakan Mantan kamu, So dia bahagia mungkin di luar sana, kamu tidak salah kok Ga, kamu mengambil keputusan yang tepat, kalau jodoh tidak akan kemana mana, kalau nggak ke orang lain, hehehe...."


" Kalau gitu, aku pulang duluan !" ucap Rangga yang sedikit lelah karena seharian ini, kegiatannya lumayan melelahkan, banyak yang harus ia kerjakan.


Rangga butuh waktu untuk istirahat sejenak dan menenangkan pikiran nya yang kacau.


" Tunggu Ga, kenapa nggak makan dulu, aku laper banget nih, kebetulan ada menu baru di restoran tempat biasa..." Ajak Catty sambil menarik lengan Rangga, Rangga sedikit risih.


ia mencoba melepaskan genggaman tangan Catty.


" Lain kali saja Cat, aku butuh istirahat!" ucap Rangga yang menolak keinginan Catty, Catty tidak bisa berkutik dengan perasaan kecewa ia menuruti keinginan Rangga. Rangga pergi meninggalkan Catty yang tengah duduk sendiri.


" Aku harus mencari tahu bagaimana wajah mantan nya Rangga, aku jadi penasaran secantik apa sih mantan Rangga sampai dia susah move on!" Gerutu Catty, ia langsung mencari lewat sosial media, termasuk instagram Rangga, Catty mengscroll profil Rangga untuk mengetahui wajah Elea, siapa tahu ada foto yang belum Rangga delete, kebetulan Catty sudah memfollow Instagram milik Rangga, dan setelah ia scroll , Catty begitu terkejut karena ia menemukan foto kebersamaan Rangga dengan mantan kekasih nya.


Dia, mantan kekasih Rangga, unik dan cantik serta menarik perhatian wajar saja Rangga sulit untuk melupakan mantan kekasih nya, namun Catty tidak tahu apa yang membuat hubungannya retak, Dan betapa terkejutnya setelah Catty mengetahui kalau Elea adalah saudara kembar Alvin.


" Really?" ucap nya dalam hati, karena sosok Alvin juga sangat menarik perhatiannya. Alvin begitu tampan, tapi sikap nya yang dingin serta ambisius, sulit sekali Catty berteman dengan Alvin. karena menurutnya Alvin susah untuk diajak berteman karena ia begitu introvert.