
Hallo para Readers, Aku punya Kejutan :)
yang sempat menanyakan kenapa Aleyna tidak pernah foto bareng Dr. Adnan ? Ini Author kasih Foto bareng mereka . Ini pas mereka lagi ada acara apa ya ? Ayo tebak
Adeyna ( Adnan + Aleyna )
~ SELAMAT MEMBACA ~
ππππππππππππππππ
Ini hari pertama Adnan masuk kerja, Setelah sekian lama ia mengambil cuti, Seperti Biasa . Adnan bangun sangat pagi, Sedangkan Aleyna masih tidur . Bergegas ia membangunkan Istri nya tidur untuk menemani nya Sarapan Pagi.
Dengan wajah suntuk nya, Aleyna pun bangun dan menemani Suami nya sarapan di Meja makan Rumah baru nya itu. Karena makanan pun sudah Siap di atas meja makan yang telah di sediakan oleh Bi Nani .
" Sayang, Nanti Siang aku akan menemani Susan untuk fitting baju " Ucap Aleyna
" Kenapa tidak dengan Ryan ?" Ucap Adnan sembari melahap sesuap Roti bakar
" Tidak . Hanya aku, Dan Reyna yang menemani " Ucap Aleyna lagi .
" Iya jangan nakal dan terus hubungi Aku . aku berangkat kerja dulu sayang " ucap nya lalu mencium kening sang istri.
Ini mungkin Akan Adnan lakukan setiap hari, ketika hendak bekerja . Ia pun bergegas pergi mengenakan mobil hitam metalic milik nya . Dan pergi menjauh dari Perkarangan Besar milik nya .
Aleyna pun bergegas mandi karena mengingat susan dan reyna akan menghampiri nya untuk Fitting baju pernikahan.
Rasanya Baru saja ia kemarin Fitting baju pengantin, Tidak terasa sudah Sebulan ia menikah dengan Dr. adnan .
Tak lama kemudian, Mobil merah milik Susan pun sudah sampai di depan Rumah baru milik Aleyna. Mereka bergegas pergi ke Butik, Dan tidak lupa juga mampir ke salon untuk sekedar perawatan .
Aleyna memang tidak menyukai Perawatan, Tapi ia Juga tidak ingin terlihat jelek jika di lihat oleh suami nya. Apalagi ia takut, Kalau suami nya lebih tertarik dengan wanita lain .
Tidak !!!
Itu tidak akan mungkin terjadi .
" Ley, Kok kamu melamun sih . Jadi bagus yang kiri apa kanan " Ucap Susan ketika memperlihat kan dua gaun yang sangat elegan
" Euum .. Dua dua nya bagus " ucap Aleyna singkat
" Akhir nya status Jomblo aku semakin Akut " Ucap Reyna ketika baru saja melihat susan mengenakan Baju pengantin
" Sabar Rey, Kita berdua akan carikan jodoh yang sempurna buat kamu " Ucap Aleyna yang merangkul sahabat nya itu
" Mana ada cowok yang sempurna, Yang Ada rokok yang sempurna mah " Celetuk Reyna.
kedua sahabat nya pun tertawa .
" Makanya rey, Coba tuh Jurus Nya si Aleyna " Ucap Susan menunjuk ke Arah Aleyna
" Jurus merebut hati seorang dokter " Ucap Susan lagi dan membuat Reyna semakin geram
" Masa iya harus aku yang Agresif duluan " Ucap reyna
" justru cewek agresif tuh yang selalu di cari cowok rey " Sahut Aleyna
" Apa iya dokter Fandy menyukai nya ? " Celetuk Reyna tanpa sengaja menyebut nama Fandy dan membuat kedua sahabat nya membulatkan mata, Reyna sangat malu ketika ia tanla sengaja menyebut Nama Dokter dingin itu, Berbagai pertanyaan pun bermunculan ketika kedua sahabat nya menginterogasi kedekatan nya dengan Dr. Fandy. Sejak kapan Reyna menjadi Gadis Introvert yang tidak bercerita apapun tentang hidup nya . Reyna jauh dari kata Introvert .
" Jangan jangan kalian udah jadian ?" Ucap Aleyna yang serius memandang wajah Reyna
" Ih ngawur deh . Jangankan Jadian, Untuk sekedar ngobrol bareng aja susah " ucap Reyna sangat sebal dengan Dr. Fandy yang dingin
" Aku punya ide bagus nih " Ucap Aleyna
Kedua sahabat nya itu nampak sudah tidak sabar ingin mendengarkan Ide dari Otak Aleyna yang memang di penuhi banyak Ide ide konyol
" Bagaimana kalau kamu mendekati Mamah Nya dulu, Baru deh deketin Anak nya " Ucap Aleyna
" Kamu kan bisa sering berkunjung dengan Alasan untuk Sharing dengan Mamah nya , Sekalian main kan ya " Ucap Susan
Reyna hanya menghela nafas melihat ide konyol Sahabat nya itu, Yang memang Reyna sempat berpikir untuk melakukan nya . Karena Reyna sendiri telah menyukai Dr. Fandy semenjak pertama kali dr. Fandy itu menarik perhatian nya. Namun masih lama untuk ke tahap mencintai, Karena Cinta Butuh proses . Apalagi jika Proses nya Rumit seperti Hidup Reyna.
Tak lama, petugas butik itu pun keluar bersama dengan susan yang sudah memilih baju gaun di pernikahan nya. Karena Pernikahan Susan tidak semewah pernikahan Aleyna dan Dr. Adnan . Karena Ryan sendiri orang yang selalu menyukai Hal yang sederhana.
Setelah selesai melakukan perawatan Dan Fitting Baju, mereka pun pergi makan . namun bukan ke Tempat makan yang pedas melainkan tempat makanan biasa, Aleyna sendiri tidak berani lagi makan pedas, Karena pasti Adnan akan memarahi nya.
" Ley, Kamu tahu ngga, Kalau si Alvaro menghamili Dea ?" Ucap Susan yang tiba tiba saja berhenti menyantap makanan nya.
Aleyna pun sempat Tersendat lalu segera minum
" Minum dulu Ley, Maaf " Ucap Susan segera memberi nya Jus yang ada di hadapan nya .
" Jadi Dea hamil di luar nikah ?" Ucap Aleyna yang semakin penasaran dengan cerita mantan nya itu .
" Iya Ley, Dua makhluk itu tidak usah di pikirkan, Toh kamu sudah bahagia dengan Dr. adnan " Ucap Reyna
" Aku pernah melihat mereka di Rumah sakit " Ucap Aleyna dengan sangat Santai .
" Terus, Reaksi Alvaro bagaimana ?" Ucap Kedua sahabat nya .
" Dia ngerasa malu, dan Enggan untuk melihat ku " Ucap Aleyna
" Karma itu nyata . Semoga Dimas seperti itu " Ucap Reyna yang menyumpah serapah mantan kekasih nya itu , Yang sudah membuat nya Depresi .Persetan dengan semua itu.
πππππππ
Hari ini Dokter Adnan mencoba mengunjungi Angela, Namun Angela ternyata sudah tidak ada di kamar rawat nya, Menurut Suster Dwi Angela sudah sembuh dan ia memutuskan untuk kembali pulang ke rumah nya yang berada di sukabumi . Dr. adnan merasa lega jika Angela sudah bisa sembuh. Ia sangat senang mendengar tentang kesembuhan Angela . Tiba tiba saja Handphone Adnan berbunyi Karena Ada pasien kecelakaan yang harus ia Tangani .
Pasien itu Bernama Irene, Wanita yang di temukan di Jalan, Akibat Kecelakaan . Adnan sendiri pernah melihat Wajah Irene yang bahkan tidak asing bagi nya . Gadis yang ia temui di Pantai Maldives
Dr. Adnan dan Dr. Bedah lain pun menangani Irene yang sedang mengalami luka di kepala bagian belakang, Dan di bagian Dahi .
Karena itu, Adnan mendiagnosa nya terlebih dahulu dan memeriksa keadaan Irene , Apa harus di bedah atau Tidak ?
Setelah mengalami Operasi kecil di Bagian dahi dan kepala belakang nya, Irene masih belum tersadar . Tidak ada keluarga yang menemani . Hanya ia sendiri, Pihak yang menabrak nya pun bertanggung Jawab, membereskan semua Biaya administrasi di Rumah Sakit itu.
" Apa sudah Ada pihak keluarga yang mencari nya ?" Ucap Dr. Adnan
" Belum ada Dok " Ucap Suster Dwi
" Kabari saya jika ia sudah bangun " Ucap Dr. Adnan lalu bergegas meninggalkan Ruangan Irene
Dr. Adnan langsung ke ruangan nya, Ia terkejut ketika mendapati Aleyna sudah berada di Ruangan nya membawa sekotak makanan . Makanan untuk suami nya makan siang . Baru saja Adnan ingin menelpon nya . Tapi Aleyna sudah berada di Ruangan nya.
" Mas, Makan dulu " Ucap Aleyna lalu melepaskan Jas dokter Adnan dan menggantungkan nya di Lemari
" Aku udah makan bareng Susan sama Reyna " Ucap nya yang membuka makanan Sate ikan tuna dengan Nasi yang sangat sedikit, Dan campuran Salad Brokoli kesukaan nya.
Karena Adnan pecinta ikan Tuna dan Vegetarian banget orang nya.
Adnan pun menyantap makanan yang di bawa Oleh istri nya, meskipun Bukan istri nya yang masak . Adnan tahu, jika istri nya tidak bisa memasak. Ia mengerti Bahwa Wanita yang di nikahi nya itu masih sangat kecil .
" Terimakasih sayang, Aku seneng kalau setiap hari seperti ini " Ucap Dr. Adnan sambil mengelus rambut istri nya itu.
" Sayang, Kamu ngga macem macem kan ? Ntah perasaan aku tidak Enak " Ucap Aleyna
" Perasaan kamu aja sayang " Ucap Adnan
" Pasien ambisius kamu gimana ?" Ucap Aleyna sambil menaikan Alis sebelah kiri nya.
" Angela sudah sembuh dari kanker . Dia sudah pulang ke rumah nya " Ucap Dr. Adnan
" Bagus deh kalau sembuh, Jadi ngga ganggu kamu lagi " Ucap Aleyna
" Kamu cemburu ? " Ucap Dr. Adnan seraya menggoda istri nya itu.
" Yang sering cemburuan kan kamu " Ucap Aleyna
" Masa sih ? " Ucap Adnan heran, Padahal dulu kalau Ada yang memandang Adnan saja, Ia sudah ingin menerkam nya, Dasar Aleyna . Orang yang gengsi nya gede . segede langit .
" Kamu mau pulang, Apa mau nunggu Aku ? " Ucap Dr. Adnan
" Aku mau tiduran dulu di sini Mas, Aku ngantuk " Ucap Aleyna seraya tidur di Sofa Ruangan Adnan
" Tidur gih sayang " Ucap Adnan lalu bergegas pergi .
*****
Adnan mengecheck keadaan Irene, Karena Suster Dwi memberitahu nya kalau Irene sudah Siuman pasca operasi ringan waktu pagi . Sayang sekali, Tidak ada satupun keluarga Irene yang menjenguk nya .
" Kamu sudah siuman ?" Ucap Dr. Adnan ketika selesai memeriksa keadaan Irene
Mata Irene masih berkunang kunang ketika membukakan mata nya , Ia melihat sosok seorang Dokter Tampan yang wajah nya tidak asing karena Ia pernah melihat Adnan di Pantai Maldives
" Aku kenapa Dok " Ucap Irene yang mencoba bangun
" Kamu kecelakaan " Ucap nya
Irene pun menarik kerah Baju Dr. Adnan hingga ia membungkuk ke arah Wajah Irene . Irene menatap dalam wajah tampan Adnan .
Ia langsung memeluk Dr. Adnan dan menangis di punggung Dr. Adnan
" Terimakasih sudah menolong ku Dok . Kalau tidak ada kamu, Mungkin aku tidak akan selamat " Ucap Irene yang memperat pelukan nya . Sampai Adnan susah bernafas .
" Lepaskan saya, Irene " Ucap Dr. Adnan lalu Irene pun melepaskan nya.
" Memang nya kamu kenapa bisa sampai Jakarta " Ucap Dr. Adnan
Irene menceritakan bahwa ia ke Jakarta untuk mengikuti Kontes Model yang di laksanakan oleh salah satu pihak management majalah ternama , Namun mobil yang Di kendarai Irene di tabrak oleh mobil lain di belakang nya , Lalu irene pun terpental .
" Apa ada keluarga yang ingin kamu hubungi ?" Ucap Dr. Adnan
" Tidak ada .Mereka tinggal di Bali " Ucap Irene
" Yasudah kamu istirahat dulu . Nanti ada sustee Dwi yang akan membawakan makanan dan obat obatan, Kau tinggal tekan tombol saja jika kau memerlukan sesuatu " Ucap adnan lalu bergegas pergi
Wajah Irene begitu senang, Mungkin ini pertanda bahwa, Dr. adnan adalah Jodoh nya ?
Tidak perduli dia sudah beristri atau belum. Yang pasti Irene bisa menaklukan hati siapapun, Dengan kecantikan yang ia punya Dan keseksian tubuh nya yang mampu memikat hati orang lain jika melihat nya.
" Lihat saja suatu hari Dokter Tampan itu akan dengan mudah mencintaiku . Karena Aku tidak main main dengan perasaan ku . Meskipun kau sudah mempunyai Istri, Tidak sulit bagi ku untuk menaklukan mu " Batin Irene
Ia memang menyukai Dr. Adnan ketika pertama kali bertemu dengan nya di Maldives.
Visual Irene clarine : Model
Setelah sampai di ruangan nya, Adnan membangunkan istri kecil nya itu yang tertidur sangat pulas . Aleyna sangat menggemaskan, Bak anak kecil yang sedang tertidur lelap .
Adnan tak tega jika harus membangunkan Istri nya itu, Berhubung sudah sangat malam . Adnan menggendong nya ke Mobil lalu mengajak nya pulang. Setelah sampai Rumah, Aleyna pun terbangun dan terkejut ketika ia sudah berada di rumah nya.
" Mas, Kok aku ada di rumah . Berarti tadi aku mimpi ketemu kamu ya ? " ucap Aleyna mata nya masih sedikit terpejam
" Iya kamu mimpi, Tidur lagi sana . nanti aku menyusul " Ucap Dr. Adnan lagi .
Adnan pun bergegas membersihkan tubuh nya , dan ia langsung tidur mencium kening istri nya yang sudah tertidur sangat lelap, Lalu Adnan memeluk nya . Seolah ia tidak ingin jauh dari istri nya itu . Bahkan ia akan mengutuk dirinya sendiri jika Ia sampai menyakiti hati seorang Aleyna .
πΏπΏπΏπΏπΏ
Babang Adnan Habis bangun tidur, Hobi banget Narik narik Selimut
Setelah Bangun dari tidur nya, Adnan mencari dimana keberadaan istri nya itu, Ia sudah tidak berada di samping nya ketika Adnan ingin memeluk nya . Terdengar Suara percikan Air di Kamar mandi, Adnan langsung menghampiri istri nya itu.
" Huekkkkk .... Huekkkkk "
Aleyna tidak tahan ketika ia bangun dari Tidur nya, Ia merasakan Mual yang tidak tertahan . Ia langsung bergegas menuju kamar mandi .
Ia merasakan perut yang tidak enak, dan sesekali ingin memuntahkan nya.
" Sayang kenapa ? " Ucap Adnan yang melihat istri nya itu sedang mual mual
" Aku ngga tahu mas, Tiba tiba saja mual Mas Apa aku masuk Angin atau salah makan " ucap Aleyna
" Jangan Jangan kamu Hamil ? " Ucap Adnan
Aleyna membulatkan mata nya ketika Adnan mengucapkan kata " Hamil "
Wah Jangan Jangan ?????
AUTHOR SUDAH NGETIK PANJANG X LEBAR BUAT KALIAN YANG SETIA MEMBACA NOVEL INI . ππππ
AUTHOR MENGUCAPKAN TERIMAKASIH, KARENA " MY DOKTER IS MY HUSBAND " ada di urutan ke 18 trending Novel .
I love you βΊβΊβΊβΊβΊ Buat Para Readers .
Jangan Lupa Like Dan Komentar nya π€